spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 195

    Pelepasan Siswa Kelas B TK ABA 5 Dau Kabupaten Malang Berlangsung Penuh Kekhidmatan

    0

    Malang, kartanusa – Pelepasan kelompok B dan penerimaan laporan hasil belajar siswa TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 5 (TK ABA 5) Dau berlangsung pada hari Kamis, 20 Juni 2024. Sekolah yang terletak di Jalan Margo Basuki No.25 A, Kecamatan Dau Kabupaten Malang dilaksanakan dengan sederhana tapi berkesan cukup meriah ini meluluskan empat puluh peserta didik di tahun ajaran 2023/2024.

    Acara pembukaan dimulai dengan pembacaan surat Al-Qadr ayat 1-5 yang dibacakan oleh Fatih Arsenio Widiyanto dari kelas B2 dan diterjemahkan oleh Achmad Ziyad Ali Assyafii dari kelas B2.

    Beberapa peserta didik dari kelas A juga mengisi acara dengan menampilkan hasil kegiatan ekstrakurikuler seperti Tari Kelinci yang ditampilkan oleh Zahra, Kia, Farin dan Rifa. Tari Pitik Walik yang ditampilkan oleh Rara, Ara, Nara dan Vira. Tari Gajah Melin yang ditampilkan oleh Allsya, Ifa, Nadia dan Fathina.

    Bunda Sumarmi, S.Pd selaku Kepala TK ABA 5 Dau menyampaikan dalam sambutannya meskipun acara pelepasan kelompok B kali ini dilaksanakan dengan sederhana tapi mudah-mudahan berkesan luar biasa di hati anak-anak peserta didik TK ABA 5 Dau sampai di kemudian hari. Ibu-ibu guru adalah orang-orang biasa tetapi selalu ingin memberikan yang terbaik untuk peserta didiknya.

    “Selaku Kepala Sekolah juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wali murid yang senantiasa membantu dan mendukung semua kegiatan sekolah.” Tuturnya.

    Dia menjelaskan rangkaian acara pada pelepasan kelompok B dan penerimaan laporan hasil belajar siswa TK ABA 5 Dau yaitu pemberian piala kepada peserta didik.

    Pemberian SKTB secara simbolik yang langsung diberikan kepala TK ABA 5 Dau, Kab. Malang kepada peserta didik

    “Siswa terbaik dan berprestasi tahun ini diberikan kepada Fatih Arsenio Widiyanto dari kelas B2”. Ujarnya

    Selanjutnya acara pemberian tumpeng dari paguyuban ke sekolah, yang diberikan kepada kepala sekolah sebagai ucapan syukur dan terima kasih. Dan juga pemberian hadiah berupa cinderamata dari paguyuban ke sekolah dan ibu guru sebagai kenang-kenangan.

    “Acara yang ditunggu-tunggu yaitu prosesi wisuda dengan diberikan SKTB secara simbolik dari Kepala Sekolah kepada peserta didik kelas B.” Ungkapnya

    Acara terakhir, peserta didik menyanyi bersama-sama lagu berjudul Rek Ayo Rek,  semua terlihat begitu ceria di awal lagu dan terharu saat menyanyikan lagu penutup berjudul Hymne Guru.

    “Semoga anak-anak lulusan TK ABA 5 Dau Kabupaten Malang dimudahkan dalam menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi dan selalu menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah”. Tandasnya

    Perwakikan walimurid, Riza Amalia, S.Psi, M.Si. juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa usia Golden Age adalah saatnya untuk membentuk karakter anak.

    “Seperti belajar berorganisasi, disiplin dan mandiri. Banyak kegiatan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar sekolah”. Ujarnya

    Dia juga menjelaskan bahwa anak-anak belajar banyak hal dengan melihat sendiri secara langsung setelah diberikan materinya di dalam kelas.

