spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaSpemma Pucang Surabaya Ikuti Pelatihan Numerasi Berbasis AI Dikdasmen dan PNF PWM...

    Spemma Pucang Surabaya Ikuti Pelatihan Numerasi Berbasis AI Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur

    Surabaya, kartanusa – Sebagai upaya meningkatkan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menitikberatkan pada numerasi berbasis literasi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melalui Majelis Dikdasmen dan PNF bekerja sama dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura gelar pelatihan numerasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor PWM Jawa Timur pada Kamis (02/07/2026).

    Pelatihan ini menghadirkan Mr. Adi Hermawan dari MCE Singapura sebagai narasumber dan diikuti oleh perwakilan sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur. Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya turut berpartisipasi dengan mengirimkan delapan guru Matematika dan IPA.

    “Melalui kegiatan ini, guru diharapkan tidak hanya memahami penggunaan platform AI, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran sehingga dapat membantu siswa menghadapi soal-soal numerasi yang menuntut kemampuan berpikir dan memahami konteks.” Ujar Ustadzah Atika Ratnasari, Guru Matematika Spemma Pucang Surabaya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa platform yang diperkenalkan adalah Cerebry, platform pembelajaran berbasis AI yang telah digunakan di Singapura dan mulai diterapkan di Indonesia.

    “Keunggulannya terletak pada umpan balik yang diberikan di setiap langkah pengerjaan soal, sehingga siswa dapat mengetahui letak kesalahan sekaligus memperbaiki pemahamannya secara mandiri.” Ungkap Ustadzah Atika, panggilan akrabnya.

    Menurutnya Ustadzah Atika, perempuan yang meraih Juara II pada Lomba Menulis Opini dalam Program Guru Menulis Media Group Jawa Pos ini, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah Spemma Pucang Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia juga berharap kompetensi guru semakin berkembang sehingga berdampak pada kemampuan mendidik numerasi dan literasi kepada peserta didik.

    “Harapannya, kompetensi guru yang semakin berkembang akan berdampak pada meningkatnya kemampuan numerasi dan literasi peserta didik.” Pungkasnya. (Tika).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here