spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 202

    Serunya Lomba Semarak Dirgahayu Republik Indonesia ke 79 di SDM 6 Gadung Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Semarakkan Peringatan Proklamasi HUT RI ke 79, Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya menggelar berbagai macam lomba bagi para siswa-siswinya. Sabtu (10/08/2024)

    Selama dua hari, Rabu-Kamis tanggal 7-8 Agustus 2024, penuh tidak ada kegiatan pembelajaran di kelas, semua kelas fokus di lapangan untuk mengikuti berbagai lomba yang disiapkan oleh panitia.

    “Selama dua hari kedepan, kegiatan belajar di kelas di alihkan di lapangan untuk memeriahkan Peringatan HUT RI yang ke-79.” Jelas Nurun Naharo, M.Pd.I., selaku Penanggung Jawab Lomba.

    Dia juga menyampaikan, sekalipun tidak ada pembelajaran di kelas, tetapi pembiasaan sholat Dhuha bersama tidak boleh ditinggalkan.

    “Jadi, sebelum memulai lomba anak-anak tetap pembiasaan sholat Dhuha, setelah itu masuk kelas masing-masing untuk berdo’a dilanjutkan muroja’ah. Setelah selesai, semua siswa menuju ke lapangan.” Ungkapnya.

    Keseruan Lomba Semarak Dirgahayu Republik Indonesia ke 79 di SDM 6 Gadung Surabaya

    Selanjutnya dia menjelaskan bahwa hadiah kali ini disiapkan cukup banyak, agar peluang mendapatkan hadiah setiap siswa besar. Hadiah disiapkan bagi setiap kelas diambil juara satu, dua dan tiga, dibedakan peserta laki-laki dan peserta perempuan.

    Sebelum para siswa turun, lapangan telah dibagi menjadi tiga. Sisi utara untuk kelas 6 dan 5, sisi tengah untuk kelas 4 dan 3, sedangkan sisi paling selatan untuk kelas 2 dan 1.

    “Sengaja lomba ini kita barengan biar benar-benar meriah. Pagi untuk lomba permainan semua kelas, sedangkan siang dilaksanakan lomba futsal untuk kelas 3-6.” Tutur Badriah ketua panitia..

    Lebih lanjut Ia mengungkapkan bahwa lomba sendok kelereng, memindahkan bendera dan mewarnai untuk siswa kelas I dan II, kereta balon, balap karung duduk, dan roda berputar untuk kelas 3 dan 4.

    “Sedangkan balap karung, pindah pulau dan lari sarung untuk kelas V dan VI.” Imbuhnya.

    Lomba Memindahkan Bendera di SDM 6 Gadung Surabaya

    Ia lantas menjelaskan bahwa suasana di lapangan sangat meriah, bahkan hiruk pikuk, bagaimana tidak, setiap tempat yang hanya dibatasi dengan tali rafia itu dipasang sound system sehingga masing-masing suara saling bertabrakan. Sekalipun demikian masing-masing kelompok lomba berjalan dengan lancar.

    “Dari sekian banyak jenis lomba, jenis lomba yang tergolong baru adalah roda berputar, lomba karung duduk, dan lari sarung.” Katanya.

    Ia mengungkapkan bahwa roda berputar ini menggunakan properti karung yang disambung berbentuk lingkaran diameter satu meter. Setiap tim lomba ini hanya dua peserta saja. Mereka berdiri didalam lingkaran itu kemudian berjalan sambil memutar karung berbentuk roda mulai start hingga finish.

    Sedangkan lomba karung duduk merupakan lomba individu. Para peserta masuk kedalam karung warna putih hanya terlihat kepalanya saja. Untuk sampai harus finish dia harus berjalan dengan jongkok.

    “Lomba lari sarung ini, satu tim terdiri dari dua anak, mereka berdua masuk dalam sarung.” Jelas Diah panggilan akrab Badriyah, S.Pd.

