spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaRapat Pleno Pengurus: Pemantapan Tata Kelola Digital & Penataan Kantor Koperhaji Al...

    Rapat Pleno Pengurus: Pemantapan Tata Kelola Digital & Penataan Kantor Koperhaji Al Mabrur PW IPHI Jawa Timur

    Surabaya, kartanusa— Jajaran pengurus Koperasi Haji (Koperhaji) Al Mabrur Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jawa Timur menggelar Rapat Musyawarah Offline pada Jumat, 6 November 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini bertempat di Kantor Bank Jatim Cabang Basuki Rahmat, Surabaya.

    Musyawarah ini dihadiri langsung oleh sejumlah jajaran pengurus inti dan anggota, antara lain: Gus Majid, KH. Imam Mawardi, Ustadz Andri Ilhamsyah, Ustadz Muhamad Dedy Eko, Nyai Wiwik W., Nyai Imadul Ummah, Gus Awal Syahyudi, Gus Hamid, Ustadz Salman Alfarisi.

    Rapat pleno terasa istimewa dihadiri oleh Wakil Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) saat ini dijabat oleh R. Arief Wicaksono.

    Agenda Utama & Hasil Pembahasan

    Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Wakil Sekretaris PW IPHI Jatim menyampaikan terimakasih kepada Bank Jatim atas penyambutan hangat dan fasilitas yang diberikan sehingga acara berjalan lancar dan sukses. Semoga kerjasama ini bisa berjalan terus dalam upaya mewujudkan Haji Mabrur Sepanjang.

    “Pleno kali ini difokuskan pada percepatan kelembagaan, digitalisasi, serta penguatan operasional koperasi.” Tutur Ustadz Salman, panggilan akrabnya.

    Lebih lanjut, Ustadz Salman menjelaskan bahwa terdapat 8 (delapan) poin agenda krusial yang dibahas secara mendalam dalam pertemuan tersebut, yakni:

    Pertama, Finalisasi Anggaran Rumah Tangga (ART): Pembahasan penyempurnaan aturan internal guna memastikan landasan hukum operasional koperasi berjalan tertib dan sesuai regulasi.

    Kedua, Penayangan Koperhaji Al Mabrur: Evaluasi dan persiapan peluncuran tampilan serta sistem Koperhaji Al Mabrur PW IPHI Jawa Timur agar siap diakses secara luas oleh anggota.

    Ketiga, Kesepakatan Penyertaan Modal: Merumuskan skema dan komitmen bersama terkait penyertaan modal guna memperkuat likuiditas serta fondasi keuangan koperasi.

    Keempat, Penataan Kantor & Anggaran Pembiayaan: Membahas masterplan tata letak fisik kantor operasional Koperhaji beserta estimasi anggaran pembiayaannya.

    Kelima, Pelatihan Relawan & Anggaran: Merancang program pelatihan khusus bagi relawan pendamping di daerah serta alokasi anggaran penunjangnya.

    Keenam, Strategi Pendaftaran Keanggotaan: Mengakselerasi proses rekrutmen anggota baru secara masif melalui pendekatan struktur IPHI di berbagai tingkatan.

    Ketujuh, Sistem Kerja & Tata Kelola Digital: Menetapkan kesepakatan operasional kerja berbasis digital (Digital Cooperative Governance) untuk efisiensi dan transparansi layanan.

    Kedelapan, Sistem Monitoring dan Evaluasi (Monev): Menyusun instrumen dan jadwal berkala guna memantau perkembangan kinerja serta progres program kerja koperasi.

    Menurutnya, pertemuan di Bank Jatim Basuki Rahmat ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi pengurus untuk menghadirkan koperasi haji yang modern, transparan, dan akuntabel di Jawa Timur melalui pemanfaatan ekosistem digital.

    “Kita juga membicarakan terkait rencana Musyawarah Wilayah (Musywil) Ke VIII IPHI Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada bulan Januari 2027 di Hall Utama Bank Jatim, Bismillah, mohon doanya.” Pungkasnya.(Humas/Gus).

    iklanupdate
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here