spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaKampus Inklusif, Suster Fanti Jadi Calon Kuat Lulusan Terbaik UMJT Tahun Ini

    Kampus Inklusif, Suster Fanti Jadi Calon Kuat Lulusan Terbaik UMJT Tahun Ini

    Madiun, kartanusa — Terus berkemajuan dan mencerahkan, semangat inklusivitas kembali tercermin di Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT). Kampus yang merupakan transformasi dari Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) ini kembali menunjukkan keterbukaannya bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang keyakinan melalui capaian akademik gemilang yang diraih oleh salah satu mahasiswanya, Fantiana Maria Mo’ong atau yang akrab disapa Suster Fanti. Dalam rilisnya Ahad (13/09/2026).

    Biarawati asal Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut baru saja menyelesaikan ujian skripsi di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos) UMJT pada Senin, 7 September 2026. Di bawah bimbingan Qoni’ah, M.Kesos., serta diuji oleh tim dosen penguji Nuril Endi Rahman, M.A., dan Muh. Niam, M.Kesos., Suster Fanti sukses mempertahankan penelitiannya dan langsung dinyatakan lulus meski terdapat sedikit revisi pada sistematika penulisan.

    Dalam ujian tersebut, Suster Fanti memaparkan skripsi berjudul; “Pola Asuh Demokratis untuk Anak Down Syndrome”. Penelitian yang diselesaikannya dalam waktu enam bulan—dengan tiga bulan di antaranya difokuskan untuk riset lapangan di Panti Asuhan Bhakti Luhur Madiun—mengangkat poin-poin penting seperti kasih sayang, dukungan emosional, komunikasi dua arah, disiplin mendidik, kebebasan terarah, hingga penghargaan atas keberhasilan anak.

    Pertama, Dedikasi Riset: Mengambil sampel dari tiga anak down syndrome di Panti Asuhan Bhakti Luhur Madiun, tempat ia juga mengabdi sebagai guru di SLB Bhakti Luhur Madiun.

    Kedua, Prestasi Akademik: Menuntaskan seluruh mata kuliah dengan mengantongi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sangat tinggi, yakni 3,90, yang menempatkannya sebagai salah satu kandidat kuat wisudawan terbaik UMJT Periode 2026 pada Desember mendatang.

    Kandidat Kuat Lulusan Terbaik

    Menanggapi peluang Suster Fanti meraih predikat lulusan terbaik, Kaprodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMJT, Qoni’ah, M.Kesos., menjelaskan bahwa pihak kampus masih memproses rekapitulasi nilai secara keseluruhan.

    “Persaingan ketat turut datang dari mahasiswi lintas agama lain di prodi yang sama, yakni Maria Regina Asal Jawang (Rani), yang juga memiliki rekam jejak akademik memuaskan.” Tuturnya.

    Lebih dari, ia mengatakan bahwa baik Suster Fanti maupun Rani sebelumnya pernah mencatatkan prestasi membanggakan tatkala lolos seleksi mengikuti Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MY-ILP) di Denpasar, Bali, pada akhir Januari 2025 lalu.

    “Program pelatihan kepemimpinan lintas agama bagi mahasiswa non-Muslim di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) ini diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.” Ungkapnya.

    Capaian ini semakin mempertegas komitmen UMJT sebagai kampus inklusif yang terbuka bagi siapa pun sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs). (MJK).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here