    “Kami ucapkan terimakasih juga kepada Ibu Guru karena telah memberikan semua ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak selama bersekolah di TK ABA 5 Dau.” Tambahnya. (Murni)

    Pesan Motivasi Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya Pada Wisuda Purna Siswa Ke IX SDM 24 Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya hadir memberikan motivasi kelulusan pada Wisuda Purna Siswa Ke IX Sekolah Karakter SD Muhammadiyah Surabaya. Acara dilaksanakan di Aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

    Mengawali sambutan motivasinya, Ustadz Drs. Ranu Wasisto, MM menyapa anak-anak yang diwisuda tentang kebanggaannya terhadap Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Ia juga mengingatkan kepada anak-anak hebat, Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya bahwa ke depan akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat, lebih besar setelah lulus.

    “Akan muda menghadapi semua tantangan yang ada, dengan bekal yang telah diberikan oleh ustadz-ustadzah selama 6 tahun di SDM 24 Surabaya.” Ujarnya

    Dia juga mengajak kepada wali murid untuk senantiasa bersyukur dan berbangga, karena menyekolahkan anak-anaknya di SDM 24 Surabaya mempunyai motto atau brand Karakter.

    “Bapak-Ibu sekalian tidak akan rugi, sebab peletakan dasar agama dengan karakter yang kuat, menjadi pembeda dengan sekolah lainnya. Ini bagian dari melanjutkan misi Rasulullah SAW dalam merubah, menyempurnakan akhlak.” Ungkapnya

    Dia juga mengingatkan bahwa keunggulan dan kemampuan yang ada tentang hafidz dan karakter, maka jangan pernah melupakan almamaternya. Jaga nama baik almamater Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya di manapun berada.

    “Terakhir, di jenjang berikutnya bisa jadi kultur budayanya berbeda, lingkungan berbeda, jangan sampai salah dalam memilih sekolah untuk anak-anak kita. Sekolah Muhammadiyah adalah pilihan yang tepat”. Tandasnya (Sal)

    Bendahara PDM Kota Surabaya, Ungkap Jejak Penerus KH. Mas Mansur Pada Wisuda Purna Siswa Ke IX SDM 24 Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya ungkap jejak penerus KH. Mas Mansur, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode awal, asli Sidoresmo Wonokromo Surabaya.

    Dalam perjalanan dakwah Masjid Al-Mufidah dan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya terdapat sumbangsih dari keluarga KH. Mas Mansur dari awal perjuangan sampai hari ini.

    Mengawali sambutannya, Bendahara PDM Kota Surabaya Ustadz Musa Abdullah menyampaikan permohonan doa kepada semua yang hadir, untuk Ketua PCM Wonokromo yang sedang melaksanakan ibadah haji 1445 H bersama KBIHU PDM Kota Surabaya.

    “Dr. Arfan Fahmi Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo adalah salah satu cucu KH. Mas Mansur, yang sampai hari membersamai perjuangan dakwah Muhammadiyah Wonokromo, melanjutkan misi KH. Mas Mansur.” Ujarnya

    Dia kemudian mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar KH. Mas Mansur yang terus merawat semangat dakwah dan jalinan silaturrahim dengan Muhammadiyah.

    Dia menjelaskan bahwa bagaimana cerita perjuangan Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya masa lalu. PDM Surabaya berusaha membantu merayu keluarga pemilik rumah (Ustadz Fahmi salah ahli faris) yang notabene masih keturunan KH. Mas Mansur untuk menjual ke SDM 24 Surabaya dengan pembayaran secara bertahap alias kekeluargaan.

    “Selain itu, peran wali murid yang hebat yang mampu kolaborasi sehingga bisa terbangun dan berkembang dengan baik. Sekolah (baik itu guru-karyawan, siswa, wali murid, warga lingkungan sekolah), majelis, persyarikatan bisa bersinergi maka akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa.” Ungkapnya

    Siswa Berprestasi dan Wisudawan Terbaik Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya

    Dia menambahkan PCM Wonokromo hari ini sudah melakukan lompatan yang sangat luar biasa dengan program dan komposisi pimpinan yang enerjik dan visioner. Kemudian dilanjutkan dengan membaca pantun motivasi yang ditujukan kepada anak-anak yang telah diwisuda.