    Selanjutnya, mereka berlari tidak boleh memegangi sarungnya, jadi mereka saling menahan sarung dengan badanya sambil berlari. Jika ada tim yang memegangi sarungnya akan didiskualifikasi.

    “Suasana hiruk pikuk menjadikan semaraknya suasana lomba. Seluruh pemenang lomba dan penyerahan hadiah akan diumumkan setelah upacara bendera tanggal 17 Agustus.” Pungkasnya. (Basirun).

    Madrasah Qori’mu Masjid Syuhada Komplek Perguruan Muhammadiyah Gadung PCM Wonokromo Telah Dibuka

    0

    Surabaya, kartanusa – Madrasah Qori’Mu merupakan salah satu Amanah dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya yang terbagi dalam beberapa wilayah di kota surabaya. Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada berada di wilayah Surabaya Selatan, yang didirikan pada Tahun 2022.

    Qori’Mu merupakan program kolaborasi Takmir Masjid Syuhada dan Majelis Tabligh PCM Wonokromo dan dibina langsung oleh Ustadz Muhammad Barid Sadan, S.Ag. M.Pd., selaku Wakil Ketua PCM Wonokromo yang juga sebagai anggota Majelis Tabligh PDM Surabaya. Sabtu (10/8/2024).

    Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Barid Sadan, S.Ag., M.Pd. Wakil Ketua PCM Wonokromo menyampaikan bahwa adalah program ini dalam rangka untuk mencetak Qori’ Muhammadiyah Kota Surabaya.

    “Qori’Mu juga memberikan wawasan dan meningkatkan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an dengan (Nagham) menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih dan bertajwid, menggali dan mengembangkan bakat santri, serta melatih kesabaran.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa materi kegiatan Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada Gadung diantaranya adalah :

    Pertama, Pengenalan irama-irama Qori’ meliputi; Bayyati, Shobah, Nahawand, Hijaz, Rost, Sika, Jiharka.

    Kedua, Pengenalan Tehnik pernafasan dalam belajar Qori’.

    Ketiga, Aplikasi lagu pada maqro dalam Al-Qur’an.

    “Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada Gadung memiliki 60 Santri terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah se-PCM Wonokromo. Dan ada juga dari sekolah lain, baik santri regular dan santri inklusi.” Imbuhnya.

    Beberapa Prestasi Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada’ PCM Wonokromo

    Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap sabtu pagi pukul 05.30-07.00 WIB. Prestasi Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada Gadung diantaranya :

    – Juara 2 Putra MTQ XXIII Kota Surabaya 2024.

    – Juara 2 Putri MTQ XXIII Kota Surabaya 2024.

    – Juara 3 Putri MTQ XXIII Kota Surabaya 2024.

    – Juara Harapan 1 Putra MTQ XXIII Kota Surabaya 2024.

    – Juara 3 MTQ Spotic Kota Surabaya 2023.

    Sementara itu, Ustadz Koko Soesantho, M.Si., Ketua Takmir Masjid Syuhada’ berharap bahwa anak-anak peserta Qori’Mu utamanya adalah cinta masjid dan cinta Al-Qur’an, khusus di bidang Seni baca Al-Qur’an dengan Nagham.

    “Dengan semangat cinta Al-Qur’an di usia yang belia, kami berharap mereka tidak meninggalkan Al-Qur’an. Dengan jatuh cinta pada Al-Qur’an, nantinya mereka akan cinta pula terhadap isi dan ajaran Al-Qur’an serta bisa mempraktekkan dalam kehidupan.” Tuturnya.

    Ia mengatakan bahwa kalau diamati era millenial ini, semarak menghidupkan Masjid lumayan berat tantangannya. Seakan-akan Masjid sepi dari generasi belia, muda dan remaja. Melalui Madrasah Qori’Mu ini semoga Masjid Syuhada’ dan Masjid-Masjid yang lain juga menjadi Madrasah Al-Qur’an, Madrasah cinta Al-Qur’an.

