spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaKetua PCM Wonokromo : Dari Sekolah Sepi Murid, Menjadi Favorit di Wonokromo

    Ketua PCM Wonokromo : Dari Sekolah Sepi Murid, Menjadi Favorit di Wonokromo

    Surabaya, kartanusa – Hari itu menjadi saksi penting bagi perjalanan pendidikan Muhammadiyah di Wonokromo. Dalam acara pengangkatan kembali Kepala Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6 Gadung dan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang, Ketua PCM Wonokromo, Ustadz Ir. Lukman Rahim, menyampaikan sebuah pesan yang begitu dalam. Sebuah pesan yang mungkin membuat siapa pun yang mendengarnya tidak bisa tidur nyenyak, bukan karena takut, melainkan karena besarnya amanah yang dipikul.

    Namun, di balik beratnya tanggung jawab itu, tampak jelas sinar keteguhan dari dua sosok yang kembali dipercaya. Mereka adalah Ustadz Munahar, S.H.I., M.Pd., dan Ustadzah Norma Setyaningrum, S.Pd., M.Pd., keduanya bukanlah nama baru dalam dunia pendidikan Muhammadiyah khususnya di wilayah Wonokromo.

    Mereka adalah pendekar pendidikan, yang telah ditempa oleh getirnya perjuangan. Dari hari-hari penuh kesabaran saat Sekolah masih minim murid, hingga kini menyaksikan Sekolah yang mereka rawat tumbuh menjadi salah satu kebanggaan dan favorit masyarakat Wonokromo.

    Dalam sambutannya, Ustadz Ir. Lukman, Ketua PCM Wonokromo menitipkan tiga pesan utama, pesan yang bukan sekadar kata-kata, melainkan cahaya penuntun jalan perjuangan, yakni :

    Pertama, Jabatan adalah amanah. Bukan sekadar kursi kepemimpinan, melainkan kehormatan yang harus dijaga dengan segenap jiwa seorang muslim.” Tuturnya.

    Kedua, Bangunlah sekolah sebagai rumah peradaban; Tempat yang nyaman, kokoh, dan berkualitas, sehingga anak-anak dapat tumbuh, belajar, dan ditempa menjadi insan berakhlak mulia.

    Ketiga, Tingkatkan mutu pendidikan dengan napas Qur’ani dan visi global; Dengan karakter Qur’ani, keunggulan internasional, dan pendekatan bilingual, target 725 murid bukan sekadar angka, tetapi ikhtiar yang insyaAllah akan terwujud.

    “Pendidikan Qur’ani, berkarakter, dan bilingual akan menjadi branding kuat bagi sekolah. Dari situlah insyaAllah banyak orang tua akan mempercayakan anak-anaknya untuk belajar di sini.” Pungkas Ustadz Lukman dengan penuh harapan. (Taufik H.)

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here