spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 214

    Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya Gelar Wisuda Purna Siswa di Royal Plaza Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya gelar Wisuda Purna Siswa ke 51 di lantai 2 Royal Plaza Surabaya. Kegiatan diikuti oleh 23 siswa-siswi kelas VI dan dihadiri oleh seluruh keluarga besar SDM 7 Surabaya.

    Kegiatan tersebut bersamaan dengan wisuda tahfidz, dan pentas seni dari kelas I-XI Sekolah Inovatif. Suasana acara selain penuh keharuan dan kekhidmatan karena harus berpisah, tetapi juga terhibur dengan berbagai tampilan yang asyik dan kreatif.

    Sejumlah tokoh Muhammadiyah pun hadir, baik dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah; Bendahara Ustadz Musa Abdullah, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes, Pimpinan Cabang; Sekretaris Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Ustadz Dr. Arfan Fahmi, dan hadir juga Ketua Koordinator TPQ SDM 7 Surabaya Metode Tilawati Ustadz Khudori. Ahad (23/6/2024).

    Mengawali sambutannya, Ustadz Achmad Zainuri Arif, M.Pd.I menyampaikan rasya syukurnya kepada Allah SWT atas segala kenikmatan yang telah diberikan sehingga lancar dan sukses. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut serta mendukung kelancaran dan kesuksesan acara.

    “Selamat kepada anak-anak yang diwisuda, semoga anak-anak mampu menjalani jenjang pendidikan berikutnya dengan baik”. Ujarnya.

    Ia juga menyampaikan permohonan maaf, jikalau ada kesalahan ataupun kekhilafan selama membersamai belajar anak-anak selama 6 tahun.

    Siswa-siswi kelas VI Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya yang telah diwisuda

    Ustadz Ari menjelaskan tentang rangkaian kegiatan kali ini, selain Wisuda Purna Siswa, Wisuda Tahfidz Bil Hifdzi dan Bin Nadhor, Pentas Seni, juga 2 agenda penyerta lainnya, yaitu :

    Pertama, Peluncuran sebuah buku antologi cerpen hasil karya siswa mulai kelas I sampai VI. Ini buku edisi ketiga, yang dua sebelumnya adalah antologi puisi.

    Kedua, Inovatif Vest; Peluncuran seragam baru Sekolah Inovatif untuk siswa-siswi kelas I, siswa baru PPDB Tahun 2024-2025.

    “Semoga dua peluncuran ini, semakin meningkatnya kebaikan, dan kemajuan dari waktu-waktu dari Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya.” Ungkapnya.

    Selanjutnya Ia melaporkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2024-2025, naik 2 kali lipat dari sebelumnya, dari 15 siswa menjadi 30 siswa. Ia menyampaikan masih membuka PPDB Tahun ini, yang ditargetkan dua kelas.

    “Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya, terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas, sehingga menjadi yang lebih baik”. Tegasnya

    Prosesi wisuda kelas VI Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya

    Ia menyampaikan tentang firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, sebagai motivasi diri, yaitu :

    اِنَّمَاۤ اَمْرُهٗۤ اِذَاۤ اَرَا دَ شَیْئًـا اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

    Artinya :”Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.” (QS. Ya-Sin 36: Ayat 82)

    “Semoga tahun depan bisa naik dua kali lipat menjadi 60 siswa, Aamiin.” Imbuhnya.

    Ia lantas mengakhiri sambutan dengan menyampaikan pesan khusus untuk pimpinan yang hadir tentang pengembangan Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya, yaitu :

    Pertama, Mohon supportnya pembelian dan pembangunan gedung yang dicita-citakan oleh Sekolah, yang belum terselesaikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat rumah yang disamping Sekolah bisa terbelih.

    Kedua, Kolaborasi Qurban tahun ini berjalan baik, dan perlu ditingkatkan sehingga memberi kemanfaatan bagi warga sekitar. Qurban tahun ini menjadi 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing, terdistribusi 500 paket, yang telah kita bagikan kepada guru-karyawan, siswa, warga dan TK Mitra Sekolah.