    “Harapan kami juga pelaksanaan Madrasah Qori’Mu di pagi hari. Para orang tua yang mengantarkan anak-anak serta mengikuti kegiatan di dalam Masjid juga bisa ikut tertarik ikut belajar. Bayangan saya, dalam waktu yang tidak lama lagi, mereka akan ikut mengisi medsos dengan lantunan suara dengan variasi usia. Ada anak dari berbagai tingkatan SD, SMP dan SMA juga para orang tua.” Imbuhnya.

    Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa betapa luar biasanya bisa melantunkan Al-Qur’an dengan suara kolosal. Untuk itu kegiatan ini sangat terbuka untuk umum dan semua umur. Semoga Allah SWT meridhoi ikhtiar ini.

    “Para peserta yang sekarang sudah belajar di Madrasah Qori’Mu pun ada yang dari difabel dan anak berkebutuhan khusus. Jadi tidak ada yang kami kecualikan siapapun boleh ikut.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    LPCR-PM PDM Surabaya Serahkan Hasil Akreditasi dan Pemetaan Masjid dan Ranting ke PDM Kota Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) PDM Kota Surabaya audiensi sekaligus penyerahan berkas hasil akreditasi 158 Masjid Muhammadiyah se Surabaya & Hasil Pemetaan 32 Cabang & 154 Ranting Surabaya kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Sabtu (10/8/2024).

    Dalam sambutannya, Ketua LPCR-PM PDM Kota Surabaya Ustadz M. Jahja Sholahuddin, S.Pd., menyampaikan bahwa audiensi ke PDM Kota Surabaya juga menyampaikan rencana studi banding 3 Ranting Unggulan di Klaten Jateng & pendataan digital Sistem Informasi Cabang & ranting (SICARA).

    “Hasil akreditasi 158 masjid, ada 3 Masjid Unggul Kategori A makmur memakmurkan, namun masih ada 53 Masjid Muhammadiyah kategori D kurang.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa Cabang di Surabaya dari 31 Kecamatan telah berdiri 32 Pimpinan Cabang Muhammadiyah. Sedangkan Ranting dari 154 kelurahan telah berdiri 135 Pimpinan Ranting Muhammadiyah, masih 30 kelurahan belum berdiri, dan siap berdiri tahun ini 15 Ranting.

    “Program digitalisasi Cabang & Ranting SICARA sudah berjalan generasi ke-3. LPCR-PM Kota Surabaya berharap dengan pendataan cabang, ranting & masjid serta rencana studi banding ranting akan berdiri cabang, ranting & masjid unggulan nasional.” Imbuhnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Ustadz Hasan Cholis, SE., mengapresiasi terhadap kinerja LPCR-PM PDM Kota Surabaya yang luar biasa.

    “InsyaAllah, kami akan memberangkatkan LPCR-PM PDM Kota Surabaya ke Masjid Unggulan Nasional, Masjid Kapal Munjalan Pontianak.” Pungkasnya. (Humas/Jahja).

    Arvi Irchami, Guru SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Raih Prestasi di Kompetisi Content Planner Dagadu Djokdja

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Arvi Irchami, guru SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, bersama kelompoknya berhasil meraih penghargaan sebagai juara kelompok terbaik dalam kompetisi membuat content planner dan desain visual konten yang diadakan oleh Dagadu Djokdja. Kompetisi ini merupakan bagian dari program magang industri yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya Kemendikbud Republik Indonesia. Sabtu (10/8/2024).

    Dalam kompetisi ini, Arvi dan kelompoknya menunjukkan kemampuan kreatif dan inovatif dalam merancang strategi konten serta desain visual yang sesuai dengan karakter unik dari Dagadu Djokdja, sebuah brand legendaris asal Yogyakarta yang dikenal dengan produk-produk kreatifnya.

    “Melalui perencanaan konten yang matang dan desain yang menarik, kelompok ini berhasil memukau para juri dan meraih predikat sebagai kelompok terbaik.” Ujarnya.

    Ia mengatakan bahwa kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaannya dan timnya, tetapi juga mengharumkan nama SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa para guru dan siswa di sekolah tersebut mampu bersaing di kancah nasional, serta siap untuk berkontribusi dalam dunia industri kreatif Indonesia.