    “Kami mengingatkan tentang pesan KH. Ahmad Dahlan bahwa pendidikan harus berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Sampai-sampai Albert Einstein berpesan khusus tentang agama; Ilmu pengetahuan tanpa agama timpang, agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta.” Terangnya

    Ia lantas menegaskan bahwa Ini bagian dari usaha Muhammadiyah untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanah di Pembukaan UUD 1945.

    “Terakhir, Ikhlaslah dalam mengabdi, untuk mewujudkan generasi penerus Nabi Muhammad SAW”. Tandasnya (BMR)

    Bendahara PCM Wonokromo Ungkap Historis Sekolah Karakter Pada Wisuda Purna Siswa Ke IX SDM 24 Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo mengungkapkan historis Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Pada Wisuda Purna Siswa Ke IX di Aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

    Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya memasuki usia emas yaitu 46 tahun (9 Maret 1978-9 Maret 2024). Sekolah yang dulu sepi peminat, walaupun digratiskan, dengan kelas yang kecil, dan lingkungan yang sering banjir, bahkan pernah diminta untuk marger dengan sekolah lain. Motivasi untuk bangkit dari kenyataan, Sekolah The Sister School (brand lama) menjadi Sekolah Karakter, brand yang melekat, membawa banyak keberkahan dan prestasi.

    Dalam sambutannya, Bendahara PCM Wonokromo Ustadz Muriansa, A.Md menyampaikan bahwa Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya berkembang dengan begitu cepatnya,

    “Kalau tidak salah 8 tahun yang lalu, saya kebetulan wali murid, wisuda dilaksanakan dengan kesederhanaan, tidak seperti saat ini, yang sudah berkembang pesat. Gedungnya megah yang diberi nama “The Islamic Building” (TIB), muridnya sudah 450, kalau acara sudah ditempat yang lebih representasi, termasuk wisuda kali ini di Aula KH. Mas Mansur PWM Jawa Timur.” Ujarnya

    Foto Bersama Siswa-siswi Kelas VI Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Setelah diwisuda

    Dia menjelaskan Sekolah Karakter ini, dulunya dipandang sebelah mata, tetapi sekarang menjadi unggulan, bahkan peminatnya sudah luar biasa, sampai inden. Sekolah yang istiqomah dengan brand Karakter, menjadi warna tersendiri, yang menjadi pembeda dengan lainnya. Ia juga mengingatkan untuk tidak lupa dengan tageline Sekolah Karakter; Berkarakter, Berprestasi, Mendunia.

    “Pesan yang sama dengan Ustadz Fahmi, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, anak-anak seyogyanya melanjutkan ke Sekolah Muhammadiyah. Program sudah berkesinambungan sehingga bisa menjaga, merawat apa yang sudah didapatkan ketika di SDM 24 Surabaya.” Tutur pria yang suka menaiki gunung.

    Dia memberi informasi bahwa dilingkungan PCM Wonokromo terdapat Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya.

    “Terakhir, Kami berharap anak-anak hebat tetap semangat dalam belajar, perjuangan masih panjang. Tidak muda untuk melewatinya, butuh niat yang kuat dan istiqomah. Ibarat seperti menghendaki gunung, ada tantangan yang harus dilalui di setiap pos yang ada.” Tandasnya (Sal)

    Ini Pesan Inspiratif Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Pada Wisuda Purna Siswa Ke IX SDM 24 Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya gelar Wisuda Purna Siswa Ke IX di Aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Kegiatan diikuti oleh 67 siswa kelas VI Sekolah Karakter dengan penuh kekhidmatan dan keharuan. Sabtu (15/6/2024)

    Sejumlah tokoh Muhammadiyah dari Cabang hingga Daerah menghadiri acara tersebut. Ustadz Musa Abdullah Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Drs. Ranu Warsisto, MM Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Bapak Muriansa, A.Md Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo.

