Serbia, kartanusa – TNI Angkatan Laut Dispen Kormar, dalam rangka menjajaki perkembangan teknologi pertahanan global serta memperluas wawasan terkait Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) modern, Danmenkav 3 Marinir Kolonel Mar Fachrul Ahmadi, SH.
Kehadirannya mewakili Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., lakukan kunjungan ke Perusahaan Industri Pertahanan Yugoimport SDPR yang berlokasi di Serbia, Eropa Tenggara. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Marinir TNI Angkatan Laut pada Selasa (03/02/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI, khususnya Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dalam memperoleh gambaran secara langsung mengenai pengembangan teknologi sistem persenjataan, sekaligus pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Kelaikan dan Factory Acceptance Test (FAT) munisi kaliber 122 mm.
Dalam kegiatan tersebut, Danmenkav 3 Marinir tergabung dalam Tim Sertifikasi Kelaikan dan FAT Munisi 122 mm yang terdiri dari beberapa perwira lintas instansi, yakni Kolonel Cpl Argo Ponco Yuwono, SE., selaku Dosen Utama Seskoad, Letkol Kav I Ketut Biomantara, ST., M.Si., sebagai Kasubbid Kelaikan Fasprodhar Bidang Laik Darat Puslaik Kemhan, Letkol Mar Y.D. Wawan Setiawan, S.Pd., selaku Kabagum Setdis Puslaikmatlamjaal, serta Mayor Cpl Herry Wahyudi, ST., selaku Penelaah Teknis Kebijakan Subbid Kelaikan Produk dan Hasil Pemeliharaan Bidang Laik Darat Puslaik Kemhan.
Ia mengatakan bahwa Yugoimport SDPR merupakan perusahaan industri pertahanan milik negara Serbia yang didirikan pada tahun 1949 dan secara resmi mulai mengekspor persenjataan pada tahun 1953.
“Perusahaan yang berkantor pusat di Beograd tersebut bergerak dalam bidang produksi dan perdagangan sistem persenjataan, antara lain kendaraan lapis baja, sistem artileri, pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), serta amunisi kaliber kecil hingga besar.” Ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Danpasmar 3 menyampaikan bahwa keikutsertaan Pasmar 3 dalam kegiatan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, sekaligus bentuk kepercayaan untuk mewakili Korps Marinir TNI AL dalam kegiatan strategis di bidang pertahanan.
“Diharapkan, hasil dari kunjungan ini dapat memberikan manfaat positif dalam mendukung peningkatan kemampuan tempur serta modernisasi Alutsista Korps Marinir TNI AL.” Ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Tim Sertifikasi Kelaikan dan FAT Munisi 122 mm berangkat dari Indonesia menuju Serbia pada tanggal 25 Januari 2026 dan melaksanakan kegiatan selama enam hari.
“Selanjutnya, tim dijadwalkan kembali ke Indonesia pada tanggal 31 Januari 2026 dengan menggunakan pesawat udara.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