    “Terakhir, kami pesan khusus untuk Ustadz Laili Rahmi, S.Pd Kepala Sekolah Berbasis Pesantren SMPM 4 Gadung Surabaya, mohon diberikan arahan dan bimbingan untuk anak-anak kami yang mendaftarkan SMPM 4.” Tandasnya. (Gus)

    Refleksi Puasa Arafah Saat Wukuf atau Ikut Pemerintah ? 

    0
    Oplus_0

    No Ferry No Happy

    Bismillahirrahmanirrahim

    oleh Ferry Is Mirza (fim) 

    Refrensi Tafsir Al-Qur’an dan Al-Hadits

    Puasa Arafah Saat Wukuf atau Ikut Pemerintah ?

    Puasa Arafah yang dilakukan tahun ini apakah ikut wukuf di Arafah ataukah ikut ketetapan pemerintah ? Karena kalau ikut ketetapan pemerintah, maka puasa Arafah akan berbeda dengan waktu Jamaah haji wukuf di Arafah.

    Hal ini terjadi sama seperti 10 tahun lalu waktu wukuf di Arafah pada hari Jumat, 3 Oktober 2014. Sedangkan untuk 9 Dzulhijjah di Indonesia jatuh pada 4 Oktober 2014.

    Kalau Begitu Puasa Arafah Ikut Siapa ?

    Yang jelas hal semacam ini sudah ada sejak masa silam. Kita semestinya bersikap legowo dan lapang dada, menghargai perbedaan yang terjadi.

    Namun mengedepankan persatuan dalam masalah ini, itu lebih baik. Landasannya adalah sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang artinya :“Puasa kalian ditetapkan tatkala mayoritas kalian berpuasa, hari raya Idul Fithri ditetapkan tatkala mayoritas kalian berhari raya, dan Idul Adha ditetapkan tatkala mayoritas kalian berIdul Adha.” (HR. Tirmidzi no. 697 hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani)

    Imam Tirmidzi ketika menyebutkan hadits ini berkata, yang artinya :“Para ulama menafsirkan bahwa hadits ini yang dimaksud adalah berpuasa dan berhari raya bersama al jama’ah dan mayoritas manusia”. Yang dimaksud Abu ‘Isa At-Tirmidzi adalah berpuasa dengan pemerintah (ulil amri), bukan dengan ormas atau golongan tertentu.

    Hadits di atas menunjukkan bahwa berpuasalah dan berhari rayalah bersama pemerintah. Kalau ketetapan pemerintah berbeda dengan wukuf di Arafah, tetap ketetapan pemerintah yang diikuti.

    Ikuti Hilal di Negeri Masing-masing

    Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Jika kalian melihat hilal, maka berpuasalah. Jika kalian melihatnya lagi, maka berhari rayalah. Jika hilal tertutup, maka genapkanlah (bulan Sya’ban menjadi 30 hari).” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no 1906 dan Muslim no 1080)

    Hilal di negeri masing-masing lah yang jadi patokan, itulah maksud perintah hadits.

    Tidak Masalah Puasa Beda dengan Hari Wukuf di Arafah

    Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin juga mendapat pertanyaan sebagai berikut, “Jika terdapat perbedaan tentang penetapan hari Arafah disebabkan perbedaan mathla’ (tempat terbit bulan) hilal karena pengaruh perbedaan daerah. Apakah kami berpuasa mengikuti ru’yah negeri yang kami tinggali ataukah mengikuti ru’yah Haromain (dua tanah suci) ?”

    Syaikh rahimahullah menjawab, “Permasalahan ini adalah turunan dari perselisihan ulama apakah hilal untuk seluruh dunia itu satu ataukah berbeda- beda mengikuti perbedaan daerah. Pendapat yang benar, hilal itu berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah”.

