spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 198

    Bunda PAUD Kecamatan Apresiasi Kegiatan Masa Transisi di SDM dubes

    0

    Surabaya, kartanusa – SD Muhammadiyah 12 Surabaya (SDM dubes) menjadi tuan rumah kegiatan Road Show masa transisi TK Ke SD. Bertempat di halaman SDM dubes kegiatan ini di hadiri bunda PAUD Kelurahan dan Kecamatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari selasa, (4/06/2024)

    Kegiatan ini di ikuti siswa TK ABA 11 sebanyak 23 siswa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan di sambut tampilan kreasi dari anak anak dubes seperti pantomim, dacil, aktrasi silat tapak suci dan nyanyi.

    Dalam sambutanya Ustadzah Lin Hidayati selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Surabaya mengatakan terima kasih atas kepercayaan dari kelurahan dan kecamatan yang telah menunjuk SDM dubes sebagai tuan rumah.

    “Ini sebagai langkah awal pengenalan lingkungan sekolah kepada anak-anak TK yang mau masuk SD.” Tuturnya.

    Ibu Aprilia Puspa Rosita, Spi selaku camat bubutan mengatakan “Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan anak TK yang mau masuk SD, agar tidak takut lagu. Mereka bisa senang dan bahagia.” Ujarnya

    “Biasanya anak-anak TK kalau masuk SD itu kan ada tes calistung, nach dimasa transisi ini tidak takut lagi karena sudah kenal. Selain itu biasanya juga ada anak yang nangis karena kurang kenal dengan kegiatan transisi ini anak akan kenal sehingga lebih senang, lebih dekat dan akan tambah bersemangat.” Tambahnya.

    Sedangkan Ibu Tiena Wahjuningsih Pribadi SH. M.Hum menambahkan bahwasannya masa transisi ini, ingin mengenalkan lingkungan sekolah yang menyenangkan, membahagiakan dan menggembirakan. “Ketika senang dan gembira belajar akan lebih mudah.” Ujarnya. (Roin)

    Promosi yang tepat dapat membantu meningkatkan Brand Awareness

    0
    oplus_0

    Strategi Promosi Praktis Meningkatkan Brand Awareness

    Oleh: Taufik Hidayanto A.Md
    (Wakil Ketua PCM Wonokromo)

     

    Promosi Sekolah
    Promosi tepat meningkatkan brand awareness

    Setelah mengetahui apa itu Brand Awareness dan mengapa begitu pentingnya formula itu terhadap perkembangan sekolah maka dalam tulisan ini akan dibahas bagaimana strategi praktis untuk meningkatkan Brand Awareness khususnya untuk AUM di Muhammadiyah.

    Menemukan pola-pola keunggulan sekolah kemudian dibantu strategi praktis dalam promosi dapat membantu meningkatkan brand awareness dan reputasi sekolah secara signifikan. Berikut adalah strategi praktis yang lebih mendalam dan konkrit untuk branding dan promosi sekolah:

