spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaJihadudin Awwal Tekankan Inovasi Kurikulum Tahfidz pada Raker SDM 29 Surabaya di...

    Jihadudin Awwal Tekankan Inovasi Kurikulum Tahfidz pada Raker SDM 29 Surabaya di Yogyakarta

    Yogyakarta, kartanusa – Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) 29 Surabaya menggelar Rapat Kerja (Raker) Guru dan Karyawan di The Cube Hotel, Yogyakarta, yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (10-12/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat visi sekolah sebagai lembaga pendidikan unggulan di Surabaya.

    ​Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukomanunggal bidang Dikdasmen dan PNF, Jihadudin Awwal, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi sekaligus tantangan bagi seluruh civitas akademika SDM 29 Surabaya. Ia menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi kompetisi yang sangat berat, sehingga inovasi menjadi kunci keberlangsungan sekolah.

    Keunggulan Kurikulum Tahfidz Berkemaajun

    ​Salah satu poin utama yang disampaikan Jihadudin adalah keunikan SDM 29 Surabaya yang menerapkan program Tahfidz Berkemajuan. Berbeda dengan banyak sekolah lain yang menempatkan tahfidz sebagai kegiatan ekstrakurikuler, di SDM 29, tahfidz telah diintegrasikan sepenuhnya ke dalam kurikulum reguler.

    ​”Sekolah kita memiliki program tahfidz berkemajuan yang belum ada di sekolah lain di Surabaya. Ini bukan lagi sekadar ekstrakurikuler, tapi sudah masuk ke dalam kurikulum inti,” tegasnya di hadapan para peserta raker.

    Mendorong Keberlanjutan Pendidikan

    ​Jihadudin juga menitipkan pesan penting bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya untuk mulai merumuskan keberlanjutan pendidikan bagi lulusan penghafal Al-Qur’an ini. Ia berharap ada kesinambungan program dari tingkat SD hingga SMA agar target hafalan siswa dapat meningkat secara bertahap hingga mencapai 30 juz.

    ​Hal ini dinilai krusial mengingat tingginya minat dan kuota jalur prestasi tahfidz di Perguruan Tinggi. “Sudah ada penelitian bahwa anak yang mampu menghafal Al-Qur’an dengan detail, biasanya akan lebih mudah dalam menguasai pelajaran umum lainnya. Ini sudah bukan rahasia lagi,” tambahnya.

    Semangat Baru untuk SDM 29

    ​Menutup sambutannya, Jihadudin berharap kegiatan Raker yang dibalut dengan suasana keakraban di Yogyakarta ini dapat memicu semangat dan gairah baru bagi seluruh guru dan karyawan saat kembali ke Surabaya nanti.

    ​”Semoga kita pulang membawa semangat baru untuk membesarkan SD Mudalan (SD Muhammadiyah 29) Surabaya. Mari kita niatkan setiap langkah ini sebagai amal ibadah yang diridhai Allah SWT,” pungkasnya.

    ​Kegiatan Raker ini diharapkan mampu merumuskan program-program kerja yang aplikatif dan inovatif guna mencetak generasi Qurani yang siap bersaing di masa depan. (yupan)

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here