Bondowoso, kartanusa — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bondowoso masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso. Dilansir dari laman resmi media sosial TVNU pada Sabtu (08/08/2026).
Kepemimpinan PCNU Bondowoso periode ini di nakhodai oleh KH Abdul Qodir Syam sebagai Rais Syuriyah dan Dr. H. Moh. Syaeful Bahar sebagai Ketua Tanfidziyah. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Katib ‘Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori.
Kehadiran Tokoh Nasional dan Daerah
Acara sakral ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso.
Adapun jajaran PBNU; Ketua Umum, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Katib ‘Aam PBNU, KH. Ahmad Said Asrori, Waketum PBNU, KH. Amin Said Husni. Sedangkan dari jajaran Forkopimda Bondowoso; Wakil Bupati Bondowoso, Ketua DPRD Bondowoso, dan Kapolres Bondowoso.
Pesan Ketua Umum PBNU: Pentingnya Konsolidasi Semesta
Dalam arahannya, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan rasa optimismenya terhadap kepengurusan baru PCNU Bondowoso. Menurutnya, para pengurus yang baru saja dilantik merupakan figur-figur berpengalaman yang telah teruji dalam menjalankan khidmah serta mengelola organisasi.
“Kepengurusan baru tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga mampu membangun hubungan dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.” Tutur KH. Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU.
Di akhir arahannya, Gus Yahya menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan konsolidasi semesta, yaitu menyambungkan berbagai kekuatan agar dapat saling bahu-membahu dalam mewujudkan kepedulian serta cita-cita bersama di tengah masyarakat. (Humas/Gus).








