Jakarta, kartanusa – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto memberikan arahan dan taklimat langsung kepada 800 Perwira Tinggi (Pati) TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Rabu (07/10/2026).
Pertemuan ini digelar khusus oleh Kepala Negara, Prabowo Subianto untuk menyampaikan gambaran umum kondisi bangsa serta menyelaraskan komitmen menjaga kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pengarahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan beberapa poin krusial yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran TNI dan Polri, antara lain:
Pertama, Kekompakan & Kesiapsiagaan: Memperkuat kekompakan serta kesiapsiagaan operasional TNI-Polri dalam mengantisipasi berbagai tantangan nasional.
Kedua, Hapus Ego Sektoral: Menjaga integritas dan menghilangkan ego sektoral demi mengutamakan kemudahan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, Menjaga Kepercayaan Publik: Mengingatkan kembali bahwa TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi masyarakat yang harus selalu memegang teguh kepercayaan warga.
Keempat, Pelayanan Cepat: Meningkatkan kualitas layanan publik dan menjadi pihak terdepan yang paling cepat membantu masyarakat di segala situasi.
Kelima, Keteladanan Kepemimpinan: Menjadi teladan dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari tingkat perwira tinggi hingga prajurit di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut juga, Presiden Prabowo Subianto di hadapan 800 Perwira Tinggi (Pati) TNI dan Polri menegaskan bahwa pangkat dan kehormatan yang melekat merupakan tanggung jawab yang sangat besar.
“Pangkat dan kehormatan yang melekat pada setiap perwira membawa tanggung jawab yang sangat besar.” Tegas Presiden Prabowo Subianto.
Di akhir sesi, Kepala Negara meminta seluruh jajaran untuk memiliki keberanian dalam menghadapi dinamika zaman serta konsisten menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. (Humas/Gus).