    1. Penetapan Identitas Merek yang Konsisten
    • Pembuatan Brand Guidelines: Buat dokumen panduan merek yang mencakup penggunaan logo, warna, font, dan tone of voice. Brand guidelines ini harus diikuti dalam semua materi promosi untuk menjaga konsistensi.
    • Cerita Sekolah (School Story): Kembangkan narasi yang menceritakan sejarah, nilai-nilai, dan keunikan sekolah. Gunakan cerita ini dalam materi pemasaran dan komunikasi untuk membangun ikatan emosional dengan audiens.
    2. Optimalisasi Media Digital
    • SEO dan Konten Blog: Tingkatkan visibilitas website sekolah melalui Search Engine Optimization (SEO). Buat blog dengan konten yang relevan seperti tips pendidikan, kisah sukses alumni, dan panduan untuk orang tua.
    • Video Marketing: Produksi video yang menampilkan kegiatan sekolah, testimoni siswa, dan pencapaian akademis. Video ini bisa diunggah ke YouTube, Tik Tok, Snackvideo dan dibagikan di media sosial.
    • Virtual Tours: Adakan tur virtual sekolah untuk calon siswa dan orang tua yang tidak bisa datang langsung. Ini memberikan pengalaman langsung tentang fasilitas dan suasana sekolah.
    3. Keterlibatan dan Komunikasi dengan Komunitas
    • Program Ambassador: Libatkan siswa, orang tua, dan alumni sebagai duta sekolah. Mereka bisa berbagi pengalaman positif dan mengajak orang lain untuk mengenal sekolah.
    • Event dan Workshop: Selenggarakan event terbuka untuk umum seperti workshop pendidikan, seminar parenting, atau kegiatan sosial. Ini membantu membangun keterlibatan dan menunjukkan kepedulian sekolah terhadap komunitas.
    • Kolaborasi dengan Influencer Lokal: Gandeng influencer lokal atau figur publik yang memiliki nilai yang sejalan dengan sekolah untuk membantu mempromosikan sekolah.
    4. Promosi Melalui Pengalaman Nyata
    • Program Magang dan Kemitraan Industri: Buat program magang atau kerja sama dengan industri lokal untuk memberikan pengalaman praktis kepada siswa. Ini menunjukkan bahwa sekolah mempersiapkan siswa dengan baik untuk dunia kerja.
    • Kegiatan Ekstrakurikuler Unggulan: Promosikan kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang dimiliki sekolah. Misalnya, tim olahraga, klub debat, atau program seni yang berprestasi.
    5. Pemasaran Berbasis Data
    • Survey dan Feedback: Rutin mengumpulkan feedback dari siswa, orang tua, dan staf untuk memahami kebutuhan dan kepuasan mereka. Gunakan data ini untuk memperbaiki layanan dan program sekolah.
    • Analisis Kompetitor: Lakukan analisis terhadap kompetitor untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan mereka. Gunakan informasi ini untuk memperkuat posisi dan strategi branding sekolah.
    6. Penggunaan Media Tradisional dan Online
    • Press Release: Kirimkan press release ke media lokal tentang prestasi atau acara penting di sekolah. Liputan media dapat membantu menjangkau audiens yang lebih luas.
    • Iklan Cetak Offline,Online dan Radio: Jika anggaran memungkinkan, gunakan iklan online,iklan cetak di koran lokal, videotron atau iklan radio untuk menjangkau audiens yang mungkin tidak aktif di media digital.
    7. Pelibatan Orang Tua dalam Branding
    • Komite Orang Tua: Libatkan orang tua dalam komite yang berfokus pada promosi dan branding sekolah. Mereka bisa memberikan perspektif unik dan membantu menjangkau komunitas yang lebih luas.
    • Testimoni Orang Tua: Gunakan testimoni orang tua sebagai bagian dari materi promosi. Pengalaman positif mereka bisa menjadi alat yang kuat untuk menarik calon siswa dan orang tua.

    “Dengan menerapkan strategi-strategi praktis ini, sekolah dapat membangun brand awareness yang kuat, meningkatkan reputasi, dan menarik lebih banyak siswa serta dukungan dari komunitas. Implementasi yang konsisten dan terencana dari langkah-langkah ini akan membantu sekolah menjadi lebih dikenal dan dihargai”.

    Menerapkan strategi Building Brand Awareness di sekolah

    0

    Building Brand Awareness

    Oleh Taufik Hidayanto, A.Md
    (Wakil Ketua PCM Wonokromo)

    Brand awareness atau kesadaran merek adalah seberapa baik orang mengenal dan mengingat suatu merek. Dalam konteks sekolah, brand awareness berarti seberapa banyak orang tahu tentang sekolah tersebut, termasuk nama, logo, dan apa yang membuatnya istimewa dibandingkan sekolah lain.

    Contoh Sederhana:

    Bayangkan Anda mendengar tentang dua sekolah di kota Anda: Sekolah M dan Sekolah B. Jika Anda sering mendengar orang berbicara tentang Sekolah M, melihat iklannya di media sosial, atau mendengar kabar tentang prestasi siswanya, itu berarti Sekolah M memiliki brand awareness yang tinggi. Artinya, banyak orang mengenal dan mengingat Sekolah M.

    Sebaliknya, jika Anda jarang atau tidak pernah mendengar tentang Sekolah B, maka brand awareness Sekolah B rendah. Artinya, tidak banyak orang yang tahu atau mengingat tentang Sekolah B.

