spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 201

    Magang Industri di PT Asli Dagadu Djokdja, Pengalaman Tak Terlupakan Bagi guru magang DKV Kelas Iklan Media Digital

    0

    Yogyakarta, kartanusa – PT. Asli Dagadu Djokdja kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui program magang industri yang digelar selama dua minggu. Program ini diikuti oleh guru magang SMK se-Indonesia jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) kelas Iklan Media Digital, hasil kerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Jogjakarta. Dalam rilisnya Hari Kamis, 15 Agustus 2024.

    Arvi Irchami, salah satu peserta magang dari SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan magang ini dimulai dengan penyambutan yang penuh kehangatan dari para manajemen PT. Asli Dagadu Djokdja, termasuk Mas Haqi dan Mas Ridwan. Kedatangan mereka pada hari pertama memberikan semangat baru bagi para peserta yang antusias untuk belajar langsung dari salah satu perusahaan kreatif terkemuka di Yogyakarta.

    “Para guru diperkenalkan pada budaya kerja perusahaan yang inovatif dan penuh kreativitas, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.” Ujarnya.

    Suasana Foto Bersama Setelah Magang di PT. Asli Dagadu Djokdja

    Ia menjelaskan bahwa hari-hari berikutnya diisi dengan serangkaian materi yang komprehensif, dimulai dengan sejarah berdirinya Dagadu yang dipaparkan oleh Bapak Arif, penggagas pertama sekaligus direktur PT Asli Dagadu Djokdja.

    “Bapak Arif membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana Dagadu berkembang dari sebuah ide kreatif menjadi brand ikonik yang dikenal luas, tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di seluruh Indonesia. Melalui cerita ini, para peserta diajak untuk memahami nilai-nilai kreatif yang selalu diusung oleh Dagadu dalam setiap produknya.” Imbuhnya.

    Arvi mengatakan, materi yang diberikan tidak berhenti pada sejarah perusahaan. Para peserta juga mendapatkan wawasan mendalam tentang berbagai aspek operasional perusahaan, termasuk keuangan, produksi, pemasaran, perencanaan konten, hingga multimedia. Setiap sesi materi disampaikan oleh para profesional yang berpengalaman di bidangnya, memberikan gambaran nyata tentang bagaimana PT. Asli Dagadu Djokdja menjalankan operasinya dan terus berinovasi dalam industri kreatif yang kompetitif.

    “Program magang ini tidak hanya bersifat teoritis. Para peserta guru magang dari berbagai SMK di seluruh Indonesia, diberi tantangan untuk merancang konsep konten planner yang inovatif.” Katanya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan tantangan ini mengharuskan mereka untuk merancang strategi konten yang akan digunakan pada media sosial PT. Asli Dagadu Djokdja, dengan mengintegrasikan berbagai brand yang dimiliki oleh Dagadu. Para peserta harus menggabungkan kreativitas, strategi pemasaran, dan pemahaman tentang audiens untuk menciptakan konsep yang menarik dan relevan.

    Dalam tantangan ini, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana setiap kelompok dituntut untuk mengeluarkan ide-ide kreatif mereka dan menerapkannya dalam perencanaan konten yang dapat menarik perhatian di dunia digital. Bagi kelompok yang berhasil menampilkan konsep terbaik, PT. Asli Dagadu Djokdja menyediakan hadiah spesial sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas yang telah mereka curahkan.

    “Program ini juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif. PT Asli Dagadu Djokdja melihat pentingnya kolaborasi ini untuk menciptakan generasi muda yang siap bersaing di industri kreatif, sekaligus menjaga keberlanjutan dan relevansi Dagadu di pasar yang terus berubah.” Ungkapnya.

    Hasil Kreasi Para Peserta Magang

    Peserta magang mengungkapkan bahwa pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga memberikan pandangan baru tentang bagaimana teori yang mereka pelajari di bangku sekolah dapat diaplikasikan dalam dunia kerja nyata.

