Gresik, kartanusa — Dalam upaya menguatkan sinergi dan mutu pendidikan antarlembaga, Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menggelar kegiatan silaturahmi dan studi tiru inspiratif ke SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas), pada Rabu (12/08/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan bahwa kegiatan strategis ini dirancang untuk saling memperkaya tata kelola, inovasi kurikulum, serta manajemen sekolah unggulan di lingkungan Muhammadiyah.
“Sebagai dua institusi pendidikan yang sama-sama dikenal memiliki segudang prestasi, kolaborasi ini berfokus pada pertukaran praktik baik (best practices) guna melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter Islami.” Tutur Ustadz Misbach, panggilan akrabnya.
Pilar Utama Studi Tiru Spemma dan Spemdalas
Ustadz Misbach dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa kunjungan inspiratif ini difokuskan pada beberapa aspek krusial dalam pengembangan mutu sekolah modern:
Pertama, Penguatan Tata Kelola Lembaga: Spemma dan Spemdalas mendalami efektivitas sistem manajemen sekolah, tata kelola sumber daya manusia (SDM), serta metode pembinaan karakter siswa secara komprehensif.
Kedua, Pengembangan Kurikulum & Inovasi Pembelajaran: Sesi diskusi mendalam membahas penerapan kurikulum berbasis digital, pengelolaan kelas program khusus (seperti kelas internasional dan sains), serta metode pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa.
Ketiga, Manajemen Ekstrakurikuler & Prestasi: Kedua belah pihak menganalisis strategi pengkaderan dan pembinaan prestasi siswa, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni.
Keempat, Sinergi Antarsekolah Muhammadiyah: Kegiatan ini sekaligus mengukuhkan semangat persaudaraan dan spirit ta’awun (saling menolong) demi kemajuan pendidikan Muhammadiyah secara kolektif.
Dampak Positif dan Nilai Inspiratif
Menurutnya Ustadz Misbach, pertemuan kedua sekolah unggulan ini diyakini mampu memberikan dampak jangka panjang yang signifikan bagi kemajuan institusi masing-masing:
“Melalui kunjungan ini, kedua sekolah tidak hanya mempererat tali silaturrahim, tetapi juga membuktikan komitmen bersama dalam melahirkan generasi unggul, berkarakter Islami, dan siap bersaing di era global.” Tegasnya.
Ustadz Misbach juga menyampaikan bahwa ada 3 penting dari pertemuan tersebut, yakni: Pertama, Adaptasi Pembelajaran Bernilai Tambah: Spemma dapat menyerap berbagai inovasi relevan dari Spemdalas untuk diaplikasikan di lingkungan sekolah, begitu pula sebaliknya.
Kedua, Penguatan Budaya Mutu: Mendorong proses evaluasi diri secara konstruktif demi mendongkrak standar mutu pendidikan di kedua belah pihak.
“Terakhir, jejak kolaborasi berkelanjutan, membuka peluang kerja sama lanjutan antar-guru, program pertukaran pelajar, hingga penyelenggaraan ajang kompetisi bersama di masa mendatang.” Pungkasnya. (Humas/Gus).








