spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaPCM Wonokromo Apresiasi Capacity Building Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, Upaya Wujudkan...

    PCM Wonokromo Apresiasi Capacity Building Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, Upaya Wujudkan Keunggulan Sekolah 

    Malang, kartanusa – Upaya kuatkan kebersamaan dan soliditas tim, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar kegiatan Capacity Building Guru dan Karyawan di Hotel Kusuma Agrowisata Malang. Sabtu-Ahad (2-3/05/2026).

    Dengan mengusung tema; “Teamwork Makes The Dream Work: Kuatkan Sinergi, Wujudkan Sekolah Unggul”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, kolaborasi, dan semangat berkemajuan seluruh warga sekolah.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo; Bendahara Ustadz Muriansa, A.Md.Ak., dan Wakil Ketua Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md. Hadir juga jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo diwakili Wakil Ketua Ustadz Suradi, SE., dan Ustadzah Luluk Humaidah, M.Pd.

    “Tim yang kuat bukan lahir dari orang-orang yang sama, tetapi dari kemampuan menyatukan perbedaan menjadi kekuatan.” Ujar Bendahara PCM Wonokromo Ustadz Muriansa.

    Lebih lanjut, Ustadz Muriansa juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Capacity Building ini. Menurutnya, Sekolah Unggul tidak hanya dibangun oleh program yang baik, tetapi juga oleh sistem yang kuat dan kerja sama tim yang solid.

    “Setiap guru dan karyawan memiliki karakter, kemampuan, serta keahlian yang berbeda-beda.” Tegasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa perbedaan tersebut bukanlah penghalang, melainkan potensi besar yang perlu dikolaborasikan. Ketika setiap individu mampu saling melengkapi, maka akan lahir energi positif yang berdampak pada kemajuan sekolah.

    “Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 24 Surabaya berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi antar pendidik dan tenaga kependidikan.” Tandasnya.

    Ia juga mengungkapkan harapannya, agar kebersamaan yang terbangun tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus menjadi budaya kerja yang produktif.

    “Kami berharap kebersamaan yang terbangun tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus menjadi budaya kerja yang produktif, harmonis, dan berorientasi pada terwujudnya sekolah unggul berkarakter.” Pungkasnya. (Taufikhi).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here