spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaIKA Spemma Pucang Surabaya Gelar Pengajian Rutin, Kupas 4 Rahasia Hidup Awet...

    IKA Spemma Pucang Surabaya Gelar Pengajian Rutin, Kupas 4 Rahasia Hidup Awet Muda Lewat Pendekatan Kesehatan dan Spiritual

    Surabaya, kartanusa— Ikatan Alumni SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (IKA Spemma) kembali menggelar agenda pengajian rutin yang diikuti oleh pengurus serta alumni lintas angkatan. Kegiatan penuh kehangatan dan kekeluargaan ini dilangsungkan di Masjid Sholahuddin SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Ahad (20/09/2026).

    Mengusung tema; “Rahasia Hidup Awet Muda”, pengajian ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Ustadz dr. Tjatur Prijambodo, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA).

    Memaknai Siklus Usia dan 4 Kunci Kualitas Hidup

    Dalam pemaparannya, Ustadz dr. Tjatur mengajak para alumni untuk memandang bertambahnya usia sebagai sebuah ketetapan (sunnatullah). Ia mengaitkannya dengan firman Allah SWT dalam QS Ar-Rum ayat 54, yang mengilustrasikan fase kehidupan manusia dari keadaan lemah, kemudian menjadi kuat, hingga kembali mengalami fase kelemahan.

    Untuk menjaga kualitas hidup serta semangat di tengah usia yang terus bertambah, dr. Tjatur membagikan empat rahasia utama yang dapat dijadikan ikhtiar harian:

    Pertama, Memperbanyak Silaturahmi: Menjaga sambung rasa dan kekerabatan guna menghadirkan energi positif serta memperluas keberkahan umur.

    Kedua, Membaca Al-Qur’an dengan Bersuara: Membiasakan diri melantunkan ayat suci dengan suara yang dapat didengar oleh diri sendiri untuk menenangkan jiwa dan pikiran.

    Ketiga, Rutin Bergerak Aktif: Menjaga kebugaran fisik dengan berolahraga ringan, seperti jalan sehat minimal 30 menit setiap hari.

    Keempat, Meniatkan Segala Aktivitas untuk Rida Allah: Melandasi setiap rutinitas duniawi dengan orientasi ibadah demi mengharapkan keridaan Allah SWT.

    “Menjaga kualitas hidup tidak cukup hanya mengandalkan kesehatan fisik semata, melainkan juga harus dibarengi dengan kekuatan spiritual yang kokoh melalui kedekatan ibadah kepada Sang Pencipta.” Tegas dr. Tjatur.

    Silaturahmi Alumni Sebagai Sumber Energi Positif

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Urusan (Kaur) Humas Sekolah Unggul Nasional Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Miftakul Khoir, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengajian IKA Spemma ini memiliki makna strategis yang melampaui sekadar agenda keagamaan biasa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah untuk merajut kembali simpul silaturahmi antara para alumni dan almamater tercinta.

    “Pengajian IKA Spemma ini bukan hanya menjadi ruang untuk menambah ilmu dan wawasan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat kembali silaturahmi. Alumni dari berbagai angkatan bisa bertemu, berbagi cerita, dan saling memberikan energi positif.” Ujar Ustadz Khoir, panggilan akrabnya.

    Lebih lanjut, ia berharap jejaring IKA Spemma Pucang Surabaya dapat terus berkembang menjadi kekuatan kolektif yang memberikan kontribusi nyata bagi almamater maupun masyarakat luas.

    “Konsep “awet muda” dalam konteks ini diterjemahkan sebagai upaya menjalani setiap fase kehidupan dengan sehat, bahagia, aktif, dekat dengan Sang Pencipta, serta senantiasa bermanfaat bagi sesama.” Ungkapnya.

    Dihadiri Puluhan Alumni Lintas Angkatan

    Acara yang dihadiri sekitar 50 alumni dari berbagai lintas angkatan ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Ketua IKA Spemma, Ustadz Koko Soesantho, S.Ag., M.Si., turut mengungkapkan apresiasi dan pandangannya terhadap kegiatan tersebut.

    “Pengajian ini benar-benar memberikan spirit untuk hidup lebih bergairah bagi para alumni.” Tandas Ustadz Koko, panggilan akrabnya.

    Melalui kegiatan rutin seperti ini, IKA Spemma Pucang Surabaya terus berkomitmen memperkuat relasi kekeluargaan antaralumni, menjadikan Masjid Sholahuddin sebagai titik pusat bertemunya gagasan, semangat belajar, dan ladang penebaran kebaikan demi mewujudkan visi organisasi: memperkuat relasi, meraih keberkahan, serta menghadirkan kebermanfaatan seluas-luasnya. (Khoir).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here