    “Mereka merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari praktisi yang sudah berpengalaman dan berharap program serupa dapat terus diadakan di masa depan.” Harapnya.

    PT. Asli Dagadu Djokdja berharap bahwa program ini dapat memberikan inspirasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan diri, baik dalam hal keterampilan teknis maupun kreativitas, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih banyak dalam dunia industri kreatif di masa depan.

    “Selain itu, program ini juga menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan lokal dapat berperan aktif dalam mendukung pendidikan vokasi dan menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing secara global.” Pungkasnya. (Arvi Irchami).

    Ini Dakwah Menggembirakan yang dikemas oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sutorejo

    0

    Surabaya, kartanusa – Ibu-Ibu dengan mengenakan dresscode merah putih mulai berdatangan di Masjid Baiturrahim yang berada di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kampus Sejuta Inovasi. Kegiatan seperti ini rutin dilakukan oleh jama’ah Ranting ‘Aisyiyah Sutorejo. Setiap penceramah yang dijadwal memberikan materi secara tematik. Selasa (13/8/2024).

    Malam ini memang agak berbeda dengan pengajian sebelumnya. Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Sutorejo menyiapkan beberapa doorprize untuk para jama’ah. Ketua PRA Sutorejo, Ibu Khusnul Ilmiyah yang didampingi oleh Ibu Halimah menyampaikan bahwa untuk kali ini ada mie lezat-Mu yang dijadikan doorprize. Mungkin juga untuk pengajian selanjutnya.

    “Kami ingin memberikan doorprize untuk mereka yang bertanya dan yang menjawab pertanyaan. Ini bagian dari cara berdakwah yang menggembirakan dan mengenalkan Mie lezat-Mu kepada jama’ah ‘Aisyiyah.” Tutur Ketua PRA Sutorejo.

    Ia mengatakan bahwa sebagai pembicara pada malam ini, Ustadz Drs. Najib Sulhan, MA., yang juga sebagai Ketua PCM Mulyorejo. Tema yang menjadi tugasnya adalah tentang “Pola Pengasuhan Anak”. Khusus untuk kali ini ada buku yang dibawa sebagai materi yang akan disampaikan secara berkelanjutan, yaitu “Kurikulum Abadi, Pola Pengasuhan Islami Sinergi Rumah dan Sekolah.”

    Sementara itu, Ustadz Najib Sulhan, mengawali materinya dengan bertanya kepada jama’ah, “Apa sesungguhnya tujuan manusia hidup ini?” Ada banyak jawaban yang diberikan. Ada yang menjawab, ”Untuk beribadah kepada Allah”. Ada juga yang menjawab, “Untuk mendapatkan Ridho Allah”. Ada juga yang menjawab, “Agar hidup Bahagia dunia dan akhirat.”

    “Mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan doorprize berupa Mie lezat-Mu. Beginilah cara PRA Sutorejo untuk menggembirakan jamaah pengajian rutin dan juga untuk sosialisasi Mie produk dari Persyarikatan Muhammadiyah.” Ujarnya.

    Najib Sulhan menguraikan tentang hidup itu harus memiliki visi, misi, dan tujuan. Semua itu telah diatur di dalam Alqur’an. Di dalam surat Al-Hasyr ayat 18 Allah SWT mengingatkan kita :

    Artinya :“Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

    Selanjutnya disampaikan misi kehidupan manusia yang terdapat di dalam surat Adz-Dzariyat ayat 56 :

    Artinya :“Tidaklah Aku (Allah) menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”

    Suasana Kajian Rutin PRA Sutorejo Bersama Ustadz Drs. Najib Sulhan, MA., Ketua PCM Mulyorejo

    Adapun tujuan manusia hidup di dunia adalah bahagia dalam kebaikan di dunia dan akhirat. Sebagaimana Surat Al-Baqarah ayat 201 :

    Artinya :“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan (kesuksesan/kebahagiaan) di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”

    “Sesungguhnya visi kehidupan manusia ada menjadi hamba Allah yang bertaqwa. Untuk bisa menjadi hamba Allah yang bertaqwa, maka melaksakan ibadah. Maka manusia akan menjadi hamba Allah yang berbahagia di dunia dan di akhirat. Inilah tujuan hidup.” Demikian Najib Sulhan membuat kesimpulan.