    Misalnya di Makkah terlihat hilal sehingga hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan di negara lain, hilal Dzulhijjah telah terlihat sehari sebelum ru’yah Makkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Makkah adalah tanggal 10 Dzulhijjah di negara tersebut. Tidak boleh bagi penduduk Negara tersebut untuk berpuasa Arafah pada hari ini karena hari ini adalah hari Idul Adha di negara mereka.

    Demikian pula, jika kemunculan hilal Dzulhijjah di negara itu selang satu hari setelah ru’yah di Makkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Makkah itu baru tanggal 8 Dzulhijjah di negara tersebut. Penduduk negara tersebut berpuasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut mereka meski hari tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah di Mekkah.

    Inilah pendapat yang paling kuat dalam masalah ini karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Jika kalian melihat hilal Ramadhan hendaklah kalian berpuasa dan jika kalian melihat hilal Syawal hendaknya kalian berhari raya”. (HR. Bukhari-Muslim)

    Orang-orang yang di daerah mereka hilal tidak terlihat maka mereka tidak termasuk orang yang melihatnya.

    Sebagaimana manusia bersepakat bahwa terbitnya fajar serta tenggelamnya matahari itu mengikuti daerahnya masing-masing, demikian pula penetapan bulan itu sebagaimana penetapan waktu harian (yaitu mengikuti daerahnya masing-masing)”. (Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, 20/47-48, Darul Wathon – Darul Tsaroya, cetakan tahun 1413 H)

    “Kesimpulan dari Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah, puasa Arafah mengikuti penanggalan atau penglihatan di negeri masing-masing dan tidak mesti mengikuti wukuf di Arafah”.

     fimdalimunthe55@gmail.com

    PCM Karangpilang Gelar Pengukuhan PRM Gunungsari Indah

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangpilang Kota Surabaya gelar pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungsari Indah periode 2022-2027. Kegiatan berlangsung di Masjid Gunungsari Indah, Jalan Gunungsari Indah Blok W 13 Karangpilang. Sabtu (22/6/2024).

    Ketua terpilih PRM Gunungsari Indah Anastas Rizaly mengatakan PRM Gunungsari Indah adalah PRM berbasis masjid. Ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas terbentuknya PRM ini, khususnya support dari Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) PDM Kota Surabaya.

    “Syaratnya juga mudah. Kita yang merencanakan, Allah yang memberi jalan untuk berdirinya PRM Gunungsari Indah.” Ujarnya.

    Jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunungsari Indah yang baru dikukuhkan

    Ketua PCM Karangpilang KH. Choiruddin, M.Ag., mengatakan bahwa berdirinya PRM ini sungguh luar biasa. Dari PRM ini, dia berharap semoga bisa mendirikan klinik.

    “Kerukunan tetap dijaga. Jangan sampai mengunggulkan PRM masing-masing, tetapi sama-sama ber-fastabiqul khairat.” Tutur Kiyai Pimpinan Pondok Pesantren Ummul Quroo Kota Surabaya.

    Sementara itu, Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Ustadz Zayyin Chudhori, M.Ag., mengatakan bahwa sebuah kebahagiaan pada malam ini bisa berdiri PRM baru.

    Dia menjelaskan berdirinya PRM ini karena ada potensi, bukan karena ada konflik. Posisi PRM sangat penting karena berhadapan langsung dengan anggota.

    “Tugas ranting adalah memimpin dan membina anggota. Maka sangat sentral sekali. Semua amal usaha memang harus berbasis ranting sehingga tidak hanya tinggal nama. Masjid ini milik Muhammadiyah, maka harus dikelola oleh orang Muhammadiyah.” Terangnya.

    Dia menyatakan tentang kebanyakan orang Muhammadiyah kurang merawat masjidnya. Maka, PRM harus betul-betul merawat dan menjaga amal usahanya.

    “Menjaga masjidnya, jangan sampai dikelola oleh orang di luar Muhammadiyah.” Tegasnya. (Habib)

    LHKP PWM Jatim Gelar Studi Lapangan Konflik Agraria di Kabupaten Banyuwangi 

    0

    Banyuwangi, kartanusa – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melakukan studi lapangan untuk memetakan kasus-kasus yang terkait dengan konflik agraria dan akses masyarakat terhadap sumber daya alam (SDA). Kegiatan perdana ini, dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi pada Jumat-Ahad, tanggal 21-23 Juni 2024.

    Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LKHP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Ustadz Muhammad Mirdasy menyampaikan bahwa LKHP tidak hanya urusan politik.

    “Program LHKP juga menyangkut kebijakan publik yang menyentuh kepetingan masyarakat secara luas. Salah satunya mengkaji problem konflik agraria di Banyuwangi dan sekitarnya.” Ujarnya.

    Mirdasy menuturkan, kegiatan ini dilakukan berbarengan dengan program LHKP Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Launching Al-Maun Goes to Village: Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Korban Konflik Agraria dan SDA di RSI Siti Fatimah, Sabtu (22/6/2024)

    Beberapa tokoh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua PP Muhammadiyah Busyro Moqoddas, Ketua LHKP PP Muhammadiyah Ridho Al-Hamdi, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah David Efendi. Dari jajaran PDM Kabupaten Banyuwangi ada Mukhlis Lahuddin (Ketua), Ainur Rofik (Wakil Ketua), dan Sunarto (Wakil Ketua).

    Suasana diskusi para tokoh Muhammadiyah tentang konflik agraria di Banyuwangi

    Mirdasy menegaskan ada tiga tujuan yang dilakukan dari studi lapangan ini, yaitu:

    Pertama, LHKP ingin merajut silaturrahim dengan warga dan jamaah Muhammadiyah di Masjid Al-Furqon, Kelurahan Kebalenan dan Masjid Besar KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Kelurahan Penganjuran.

    Kedua, Melakukan diskusi mendalam dan mencari masukan dan saran atas permasalahan yang terjadi terkait konflik agraria.

    “Kami sempat melakukan mapping masalah, mengumpulkan data, serta melakukan proses analisis dengan mengidentifikasi berbagai aspek yang melatarbelakanginya.” Papar mantan Ketua PW Pemudah Muhammadiyah Jatim ini.

    Ketiga, Melakukan pencermatan dan rencana tindak lanjut dengan upaya-upaya nyata Muhammadiyah dalam menyelesaikan konflik agraria di Jatim.

    “Kami ingin menemukan benang merah atas kasus-kasus agraria serta menemukan pola dan penyelesaian yang komprehensif di masyarakat. Kami juga ingin bertemu seluruh stakeholder yang terkait dengan agraria.” Paparnya.

    Ia menjelaskan bahwa dengan penuh keyakinan, penyelesaian konflik agraria ini tidak bisa mengabaikan komponen masyarakat lain atau dengan instansi terkait.

    Ia juga mengungkapkan jika dirinya sudah berkoordinasi dengan Bapak Busyro Muqoddas dan Ridho Al-Hamdi.

    “Hasilnya, ada tiga pesan penting yang diterima sebagai masukan”. Imbuhnya.

    Pertama, Konflik agraria harus diselesaikan secara konprehensif dengan melihat berbagai aspek, baik dari ekonomi, hukum, politik, sosiologi dan kearifan lokal.

    Kedua, Penyelesaian konflik tidak semata mengedepankan hukum, namun juga melakukan pendekatan humanis, baik kepada para korban maupun masyarakat terdampak.

    Ketiga, kami diminta melahirkan kajian akademik yang dapat membantu untuk menyosialisasikan problem yang ada agar dapat menjadi kajian bersama untuk masa mendatang.” Tandasnya. (Aan/Gus)

    Begini Penerapan Metode Tilawati Dalam Mempelajari Al-Qur’an LKSA Rumah Pintar Matahari 

    0

    Surabaya, kartanusa – Kegiatan rutin tilawati Qur’an kali ini di ikuti oleh 6 santri di Masjid Al-Mukhlis Kemayoran Surabaya yang dipimpin oleh Wilujeng salah satu pengurus Rumah Pintar Matahari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan. Sabtu (22/6/24)

    “Tilawati merupakan buku metode belajar membaca Al-Qur’an yang disampaikan secara seimbang antara pembiasaan melalui pendekatan klasikal dan kebenaran membaca melalui pendekatan individual dengan teknik baca simak.” Ungkapnya.

