Surabaya, kartanusa – Semangat gotong royong atau ta’awun dalam dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Muhammadiyah Krembangan. SD Muhammadiyah 11 (Muhlas) dan SMP Muhammadiyah 11 Surabaya secara resmi menyerahkan dana kontribusi UIG, UIK, dan UIS kepada Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (1/5/2026).
Momentum bersejarah ini dilaksanakan bertepatan dengan peresmian Muchlas Boarding Class (MBC) SD Muhammadiyah 11 Surabaya. Penyerahan dana tersebut diterima langsung oleh Didik Suhardi, Ph.D., mewakili Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.
Sinergi Kontribusi Mencapai Rp99 Juta
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Krembangan, Dr. Ir. Izza Anshory, S.T., M.T., didampingi Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya serta Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Arief Himawan, M.Pd.
Total dana yang diserahkan mencapai Rp99.413.310, yang merupakan akumulasi dari:
- SD Muhammadiyah 11 Surabaya: Rp94.413.310
- SMP Muhammadiyah 11 Surabaya: Rp5.000.000
Dana tersebut terdiri dari UIG (Uang Infaq Guru), UIK (Uang Infaq Karyawan), dan UIS (Uang Infaq Siswa). Ketiganya merupakan instrumen wajib dalam ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang dihimpun secara berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat untuk mendukung pemerataan kualitas sekolah di seluruh Indonesia.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah
Acara ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting yang turut menyaksikan prosesi penyerahan, di antaranya:
- Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
- Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. (Wakil Ketua PWM Jawa Timur)
- Dr. M. Ridlwan, M.Pd. (Ketua PDM Kota Surabaya) beserta jajaran.
- Eri Cahyadi, S.T., M.T. (Wali Kota Surabaya)
- Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim)
- Febrina Kusumawati, S.Si., M.M. (Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya)
- dr. Zuhrotul Mar’ah (Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya)
Komitmen Ta’awun untuk Indonesia
Dalam keterangannya, Dr. Ir. Izza Anshory mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kewajiban ini. Ia menekankan bahwa dana ini bukan sekadar angka, melainkan simbol kepedulian bersama.
“Penyerahan UIG, UIK, dan UIS ini adalah wujud nyata semangat ta’awun. Sekolah yang sudah berkembang ikut menopang gerakan pendidikan Muhammadiyah agar manfaatnya semakin luas, terutama dalam membina sekolah-sekolah di berbagai daerah yang membutuhkan penguatan,” ujar Dr. Izza.
Ia juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan komitmen PCM Krembangan dalam mendorong tata kelola pendidikan yang tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan persyarikatan.
Simbol Ekosistem Pendidikan yang Kuat
Melalui penyerahan dana ini, SD dan SMP Muhammadiyah 11 Surabaya membuktikan bahwa mereka tidak hanya fokus pada kemajuan internal, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan nasional. Semangat gotong royong ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya untuk terus bersinergi demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan.
Dengan resminya penyerahan ini, Muhammadiyah Krembangan kembali menegaskan posisinya sebagai motor penggerak pendidikan yang berlandaskan kemandirian dan kebersamaan. (yupan)







