spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaDosen UNESA Gelar Pelatihan Bahasa Indonesia Praktis untuk Karang Taruna dalam Mendukung...

    Dosen UNESA Gelar Pelatihan Bahasa Indonesia Praktis untuk Karang Taruna dalam Mendukung SDGs Desa Berkualitas

    Banyuwangi, kartanusa – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Karang Taruna Kelurahan Banjarsari, Kabupaten Banyuwangi.

    Dengan mengusung tema; “Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan Bahasa Indonesia Praktis untuk Komunikasi dan Administrasi Sosial”, yang diikuti sekitar 20 anggota Karang Taruna dan dibuka secara resmi oleh Ketua RW Kelurahan Banjarsari.

    Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dengan tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan administrasi sosial anggota Karang Taruna agar lebih tertib, profesional, dan efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas dan penguatan kelembagaan masyarakat.

    Pada sesi pertama, Yermia Nugroho Agung Wibowo menyampaikan materi tentang surat-menyurat administrasi. Ia menegaskan bahwa surat yang baik dapat mempermudah urusan administrasi sekaligus menunjukkan ketertiban suatu desa atau organisasi.

    “Kemampuan menulis surat resmi masih menjadi kebutuhan penting dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat.” Ujarnya.

    Selanjutnya, Abdul Aziz Khoiri menyampaikan materi bertajuk Bahasa Indonesia Administrasi Praktis: Proposal dan Laporan Kegiatan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan proposal tidak diterima, yakni kesalahan bahasa, kesalahan konten, dan kesalahan administrasi.

    “Oleh karena itu, penyusunan proposal dan laporan harus memperhatikan ketepatan bahasa serta kelengkapan administrasi agar dapat dipahami dengan baik oleh pihak terkait.” Tegasnya.

    Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Riki Nasrullah mengenai komunikasi praktis dalam lingkungan sosial. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang santun, efektif, dan komunikatif dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.

    Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ridho Prihatin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kapasitas diri anggota Karang Taruna untuk memberikan pelayanan yang baik, benar secara kebahasaan, dan prima kepada masyarakat.

    Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kompetensi generasi muda di lingkungan sosial.

    Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi serta menyampaikan berbagai persoalan administrasi yang sering ditemui dalam kegiatan organisasi kepemudaan dan pelayanan masyarakat.

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota Karang Taruna mampu menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi maupun administrasi sosial sehari-hari. (Ridho).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here