spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaSpemma Pucang Surabaya Ikuti Asesmen Sains 2026 sebagai Langkah Penguatan Literasi dan...

    Spemma Pucang Surabaya Ikuti Asesmen Sains 2026 sebagai Langkah Penguatan Literasi dan Numerasi

    Surabaya, kartanusa — Seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya dengan antusias mengikuti Asesmen Sains 2026: Road to Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) 8.

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang Surabaya ini dilaksanakan pada Selasa (28/07/2026) sebagai bagian dari langkah strategis sekolah dalam memperkuat kemampuan literasi dan numerasi murid sekaligus mempersiapkan diri menghadapi ajang KSNR.

    Dalam pelaksanaannya, para murid dihadapkan pada soal-soal berbasis penalaran tingkat tinggi. Soal-soal tersebut dirancang khusus untuk menuntut kemampuan berpikir kritis, ketelitian dalam menganalisis informasi, serta keahlian mengaitkan konsep sains dan matematika dengan fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    “Melalui kegiatan ini, sekolah dapat memetakan kemampuan murid sekaligus membiasakan mereka menghadapi tipe soal yang menekankan proses bernalar, bukan sekadar hafalan.” Ujar Sedyo Utomo, S.Pd., Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan Spemma Pucang Surabaya.

    Bukan Sekadar Kompetisi, Melainkan Pembinaan Akademik

    Bagi Spemma, lanjut Ustadz Tomo, panggilan akrabnya, keikutsertaan dalam asesmen ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar berkompetisi. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan akademik berkelanjutan.

    “Tujuannya adalah membekali murid dengan fondasi literasi dan numerasi yang kuat, dua kompetensi esensial yang menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern maupun berbagai ajang kompetisi di masa depan.” Ungkap Ustadz Tomo, yang juga sebagai guru senior mata pelajaran Matematika di Spemma Pucang Surabaya ini.

    Menurutnya, rekam jejak Spemma Pucang Surabaya dalam ajang KSNR terbilang gemilang. Sekolah ini telah beberapa kali mencatatkan prestasi membanggakan dengan memboyong medali emas, perak, dan perunggu.

    “Tradisi prestasi ini tentu menjadi pelecut semangat bagi para murid angkatan tahun ini untuk memberikan usaha dan hasil terbaik pada penyelenggaraan KSNR ke-8.” Pungkasnya.

    Membangun Budaya Berpikir Kritis

    Senada dengan itu, dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Atika Ratnasari, S.Pd., Gurus mata pelajaran Matematika Spemma Pucang Surabaya menyampaikan bahwa dengan persiapan yang matang, pendampingan intensif dari para guru, serta motivasi belajar yang tinggi, keluarga besar Spemma optimis dapat kembali menorehkan prestasi membanggakan dan mengharumkan nama sekolah lewat perolehan medali Gold, Silver, dan Bronze.

    “Lebih dari sekadar perolehan medali, keikutsertaan dalam Asesmen Sains 2026 ini diharapkan mampu menanamkan budaya berpikir kritis, rasa ingin tahu yang tinggi, serta semangat pembelajar sejati yang akan terus bermanfaat bagi para murid hingga masa mendatang.” Pungkas Ustadzah Atika, panggilan akrabnya, guru prestasi peraih penghargaan Juara Penulis Opini pada program Guru Menulis Jawa Pos. (Humas/Atika).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here