    Dia menjelaskan bahwa metode Tilawati adalah suatu sistem atau cara yang mengatur tentang pembacaan Al-Qur’an agar baik dan indah.

    “Metode Tilawati ini santri seringkali mengutamakan irama/nada sehingga kaidah-kaidah dan tajwid Al-Qur’an terlalaikan. Maka RPM berusaha bagaimana menerapkan metode Tilawati serta mengetahui kendala dalam pelaksanaannya dan kelebihan dan kekurangan metode Tilawati dengan tajwid yang benar.” Ujar Wilujeng yang juga guru TK ABA 11 Surabaya.

    “Kita berusaha istiqomah dalam mengajari mereka membaca Al-Qur’an dengan metode Tilawati.” Tandasnya. (Tama/Aris)

    Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Jombang Gelar Rakerda di SMP MBS Jombang

    0

    Jombang, kartanusa – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) Kwartir Daerah (Kwarda) Kabupaten Jombang baru saja digelar, di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang. Sabtu (22/06/2024).

    Rakerda ini dihadiri peserta dari seluruh anggota Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kabupaten Jombang, Dewan Sughli Daerah gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Jombang, serta Dewan Pasukan SMP MBS Jombang.

    Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Jombang Ramanda Furqon menyampaikan bahwa rakerda ini fokus membahas dan menetapkan agenda serta program kerja HW untuk setahun ke depan.

    “Mulai dari latihan pengembangan kepemimpinan, Jambore Daerah, penataan atribut, lomba kreasi pioneering pengenal penghela, peduli bencana, latihan gabungan antar qobilah, tunas athfal, dan sebagainya.” Beber Furqon.

    Rakerda Berlangsung Penuh Kekhidmatan

    Rakerda ini juga menghadirkan Ustadz An-Nu’man, S.H., selaku pengasuh Pondok Pesantren Jazaul Ihsan SMP MBS Jombang dan pembuka acara tersebut secara resmi.

    “Peran organisasi di masyarakat itu sebagai kekuatan sosial, maka kita harus berhati-hati terhadap fitnah-fitnah yang ada pada hari ini. Jadikan janji dan undang-undang HW itu pedoman, dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.” Tuturnya

    Acara Rakerda ini juga dihadiri oleh Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Jombang periode 2018-2023 Ramanda Ari Kusuma Wahyu. Ia berpesan tentang bersama-bersama mengembangkan Hizbul Wathan Kabupaten Jombang lebih baik.

    “Ayo kita buat HW di Jombang, lebih baik lagi, lebih maju lagi dan lebih aktif baik. Baik Kwarda maupun DSD-nya, kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih baik dan bersama kita bisa mengembangkan HW.” Tandasnya (nra/$)

    Kekhidmatan Wisuda Purna Siswa SMP Muhammadiyah 4 Kesamben Jombang

    0
    Oplus_131072

    Jombang, kartanusa – SMP Muhammadiyah 4 Kedungbetik Kesamben Jombang Gelar Wisuda Purna Siswa di halaman Komplek Pendidikan Muhammadiyah Kedungbetik Kesamben Jombang. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas IX yang berlangsung dengan penuh keharuan dan kekhidmatan.

    Kegiatan juga bersamaan dengan wisuda tahfidz Al-Qur’an dan kolaborasi dengan MI Muhammadiyah 8, PAUD dan TK ABA yang berada di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Kedungbetik Kesamben Jombang yang berada di Jl. Raya 93 Kedungbetik, Kedung Betik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Sabtu (22/6/2024).

    Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 4 Kesamben Jombang Mufidatun Nisak, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, bisa melaksanakan wisuda dengan baik dan lancar.

