spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaSelesai Raker di Malang, Peserta Nikmati Eksplorasi Alam River Tubing Sumber Maron

    Selesai Raker di Malang, Peserta Nikmati Eksplorasi Alam River Tubing Sumber Maron

    Malang, kartanusa – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Wringinanom menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) dan tasyakuran guru sertifikasi di Riche Heritage Hotel, Malang. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru PAI dari berbagai sekolah dasar negeri maupun swasta se-Kecamatan Wringinanom. Selasa-Rabu (23-24/06/2026).

    Sebanyak kurang lebih 35 guru PAI mengikuti rangkaian kegiatan raker yang bertujuan untuk menyusun program kerja KKG PAI selama satu tahun ke depan. Selain menjadi forum pembahasan berbagai agenda organisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar guru PAI.

    Usai melaksanakan agenda raker dengan penuh semangat, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menikmati suasana alam melalui kegiatan eksplorasi wisata. Salah satu kegiatan yang menjadi agenda kebersamaan adalah River Tubing di Sumber Maron, Kabupaten Malang, Rabu (24/6/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi momen penyegaran bagi para guru setelah seharian berdiskusi, bertukar gagasan, serta merancang program-program strategis untuk kemajuan KKG PAI Wringinanom.

    Suasana alam yang asri dengan aliran sungai yang jernih membuat para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    Dalam kesempatan tersebut, Panitia Pelaksana, Ustadz Abdussyakur, menyampaikan bahwa kegiatan tambahan berupa eksplorasi alam sengaja dirancang agar para guru tidak hanya fokus pada agenda rapat, tetapi juga mendapatkan ruang untuk refreshing dan mempererat hubungan kekeluargaan.

    “Setelah seharian melaksanakan raker dan tasyakuran guru sertifikasi dengan berbagai pembahasan program, kami ingin memberikan suasana yang berbeda. River tubing ini menjadi sarana untuk menyegarkan pikiran sekaligus membangun keakraban antar guru PAI.” Ujarnya.

    Menurutnya, kebersamaan di luar kegiatan formal sangat penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik. Dengan suasana yang santai, para guru dapat saling mengenal lebih dekat, berbagi cerita, dan memperkuat rasa kekeluargaan.

    Kegiatan River Tubing Sumber Maron berlangsung penuh keceriaan. Para peserta terlihat menikmati perjalanan menyusuri sungai dengan pemandangan alam yang indah. Canda tawa dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Tidak sedikit peserta yang mengabadikan momen bersama sebagai kenangan dalam kegiatan raker tahun ini.

    Salah satu peserta, Ustadzah Mufidatul Latifah mengungkapkan rasa senangnya mengikuti rangkaian kegiatan KKG PAI tersebut. Menurutnya, kegiatan raker dan tasyakuran yang dikombinasikan dengan wisata alam memberikan pengalaman yang berkesan.

    “Setelah fokus mengikuti rapat dan berdiskusi tentang program KKG, kegiatan seperti ini membuat suasana lebih rileks. Kami bisa kembali dengan semangat baru.” Ungkap Ustadzah Fida, panggilan akrabnya.

    KKG PAI Wringinanom berharap kegiatan raker ini mampu menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah masing-masing.

    Selain itu, kegiatan kebersamaan seperti eksplorasi alam juga menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan organisasi. Guru tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas mengajar, tetapi juga perlu memiliki hubungan kolaborasi yang kuat dengan sesama pendidik.

    Dengan semangat kebersamaan, KKG PAI Wringinanom terus berupaya menjadi wadah bagi guru PAI untuk berkembang, berbagi pengalaman, dan menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih baik.

    Kegiatan Raker di Malang ini pun ditutup dengan suasana penuh kebahagiaan. Para peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa semangat baru, ide-ide segar, serta kenangan indah dari kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

    Diharapkan hasil raker dan kebersamaan yang terjalin mampu membawa kemajuan bagi KKG PAI Wringinanom serta memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam di tingkat sekolah dasar. (Rahmat Syayid Syuhur).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here