Catatan Sejarah Nusantara
Oleh Salman Alfarisi BMR
(Pimpinan Redaksi Kabar Berita Nusantara)
Sejarah lengkap tentang Marina Bay, sebuah distrik ikonik yang menjadi simbol modernitas Singapura.
Awal Mula Reklamasi Lahan (1970-an)
Sebelum menjadi pusat kota yang ramai dan modern, Marina Bay adalah sebuah perairan di pesisir selatan Singapura. Dengan populasi yang terus bertambah dan kebutuhan akan lahan yang semakin besar, pemerintah Singapura mencanangkan sebuah proyek visioner: reklamasi lahan.
Proyek ini dimulai pada tahun 1971 dan berlanjut selama beberapa dekade. Lahan baru seluas 360 hektar berhasil diciptakan dari laut, membentuk dasar untuk distrik bisnis dan hiburan baru. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk memperluas Kawasan Pusat Bisnis (Central Business District) dan menyediakan ruang untuk pembangunan komersial, perumahan, dan rekreasi di masa depan.
Pembangunan Landmark Utama (2000-an)
Setelah reklamasi selesai, area Marina Bay mulai dipenuhi dengan proyek-proyek ambisius yang secara permanen mengubah cakrawala kota. Berikut adalah beberapa tahapan yang telah dilakukan oleh Singapura:
Pertama, Marina Barrage (2008): Sebuah bendungan inovatif dibangun di muara Marina Bay. Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai pasokan air tawar, tetapi juga untuk mencegah banjir di area dataran rendah dan menciptakan perairan yang tenang, ideal untuk berbagai olahraga air.
Kedua, Marina Bay Sands (2010): Kompleks resor terpadu ini menjadi salah satu landmark paling terkenal di dunia. Diresmikan pada tahun 2010, Marina Bay Sands terdiri dari tiga menara hotel yang dihubungkan oleh sebuah perahu raksasa, yang dikenal sebagai Sands SkyPark, di puncaknya.
Ketiga, Gardens by the Bay (2012): Taman raksasa ini dibangun sebagai bagian dari visi “City in a Garden” Singapura.
Diresmikan pada tahun 2012, Gardens by the Bay, dengan kubah kaca ikoniknya (Flower Dome dan Cloud Forest) dan Supertrees Grove, mengubah lahan reklamasi menjadi oase hijau yang memukau.
Peran dan Status Saat Ini
Saat ini, Marina Bay telah berevolusi menjadi salah satu pusat bisnis, rekreasi, dan pariwisata paling bergengsi di dunia. Area ini menjadi tuan rumah bagi berbagai acara berskala internasional, seperti Formula 1 Grand Prix dan perayaan Malam Tahun Baru.
Distrik ini tidak hanya menampung gedung-gedung pencakar langit yang mewah dan hotel-hotel kelas dunia, tetapi juga ruang-ruang publik yang dirancang dengan indah, menjadikannya tujuan favorit bagi penduduk lokal maupun wisatawan.
Ahad, 24 Agustus 2025, Kabar Berita Nusantara (kartanusa)