    “Kegiatan ini kolaborasi dengan lembaga pendidikan yang berada di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Kedungbetik Kesamben Jombang, mulai PAUD, TK ABA dan MIM Muhammadiyah 8.” Ujarnya

    Wisuda Tahfiz SMPM 4 Kesamben Jombang

    Dia menyampaikan bahwa yang diwisuda kelas IX SMPM 4 Kesamben berjumlah 16. Berbagai kegiatan penyerta yang dilakukan ada pawai ta’aruf yang berlangsung jumat, 21 Juni 2024 yang diikuti oleh seluruh peserta didik dari PAUD, TK, MIM 8 dan SMPM 4 Kedungbetik Kesamben Jombang.

    Sementara itu wali murid Bunda Novia Indra Sari, orang tua dari ananda Rafadillah Kelas IX SMP Muhammadiyah 4 Kesamben Jombang menyampaikan bahwa wisuda purna siswa berjalan lancar dan sukses, dan berlangsung meria, dan khidmat.

    Wali murid yang juga alumni SMPM 4 Kesamben Jombang

    “Kami ucapkan selamat kepada anak-anak yang telah diwisuda semoga terus semangat dalam belajar mengejar prestasi dan cita-cita yang diinginkan”. Ujarnya

    Ia juga menjelaskan sebagai wali murid berharap, semoga menjadi anak sholih dan sholihah yang membanggakan orang tua, agama, bangsa dan negara.

    “Khusus bagi para guru, kami ucapkan terimakasih, yang sudah sabar mengajar dari kelas VII sampai IX, yang mungkin susah diatur dari awal masuk sampai sekarang”. Ungkap Novia yang juga alumni SMPM 4 Kesamben Jombang.

    Suasana wisuda berlangsung cerita dan khidmat, dimulai dengan pra acara yang diisi oleh anak-anak dari PAUD, TK ABA, MIM 8 dan siswa-siswi SMPM 4. Kemudian juga ada atraksi dari anak-anak Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Ortom bela diri milik Persyarikatan Muhammadiyah. (Novi/BMR)

    Buku Antologi Karya Siswa-Siswi SDM Dubes Inspiratif Bagi Generasi Emas Bangsa Indonesia

    0

    Surabaya, kartanusa – Buku dengan sampul dominan warna biru dan merah hati itu menjadi jujugan anak-anak dan wali murid pada kegiatan pagelaran dan pameran karya SD Muhammadiyah 12 (dubes) Surabaya. Sabtu, (15/06/2024)

    Selain buku ada juga karya yang lain, seperti lukisan dan kaligrafi serta berbagai macam handy craft karya anak- anak SDM dubes yang dipamerkan pada kegiatan ini. Satu persatu siswa dan orang tua melihat serta membaca buku karya siswa tersebut

    Hasil Karya siswa-siswi SD Dubes

    Buku dengan judul My School My Adventure; jejak-jejak kehidupan siswa-siswi SD Muhammadiyah 12 Surabaya ini berisi catatan siswa-siswi kelas 6 tentang pengalaman, kesan dan pesannya selama belajar di SDM dubes.

    Banyak kisah suka dan duka, lika-liku belajar di SD Muhammadiyah 12 ini. Mulai dari mendapatkan teman baru, guru yang menginspirasi, sulitnya saat menghafal, serta beratnya saat harus mengerjakan tugas sekolah.

    Ada juga kisah tentang bagaimana ia bisa tertarik dan senang bersekolah di SDM dubes ini, mulai dari lapangannya, kebersihannya juga karena ada kakak kelasnya yang terlebih dulu sekolah disini. Semuanya menjadi daya tarik bagi anak-anak menulisnya menjadi sebuah kenangan.

    Selain tentang kegiatan di sekolah, buku ini juga berisi tentang harapan dan cita-cita para peserta didik SDM dubes setelah lulus dari sekolah tercinta ini. Berbagai macam profesi dan cita-cita tercatat di buku ini. Mulai dari menjadi polisi, tentara, dokter, gamers, pengusaha, youtuber, dan guru.

