Surabaya, kartanusa — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya berlangsung khidmat, Senin (17/08/2026).
Usai upacara bendera, suasana penuh kebahagiaan hadir di tengah keluarga besar Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya. Sekolah memberikan apresiasi berupa reward perjalanan ibadah umrah kepada dua guru, yakni; Ustadzah Laila Arrosyidah, S.Pd. dan Ustadzah Ainun Malis, S.Sos.
Pemberian reward tersebut menjadi bentuk penghargaan sekolah atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kedua guru dalam menjalankan tugas pendidikan serta berkontribusi bagi kemajuan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Surabaya, Ustadzah Erlina Wulandari, S.Pd., menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan wujud penghargaan sekolah kepada guru yang telah memberikan pengabdian terbaik.
“Reward ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih sekolah kepada guru yang selama ini telah berdedikasi dan memberikan kontribusi terbaik. Kami berharap kesempatan untuk melaksanakan ibadah umrah ini menjadi kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi Ibu Laila dan Ibu Ainun.” Ujar Ustadzah Erlina.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian.
“Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 Surabaya untuk terus berkarya, memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik, dan membawa nama baik sekolah.” Imbuhnya.
Suasana Penuh Haru Mendapat Apresiasi
Salah satu penerima reward, Ustadzah Laila Arrosyidah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan sekolah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan merasa terharu mendapatkan apresiasi ini. Bagi saya, reward umrah ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga sebuah amanah dan motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik sebagai seorang guru.” Ungkap Ustadzah Laila.
Selanjutnya, ia juga berharap kesempatan tersebut dapat menjadi perjalanan ibadah yang membawa keberkahan.
“Semoga Allah memberikan kelancaran sehingga ibadah umrah nanti dapat terlaksana dengan baik. Saya juga berharap apa yang saya dapatkan ini menjadi keberkahan bagi keluarga dan sekolah.” Tambahnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Ainun Malis, S.Sos., juga menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas apresiasi yang diterimanya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada sekolah atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saya. Semoga reward ini menjadi penyemangat untuk terus bekerja dengan ikhlas dan memberikan kontribusi terbaik bagi SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.” Tutur Ustadzah Ainun.
Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh memiliki nilai dan manfaat.
Apresiasi dari PCM Wonokromo
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadz Ir. Lukman Rahim, turut memberikan ucapan selamat kepada kedua guru penerima reward.
“Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Laila Arrosyidah dan Ibu Ainun Malis. Pemberian reward umrah ini merupakan bentuk penghargaan yang sangat positif terhadap dedikasi guru. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi keduanya dan keluarganya.” Tutur Ustadz Lukman.
Ustadz Lukman juga mengapresiasi langkah SMA Muhammadiyah 3 Surabaya yang memberikan penghargaan kepada guru sebagai bagian dari upaya membangun budaya apresiasi di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
“Guru merupakan bagian penting dalam perjuangan mencerdaskan generasi bangsa. Karena itu, apresiasi seperti ini sangat baik untuk terus dikembangkan. Semoga semakin banyak guru yang termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi persyarikatan, umat, dan bangsa.” Ujarnya.
Pemberian reward umrah tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo.
Momentum kemerdekaan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang untuk memberikan penghargaan kepada para pendidik yang terus mengabdikan diri dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Bagi SMA Muhammadiyah 3 Surabaya, apresiasi kepada Ustadzah Laila Arrosyidah dan Ustadzah Ainun Malis diharapkan menjadi simbol penghargaan atas dedikasi guru sekaligus inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat. (Nafi’).