    “Program magang industri ini merupakan bagian dari upaya Kemendikbud untuk meningkatkan keterampilan vokasi para pendidik dan siswa di Indonesia, serta menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.” Imbuhnya.

    Kekompakan Tim Menjadi Kunci Kemenangan

    Arvi mengungkapkan bahwa Dagadu Djokdja sebagai salah satu mitra industri memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk memahami dinamika industri kreatif, khususnya dalam bidang perencanaan konten dan desain visual. Selamat kepada Arvi Irchami dan tim atas prestasi yang membanggakan ini!

    “Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi para pendidik dan siswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi.” Pungkasnya. (Arvi).

    SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Bersama Peserta dari SMK se-Indonesia Ciptakan Branding Kebudayaan untuk Kain Songket Pulau Sabu

    0

    Yogyakarta, kartanusa – SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, turut berpartisipasi dalam proyek kreatif bersama peserta lainnya dari SMK se-Indonesia dalam rangka pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya Kemendikbud Republik Indonesia. Proyek ini berfokus pada pengembangan branding kebudayaan, khususnya untuk kain Songket dari Pulau Sabu, dengan nama “Wokelaku.” Sabtu (10/8/2024).

    Dalam pelatihan tersebut, para peserta diajarkan berbagai materi tentang iklan media digital, yang kemudian diimplementasikan dalam pembuatan kampanye branding kain songket Pulau Sabu. Bersama kelompoknya, Arvi Irchami berkontribusi dalam menciptakan konsep dan strategi pemasaran digital yang menarik dan relevan untuk memperkenalkan kain tradisional ini kepada khalayak yang lebih luas.

    “Kain Songket Pulau Sabu memiliki keindahan dan nilai budaya yang tinggi, namun belum banyak dikenal secara luas. Melalui pelatihan ini, kami berupaya untuk memanfaatkan media digital dalam memperkenalkan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda.” Ujarnya.

    Foto Bersama Tim Branding Kain Songket Banusa Pulau Sabu

    Ia lantas menjelaskan proyek branding ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap kain Songket Pulau Sabu, sekaligus memberikan inspirasi bagi siswa-siswa SMK di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui media digital.

    “Peserta berharap bahwa upaya ini tidak hanya akan mengangkat pamor kain Songket Pulau Sabu, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin kain tersebut. Dengan adanya branding yang kuat dan strategi pemasaran yang tepat, kain Songket Pulau Sabu dapat memiliki daya tarik di pasar nasional maupun internasional.” Imbuhnya.

    Adapun yang dibuat oleh tim dari arvi irchami adalah branding dengan nama banusia, untuk akun Instagram adalah @banusia.id.

    “Pelatihan ini merupakan bagian dari program upskilling dan reskilling yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek untuk meningkatkan kompetensi guru-guru vokasi di seluruh Indonesia, agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah.” Punggung. (Arvi).

    Serunya Pelatihan Upskilling dan Reskilling oleh BBPPMPV Seni dan Budaya Kemendikbud RI

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Arvi Irchami, seorang guru di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, baru-baru ini berpartisipasi dalam pelatihan upskilling dan reskilling yang diadakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang seni dan budaya. Sabtu (10/8/2024).

    Sebagai bagian dari pelatihan tersebut, para peserta, termasuk Arvi Irchami, melakukan studi praktik baik di acara ArtJog, salah satu pameran seni kontemporer terbesar di Indonesia.

    “Kegiatan ini berlangsung pada 22 Juli 2024 dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung karya-karya seni yang dipamerkan serta mendapatkan wawasan baru tentang perkembangan seni kontemporer di Indonesia.” Tuturnya.

    Sesi Foto Bersama Setelah Kegiatan Pelatihan

    Dalam kesempatan tersebut, Arvi Irchami menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensinya sebagai pengajar seni dan budaya.

