Batu, kartanusa — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Batu, Hj. Siti Faujiyah Nurochman, S.Pd., mengawali agenda kerjanya dengan menyapa para pelajar putri di SMP Negeri 03 Batu, Selasa (22/09/2026). Kegiatan bertajuk; “PKK Sambang Sekolah (PKK Bangsa) bersama Dinas Kesehatan Kota Batu”, ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pencegahan stunting dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
Kehangatan langsung terasa saat Ibu Siti Faujiyah membuka acara di serambi Mushola Cendekiawan Muslim SMPN 03 Batu. Dengan gaya yang ramah dan bersahaja, beliau berinteraksi akrab dan mengajak para siswi untuk menjadikan diri mereka sebagai sahabat karib (bestie).
“Anak-anakku semua jangan lupa mulai hari ini kita adalah bestie, jadi jangan malu dan sungkan jika mau curhat dan bertanya. Harus mau janji menjaga rapat privasi organ tubuhnya, harus terus sekolah tidak boleh putus sekolah dan menikah di usia dini.” Pesan Hj. Siti Faujiyah kepada para siswi.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Cegah Perkawinan Anak
Program PKK Bangsa ini difokuskan untuk mengedukasi generasi muda mengenai bahaya stunting yang salah satunya dapat dicegah melalui pemahaman kesehatan reproduksi remaja serta menghindari perkawinan di usia anak.
Suasana semakin interaktif ketika sesi tanya jawab dibuka. Seorang siswi kelas VIII, dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar hubungan remaja.
“Apakah boleh berpacaran, Bu?” Tanya siswi tersebut, yang langsung disambut riuh suasana.
“Boleh, tapi jika sudah cukup umurnya. Umur yang cukup yaitu saat seseorang sudah menjelang pernikahan. Perempuan hebat itu jika berani berkata ‘tidak’ pada semua hal yang merugikan dan meminta kita untuk membuka area privasi.” Jawab Hj. Siti Faujiyah dengan bijak.
Gemuruh Yel-Yel Semangat Generasi Muda
Menjelang akhir kegiatan, suasana kembali bersemangat ketika Ketua TP PKK Kota Batu bersama jajaran Dinas Kesehatan, dewan guru, dan seluruh siswi Estiba Juara (SMPN 03 Batu) bersama-sama mengumandangkan yel-yel penyemangat: “Saya Generasi Muda, Sehat, Cerdas, dan Bermartabat!”. (Murni Novida Wardany).








