spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaHarganas 2026: Keluarga Madrasah Pertama mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah menuju Indonesia...

    Harganas 2026: Keluarga Madrasah Pertama mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah menuju Indonesia Baldatun Thaiyyabatun Warabbun Gafur

    Harganas 2026: Keluarga Madrasah Pertama mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah menuju Indonesia Baldatun Thaiyyabatun Warabbun Gafur

    Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

    (Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya)

    “Keluarga Madrasah Pertama mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah menuju Indonesia Baldatun Thaiyyabatun Warabbun Gafur”

    (Catatan Kegiatan Semarak Peringatan Hari Keluarga Nasional di Graha YKP Surabaya, oleh Walikota Surabaya pada Kamis, 27 Agustus 2026)

    Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun ini kembali mengingatkan kita pada sebuah kebenaran fundamental: bangsa yang kuat lahir dari ketahanan keluarga yang kokoh. Di tengah arus modernisasi dan dinamika zaman yang bergerak cepat, keluarga tetap menjadi benteng pertahanan moral, spiritual, dan sosial yang paling utuh.

    Keluarga sebagai Madrasatul Ula (Madrasah Pertama)

    Rumah bukan sekadar tempat beristirahat secara fisik, melainkan institusi pendidikan pertama dan utama bagi setiap anak manusia. Maka ada beberapa hal penting berikut ini yang mestinya manjadi perhatian bagi kita semua, yakni:

    Kedua, Memahami Pentingnya Pendidikan Karakter: Di dalam keluargalah nilai-nilai kejujuran, empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial pertama kali ditanamkan jauh sebelum anak mengenal dunia luar.

    Ketiga, Memahami Pentingnya Keteladanan Orang Tua: Ayah dan ibu memegang peran sentral sebagai pendidik utama. Keteladanan sikap sehari-hari jauh lebih membekas di hati anak dibandingkan ribuan nasihat verbal.

    Pilar Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah

    Mewujudkan keluarga yang diidam-idamkan menuntut ikhtiar yang sadar dan berkelanjutan, maka perlu memahami makna bahwa:

    Pertama, Sakinah (Ketenangan): Menciptakan suasana rumah yang damai, tempat di mana setiap anggota keluarga merasa aman secara emosional dan psikologis.

    Kedua, Mawaddah (Cinta Kasih): Menghidupkan rasa cinta yang tulus, penuh pengertian, serta saling mendukung dalam menghadapi pasang surut kehidupan.

    Ketiga, Rahmah (Kelembutan dan Belas Kasih): Mengedepankan sikap pemaaf, kesabaran, dan saling menguatkan tatkala salah satu anggota keluarga mengalami kelemahan atau ujian.

    Kontribusi Keluarga bagi Indonesia yang Berkah

    Ketahanan nasional sejatinya bermula dari ketahanan mikro di tingkat rumah tangga. Ketika setiap keluarga mampu mendidik generasi mudanya menjadi pribadi yang berintegritas, cerdas, dan berakhlak mulia, maka fondasi peradaban bangsa akan semakin kokoh.

    Inilah esensi perjalanan kita menuju cita-cita besar bangsa: Indonesia Baldatun Thaiyyabatun Warabbun Gafur—sebuah negeri yang baik, makmur, adil, serta senantiasa berada dalam ampunan dan ridha Allah SWT.

    “Membangun bangsa berawal dari rumah. Mari jadikan keluarga kita sebagai ruang tumbuh yang penuh berkah, menebar kebaikan dari lingkup terkecil menuju Indonesia yang maju dan bermartabat”

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here