    Hadir juga Ustadz Dr. Arfan Fahmi Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, Ustadz Tohari Ketua Takmir Masjid Al-Mufidah, dan Bunda Indarsyah Chalifatiyanti, M.Psi Ketua Komite Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    Mengawali sambutannya Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadz Dr. Arfan Fahmi mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT dan ucapan terimakasih telah ikut menyukseskan acara wisuda Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya.

    “Sudah 6 tahun anak-anak hebat mendapatkan pendidikan karakter, mulai dari sikap jujur, disiplin, adil, kepedulian sosial dan lain-lain, yang mestinya menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya

    Dia menjelaskan karakter itu nampak dalam perilaku sehari-hari yang tidak bisa direkayasa. Berbeda dengan kemampuan akademik, kalau materinya lupa, kita bisa buka kembali untuk mempelajarinya.

    “Sedangkan karakter kalau lupa, tidak bisa membuka materi, karena itu adalah pembiasan diri, yang dilakukan setiap hari.” Imbuhnya

    Siswa-siswi Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya yang mengikuti wisuda

    Pesan Kepada Anak-anak dan Wali Murid

    Pertama, Kami berpesan kepada anak-anak hebat, bahwa anak-anak memasuki dunia baru, pasti ada kejutan-kejutan. Di level berikutnya tantangan pasti berbeda; mulai lingkungan, kultur budaya dan level materi yang juga berbeda. Apakah masih bisa mempertahankan karakter yang sudah didapatkan selama 6 tahun di Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    Kedua, Bagi wali murid, kami mohon maaf dan terimakasih atas amanahnya, selama 6 tahun membersamai anak-anak di Sekolah Karakter. Kami selalu dikdasmen selalu melakukan monitoring untuk menjaga kualitas layanan di sekolah Muhammadiyah Wonokromo.

    “Karakter, Ibadah dan hafalan yang sudah didapatkan selama 6 tahun harus dijaga. Berdasarkan pengalaman, mengawali muda, lebih sulit merawatnya, maka pilihlah sekolah yang bisa merawatnya”. Ujarnya

    Dia menjelaskan bahwa Sekolah Muhammadiyah telah didesain dengan model pembelajaran yang berkesinambungan.

    “Selamat kepada anak-anak dan wali murid yang telah di wisuda, semoga bermanfaat dan menjadi amal baik bagi kita semua, termasuk bagi ustadz-ustadzah.” Tandasnya (Boy)

    Ini Rangkaian Kegiatan Idul Adha 1445 H Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan menyampaikan Idul Adha 1445 H. Kegiatan mulai dari pelaksanaan sholat Idul Adha, Kajian Rutin Ahad Pagi menjelang Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban.

    Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I menyampaikan bahwa kegiatan dalam rangkaian Idul Adha 1445 H berjalan lancar dan sukses. Tak lupa menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut; Ustadz Prof. Dr. Zaenudin MZ, LC penceramah Kajian Rutin Ahad Pagi dengan materi Kajian Hadits, Imam dan Khatib Sholat Idul Adha 1445 H, PRM se-Wonokromo; Jagir, Jagir Mulyo, Darmo dan Wonokromo.

    Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Wonokromo; SDM 6, SDM 7, SDM 24, SMPM 4, SMAM 3, para donatur yang telah mengamanahkan hewan qurbannya.

    “Semoga semua kebaikan ini, dibalas oleh Allah SWT dengan sesuatu yang lebih baik, Aamiin”. Ujarnya

    Salah satu tempat pelaksanaan sholat Idul Adha 1445 H di lapangan futsal Jl. Ubi

    Dia menyampaikan bahwa sholat Idul Adha 1445 H dilaksanakan di dua lokasi, yaitu :

    Pertama, Sepanjang Jl. Ketintang No 45 Surabaya yang dilaksanakan oleh Takmir Masjid Al-Mufidah dan PRM Wonokromo dengan penceramah Ustadz Moksin Pattimura, M.Th.I.