    Ia pun tak lupa mengingatkan bahwa untuk bisa menjadikan hidup bahagia, maka yang terpenting adalah dengan menjaga hati.

    “Tempat kebahagiaan bukan di harta, bukan di jabatan, bukan di ketenaran. Tempat kebahagiaan ada di hati.” Tandasnya.

    Mereka yang telah menjawab dengan benar, di minta oleh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sutorejo untuk menerima doorprize berupa mie lezat-Mu. Semoga dengan adanya doorprize ini jamaah semakin bahagia, semakin rajin mengikuti kajian setiap Selasa malam. (Humas/Najib).

    300 Masyarakat Sukodono Hadir dalam Pelantikan Bersama AMM Sukodono

    0

    Sidoarjo, kartanusa – Ratusan Masyarakat Sukodono berbondong-bondong hadir di dalam serangkaian acara Pelantikan Akbar dan Bhakti Sosial AMM Sukodono. Sejumlah 100 paket sembako dan 200 kuota check kesehatan dan pengobatan gratis di siapkan melalui “Penggalangan Tangan Peduli Al-Ma’un: Aksi Sosial dan Gerakan Merawat Kemanusiaan”.

    Akhmad Fahmi Al Ghifari, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sukodono mengatakan bahwa AMM Sukodono menggandeng beberapa Amal Usaha Muhammadiyah, Lazismu Sidoarjo, Baznas Kab. Sidoarjo, Rumah Sehat Baznas Sidoarjo, Instansi Pemerintahan Sidoarjo, PT. Santos Premium Krimer, dan para dermawan dari seluruh kalangan, baik Warga Muhammadiyah Sukodono sendiri, atau pun di luarnya.

    “Tak hanya itu, AMM Sukodono juga mengajak salah satu komunitas UMKM Jawa Timur yakni OK OCE INA MAKMUR Jawa Timur untuk berkolaborasi dalam acara tersebut. Yang mana hasil dari kesepakatannya adalah OK OCE INA MAKMUR menyediakan 165 paket sembako yang di jual secara murah kepada masyarakat Sukodono.” Tuturnya.

    Suasana Kegiatan Check Kesehatan Gratis dalam Rangkaian Pelantikan Bersama AMM Sukodono

    Lebih lanjut Ia mengatakan ini bukti bahwa di tengah situasi harga bahan pokok melambung dan tidak stabil namun AMM Sukodono beserta OK OCE INA MAKMUR mampu memberikan langkah yang solutif untuk sedikit meringankan beban dari masyarakat Sukodono.

    “Tentu kami sangat berterimakasih dan sangat merasa terbantu, kepada seluruh pihak yang telah berkenan untuk mensupport agenda besar kami dari Angkatan Muda Muhammadiyah Sukodono.” Imbuhnya.

    Fahmi mengungkapkan bahwa kedepannya, kami berkomitmen untuk bergerak dan berusaha membantu memberikan langkah yang solutif di sektor sosial kemasyarakatan di Kecamatan Sukodono.

    “Tak hanya itu, saya haturkan terimakasih kepada kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sukodono, yang sangat semangat menyongsong kebangkitan anak muda di tengah-tengah minimnya rasa kepercayaan dari masyarakat dalam mewujudkan kegiatan yang mengandung nilai kebermanfaatan ini.” Tandasnya. (Humas/Dandy).

    Inspirasi Kehidupan : Doa yang Terlupakan

    0

    Inspirasi Kehidupan : Doa yang Terlupakan

    Oleh Ustadz Muhammad Barid Sadan, M.Pd.I.

    (Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

    Bismillah, Alhamdulillah Wasyukru ‘Alaa Ni’matillah, Semoga Allah SWT memberikan keberkahan bahagia dunia akhirat pada kita semua, Aamiin.