    “Melalui kegiatan ini, saya dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilan saya dalam mengajar, khususnya dalam bidang seni kontemporer yang sangat dinamis. Pengalaman di ArtJog juga memberikan perspektif baru yang dapat saya bagikan kepada siswa-siswa saya di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya.” Imbuh Arvi kepada redaksi liputanmu.net.

    Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya Kemendikbudristek untuk memastikan para guru di Indonesia terus berkembang dan mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital serta perubahan tren dalam seni dan budaya.

    “Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.” Tandasnya.(Arvi)

    Arvi Irchami, Guru DKV SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Terpilih sebagai Peserta Pelatihan Upskilling dan Reskilling di BBPPMPV Seni Budaya Kemendikbud RI

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Arvi Irchami, M.Pd., guru Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, telah terpilih sebagai salah satu peserta dalam program pelatihan upskilling dan reskilling yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Pelatihan ini berlangsung di Yogyakarta dari mulai tanggal 16 Juli hingga 13 Agustus 2024. Sabtu (10/8/2024).

    Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pendidik dalam mengadopsi teknologi terbaru serta metode pengajaran inovatif di bidang seni dan budaya khususnya desain komunikasi visual dalam bidang iklan media digital.

    Arvi Irchami, sebagai salah satu peserta terpilih, merasa sangat bersyukur dan bersemangat untuk mengikuti pelatihan ini.

    “Kesempatan ini sangat berharga bagi saya sebagai pendidik. Pelatihan ini akan memberikan saya pengetahuan baru yang dapat saya terapkan di kelas untuk membantu siswa saya lebih siap menghadapi tantangan industri kreatif.” Ujarnya.

    Suasana pelatihan upskilling dan reskilling yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia

    Ia menjelaskan bahwa selama hampir satu bulan, peserta pelatihan intensif yang mencakup berbagai aspek pendidikan vokasi seni dan budaya khususnya DKV. Mulai dari penggunaan perangkat lunak desain grafis terbaru, hingga pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan kreatif.

    “Pelatihan ini juga bekerjasama dengan industri kreatif seperti Dagadu Djokdja memberikan kesempatan bagi para guru untuk berbagi pengalaman dan memperluas jaringan profesional mereka.” Imbuhnya.

    Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa BBPPMPV Seni dan Budaya sebagai penyelenggara program memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya di bidang seni dan budaya. Melalui program upskilling dan reskilling ini, diharapkan para pendidik seperti Arvi Irchami dapat menginspirasi siswa mereka untuk lebih berprestasi dan siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

    “Kami bangga bahwa salah satu guru kami, Arvi Irchami, telah terpilih untuk mengikuti pelatihan bergengsi ini. Kami yakin bahwa ilmu dan keterampilan yang didapatkannya akan sangat bermanfaat bagi pengembangan program DKV di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya,” Tutur Irvandy Andriansyah, ST., MT., Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Surabaya.

    Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini. (Arvi)

    MPKS Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Gelar Al-Maun Award 2024 di Universitas Muhammadiyah Gresik

    0

    Gresik, kartanusa – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim menggelar Al-Maun Award 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Sabtu (10/8/2024).

    Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ustadz dr. Agus Tufiqurrohman, M.Kes., Sp.S., Wakil Ketua PWM Jatim M. Khoirul Abduh, M.Si., serta Dr. Muhammad Sholihin Fanani, M.PSDM., Bendahara PWM Jatim Zainul Muslimin, dan Ketua MPKS Drs. Hudi Nurwulan.

    Kegiatan Al-Maun Award 2024 mengambil tema “Meningkatkan Kemandirian, Menggali Prestasi, untuk Mewujudkan Panti Asuhan Berkemajuan” ini, diikuti 1.000 peserta yang terdiri dari 750 anak yatim dan 250 orang pengasuh dan pendamping panti asuhan.

    Dalam sambutannya, Ustadz dr. Agus Tufiqurrohman menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan Al-Maun Award 2024. Menurut dia, ciri khas warga Muhammadiyah itu berjiwa Al-Maun. Itu sebagaimana praktik pengamalan Islam Kyai Ahmad Dahlan.