    Kedua, Lapangan futsal Jl. Ubi Lapangan yang dilaksanakan oleh Takmir Masjid Syuhada dan PRM Jagir Mulyo dengan penceramah Ustadz Abdul Hadi, S.Pd.I.

    “Sedangkan perolehan hewan qurban di lingkungan PCM Wonokromo berjumlah 19 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Hewan ini akan disembelih pada hari selasa, 18 Juni 2024 di tempat masing-masing”. Tutur Salman yang juga Bendahara Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur.

    Hewan qurban di komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya

    Ada rincian perolehan hewan qurban dilingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo sebagai berikut:

    A. Sekolah Muhammadiyah

    1. SMAM 3 : sapi 3 kambing 0

    2. SMPM 4 : sapi 2 kambing 1

    3. SDM 6 : sapi 1 kambing 5

    4. SDM 7 : sapi 2 kambing 2

    5. SDM 24 : sapi 1 kambing 5

    Jumlah : sapi 9 kambing 13

    B. Masjid Muhammadiyah

    1. Al-Mufidah : sapi 9 kambing 6

    2. Syuhada : sapi 1 kambing 4

    Jumlah : sapi 10 kambing 10

    “Total secara keseluruhan 19 ekor sapi dan 23 kambing yang sudah kami laporkan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.” Tandasnya (Gus)

    Asyiknya Pawai Ta’aruf Bersama MIM 11 dan TK Ar-Rohman Kesamben Jombang

    0

    Jombang, kartanusa – Madrasah Juara MI Muhammadiyah 11 Kesamben Jombang gelar pawai ta’aruf dalam rangka menyambut tahun ajaran baru tahun 2024-2025 dan menutup tahun ajaran 2023-2024. Kegiatan kolaborasi RA Ar Rohman dan MI Muhammadiyah (MIM) 11 Kesamben Jombang berlangsung penuh dengan keceriaan dan antusiasme seluruh warga sekolah dan masyarakat.

    Kepala Madrasah MI Muhammadiyah (MIM) 11 Kesamben Jombang, Ustadzah Tuvi Budiana, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar berjalan lancar dan sukses. Semangat warga sekolah dan masyarakat memenuhi jalan, membawa keceriaan dan antusiasme yang luar biasa. Jum’at (14/06/2024)

    Dia pun menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT dimana kegiatan Pawai Ta’aruf Bersama, yang merupakan kolaborasi antara RA Ar-Rohman dan MI Muhammadiyah 11 Kesamben Jombang berjalan dengan lancar.

    “Kegiatan diiringi dengan drumband asal sekolah keduanya, sehingga semakin meriah. Acara dibuka oleh Ibu Tita Anogowardani, S.Pd., selaku perwakilan dari tuan rumah Yayasan Ar-Rohman”. Ujarnya

    “Semoga kegiatan bersama ini, sinergi antara RA dan MI dapat terjalin lebih erat kedepannya.” Imbuhnya

    Keseruan acara pawai ta’aruf bersama MIM 11 dan TK Ar-Rohman

    Tampilan kader-kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari SMP Muhammadiyah 4 Kedungbetik Kesamben Jombang yang dibina langsung oleh kak Alvin dan Alwi turut serta memeriahkan acara.

    Ia menjelaskan bahwa kerja sama yang erat, koordinasi yang indah, serta kekompakan yang solid membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci kesuksesan.