    Sahabat Ngaji Isuk, Pernahkah kita mendengar doa yang dipanjatkan seseorang hanya untuk urusan dunia saja misalnya, “semoga nilai kamu bagus bisa sukses beli rumah” titik doa yang tidak dilanjutkan untuk urusan akhiratnya. Berhenti hanya untuk urusan dunia saja, maka Allah ingatkan kita dengan firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah ayat 200 :

    فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

    Artinya :“Maka Sebagian diantara manusia ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia,” dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.” 

    Mereka lupa bahwa kehidupan dunia itu hanya sementara sebatas usia manusia hidup di dunia, Allah SWT mengingatkan dalam QS. Gafir ayat 39 :

    يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

    Artinya :“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.”

    Bahkan Rasulullah SAW mengingatkan bahwa agar kita menjadikan hidup di dunia ini seperti musafir yang singgah sementara di dunia :

    عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللهِ ﷺ بِمَنْكِبَيَّ، فَقَالَ: «كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ»

    وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ. وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. رَوَاهُ البُخَارِيُّ.

    Artinya :“Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundakku, lalu bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau seorang musafir.”

    Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Jika kamu memasuki sore hari, maka jangan menunggu pagi hari. Jika kamu memasuki pagi hari, maka jangan menunggu sore hari. Manfaatkanlah sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu.” (HR. Bukhari).

    Dan kehidupan akhirat itulah lebih baik dan kekal sebagaimana firman Allah QS. Gafir ayat 39 diatas, juga QS. Al-A’la ayat 17 :

    وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ

    Artinya :“Dan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”

    Karena itu, Allah SWT mengingatkan bahwa agar kita berdoa untuk urusan dunia dan akhirat kita, sebagaimana Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 201 :

    وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Artinya :“Dan Sebagian diantara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari adzab neraka.”

    Semoga Allah swt selalu menjaga dunia akhirat kita semuanya, Aamiin.

    Surabaya, 08 Safar 1446 H/12 Agustus 2024 M

    Santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Raih Juara 2 Lomba Videografi pada Al-Maun Award 2024 di Universitas Muhammadiyah Gresik 

    0

    Gresik, kartanusa – Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) KH. Achmad Dahlan turut mengikuti kegiatan seminar videografi yang diadakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sabtu (10/8/24).

    Kegiatan tersebut diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gresik yang bertempat Jalan Sumatera Nomor 101, Gn. Malang, Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

    Kegiatan videografi diwakili oleh Kaur Ekonomi dan Pemberdayaan LKSA KH Achmad Dahlan M. Nurwahid SE dan santri M Richard Trinando.

    Menurut Richard, salah satu santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan menyampaikan bahwa kegiatan ini, bisa menambah wawasan dalam pembuatan video, terutama dalam membuat video tentang kegiatan maupun profil yang ada di panti asuhan.

    Sementara itu, Kaur Ekonomi dan Pemberdayaan PAM KH. Achmad Dahlan M. Nurwahid, SE., menyatakan bahwa videografi adalah sebuah ilmu tentang pembuatan video digital atau gambar bergerak menggunakan media elektronik.

    “Dalam perkembangan dunia videografi saat ini banyak konten kreator sedang mengembangkan ilmu ini, dan dalam proses pembuatan video dimulai membuat skenario dan sketsa video yang diinginkan, proses pengambilan gambar, proses editing dan dipublikasikan ke media sosial ataupun YouTube.” Ujarnya.

    Ia mengatakan bahwa kegiatan seminar videografi diakhiri dengan setiap Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak mengirimkan video profil atau kegiatan yang ada di panti asuhan untuk diperlombakan dalam nominasi “Video Profil Kreatif”.

    Nurwahid lantas menjelaskan bahwa pada penutupan kegiatan Al-Ma’un Award 2024 disampaikan pemenang lomba baik dari lomba santri sampai dengan lomba videografi.

