spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaGerakan Sholat Subuh Berjamaah Dewan Da’wah Kota Probolinggo Dipadati 500 Jamaah, Diwarnai...

    Gerakan Sholat Subuh Berjamaah Dewan Da’wah Kota Probolinggo Dipadati 500 Jamaah, Diwarnai Suasana Hangat dan Humoris

    Probolinggo, kartanusa — Suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan menyelimuti Masjid Al Hidayah pada Ahad (27/09/2026). Tidak kurang dari 500 jamaah tampak memadati masjid guna mengikuti program rutin Gerakan Indonesia Sholat Subuh Berjamaah yang diselenggarakan oleh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Probolinggo.

    Ketua Dewan Da’wah Kota Probolinggo, Ustadz Drs. Suhadak, M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para jamaah yang senantiasa istiqomah menghadiri kegiatan subuh berjamaah ini. Ia juga menyampaikan informasi mengenai dinamika organisasi pasca-Musyawarah Daerah (Musda) ke-2.

    “Dewan Da’wah Kota Probolinggo telah selesai melaksanakan Musda ke-2 untuk mempertanggungjawabkan kepengurusan lima tahun yang lalu sekaligus memilih kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan. Saat ini kita tinggal menunggu SK baru yang kemudian disusul dengan pelantikan.” Ujar Ustadz Suhadak.

    Suasana pertemuan mendadak cair dan diselingi gelak tawa ketika beliau secara interaktif melontarkan candaan kepada para jamaah.

    “Kira-kira para jamaah di sini ada yang siap jadi pengurus Dewan Da’wah?” Tanya beliau, yang langsung dijawab serentak oleh jamaah, “Siaaap!”

    “Jadi, pengurus Dewan Da’wah itu enak, jamaah. Karena gajinya besar, yakni di akhirat.” Imbuhnya disambut tawa meriah dari seluruh yang hadir.

    Ustadz Suhadak bahkan berseloroh dengan gaya santai, “Bahkan saya sebagai Ketua disebut ‘Dewan’, keren kan? Pengurus yang lain hanya sebagai ‘Anggota Dewan’.” Ucapnya yang kembali mengundang gelak tawa jamaah.

    Di akhir sambutannya, Ustadz Suhadak memohon dukungan dan doa dari masyarakat. “Tolong kami dibantu dan disuport untuk dakwah lima tahun ke depan yang lebih baik dari kemarin.” Katanya.

    Kajian Ustadz M. Azhar Ridlwan, M.Pd., Ketua Biro MPK Dewan Da’wah Provinsi Jawa Timur

    Kajian Inspiratif Bertema; “Jangan Remehkan Amalmu”

    Acara semakin semarak dan gayeng saat memasuki sesi tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz M. Azhar Ridlwan, M.Pd., yang saat ini diamanahi sebagai Ketua Biro MPK Dewan Da’wah Provinsi Jawa Timur. Mengusung tema; “Jangan Remehkan Amalmu”, Ustadz asal Kediri ini sukses menarik perhatian dan rasa penasaran jamaah sejak awal penyampaiannya.

    “Melihat judulnya saja orang akan semakin penasaran, amal yang bagaimana yang tidak boleh diremehkan? Padahal, sekecil apa pun amal di hadapan Allah sangatlah berarti.” Tegas Ustadz Azhar dengan penguatan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis yang berbobot.

    Selanjutnya, Ustadz Azhar memaparkan contoh amalan ringan yang sering kali diremehkan masyarakat. “Ada amalan yang sangat ringan, bahkan tidak berbayar dan mudah dilaksanakan, tapi sering diremehkan. Apa itu? Di antaranya adalah senyum dan menjaga lisan untuk senantiasa berdzikir, yang dapat memperberat timbangan kebaikan (mizan) di yaumil qiyamah.” Ungkapnya.

    Lebih lanjut, Ustadz Azhar menekankan bahwa kunci utama dari segala amal ibadah adalah keikhlasan. Tantangan terbesar dalam beramal adalah menjaga hati dari godaan iblis yang selalu berusaha merusak keikhlasan seseorang.

    “Kuncinya adalah iman dan takwa. Dengan iman dan takwa, seseorang akan mampu menjaga keikhlasan dalam setiap amal yang dilakukan.” Pungkasnya.

    Sebagai bentuk apresiasi dan berbagi ilmu, di penghujung sesi tausiyah Ustadz Azhar turut membagikan buku karyanya kepada para penanya, pengurus DKM Masjid, serta jajaran Dewan Da’wah.

    Ditutup dengan Sarapan Bersama dan Pembagian Sembako

    Rangkaian kegiatan Subuh Berjamaah ini ditutup dengan sholat syuruq berjamaah. Sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial, panitia telah menyiapkan sarapan pagi bagi seluruh jamaah. Menariknya lagi, sebelum beranjak pulang, para jamaah juga diberikan paket sayur-mayur lengkap dengan telur dan tempe untuk dibawa ke rumah masing-masing. (Humas/Sudono).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here