spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomePemerintahanJembatan Bailey Selesai, Aktivitas Sosial dan Pelayanan Masyarakat Lancar di Kampung KR...

    Jembatan Bailey Selesai, Aktivitas Sosial dan Pelayanan Masyarakat Lancar di Kampung KR Pelang

    Aceh Tengah, kartanusa – Terus bergerak, Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Belly di Kampung KR Pelang, Kabupaten Aceh Tengah. Jembatan tersebut kini telah dapat digunakan dan diharapkan mampu mendukung kelancaran akses transportasi serta aktivitas masyarakat setempat, khususnya sebagai jalur penghubung antarkecamatan. Dilansir dari laman resmi media sosial Pusat Penerangan TNI pada Sabtu (17/01/2026).

    Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam rangka membantu Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan konektivitas wilayah, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses akibat kondisi geografis dan infrastruktur yang belum memadai.

    Jembatan Belly yang dibangun oleh prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga memiliki kemampuan menampung beban hingga 15 ton. Dengan spesifikasi tersebut, jembatan ini dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat.

    Proses pembangunan jembatan yang diselesaikan dalam waktu 12 hari kerja ini memiliki nilai strategis, karena Jembatan Belly ini menghubungkan Kecamatan Silih Nara dengan Kecamatan Rusip Antara di Kabupaten Aceh Tengah. Oleh karenanya, kini aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan aman.

    Dalam kesempatan tersebut, Komandan Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga, Letkol Czi Rudy Haryanto, menyampaikan bahwa dengan selesainya pembangunan Jembatan Belly tersebut sebagai wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat.

    “Jembatan Belly dipilih karena bersifat fleksibel, kuat, dan cepat dipasang, sehingga sangat sesuai untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap akses penghubung antarwilayah.” Ujarnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here