spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaInspirasi Kehidupan: Sabar Kunci Kemenangan, Jangan Mudah Terpancing

    Inspirasi Kehidupan: Sabar Kunci Kemenangan, Jangan Mudah Terpancing

    Inspirasi Kehidupan: Sabar Kunci Kemenangan, Jangan Mudah Terpancing

    Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

    (Pimpinan Redaksi Kabar Berita Nusantara)

    Refleksi Kegagalan Timnas Indonesia di Ajang ASEAN Hyundai Cup 2026, Jum’at (07/08/2026).

    Perjalanan Timnas Indonesia di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 harus terhenti di fase grup. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura.

    Bertanding dalam laga pamungkas Grup A pada Jumat, 7 Agustus 2026, Indonesia sebenarnya sempat berada di jalur positif ketika Ragnar Oratmangoen mencetak gol cepat saat paruh kedua baru berjalan (menit ke-47).

    “Namun, Singapura mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat aksi Ilhan Fandi pada menit ke-66, pasca drama VAR dan kartu merah yang dianulir oleh wasit”

    Ketegangan memuncak di babak kedua ketika wasit sempat mengeluarkan keputusan penting yang melibatkan tinjauan Video Assistant Referee (VAR) pada menit ke-62. Sebuah potensi kartu merah yang sempat mengancam jalannya laga akhirnya dianulir (var cancelled) setelah pengecakan ulang monitor VAR.

    Kendati demikian, tambahan kartu kuning bagi beberapa pemain seperti Ivar Jenner, Mitchell Baker, Marc Klok, hingga Tim Geypens mewarnai ketatnya sisa waktu pertandingan.

    Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil imbang ini membuat Indonesia gagal mengamankan tiket menuju babak semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.

    “Seberat apapun tekanan dan ujian yang kita hadapi, tetaplah tenang dan selesaikan dengan pikiran jernih. Kalau perlu ambil nafas panjang, atau berwudhu, kemudian ambil hikmah terbaiknya. Kita tidak perlu terpancing oleh keadaan atau provokasi siapa pun, sebab itu justru merugikan diri sendiri. Tetaplah sabar sehingga tetap jernih dalam berpikir dan bijaksana dalam memutuskan”

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here