Jakarta, kartanusa — Turnamen pramusim bergengsi Piala Presiden 2026 resmi berakhir dengan sukses besar. Persebaya Surabaya keluar sebagai juara setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif dan menghibur para pecinta sepak bola Tanah Air. Dilansir dari laman resmi media sosial pribadi milik Erick Thohir, Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia pada Kamis (06/08/2026).
Kesuksesan penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Perhatian khusus disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, atas dukungan penuh dan komitmen kuatnya terhadap kemajuan serta transformasi sepak bola Indonesia.
Apresiasi serupa juga diberikan kepada Maruarar Sirait, jajaran pemerintah daerah selaku tuan rumah yang meliputi Bandung, Surabaya, dan Bali, serta seluruh panitia dan pihak yang berkolaborasi dalam menyukseskan turnamen dari awal hingga laga final.
Ajang Kolaborasi Klub Domestik dan Internasional
Piala Presiden 2026 menghadirkan warna tersendiri dengan melibatkan 8 klub partisipan dari dalam dan luar negeri, yang menampilkan persaingan tingkat tinggi:
- Klub Indonesia: Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Arema FC.
- Klub Internasional: Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam).
“Kehadiran klub-klub asal Asia Tenggara ini tidak hanya meningkatkan kualitas pertandingan, tetapi juga mempererat hubungan diplomasi olahraga antarnegara kawasan.” Ujar Erick Thohir yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia ini.
Sepak Bola sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
Erick Thohir menegaskan bahwa kejuaraan ini lebih dari sekadar ajang unjuk gigi prestasi di lapangan hijau, Piala Presiden 2026 kembali membuktikan peran strategis sepak bola sebagai katalisator ekonomi. Menurutnya, turnamen ini juga terbukti mampu menggerakkan sektor UMKM, menghidupkan perekonomian daerah di kota-kota tuan rumah, serta menyatukan masyarakat lintas pendukung dalam semangat sportivitas.
“Dengan berakhirnya edisi tahun ini, suporter sepak bola Indonesia kini menantikan kembalinya turnamen kebanggaan nasional ini. Sampai jumpa di Piala Presiden selanjutnya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).








