Probolinggo, kartanusa — Dr. KH. Rosyadi Badar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Probolinggo masa bakti 2026–2031. Keputusan bulat ini disepakati oleh seluruh peserta dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Jumat (09/10/2026).
Musda yang berjalan khidmat dan penuh keakraban ini menjadi tonggak penting bangkitnya kembali roda organisasi IPHI di Kabupaten Probolinggo. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang IPHI se-Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Pengurus Wilayah IPHI Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, perwakilan Bagian Kesra Pemkab Probolinggo H. Syamsul Huda, serta Kasi Bina dan Pengendalian Haji Kemenag Probolinggo H. Syaiful Rohman.
Dalam arahannya, Sekretaris PW IPHI Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kemabruran haji agar diwujudkan dalam bentuk kesalehan sosial di tengah masyarakat.
“Kemabruran haji itu harus sepanjang hayat. IPHI bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk merawat nilai-nilai spiritual dan menebar manfaat nyata bagi umat.” Tegas Kiyai Imam, panggilan akrabnya.
Lebih lanjut, menanggapi terpilihnya Dr. KH. Rosyadi Badar, Kiyai Imam berpesan agar kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi hingga tingkat cabang dan ranting.
“Kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi hingga tingkat cabang dan ranting, memperkuat soliditas internal, serta menghadirkan program yang bermanfaat di bidang sosial, keagamaan, dan pendidikan.” Tegasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, H. Syaiful Rohman Kemenag Kabupaten Probolinggo menyebut IPHI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan serta pendampingan jemaah haji.
“IPHI adalah Mitra strategis pemerintah dalam pembinaan serta pendampingan jemaah haji.” Ujarnya.
Senada, dalam kesempatan yang sama, H. Syamsul Huda dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengapresiasi kontribusi IPHI dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung program-program kerja ke depan.
“Pemerintah daerah untuk mendukung program-program kerja ke depan.” Ungkapnya.
Rangkaian Musda kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai simbol dimulainya babak baru pengabdian PD IPHI di Kabupaten Probolinggo. (Humas/Gus).