    Banyak harapan yang di tuangkan dalam buku ini, seperti semoga sekolah SDM dubes semakin maju, siswanya semakin banyak dan selalu berprestasi. Baik tahfidznya, akademiknya maupun non akademiknya. Sesuai dengan motto sekolah SDM dubes yakni memegang aqidah menebar prestasi.

    Ustadz Muhammad Mahmuda selaku Kepala Perpustakaan mengapresiasi karya siswa-siswinya ini. ini menjadi awal untuk pengenalan dan pembelajaran tentang literasi.

    “Menulis memang tidak muda. Tapi, berani menulis itu hebat dan luar biasa. Dengan membaca kita mengenal dunia dan dengan menulis kita di kenal dunia”. Ujarnya

    Buku ini sebenarnya album kenangan yang dibuat seperti buku antologi agar lebih awet dan telah diurus ISBN sehingga menjadi karya yang berharga.

    “Semoga ke depan lahir karya-karya lainya dari anak-anak SD Muhammadiyah 12 Surabaya. Selamat dna sukses untuk karya ini”. Tandasnya (Roin)

    Panggung Gen-Q Award dan Pentas Seni Tutup Tahun SD Musix Dominan Balon Warna-warni

    0

    Surabaya, kartanusa – Program Pembelajaran Tahun Ajaran 2023-2024 SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya ditutup dengan pemberian penghargaan Gen-Q Award dan pentas seni. Jum’at (21/06/2024)

    Kegiatan akhir tahun ajaran setelah Tes Akhir Tahun, para siswa dan guru disibukkan dengan kegiatan pentas seni, bahkan sebelum tes dimulai pun mereka sudah mulai merancang pentas seni apa yang akan digelar.

    Berbagai Kreasi Yang Disiapkan Setiap Kelas 

    “Jenis kreasi kami serahkan sepenuhnya kepada guru kelasnya masing-masing untuk melatih anak duduknya.” Jelas Hidayatun Ni’mah Ketua Panitia

    Dia juga menjelaskan bahwa kolaborasi antara guru, wali murid dan siswa akan menjadi talok ukur kesuksesan tampilan setiap kelasnya.

    Sebagian besar kreasi yang akan ditampilkan setiap kelas drama, tetapi juga tidak sedikit yang menampilkan puisi, pildacil, dan menyanyi.

    “Kalau kelas saya akan menampilkan drama heroik.” Pamer Nurun Naharo, M.Pd.I., guru kelas 3-B

    Menurut pria kelahiran Bojonegoro ini, drama heroik yang dimaksud adalah peristiwa perolehan bendera di hotel Yamato (sekarang Majapahit) pada 78 tahun yang lalu.

    “Untuk itu saya berharap panitia menyiapkan sound sistem yang menggelegar.” Imbuhnya.

    Keseruan tampilan diatas panggung itu akan lebih meriah karena ada penghargaan Gen-Q Award kepada siswa yang mendapat point tinggi.

    “Panitia menyediakan puluhan hadiah sebagai penghargaan disamping hadiah utama” Jelas Anisa Herawati S.Pd.I.

    Hadiah utamanya yang sediakan adalah dua sepeda bagi peraih point tertinggi pada aplikasi Gen-Q Award, baik putra maupun putri

    “Untuk para penerima penghargaan ini akan kami umumkan di sela-sela pentas seni.” Tambah guru Bahasa Inggris yang sedang menempuh pendidikan S-2 ini.

    Untuk menyukseskan agenda ini panitia dituntut kerja keras, terutama panggung yang menjadi simbul kemegahan suatu acara.

    “Sekalipun rasa capek setelah penyembelihan ternak qurban, kami tidak akan rasakan, kami ingin acara ini sukses.” Jelas Darmadi S.Pd. seksi perlengkapan.

    Panggung yang telah disiapkan yang dominan balon warna-warni itu menjadikan semangat anak-anak ingin segera tampil.

    “Waw! Panggungnya bagus sekali. Boleh Nggak besok akan ambil balonnya kalau sudah selesai?” Tanya salah seorang siswa kelas 1 yang baru masuk.

