spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaRais Aam PBNU Sambut Hangat Ulama dan Tokoh Palestina di Surabaya

    Rais Aam PBNU Sambut Hangat Ulama dan Tokoh Palestina di Surabaya

    Surabaya, kartanusa — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Miftachul Akhyar, menerima kunjungan silaturahmi para tokoh dan pimpinan keagamaan Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur. Dilansir dari laman resmi media sosial NU Online pada Ahad (27/09/2026).

    Rombongan delegasi Palestina tersebut dihadiri oleh Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan H.E. Dr. Mahmoud S.A. Al-Habash, Imam Besar Masjid Al-Aqsa H.E. Sheikh Mohammad A.M. Hussein, serta Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia H.E. Abdulfattah A.K. Al-Satar.

    Dalam penyambutannya, Kiai Miftachul Akhyar menyampaikan pesan penuh kehangatan dan kekeluargaan kepada para tamu kehormatan.

    “Selamat datang di rumah Anda sendiri dan di tengah saudara-saudara Anda.” Ujar Rais Aam PBNU saat menyapa rombongan.

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Miftachul Akhyar, menerima kunjungan silaturahmi para tokoh dan pimpinan keagamaan Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur

    Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antara ulama Indonesia dan Palestina. Di tengah suasana hangat, tambahnya, para tokoh saling berdialog membahas berbagai isu keumatan dalam upaya mewujudkan perdamaian di Palestina.

    “Di tengah suasana hangat, para tokoh saling berdialog membahas berbagai isu keumatan, kemanusiaan, pengembangan pendidikan, hingga upaya mewujudkan perdamaian di Palestina.” Ungkapnya.

    Di akhir momen silaturahmi, KH Miftachul Akhyar memanjatkan doa khusus untuk keselamatan bangsa dan rakyat Palestina, sekaligus memohon agar umat Islam kelak dapat menunaikan ibadah salat di Masjidil Aqsa.

    “Semoga keselamatan bangsa dan rakyat Palestina, agar umat Islam kelak dapat menunaikan ibadah salat di Masjidil Aqsa dalam keadaan merdeka dan mulia.” Pungkasnya.

    Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen dan kepedulian ulama Indonesia terhadap persaudaraan bangsa Indonesia dan Palestina yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. (Humas/Gus).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here