spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaSMP Negeri 05 Kota Batu Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Tekankan...

    SMP Negeri 05 Kota Batu Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Akhlakul Karimah

    Batu, kartanusa— Suasana khidmat menyelimuti halaman teras kelas SMP Negeri 05 Kota Batu pada Jumat, 28 Agustus 2026 M bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1448 H. Didampingi oleh Ustadz Imam Bukhori, S.Pd., para murid membuka rangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. dengan melantunkan sholawat bersama.

    Dengan mengusung semangat “Snema Jaya”, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat al-Anbiya’ ayat 104 sampai 112 oleh Sultan Ahmad Ibrahim dan terjemahannya oleh Dzakira Axel Septiawan, keduanya merupakan murid Kelas VII-A.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Negeri 05 Kota Batu, Bapak Bambang Eko Pribadi, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan atas terselenggaranya acara ini. Ia juga menekankan agar keteladanan Rasulullah SAW. diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. hari ini tidak hanya kita peringati setiap tahun. Lebih dari itu, tauladan dari Nabi Muhammad SAW. tetap harus kita lakukan setiap hari, memperbaiki watak menjadi lebih baik dalam hal apa pun.” Tegas Bapak Bambang di hadapan para murid.

    Puncak acara diisi dengan siraman rohani oleh Ustadz Drs. Miftahul Huda, mubaligh asal Kota Batu. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan pentingnya meneladani sifat-sifat wajib Rasulullah SAW., yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Ia juga berpesan agar para murid senantiasa menjaga kejujuran dan budi pekerti luhur sejak usia muda.

    “Jika dalam keseharian kita mau dan mampu menjaga sifat dan sikap yang mulia, maka kita akan menjadi pelajar teladan yang senantiasa istiqamah dalam menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.” Pesan Ustadz Miftahul Huda.

    Acara ditutup dengan pembimbingan pelafalan dua kalimat syahadat secara bersama-sama oleh Ustadz Miftahul Huda untuk memperbarui komitmen bertauhid para murid, yang kemudian diakhiri dengan doa bersama. (Mu’ad Roziqin).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here