spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaNgaji Berkah Ramadhan Edisi 1 : Menguatkan Niat di Setiap Amal

    Ngaji Berkah Ramadhan Edisi 1 : Menguatkan Niat di Setiap Amal

    Ngaji Berkah Ramadhan Edisi 1 : Menguatkan Niat di Setiap Amal

    Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

    (Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya)

    Marhaban ya Ramadhan! Memulai bulan suci dengan menata niat adalah langkah paling krusial, karena niat adalah ruh dari setiap amal perbuatan.

    “Tanpa niat yang benar, puasa bisa saja hanya menjadi sekadar menahan lapar dan dahaga”

    Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW bahwa amal tergantung pada niatnya, yakni:

    عَنْ اَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ اَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ ﷺ يَقُوْلُ اِنَّمَا الْاَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهٗ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا اَوْ اِمْرَاَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهٗ اِلَى مَا هَاجَرَ اِلَيْهِ

    Artinya :“Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al-Khattab RA, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena menginginkan kehidupan yang layak di dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan”.

    Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Bukhari dan Abu Al-Husain, Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An Naisaaburi di dalam dua kitab Shahih, yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang

    Melalui hadits tersebut memberikan beberapa poin penting untuk membantu kita dalam menata niat di bulan Ramadhan ini, yakni:

    Pertama, Memurnikan Tujuan (Ikhlas); Pastikan alasan utama Anda berpuasa adalah Imanan wa Ihtisaban—beriman kepada perintah Allah SWT dan mengharap pahala semata dari-Nya. Hindari niat yang bersifat duniawi, seperti:

    • Hanya ingin menurunkan berat badan.
    • Sekadar ikut-ikutan tren atau tradisi keluarga.
    • Merasa tidak enak dengan lingkungan sekitar.

    Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:

     اللَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ [رواه البخاري ومسلم]

    Artinya :“Dari Abu Hurairah (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw telah bersabda: Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadan dengan dengan penuh kesadaran iman dan pengharapan (terhadap Allah) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

    Kedua, Niat sebagai Transformasi Diri; Jadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk reset. Niatkan untuk:

    • Memperbaiki Akhlak; Bukan hanya menahan mulut dari makanan, tapi juga dari kata-kata yang menyakiti.
    • Konsistensi Ibadah; Menata niat agar shalat lima waktu lebih tepat waktu dan memperbanyak tilawah Al-Qur’an.
    • Empati Sosial; Merasakan kepedihan mereka yang kekurangan melalui rasa lapar yang kita rasakan.

    Ketiga, Teknis Niat Puasa; Secara syariat, jangan lupa untuk menetapkan niat di dalam hati setiap malam atau saat sahur.

    مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

    Artinya :“Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum Shubuh, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. An-Nasa’i no. 2333, Abu Daud no. 2454, dan Ibnu Majah no. 1700).

    Tips Menjaga Niat Agar Tetap On Track

    • Pagi Hari; Ucapkan syukur karena masih diberi kesempatan bertemu Ramadhan.
    • Siang Hari; Saat lemas melanda, ingatkan diri bahwa lelah ini adalah ibadah.
    • Berbuka; Jangan balas dendam; niatkan makan untuk kekuatan ibadah malam.

    “Menata niat itu bukan sekali jadi, tapi perlu diperbarui setiap hari agar semangatnya tidak luntur di tengah jalan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi yang terbaik bagi kita semua”

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here