    “Kegiatan ini tidak hanya memupuk keterampilan, juga memupuk rasa persaudaraan serta menumbuhkan rasa percaya diri pada setiap peserta. Sungguh satu momen yang pantas diabadikan dan dikenang sebagai prestasi membanggakan”. Tandasnya (Tuvi)

    Serunya Tukar Kado setelah Nonton Bareng Film Drama Edisi Perpisahan Kelas VI SD MUSIX

    0

    Surabaya, kartanusa – Film Make Millions Before Grandma Dies menjadi pilihan nonton bareng para siswa kelas 6-A Al-Hayyu SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya di Culture Great Vital (CGV) Maspion Square Margorejo Surabaya sebelum tukar kado. Sabtu (15/06/2024)

    Para siswa kelas VI-B Al-Hayyu SD Musix telah sepakat berkumpul di CGV Maspion Square pukul 10.30, tetapi 30 menit menjelang, mereka sudah banyak yang datang. Pasalnya, hari itu mereka ada acara nonton bereng bersama guru, siswa, dan wali murid.

    Tepat pukul 11.00 para siswa telah semua telah berkumpul di gedung 3, kecuali para guru yang terlambat karena harus menghadiri pernikahan salah satu guru SD Musix. Mereka akan nonton film dari Negeri Gajah Putih yang bertitel Make Millions Before Grandma Dies (Hasilkan Jutaan Sebelum Nenek Meninggal). Durasi film drama karya Pat Boonnitipat ini kurang lebih dua jam.

    Para penonton tampak menikmati alur ceritanya. Terbukti mereka tampak tertawa pada saat ada adegan lucu, dan teriak wow! ketika ada adegan yang menjengkelkan. Setelah film drama ini selesai anak-anak foto bareng sebelum meninggalkan gedung.

    “Baiklah anak-anak, setelah ini kita akan menunaikan ibadah sholat Dhuhur berjamah. Setelah itu kita sama-sama menuju outlet Ricis untuk makan siang dan gathring” Kata Dewi Septian orang tua Muhammad Rayyan Abrisam Mubarrak

    “Siap Bunda!” Jawab anak-anak serempak. Selanjutnya, mereka menuju mushola yang tempatnya tidak jauh dari gedung bioskop.

    “Anak-anak silakan kado yang telah kalian bawa disiapkan” Kata Dewi. Selanjutnya dia menghampiri satu persatu siswa untuk mengambil kado-kado yang telah disiapkan dari rumah. Agar kado yang diterima seimbang maka panitia menentukan besaran nominal kurang lebih Rp 20.000.

    “Anak-anak, nanti kalian akan menerima kado sesuai dengan nomor yang tertera pada nomor yang kalian terima.” Seru Khusnul Khotimah, sambil berjalan mendatangi anak-satu persatu membagikan nomor undian.

    Pengarahan dari Ustadz sebelum acara dimulai

    “Silakan bagi nomornya yang dipanggil bisa langsung maju untuk mengambil kado yang ada di meja, dan harus langsung di buka”. Imbuhnya

    Satu demi satu dari dua puluh dua anak ini mengambil kado sesuai dengan nomor yang diterimanya. Berbagai ekspresi ditunjukkan anak-anak. Ada yang senang ada juga yang merasa kecewa.
    “Noval kamu dapat apa?” Seru Muhammad Qory Furqon Mahbuby (Boby)

    “Ini, saya dapat ini !” Jawab Mohammad Noval Airlangga sambil menunjukkan baju setelan wanita warna atasan putih dan warna bawahan Coklat. Disambut meria teman-tamannya.

    “Hayo Fal, dipakai !” Seru salah satu temannya disambut ketawa teman-temanya.

    “Kalau kamu dapat apa Buby!” Tanya balik Noval. Tanpa berkata-kata Buby hanya menunjukkan kado dalan box warna pink.

    “Hayo, dibuka !” Seru teman-temannya. Akhirnya Buby Pun membuka kadonya dan ternyata isinya jam meja karakter love warna pink.

    Berbagai ekspresi anak-anak yang akan meninggalkan bangku SD ini menjadikan kemeriahan acara gathering yang digagas oleh para orang tuanya.

