Gresik, kartanusa – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wringinanom masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan. Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh jajaran Pengurus MUI Kabupaten Gresik, Camat dan Muspika Wringinanom di Aula Kecamatan Wringinanom. Ahad (18/01/2026).
Hadir dari Pengurus MUI Kabupaten Gresik di antaranya; Drs. KH. Nur Fakih dan Drs. KH. Awaludin. Keduanya hadir sebagai perwakilan MUI Kabupaten Gresik untuk mengukuhkan sekaligus memberikan arahan dan pembinaan kepada pengurus MUI Kecamatan Wringinanom yang baru. Kehadiran para ulama tersebut menjadi penegas sinergi antara MUI tingkat kabupaten dan kecamatan dalam menjalankan peran keumatan dan kebangsaan.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan MUI Kecamatan Wringinanom masa khidmat 2025–2030. SK kepengurusan tersebut dibacakan secara langsung oleh Drs. KH. Awaludin.
Dalam pembacaan SK, disampaikan struktur lengkap kepengurusan yang akan mengemban amanah organisasi selama lima tahun ke depan, mencakup unsur pimpinan, sekretaris, bendahara, serta komisi-komisi yang mendukung pelaksanaan program kerja MUI di tingkat kecamatan.
Setelah pembacaan SK, acara dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus yang ditandai dengan pengucapan ikrar dan doa. Para pengurus yang dikukuhkan menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga marwah ulama, serta berkomitmen memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Wringinanom yang majemuk.
Pada kesempatan tersebut, Drs. KH. Nur Fakih memberikan pembinaan kepada seluruh pengurus MUI Kecamatan Wringinanom. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran MUI sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah, yakni pelayan umat sekaligus mitra strategis pemerintah.
Menurutnya, MUI harus mampu menjadi penyejuk di tengah umat, memberikan tuntunan keagamaan yang moderat, serta responsif terhadap persoalan-persoalan keumatan yang berkembang di masyarakat.
KH. Nur Fakih juga mengingatkan agar MUI di tingkat kecamatan mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam, lembaga pendidikan, dan pemerintah setempat.
“Dengan sinergi yang baik, MUI diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menjaga kerukunan, meningkatkan pemahaman keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, serta menangkal paham-paham yang bertentangan dengan ajaran Islam dan nilai kebangsaan.” Ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan MUI Kecamatan Wringinanom masa khidmat 2025–2030 dapat menyusun program kerja yang realistis, menyentuh kebutuhan umat, serta selaras dengan kebijakan MUI Kabupaten Gresik.
“Program-program tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembinaan umat di tingkat akar rumput.” Imbuhnya.
Adapun susunan pengurus MUI Kecamatan Wringinanom masa khidmat 2025–2030 sebagaimana dibacakan dalam SK meliputi unsur pimpinan harian dan komisi-komisi sesuai bidang masing-masing.
Para pengurus yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang, organisasi kemasyarakatan, ulama dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap dakwah, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, MUI Kecamatan Wringinanom diharapkan semakin solid, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugasnya. MUI diharapkan mampu menjadi rujukan umat dalam persoalan keagamaan, sekaligus berperan aktif menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Wringinanom menuju kehidupan yang religius, damai, dan berkeadaban.
Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Wringinanom Masa Khidmat 2025 – 2030 sebagai berikut;
- Dewan Pertimbangan; Ketua Camat Wringinanom, Wakil Ketua; Drs. KH. Moh. Sholihan, KH. Ahmad Thohirin, SH., anggota; KH. Basori Tajib, KH. Abdul Jalil, M.Pd.I., KH. Fauzan Adim, SH, Kapolsek Wringinanom, Danramil Wringinanom, Kepala KUA Wringinanom, KH. Fahrurroji, M.Pd.I., dan Drs. H. Ridwan.
- Dewan Pimpinan Harian;
- Ketua; KH. Moh. Ali Ismail Mustofa, M.Pd.
- Wakil Ketua; H. Fadlulloh Firdaus, Ustadz Arrohman.
- Sekretaris; H. Imam Sujono, M.Si.
- Wakil Sekretaris; Ahmad Efendi, S.Pd.
- Bendahara; H. Jahidin, S.Pd.
- Wakil Bendahara; H. Shodikin.
- Komisi Pendidikan dan Dakwah; H. Mahfudz, S.Pd.I., Mohammad Khozin, Iskandar, S.Pd., dan Rahmat Syayid Syuhur, S.Pd., S.H.I., M.Pd.
- Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Umat; Nita Khomari, Wahyuni, S.Pd, I’anah Tholibin, S.Pd., Maisyaroh, S.Pd. (Rahmat Syayid Syuhur).