    “Dalam penantian panjang untuk menunggu hasil pemenang lomba, akhirnya, dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah LKSA PAM KH. Achmad Dahlan Meraih Peringkat 2 dalam Kategori Vidio Profil Kreatif PAM se-Jawa Timur.” Pungkasnya. (Humas/M. Nur Wahid)

    Serunya Pameran Hasil Karya Kreatif Guru-guru SMK se-Indonesia di Pelatihan Upskilling dan Reskilling BBPPMPV Seni Budaya Kemendikbud

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Hari Ahad, 11 Agustus 2024, guru SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Arvi Irchami, dan rekan guru SMK dari berbagai daerah di Indonesia berhasil menyelenggarakan pameran karya kreatif di BBPPMPV Seni Budaya Kemendikbud. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Training Upskilling dan Reskilling yang diadakan Kemendikbud Republik Indonesia.

    Arvi Irchami, M.Pd., Guru SMK Muhammadiyah 1 Surabaya yang juga Ketua Tim menyampaikan bahwa kegiatan pameran ini bagian dari kegiatan Training Upskilling dan Reskilling yang diadakan Kemendikbud Republik Indonesia. Ia mengungkapkan terimakasih kepada Kemendikbud RI atas kesempatannya. Mudah-mudahan masih ada lagi, program ini, sehingga bisa ikut pada level berikutnya.

    “Kepada teman-teman anggota tim atas semangat dan kerjasamanya sehingga kita mendapatkan banyak pengalaman bahkan dapat penghargaan.” Ujarnya.

    Arvi mengatakan pameran ini menjadi moment berharga, hasil pelatihan kita ternyata bisa menghasilkan karya yang sudah jadi, dan layak untuk dipamerkan kepada khalayak. Jadi, bukan hanya sekedar teori, tetapi praktek dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

    “Pelatihan tersebut memberikan kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi mereka di bidang Desain Komunikasi Visual dan Iklan Media Digital.” Imbuhnya.

    Ia menjelaskan bahwa para guru tersebut berhasil menciptakan berbagai merchandise menarik, konten Instagram yang inovatif, dan hasil-hasil kreatif lain yang dihasilkan dari kolaborasi dan kreativitas mereka selama pelatihan berlangsung.

    “Pelatihan tersebut bermanfaat bagi kami guru, terutama untuk pengembangan kompetensi desain komunikasi visual.” Pungkasnya. (Humas/Arvi).

    Inspirasi Kehidupan : Tanda Kebagusan Islam Seseorang

    0

    Tanda Kebagusan Islam Seseorang

    Oleh Moh. Helman Sueb, MA.

    (Pembina Pesantren Muhammadiyah Babat Lamongan, Wakil Majlis Tabligh PCM Babat)

    Waktu adalah modal yang sangat berharga dalam kehidupan. Pepatah Arab mengatakan “al waktu kas saifi”; waktu bagaikan pedang. Tentu, jika pandai menggunakannya akan sangat bermanfaat, bagi diri dan dapat dimanfaatkan membantu orang lain. Namanya saja pedang, bila tak dapat menggunakannya, bisa juga memenggal leher sendiri. Pepatah Inggris mengatakan “Time is money”; waktu adalah uang, kehilangan waktu sama dengan kehilangan uang.

    Bagi seorang muslim yang baik, tidak akan menggunakan waktu untuk hal-hal yang merugikan dan sia-sia. Tidak akan mengobrol yang tidak ada manfaatnya. Waktu-waktunya digunakan untuk meraih hal-hal yang bermanfaat dan meraih bekal untuk kebahagiaan hidup di akhirat kelak.

    Baginda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, pernah bersabda:

    من حسن إسلام المرء تركه مالايعنيه

    Artinya :“Sebagian tanda kebaikan Islamnya seseorang ialah bila ia meninggalkan apa-apa yang tidak diperlukan olehnya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

    Teranglah dengan nyata bahwa meninggalkan hal-hal yang tidak berguna menjadi syarat sebagai muslim yang bagus.

    Dalam Al-Qur’an diterangkan bahwa orang-orang yang beriman, yang akan mendapatkan kebahagiaan adalah mereka yang meninggalkan ucapan yang tidak berguna. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Mukminun ayat 3 :

    وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

    Artinya :“Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna”.

