spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaMahasiswa UM Jatim Berada di Peringkat 4 Top 10 Finalis SDGs Future...

    Mahasiswa UM Jatim Berada di Peringkat 4 Top 10 Finalis SDGs Future Leader 2026 Regional Jawa Timur- NTT

    Madiun, kartanusa – Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UM Jatim) sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti kompetisi Astra Honda SDGs Future Leaders (SFL) 2026. Dalam rilisnya Rabu (01/07/2026).

    Prestasi bagus dicapai tim mahasiswa UM Jatim dalam kompetisi Astra Honda SFL Regional tersebut dengan masuk peringkat 4 Top 10 Finalis SFL 2026 untuk regional Jawa Timur- NTT.

    Tim mahasiswa UM Jatim yang ikut serta dalam kompetisi Astra Honda SFL 2026 ini terdiri dari 3 mahasiswa Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial semester 4 dan 2. Mereka adalah Mohammad Rizqy Al-Farel sebagai ketua serta Juniyah Firahmatika dan Amelia Nur Khoniawati sebagai anggota.

    Kompetisi Astra Honda SFL 2026 merupakan ajang rutin tiap tahun dengan mengundang mahasiswa aktif di seluruh Indonesia untuk menjadi peserta yang dilaksanakan Yayasan Astra Motor. Adapun tujuan gelaran Astra Honda SFL 2026 adalah menciptakan dampak nyata bagi masyarakat luas, meng-upgrade kemampuan peserta dan memperluas relasi bersama SFL.

    Dari Jawa Timur, selain UM Jatim terdapat tim dari Universitas Airlangga, Universitas Jember, Universitas Brawijaya, ITS, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan masih banyak lagi. Kali ini tim UM Jatim mengangkat project dengan judul RESTART: Reintegrasi Sosial Melalui Transformasi UMKM Warga Binaan BAPAS Madiun.

    Mengenai project yang dibawa dalam kompetisi Astra Honda SFL 2026 ini, Farel menerangkan, project RESTART memiliki tujuan jangka berupa keberhasilan warga binaan dalam melakukan reintegrasi sosial mereka dengan menggunakan program ekonomi sebagai pintu masuk.

    “Tim kami menghadirkan 3 aktor untuk melakukan intervensi (reintegrasi warga binaan) ini. Mereka adalah Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Madiun mewakili negara, UM Jatim dari masyarakat sipil dan Astra Motor mewakili sektor swasta.” Ujar Farel.

    Lebih lanjut, ia menerangkan, meski di masa lalu, warga binaan pernah melalukan tindak pidana, namun sebagai warga negara mereka memiliki hak untuk tetap berpartisipasi dalam pembangunan serta menikmati hasil pembangunan tersebut.

    “Sebagaimana sloga SDGs, No One Left Behind atau Tidak Ada Satupun Tertinggal di Belakang.” Tandas Farel.

    Hasilnya luar biasa, dimana tim UM Jatim yang dibimbing oleh Dr. Wariyatun, S.Sos., MAAPD., berhasil meraih peringkat ke-4 pada Top 10 Finalis SFL 2026 untuk regional Jawa Timur- NTT.

    “Diharapkan di masa mendatang tim UM Jatim mampu masuk seleksi 3 besar dan mewakili regional Jatim-NTT, maju seleksi ke tingkat nasional.” Tutur Dr. Wariyatun.  (Humas/Joko).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here