    “Berjiwa Al-Maun itu peduli dan memberdayakan kaum lemah dan tertindas atau dhu’afa-mustadh’afin.” Tuturnya.

    Ia kemudian memberikan masukan terkait pelayanan sosial di Muhammadiyah. Pertama, mengembangkan model-model pelayanan sosial baru yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

    Kedua, rebranding pelayanan sosial sesuai perkembangan zaman. Ketiga, meningkatkan kualitas SDM pelaksana program kesejahteraan sosial. Keempat, mengembangkan tata kelola pelayanan sosial Muhammadiyah

    “Yang kelima, mensinergikan potensi jaringan internal dan eksternal Muhammadiyah.” Ungkap Agus.

    Suasana Kegiatan Al-Maun Award 2024 MPKS PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Gresik

    Sementara itu, Ustadz M. Khoirul Abduh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menegaskan, kegiatan Al-Maun Award 2024 merupakan momentum untuk mengeksplorasi potensi- panti asuhan.

    “Di Jatim, sedikitnya ada 144 panti asuhan di bawah naungan Muhammadiyah.” Katanya.

    Selain silaturrahim antar panti asuhan, pihaknya juga bisa melihat ada panti asuhan unggulan, seperti kepesantrenan, kemandirian, dan sebagainya.

    “Keberhasilan panti-panti yang memiliki keunggulan tersebut bisa ditularkan kepada panti-panti yang lain. Ini yang kita harapkan.” Tegasnya.

    Dia lalu menuturkan Teologi Al-Maun yang diajarkan KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Yang menekankan pentingnya amal sosial, kepedulian terhadap kaum miskin, dan tindakan nyata dalam membantu sesama.

    Teologi Al-Maun itu bukan simbol-simbol, tapi diwujudkan secara nyata. Surat Al-Ma’un mengkritik mereka yang melupakan anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, yang bagi KH. Ahmad Dahlan berarti bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan sosial yang konkret.” Ungkapnya.

    Dalam kegiatan Al-Maun acara ini, ada 13 kategori yang dilombakan, yaitu Adzan, Da’i, Kisah Islami, Tartil, Tahfidz, Nominasi terbaik pelatihan membuat video, Stand Bazar Terbaik, Nominasi LKSA Berprestasi, Nominasi Anak Berprestasi, Nominasi Anak berjiwa Pemimpin, Nominasi Pengurus Paling Inovatif, Nominasi pengasuh terbaik, Nominasi LKSA Pelayanan Sosial Terbaik.

    Al-Maun Award dimeriahkan dengan lomba, expo, pelatihan, dan seminar. Beberapa lomba yang digelar untuk anak yatim, antara lain Lomba Adzan, Dai Cilik/Remaja, Tahfidz Qur’an, Tartil Qur’an, dan Berkisah Islami.

    Di lokasi acara, Lazismu membagikan 1.000 porsi bakso dan 1.000 porsi sate gule sumbangan Bendahara PWM Jatim drh. Zainul Muslimin. (Humas/Gus).

    Ketua PCM Wonokromo Ingatkan Analisis SWOT pada Penutupan Raker Smamga

    0
    oplus_0

    Batu, kartanusa – SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya gelar Penutupan Rapat Kerja (Raker) di Villa Batu, Jum’at-Sabtu tanggal 9-10 Agustus 2024. Pembukaan dan rangkaian kegiatan raker yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Sekolah selama beberapa hari, mematangkan berbagai macam program dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik.

    Raker Smamga kali ini mengambil tema “Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Sekolah Unggul dan Berkarakter”, dalam penutupan dihadiri oleh Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo; Ketua Ustadz Ir. H. Lukman, Sekretaris Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo; Ketua Ustadz Dr. Arfan Fahmi, M.Pd., Ustadzah Luluk Humaida, S.Pd.