    Semoga dalam kehidupan yang fana ini, kita menjauhi perkataan dan perbuatan yang sia-sia dan tidak berguna. Karenanya memohon perlindungan kepada Allah SWT, suatu langkah yang tepat.

    SD Musix Lanjutkan Kerjasama Pengembangan Internasional Class Program dengan Universitas Negeri Malang di Swiss-Belinn Malang

    0

    Malang, kartanusa – Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama lanjutan dengan Universitas Negeri Malang (UM) untuk pengembangan International Class Program (ICP). Senin (12/8/2024).

    Penandatanganan Cambridge Education ini dilakukan sebagai lanjutan dari kerjasama yang sebelumnya selama 4 tahun telah berjalan. Bertempat di Swiss-Belinn Malang, Dr. Hj. Endang Sri Andayani, M.Si. dalam sambutannya menjelaskan bahwa International Class Program menuntut guru mendesain pembelajaran yang saintis.

    “Yang dibidik adalah siswa mampu berfikir tingkat tinggi, sehingga pembelajarannya tidak sekedar belajar.” Tuturnya.

    Plt. Kepala UPT Pengelola Sekolah Laboratorium UM menambahkan bahwa apa yang sudah bagus diterapkan dalam kelas ICP, bisa didesiminasikan ke kelas yang lain, sehingga semua siswa kedepannya mampu berfikir saintis.

    Proses Penandatanganan MOU Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SDM 6 Gadung Surabaya

    Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Ustadz Munahar, S.H.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kelas internasional ini adalah bagian dari pengimplementasian visi sekolah yakni; Qur’anic & International insight.

    “Kami ingin, siswa-siswi kami tidak sekedar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, menjadi hafidz-hafidzah, mengamalkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, namun juga memiliki wawasan luas, sehingga kelak mereka akan sukses dunia akhirat.” Tegas pria yang menempuh program doktoral di Universitas Muhammadiyah Malang ini.

    “Berdasarkan evaluasi kami, kerjasama kelas internasional ini kemampuan siswa meningkat luar biasa, terutama dalam bahasa inggris dan berfikir nalarnya.” Imbuh Munahar yang juga sebagai Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur ini.

    Dalam kesempatan penandatanganan MoU tersebut, selain Munahar, turut hadir mewakili SD Muhammadiyah 6, Kepala Urusan Kurikulum dan Koordinator ICP Anisa Herawati dan Hidayatun Ni’mah, Kepala Urusan Kesiswaan. (Humas/Agus)

    Ini Pesan Motivasi Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya pada Capacity Building K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya gelar Capacity Building di Aula The Millenium Building (TMB) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Hadir sebagai narasumber Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra yang merupakan Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM) tentang “Strategi Sukses Membangun Sekolah yang Berkemajuan dan Berprestasi dengan Spirit Suprarasional”. Sabtu (10/8/2024).

    Hadir juga pada acara tersebut Ustadz Muhammad Jemadi, MA. Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes.,

    Di depan para Kepala SD/Madrasah Muhammadiyah yang tergabung dalam K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya dan Guru Karyawan SD Muhammadiyah 4, Wakil Ketua PDM Kota Surabaya memaparkan 7 Strategi untuk mencapai tujuan; “Sukses Berprestasi dan Berkemajuan” di Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah.

    “Ada 7 strategi tersebut adalah Pertama, Peningkatan Kualitas Pendidikan. Dalam hal ini ada 3 poin yang yang perlu diperhatikan, yaitu Poin Pertama, Kurikulum Integratif; Mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Ini dapat mencakup pembelajaran berbasis proyek yang menghubungkan sains, teknologi, dan agama.” Tuturnya.

    Selanjutnya, Poin Kedua adalah Pengembangan Kompetensi Guru; Memberikan pelatihan rutin kepada guru dalam hal pedagogi, teknologi pendidikan, serta pemahaman AIK yang mendalam.

