Surabaya, kartanusa — Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya kembali menyelenggarakan ajang kompetisi tahunan bergengsi, Spemma Student Competition (SSC) Tahun 2027 pada Sabtu-Ahad (16-17/01/2027).
Mengusung tema; “Mewujudkan Generasi Unggul, Kreatif, dan Berprestasi bersama Spemma Student Competition”, ajang ini dirancang sebagai wadah strategis bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD/MI) sederajat untuk mengasah potensi, bakat, serta mental juara.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan bahwa SSC 2027 hadir tidak hanya sekadar sebagai ajang unjuk kebolehan di bidang akademik maupun non-akademik, tetapi juga memegang teguh semangat edukatif, sportif, dan bernuansa Islami.
“Melalui kompetisi ini, pihak penyelenggara berkomitmen untuk membentuk karakter generasi muda yang percaya diri, kompetitif, dan berakhlak mulia.” Tutur Ustadz Misbach, panggilan akrabnya.
Ragam Cabang Lomba Unggulan
Lebih lanjut, Ustadz Misbach menjelaskan bahwa tahun ini (2027), Spemma Student Competition menghadirkan berbagai cabang lomba menarik yang dapat diikuti oleh para pelajar tingkat dasar, di antaranya:
Pertama, Kompetisi Religi: Memperkuat nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia generasi muda, yakni Tahfidz Jus 30.
Kedua, Seni dan Kreativitas: Wadah bagi ekspresi bakat seni siswa dalam lomba menggambar dan mewarnai.
Ketiga, E-sport Edukatif: Mengakomodasi perkembangan minat digital secara positif dan terarah.
“Nah untuk tahun ini ada dua E-sport Edukatif yang dipertandingkan, yakni; Mobile Legends dan Free Fire yang menjadi kompetensi yang diminati oleh anak-anak.” Ungkapnya.
Keempat, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra): Kemampuan dalam Peraturan Baris Berbaris (PBB), yaitu suatu wujud latihan fisik yang digunakan untuk menanamkan kebiasaan, tata cara hidup berorganisasi, disiplin, serta membentuk perwatakan dan ketegasan sikap.
“Lomba ini baru ditambahkan untuk SSC 2027 untuk menanamkan kebiasaan, tata cara hidup berorganisasi, disiplin, serta membentuk perwatakan dan ketegasan sikap.” Tegasnya.
Kelima, Try Out Tes Potensi Akademik (TKA): Lomba ini bagian dari mendukung program pemerintah yakni asesmen terstandar nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengukur capaian akademik individu siswa.

Investasi Berharga untuk Masa Depan
Sementara itu, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Ketua Panitia Spemma Student Competition Tahun 2027 menyampaikan bahwa esensi utama dari keikutsertaan dalam ajang ini melampaui sekadar perolehan piala atau gelar juara.
“Yuk gabung dalam SSC 2027, menang atau kalah adalah bagian dari proses, namun keberanian untuk berkompetisi dan pengalaman yang didapatkan adalah investasi berharga bagi masa depan.” Ujar Ustadz Salman, panggilan akrabnya.
Melalui gelaran ini, lanjut Ustadz Salman, para pelajar diharapkan tidak ragu untuk melangkah keluar dari zona nyaman, menunjukkan kemampuan terbaik, serta mempersiapkan diri menjadi generasi hebat yang berwawasan global.
“Ajang inspiratif ini terbuka bagi seluruh pelajar terbaik tingkat SD/MI yang ingin mengukir prestasi gemilang bersama Spemma Pucang Surabaya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).









