Jakarta, kartanusa – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghadiri undangan dari Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, bertempat di kantor Kementerian Dalam Negeri. Dilansir dari laman media sosial resmi Setkab RI, pada Kamis (08/01/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Dody Hanggodo, dan Kepala Staf Umum TNI selaku Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon serta dihadiri Sekjen setiap kementerian yang hadir.
Pertemuan tersebut adalah tindak lanjut cepat atas arahan Presiden yang menunjuk Mendagri selalu Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyampaikan bahwa tim sudah bekerja aktif dengan mengoordinasikan petugas yang sudah berada di lokasi bencana.
“Tim sudah bekerja aktif dengan mengoordinasikan petugas yang sudah berada di lokasi bencana serta menyempurnakannya dengan rencana cepat kedepan.” Ujar Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian.
Sementara itu, Seskab Teddy menyampaikan bahwa pemerintah sudah bekerja sangat cepat dan masif dalam 1 bulan pertama berdasarkan data dan fakta lapangan yang menunjukkan:
- 72 dari 78 jalan nasional sudah tersambung.
- 17 jembatan bailey besar sudah tersambung.
- 1.100 unit hunian sudah siap.
- Seluruh rumah sakit (87 unit) dan 860 puskesmas sudah melayani pasien.
- Sekolah, pasar dan kegiatan ekonomi telah berjalan secara berkala.
“Untuk itu, memasuki bulan kedua pada akhir Januari ini, percepatan dan perencanaan yang strategis akurat harus segera dieksekusi, terlebih dengan adanya Satgas ini.” Ujarnya.
Setelah menerima penugasan dari Presiden, Mendagri langsung mengontrol dan mengoordinasi pelaksanaan pemulihan keadaan sesuai rencana strategis yang telah dibuat. (Humas/Gus).