    “Boleh kalau sudah selesai.” Kata Darmaji singkat.

    Seolah sudah tidak sabar menunggu pagelaran ini bagi anak-anak yang hari itu sedang gladi bersih.

    Segala kebutuhan telah disiapkan dengan baik, tinggal menunggu pelaksanannya pada hari Sabtu, 22/06/2024. Sukses agenda ini menjadi harapan keluarga besar SD Musix Surabaya. (Basirun)

    Kwarcab HW Wonokromo Gelar Diklat Dewan Kerabat SMPM 4 Gadung Surabaya

    0
    Oplus_131072

    Surabaya, kartanusa – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Wonokromo gelar kegiatan Diklat Dewan Kerabat angkatan 3 Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis, 19-20 Juni 2024 yang diikuti oleh 20 peserta.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Wonokromo setiap 1 tahun sekali. Peserta dikhususkan untuk kelas IX yang baru naik kelas sebagai awal kaderisasi tingkat cabang Wonokromo.

    Hadir dalam acara Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Bapak Djumadi sekaligus memberikan materi pertama.

    Dalam sambutannya dia menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT sehingga kegiatan kaderisasi bisa berjalan lancar. Kemudian dilanjutkan menyampaikan materi pertama tentang pengetahuan organisasi otonom Muhammadiyah.

    “Organisasi otonom Muhammadiyah adalah organisasi yang dibentuk oleh Muhammadiyah dalam rangka memperkuat kaderisasi di internal Muhammadiyah.” Ujarnya

    Dia menjelaskan bahwa di Muhammadiyah ada 7 organisasi otonom; ‘Aisyiyah yang merupakan ortom khusus, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.

    “Organisasi otonom harus mengikuti aturan dari persyarikatan Muhammadiyah”. Imbuhnya

    Peserta Diklat Dewan Kerabat SMPM 4 Gadung Wonokromo

    Sedangkan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Wonokromo Ramanda Yogi Setiawan menyampaikan terimakasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo atas kehadiran dan supportnya sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses.

    “Materi pertama tentang organisasi otonom Muhammadiyah oleh PCM Wonokromo dilanjutkan dengan materi mountainering arcending dan descending”. Ujarnya

    Dia menjelaskan bahwa materi ini untuk melatih mental keberanian peserta dari ketinggian lantai 3 gedung SMA Muhammadiyah 3 Gadung. Dan juga melatih pemahaman simpul tali-temali sebagai dasar materi kepanduan Hizbul Wathan (HW).

    Kemudian saat malam hari peserta diajak untuk jelajah kota dengan berjalan kurang lebih 4-5 km. Dari kompleks pendidikan Gadung Wonokromo ke Plaza Marina, Sidosermo, Bendul Merisi kemudian kembali ke sekolah, kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00-24.00 WIB.

    “Di pagi hari, peserta diajak untuk mengikuti senam pagi. Setelah senam dilakukan pencarian hasduk dengan tetapi diganti dengan tiket”. Imbuhnya

    Ia menambahkan bahwa tiket tersebut dititipkan kepada warga sekitar Komplek Pendidikan Gadung seperti pedagang kaki lima, pedagang sate, tempat foto copy dan lain-lainnya.

    Kemudian peserta mencari tiket tersebut dengan catatan harus menyelesaikan tugas dari orang yang membawa tiket tersebut. Setelah tiket didapatkan oleh seluruh peserta mereka dilantik untuk menjadi penghela dengan hasduk yang baru yaitu hasduk berpita putih. Hal ini diharapkan seluruh peserta dan panitia dapat menghargai atribut HW dan memahami apa maksud dan tujuan HW.

    “Kegiatan Diklat ini diharapkan menjadi langkah awal untuk rakanda dan ayunda di tingkat penghela menjadi kader yang dapat bermanfaat bagi persyarikatan Muhammadiyah, Hizbul Wathan di tingkat cabang Wonokromo serta nusa dan bangsa.” Tandasnya (Yogi)