    Turut hadir dalam acara ini antara lain, Basirun SPd Guru kelas VI-A, Imam Masyhuri ST, Khusnul Khotimah S.Pd.
    Selain para guru kelas, juga dihdiri pula emak-emak mereka, diantaranya Dewi Septian, Merry Diana mama dari Kanaya Aira Jasmine, Ayu Kusuma mama dari Fathan Arsakha Manggala Harianto, Ani Septia lina mama dari Arfa Zein Amrullah, Diyah Retnani Oktaviandhari mama dari Syakirah Zahiah Widyaandhari, Novi Puspitasari mama dari Muhammad Qory Furqon Mahbuby, dan terakhir Mutmainah orang tua dari Bunga Harini Anisatur Rahmah.

    Kisah Perjalanan Mark dalam Film Drama Thailand

    How to Make Millions Before Grandma Dies” adalah film drama Thailand tahun 2024 yang disutradarai oleh Pat Boonnitipat. Film ini menceritakan kisah Mark (M), yang diperankan oleh Putthipong Assaratanakul, seorang pemuda yang putus sekolah dan berhenti dari pekerjaannya untuk merawat neneknya Amah yang diperankan oleh Usha Seamkhum yang sedang menderita kanker stadium akhir dengan harapan mendapatkan warisan yang besar.

    M, yang tadinya bercita-cita menjadi game caster, melihat contoh dari sepupunya. Mui yang diperankan oleh Tontawan Tantivejakul, yang berhasil mewarisi sebuah mansion setelah merawat kakeknya yang sekarat. Dengan motivasi yang sama, M menawarkan diri untuk merawat neneknya, Amah, yang tinggal sendirian. Namun, niatnya tidak sepenuhnya tulus karena ia lebih berfokus pada warisan jutaan baht yang diincarnya daripada kasih sayang terhadap neneknya.

    Meskipun M tidak mendapatkan yang dia harapkan. Namun, seiring berjalannya waktu, dia menyadari nilai sejati dari hubungan keluarga dan kasih sayang. Transformasi emosional ini membuatnya lebih peduli terhadap neneknya daripada mengejar warisan semata. Meskipun dia tidak berhasil mendapatkan warisan yang diinginkannya, M menemukan makna dan kedalaman dalam hubungan dengan Amah. (Basirun)

    Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Gelar Wisuda Purna Siswa Ke IX di Aula KH. Mas Mansur PWM Jawa Timur

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya gelar Wisuda Purna Siswa Ke IX di Aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Kegiatan diikuti oleh 67 siswa kelas VI Sekolah Karakter dengan penuh kekhidmatan dan keharuan. Sabtu (15/6/2024)

    Mengambil tema “The Future Generation Of De Best” dengan harapan menjadikan generasi unggul yang sesuai dengan tagline Sekolah Karakter “Berkarakter, Berprestasi, Mendunia”. Ini juga bagian dari meneguhkan brand sekolah karakter serta sesuai dengan visi sekolah, yaitu : Menjadi Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi.

    Acara dihadiri tokoh Muhammadiyah dari Cabang hingga Daerah. Ustadz Musa Abdullah Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Drs. Ranu Wasisto, MM Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Bapak Muriansa, A.Md Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo.

    Hadir juga Ustadz Dr. Arfan Fahmi Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, Ustadz Tohari Ketua Takmir Masjid Al-Mufidah, dan Bunda Indarsyah Chalifatiyanti, M.Psi Ketua Komite Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    Foto Bersama Siswa-siswi Kelas VI Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Setelah diwisuda

    Mengawali sambutannya, Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengajak untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala kenikmatan dan karunia-Nya sehingga acara ini bisa berjalan lancar dan sukses. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini.

    “Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya bisa melaksanakan Wisuda Purna Siswa ke IX, ini bukan berarti Sekolah ini berumur 9 tahun, tetapi wisuda baru dilaksanakan yang ke IX dari sekian tahun berdiri (Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya memasuki usia emas yaitu 46 tahun (9 Maret 1978-9 Maret 2024).” Ujarnya

    Dia menyampaikan bahwa sebanyak 67 siswa seharusnya ikut wisuda, akan tetapi masih ada siswa yang berada diluar pulau yang belum bisa mengikuti. Tidak lupa juga mengucapkan selamat dan sukses kepada anak-anak hebat yang diwisuda.