    Poin Ketiga, Sarana dan Prasarana; Meningkatkan fasilitas belajar seperti laboratorium, perpustakaan, dan akses teknologi untuk menunjang pembelajaran yang modern dan inklusif.

    Strategi Kedua, adalah Pembinaan Karakter Islami. Dalam hal ini yang perlu menjadi perhatian ada 3 poin penting, yaitu Pertama, Pendidikan Karakter; Memperkuat program pembinaan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, pengajian, dan mentoring dengan penekanan pada akhlak mulia sesuai ajaran Islam.” Ujarnya.

    Poin Kedua, Model Teladan; Mendorong guru dan tenaga pendidikan menjadi teladan dalam menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    Selanjutnya, yang Poin Ketiga adalah Lingkungan Religius; Menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung praktik keagamaan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan kajian Islam rutin.

    Strategi Ketiga, Inovasi dan Pengembangan Teknologi.

    1. Digitalisasi Pendidikan; Mengembangkan platform pembelajaran daring yang mendukung proses belajar mengajar dan memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel.

    2. Penguasaan Teknologi; Mendorong siswa dan guru untuk menguasai teknologi digital, baik dalam konteks pembelajaran maupun pengembangan kreativitas siswa.

    Strategi Keempat, Peningkatan Prestasi Akademik dan Non-Akademik.

    1. Olimpiade dan Kompetisi; Mendorong siswa untuk aktif dalam berbagai kompetisi akademik dan non-akademik baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

    2. Pendampingan dan Bimbingan; Menyediakan program bimbingan intensif bagi siswa yang memiliki potensi akademik tinggi serta yang membutuhkan dukungan khusus.

    3. Evaluasi Berkala; Melakukan evaluasi rutin terhadap capaian akademik dan non-akademik serta menyusun strategi perbaikan yang tepat.

    Strategi Kelima, Kolaborasi dan Kemitraan.

    1. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi; Membangun kemitraan dengan perguruan tinggi Muhammadiyah dan lainnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesempatan studi lanjut bagi siswa.

    2. Hubungan dengan Masyarakat; Mengaktifkan hubungan yang baik dengan orang tua dan masyarakat sekitar dalam rangka mendukung proses pendidikan dan dakwah Muhammadiyah.

    Strategi Keenam, Penguatan Manajemen dan Tata Kelola.

    1. Manajemen Berbasis Sekolah/Madrasah; Menerapkan manajemen berbasis sekolah/Madrasah (MBSM) yang transparan, akuntabel, dan partisipatif untuk meningkatkan kinerja sekolah.

    2. Pelatihan Kepemimpinan; Melatih kepala sekolah dan pimpinan madrasah dalam hal kepemimpinan strategis dan manajemen pendidikan yang efektif.

    3. Penjaminan Mutu; Mengembangkan sistem penjaminan mutu yang terukur untuk memastikan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

    Strategi Ketujuh, Sustainabilitas dan Keberlanjutan.

    1. Pengelolaan Keuangan; Meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan serta mencari sumber dana alternatif untuk mendukung program-program inovatif.

    2. Kelestarian Lingkungan; Mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kurikulum dan praktek sehari-hari untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam.

    “Strategi ini harus diterapkan secara holistik dan konsisten dengan melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mencapai visi; Sukses Berprestasi dan Berkemajuan.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Isu Alat Kontrasepsi Hingga Izin Penambangan Muncul dalam Kajian Ahad Pagi di PCM Mulyorejo Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Sejak pukul 06.00 WIB warga Muhammadiyah sudah mulai berdatangan di Aula SD Muhammadiyah 8 Sutorejo. Dengan mengangkat tema; “Peran Persyarikatan dalam Konteks Kemerdekaan”, hadir sekitar 400 jamaah yang hadir dalam Kajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo. Mereka terdiri dari Guru TK, SD, SMP, dan SMP Muhammadiyah. Selain itu, para pengurus dan anggota di Ranting Muhammadiyah Se-Mulyorejo. Ahad (11/8/2024).