    Dalam sambutannya, Ustadz Ir. H. Lukman Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo mengatakan bahwa PCM Wonokromo berusaha kedepan semakin baik, baik persyarikatannya, maupun Amal Usaha Muhammadiyah se-Wonokromo. Ia juga tak lupa mengucapkan terimakasih untuk semua yang hadir memberikan support Smamga sehingga menjadi Sekolah Unggul dan Berkarakter.

    “InsyaAllah siswa Smamga akan mencapai 250 siswa di PPDB 2025-2026. Target ini berat, harus ada proses yang dilakukan secara terukur dan sistematis. Termasuk pentingnya sinergi bersama, sesuai dengan tema Raker kali ini”. Tuturnya.

    Ia mengingatkan tentang pentingnya analisis SWOT dalam meningkatkan kinerja dan manajemen sehingga target bisa dilampaui dengan baik. Memetakan Kemampuan, Kelemahan, Potensi dan Tantangan yang kita miliki, sehingga tersaji data yang akurat. Hal ini akan mempermudah melakukan langkah-langkah strategis kedepannya.

    “Angket evaluasi dan usulan program kerja dari siswa, wali murid maupun warga sekitar sekolah juga perlu dilakukan. Sebagai data pendukung untuk melakukan analisis SWOT yang akan kita lakukan bersama.” Imbuhnya.

    Ia lantas mengatakan bahwa PPDB 2025-2026 dengan terget 250 siswa akan terlampaui dengan baik. Segala upaya kita lakukan bersama, bersinergi dengan semua pihak.

    “Tentunya semua kita kembalikan kepada Allah SWT, tugas kita adalah ikhtiar yang terbaik, penentunya adalah Allah SWT. InsyaAllah kita optimis target PPDB akan melampaui 250 siswa, Aamiin”. Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Ini Pesan Inspirasi Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo pada Penutupan Raker Smamga

    0

    Batu, kartanusa – SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya gelar Penutupan Rapat Kerja (Raker) di Villa Batu, Jum’at-Sabtu tanggal 9-10 Agustus 2024. Pembukaan dan rangkaian kegiatan raker yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Sekolah selama beberapa hari, mematangkan berbagai macam program dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik.

    Mengambil tema “Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Sekolah Unggul dan Berkarakter”, dalam penutupan dihadiri oleh Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo; Ketua Ustadz Ir. H. Lukman, Sekretaris Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo; Ketua Ustadz Dr. Arfan Fahmi, M.Pd., Ustadzah Luluk Humaida, S.Pd.

    Dalam sambutannya, Ustadz Dr. Arfan Fahmi, M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo menyampaikan bahwa progres yang dilakukan Smamga semakin baik.

    “Dengan melihat perkembangan PPDB tahun ini, 2024-2025 naik signifikan 180 siswa, hal ini harus dipertahankan, kalau bisa dinaikkan sesuai target yang sudah disampaikan tadi, 250 siswa di tahun pelajaran 2025-2026”. Tuturnya.

    Ia lantas menjelaskan bahwa selain target PPDB sebagai inputnya, juga memperhatikan outputnya, sehingga Smamga menjadi sekolah yang sesuai dengan yang diinginkan “Menjadi Sekolah Unggul dan Berkarakter”.

    “Kompetensi lulusan juga harus dipertahankan, kalau perlu juga dinaikkan. Melihat data Smamga semakin banyak yang diterima di PTN”. Imbuh Fahmi yang juga sebagai Dosen di ITS.

    Ia lantas mengingatkan tentang pentingnya pemetaan management diri terutama untuk guru-karyawan yang masih muda-muda, untuk mengetahui potensi masing-masing yang bisa dioptimalkan. Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen Smamga kedepannya.

    Eman jauh-jauh ke Batu, kami hanya sambutan saja. Maka, saya minta waktu untuk memberikan materi pengembangan diri, pemetaan potensi diri. Ada penguatan dan sedikit oleh-oleh untuk bisa didiskusikan, sehingga kedepannya semakin baik bahkan bisa melakukan lompatan besar”. Pungkasnya. (Humas/Gus).