    “Acara wisuda kali ini spesial, dilaksanakan di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang megah. Dan juga dihadiri oleh tokoh Muhammadiyah, mulai PDM dan PCM.” Tuturnya

    Spesial Greeting dari Walikota Surabaya Bapak Eri Cahyadi, MT

    “Nanti juga ada spesial greeting, surprise dari Bapak Eri Cahyadi, ST., MT., walikota Surabaya melalui video streaming”. Imbuhnya

    Dia mengingatkan kepada anak-anak yang diwisuda bahwa beberapa tahapan yang sudah dilalui hingga wisuda kali ini yang patut selalu disyukuri.

    Pesan Inspiratif untuk Anak-anak dan Orang Tua Wali Murid

    Di akhir sambutan, ia menyampaikan pesan inspiratif kepada anak-anak dan orang tua wali murid, yaitu :

    Pertama, Ayah-bunda kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf selama 6 tahun membersamai pembelajaran dengan anak-anak dan tentunya berinteraksi dengan orang tua. Teruslah mendampingi anak-anak belajar di rumah, dan jadilah teladan terbaik bagi anak-anak.

    Kedua, Khusus bagi anak-anak sholeh dan sholihah yang diwisuda, kami mengingatkan untuk menjaga aqidah, ibadah, karakter dan bekal masa depan yang selama ini kami berikan ketika pembelajaran di sekolah.

    Ketiga, Jadilah muslim sejati dengan terus semangat belajar dimanapun dan kapanpun dalam mengejar prestasi yang diinginkan.

    “Kami bangga menjadi bagian dari kesuksesan kalian semua. Jangan lupa tagline Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya; Berkarakter, Berprestasi, Mendunia.” Tandasnya

    Kajian Politik Kebangsaan (KPK) : Kewajiban Menuntut Ilmu Khususnya Kaum Muda

    0

    Oleh Agus Afandi, S.Pd.

    (Wakil Ketua PCPM Wonokromo, Sekretaris Majelis Tabligh PCM Wonokromo)

    Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi dan memuliakan Ilmu. Maka barangsiapa hidupnya ingin punya derajat yang tinggi dan di muliakan oleh Allah SAW, hendaknya menghiasi dirinya dengan ilmu.

    Dengan ilmu semakin mendekatkan dan memudahkan seseorang untuk taat kepada sang Kholiq. Sehingga Islam mewajibkan pemeluknya untuk berilmu agar bisa hidup sesuai ajaran agamanya dengan sebenar-benarnya.

    Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda :

    طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

    Artinya :“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913).

    Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda:

    تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ)

    Artinya :“Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” (HR Tabrani).

    Penegasan hadits diatas menekankan bahwa setiap muslim berkewajiban mencari ilmu. Tentunya bila Allah SWT dan Rasulnya hanya menyebutkan dengan kata ilmu berarti yang dimaksud ilmu agama.

    Perlu diketahui bahwasanya menuntut ilmunya agama adalah suatu kemuliaan yang sangat besar dan menempati kedudukan yang sangat tinggi dibanding dengan amalan atau ibadah apapun.

    Dengan demikian tidak pandang usia dan tidak ada batasan umur dalam menuntut ilmu kecuali dihentikan dengan kematian. Allah SWT berfirman :

    وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ

    Artinya :“Beribadah lah kepada Tuhanmu, sampai bertemu kematian.” (QS. Al-Hijr : 99)

    “Jadi, tidak hanya anak-anak yang harus menambah ilmu tetapi orang tuanya pun hendaknya juga menambah keilmuannya. Ingat bahwa semakin tambah ilmu seseorang akan tambah baik dan bahagia”.