Surabaya, kartanusa – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui silaturrahim. Hal ini disampaikan saat hadir dan menyampaikan tausiyah pada Halal Bihalal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Aula Mas Mansur PWM Jawa Timur pada Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh Unsur Pembantu Pimpinan (UPP); Majelis dan Lembaga PWM Jawa Timur, 38 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur dan jajaran Pimpinan Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat Jawa Timur; ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., dalam kesempatan tersebut juga mengajak kepada seluruh warga Muhammadiyah menjadikan kegiatan Halal Bihalal ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan dalam Persyarikatan.
“Mari kita jadikan spirit silaturrahim, Halal Bihalal itu sebagai kekuatan untuk bersatu, terutama di Persyarikatan.” Tuturnya.
Selanjutnya, Prof. Haedar mengingatkan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi yang ber-syirkah atau berserikat, sekaligus jam’iyah yang menjunjung tinggi nilai persatuan.
“Dengan semangat tersebut, hubungan harmonis antara warga, pimpinan, dan organisasi sebagai lembaga dapat terus terjaga.” Tegasnya.
Prof. Haedar juga menegaskan bahwa kohesivitas dalam Persyarikatan menjadi hal penting yang harus dirawat melalui silaturrahim. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya silaturrahim, agar warga Muhammadiyah tidak sampai memutus tali silaturahmi.
“Jangan sampai kita memutus tali silaturrahim.” Tegasnya.
Menurutnya, hakikat silaturrahim adalah menyambung hubungan yang sempat terputus. Hal ini menjadi penting karena secara fitrah manusia cenderung memiliki sifat individualis yang sering kali memunculkan ego.
“Sikap ego tersebut, dapat membuat seseorang sulit berdamai, baik dalam memaafkan maupun meminta maaf ketika terjadi konflik.” Tandasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut juga Penasihat Khusus Presiden Urusan Haji, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., sekaligus Ketua PP Muhammadiyah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan tentang pentingnya penguatan dan kolaborasi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya bidang ekonomi, hilirisasi dan close loop ekonomi.(Humas/Gus).







