spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaBelajar Sains dari Ahlinya, Siswa ICP Madtsamuba Eksplorasi Bioteknologi di Edupark UMM

    Belajar Sains dari Ahlinya, Siswa ICP Madtsamuba Eksplorasi Bioteknologi di Edupark UMM

    Malang, kartanusa – Pembelajaran bermakna tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Hal itulah yang dirasakan siswa kelas VII dan VIII International Class Program (ICP) MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar, Bojonegoro (Madtsamuba) saat mengikuti kegiatan Outdoor Learning di Edupark Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Selasa (30/06/2026).

    Mengusung konsep learning by doing, para siswa Madtsamuba diajak mengeksplorasi berbagai bidang sains terapan, mulai dari; bioteknologi, pertanian, hingga pengelolaan lingkungan.

    Sejak tiba di lokasi, mereka disambut oleh tim Edupark UMM yang telah menyiapkan rangkaian pembelajaran interaktif agar siswa dapat memahami konsep ilmiah melalui pengalaman langsung.

    Perjalanan belajar diawali dengan mengenal proses pembuatan nata de coco. Dimana siswa mempelajari secara detail bagaimana air kelapa dapat diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi melalui proses fermentasi menggunakan bakteri acetobacter xylinum. Penjelasan yang dipadukan dengan praktik membuat para siswa lebih mudah memahami penerapan ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari.

    Pembelajaran kemudian berlanjut ke area budi daya tanaman dan ikan hias. Di lokasi ini, siswa mengenal berbagai jenis tanaman hias sekaligus mempelajari teknik perawatannya. Mereka juga memperoleh wawasan tentang budi daya ikan koi dan cupang, termasuk pentingnya menjaga kualitas air agar ikan dapat tumbuh sehat.

    Antusiasme peserta semakin terlihat saat mengikuti praktik budi daya jamur menggunakan media tanam baglog. Dalam sesi ini, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan dari instruktur, tetapi juga mempraktikkan langsung cara merawat baglog dengan benar, mulai dari menjaga kebersihan hingga memastikan media tetap steril agar jamur dapat tumbuh optimal.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar berkelanjutan, Edupark UMM memberikan baglog kepada para siswa untuk dibawa ke madrasah sebagai media praktik lanjutan. Melalui pengalaman tersebut, siswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh sekaligus mengamati proses pertumbuhan jamur secara mandiri.

    Dalam kesempatan tersebut, Faristy, salah seorang peserta, mengaku memperoleh pengalaman baru yang sangat berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.

    “Saya paling senang saat praktik merawat baglog karena bisa mencoba langsung. Ternyata media tanam harus benar-benar steril agar jamurnya tumbuh dengan baik. Dari sini saya jadi tahu kalau proses menghasilkan jamur membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Baglog yang kami bawa pulang juga membuat saya semakin semangat untuk belajar.” Ungkapnya.

    Sementara itu, Guru Pendamping Outdoor Learning Madtsamuba, Ustadzah Hesty Nur Wijayanti, menilai kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan.

    “Pembelajaran di luar kelas memberikan pengalaman yang tidak bisa diperoleh hanya melalui buku. Siswa dapat melihat, mencoba, dan memahami langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata. Kami berharap pengalaman ini semakin menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat belajar mereka.” Tuturnya.

    Kegiatan Outdoor Learning di Edupark UMM menjadi bagian dari komitmen MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan menyenangkan.

    Melalui pengalaman belajar langsung dari para praktisi, siswa tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga terdorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, dan berinovasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. (Tim Jurnalistik Madtsamuba).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here