Surabaya, kartanusa – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar kuat dari warga RT 06 RW 03 Dupak Bandarejo, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Pada Minggu sore (1/3/2026), puluhan ibu-ibu PKK, bapak-bapak, hingga pemuda Karang Taruna turun ke jalan untuk menggelar aksi sosial “Takjil On The Road“.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Jalan Demak ini menyasar para pengguna jalan yang tengah menanti waktu berbuka puasa. Sebanyak 1.125 paket takjil ludes dibagikan hanya dalam waktu kurang dari 20 menit kepada pengemudi ojek online, pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki.
Penerapan Nyata Nilai Luhur Pancasila
Aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata dari sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” serta “Persatuan Indonesia“. Ketua RT 06, H. Sutikno, S.Sos, M.H., mendampingi langsung jalannya kegiatan yang telah dipersiapkan sejak siang hari di Pos RT 06.
Menariknya, seluruh pembiayaan 1.125 paket takjil—yang masing-masing berisi dua jenis kue dan air mineral—berasal dari donasi sukarela kolektif warga. Hal ini menjadi bukti sahih betapa kuatnya kerukunan dan rasa kepemilikan antar-tetangga di wilayah tersebut.

Kekuatan Sedekah Berjamaah
Ketua PKK RT 06 Dupak Bandarejo, Hj. Nur Wahyu Widayati, S.E., mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kekompakan warga yang luar biasa.
”Kami sangat bersyukur atas dukungan seluruh warga. Sedekah itu tidak harus besar, yang penting ikhlas dan dilakukan bersama-sama. Kebersamaan inilah yang membuat kita mampu menyiapkan ribuan paket hari ini,” ujarnya.
Apresiasi dari Berbagai Pihak
Kondisi Jalan Demak yang padat saat jam pulang kerja membuat kehadiran para warga RT 06 sangat membantu masyarakat. Ketertiban selama pembagian berlangsung juga mendapat apresiasi dari Ketua RW 03 Dupak Bandarejo, Bapak Warsono, serta para pengguna jalan yang merasa terbantu.
Selain menjadi ladang pahala di bulan suci Ramadhan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat kerukunan antar warga. Tradisi berbagi ini diharapkan dapat terus lestari dan menjadi inspirasi bagi lingkungan-lingkungan lain di Kota Surabaya untuk terus menebar kebaikan. (Yuda)