    Dalam sambutan iftitahnya, Ustadz Agus Hendy Kristiawan, S.Pd., PCM Mulyorejo menyampaikan bahwa kegiatan di PCM Mulyorejo ini sangat dinamis.

    “Selain kegiatan Kajian Ahad Pagi, hari ini juga ada pemeriksaan gratis. Ada pemeriksaan gula darah, kolesterol, juga asam urat. Kegiatan ini bekerja sama dengan mahasiswa KKN UMSurabaya.” Tuturnya.

    Mengawali ceramahnya, Ustadz Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag., menjelaskan bahwa Muhammadiyah itu lahir sebelum Indonesia merdeka. Muhammadiyah didirikan pada tangga 18 November 1912. Sedang Indonesia merdeka baru pada tanggal 17 Agustus 1945. Bahkan banyak tokoh Muhammadiyah yang berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

    “Sebagai pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan menghadapi tantangan yang luar biasa. Beliau dituduh sebagai Kyai kafir, antek Belanda, dan tuduhan lainnya.” Demikian cerita Dr. Mahsun Jayadi Dosen UMSurabaya.

    Ia lantas mengingatkan bahwa KH. Ahmad Dahlan tetap meneruskan perjuangan. Hingga kini Muhammadiyah menjadi organisasi yang mampu memberikan pencerahan. Sesungguhnya obyek dakwah Muhammadiyah cukup luas.

    “Muhammadiyah tidak hanya memurnikan ajaran Islam. Tetapi juga berdakwah dalam bidang sosial, pendidikan dan masalah yang lain.” Imbuhnya.

    Selanjutnya, Muhammadiyah sebagai gerakan berkemajuan, memiliki tiga peran utama. Pertama adalah At-Tahrir, yaitu pembebasan. Muhammadiyah harus mampu memerdekakan ummat dari kebodohan dan kemelaratan.

    Kedua, At-Taqwiyah, yaitu pemberdayaan. Warga Muhammadiyah harus berdaya dengan mengembangkan segenap potensi yang dimiliki.” Ungkapnya.

    Ketiga, At-Taqdim, yaitu memajukan. Muhammadiyah harus hadir untuk memberikan kemajuan, terdepan dalam ambil peran.

    Sebelum menutup ceramahnya, Ustadz Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag., membuka pertanyaan. Ada dua jamaah yang bertanya; Bapak H. Nasirun menanyakan tentang sikap Muhammadiyah terhadap izin pertambangan. Sementara Ibu Muslimah selaku Ketua PRA Kalijudan prihatin atas maraknya berita alat kontrasepsi yang akan dilegalkan berdasarkan Keputusan Presiden.

    Suasana Kehadiran Peserta Kegiatan Kajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mulyorejo

    Selanjutnya, menanggapi pertanyaan tentang tambang, Ustadz Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag., memberikan empat poin penting, yaitu :

    “Pertama, Muhammadiyah bukan aji mumpung untuk masalah kekayaan, tetapi ini bagian dari dakwah menjaga lingkungan.” Tegasnya.

    Kedua, sebagai lahan dakwah di komunitas berbeda, di bidang pengelolaan tambang.

    Ketiga, Ada 4 Universitas Muhammadiyah yang sudah membuka jurusan tambang.

    Keempat, Ketika sudah diputuskan, maka sami’na wa atho’na.

    “Jika suatu ketika, tambang ini tidak memberikan kemanfaatan, maka zin akan dikembalikan.” Tambahnya.

    Sedangkan tentang masalah alat kontrasepsi yang akan dilegalkan, Muhammadiyah melakukan pendekatan kepada pemerintah untuk bisa dicabut.

    “Bisa dibayangkan jika Keppres ini disetujui, maka setiap Puskesmas akan menyediakan alat kontrasepsi dan ini artinya kemaksiatan sudah dilegalkan.” Pungkasnya.

    Pada akhir kajian, Ustadz Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag., memberikan buku Kepada kedua penanya, yaitu Bapak H. Nasirun dan Ibu Muslimah. (Najib).