Berhala, kartanusa – Dispen Kormar TNI Angkatan Laut Pulau Berhala. Pulau Berhala merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di perairan Selat Malaka, Provinsi Sumatera Utara, dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Posisi strategis tersebut menjadikan Pulau Berhala sebagai salah satu titik dasar kedaulatan negara yang memiliki arti penting dalam sistem pertahanan maritim nasional.
Selain itu, pulau ini berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yang padat, sehingga keberadaannya dijaga secara konsisten oleh Prajurit Petarung Marinir TNI Angkatan Laut. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Marinir TNI Angkatan Laut pada Senin (23/02/2026).
Dalam rangka memastikan keamanan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Prajurit Petarung Marinir dari Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pam Puter) Pulau Berhala melaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan, kegiatan diawali dengan siaga fajar sebagai bentuk kesiapsiagaan awal dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi di wilayah pulau terluar tersebut.
Di bulan suci Ramadhan, dipimpin langsung Komandan Pos Lettu Marinir Eko Kurniawan, Prajurit Petarung Marinir melaksanakan patroli sektor dengan menyisir titik-titik strategis di daratan maupun pesisir pantai guna memastikan tidak terdapat aktivitas ilegal, pelanggaran wilayah, maupun pergerakan kapal mencurigakan di sekitar perairan.
“Meski menjalankan ibadah puasa dan bertugas jauh dari keluarga, para prajurit tetap menunjukkan profesionalisme serta kesiapsiagaan tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.” Ujarnya penuh semangat.
Menjelang petang, lanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan siaga senja sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika situasi malam hari, disertai pembinaan fisik guna menjaga kebugaran dan kesiapan prajurit selama penugasan.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara terencana, disiplin, dan penuh tanggung jawab sebagai bentuk komitmen nyata Prajurit Petarung Marinir dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Pungkasnya.
Kehadiran Satgas Marinir di pulau-pulau terluar maupun perbatasan di Blok Ambalat memiliki aspek strategis sebagai kekuatan pertahanan maritim. (Humas/Gus).