    Tujuan Meningkatkan Brand Awareness:
    • Menarik Siswa Baru: Ketika lebih banyak orang tahu tentang sekolah Anda, lebih banyak keluarga yang mungkin tertarik untuk mendaftarkan anak-anak mereka.
    • Membangun Reputasi: Semakin dikenal sekolah Anda, semakin besar kemungkinannya untuk dianggap sebagai pilihan yang baik dan berkualitas.
    • Meningkatkan Dukungan: Dengan brand awareness yang tinggi, sekolah Anda bisa lebih mudah mendapatkan dukungan dari komunitas, termasuk sponsor dan relasi dengan organisasi lain.

    Meningkatkan brand awareness berarti melakukan berbagai aktivitas agar nama dan keunikan sekolah Anda dikenal luas oleh masyarakat.

    Salah satu strategi untuk membangun atmosfir manajemen sekolah yang handal,efektif dan berkemajuan maka diperlukan pemahaman tentang Building Brand Awareness dilingkungan sekolah. Untuk maksud itu maka PCM Wonokromo melalui Dikdasmen dan PNF Cabang Wonokromo mengadakan Workshop Optimalisasi Manajemen Sekolah yang diadakan di MTC Wonosalam Jombang

    building brand awareness
    Strategi penerapan building brand awareness

    Membangun manajemen sekolah yang handal dan aplikatif memerlukan pemahaman mendalam tentang karakteristik sekolah dan penerapan strategi building brand awareness yang efektif. Berikut ini adalah beberapa pola dan kreasi yang dapat diterapkan:

    1. Penentuan Identitas Merek Sekolah
    • Visi dan Misi yang Kuat: Tentukan visi dan misi yang jelas dan inspiratif. Visi dan misi ini harus menggambarkan nilai-nilai dan tujuan jangka panjang sekolah.
    • Nilai-nilai Sekolah: Identifikasi nilai-nilai inti yang ingin ditanamkan kepada siswa dan komunitas sekolah. Misalnya, integritas, inovasi, dan kepedulian.
    • Logo dan Slogan: Buat logo dan slogan yang unik dan mudah diingat. Logo dan slogan ini harus mencerminkan identitas sekolah dan menjadi simbol yang dikenali oleh masyarakat.
    2. Strategi Komunikasi dan Promosi
    • Website Sekolah yang Menarik: Miliki website sekolah yang profesional, informatif, dan mudah diakses. Website harus menampilkan informasi penting seperti kurikulum, prestasi siswa, fasilitas sekolah, dan berita terkini.
    • Media Sosial: Aktif di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, Whatsup, Twitter, dan LinkedIn. Gunakan media sosial untuk berbagi informasi, foto, video, dan cerita sukses siswa dan guru.
    • Newsletter dan Email Marketing: Kirimkan newsletter secara rutin kepada orang tua, alumni, dan komunitas sekolah untuk menginformasikan kegiatan, prestasi, dan pengumuman penting.
    • Press Release dan Liputan Media: Bangun hubungan baik dengan media lokal dan nasional untuk mendapatkan liputan tentang acara atau prestasi sekolah.
    3. Pengalaman Pengguna (User Experience)
    • Open House dan Tur Sekolah: Adakan open house atau tur sekolah secara berkala untuk calon siswa dan orang tua. Pastikan mereka mendapatkan pengalaman yang positif dan informatif.
    • Program Alumni: Buat program untuk menjaga hubungan baik dengan alumni. Libatkan mereka dalam kegiatan sekolah dan minta mereka berbagi pengalaman sukses setelah lulus.
    • Kegiatan Komunitas: Adakan kegiatan yang melibatkan komunitas sekitar seperti bazaar, workshop, atau seminar. Ini akan membantu membangun citra positif sekolah di mata masyarakat.
    4. Inovasi dalam Pembelajaran
    • Teknologi Pendidikan: Integrasikan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik.
    • Kurikulum Berbasis Proyek: Implementasikan kurikulum berbasis proyek yang memungkinkan siswa belajar melalui pengalaman nyata dan mengembangkan keterampilan praktis.
    • Kemitraan dengan Industri: Bangun kemitraan dengan perusahaan atau industri untuk memberikan siswa akses ke pengalaman kerja nyata dan program magang.
    5. Monitoring dan Evaluasi
    • Feedback dari Orang Tua dan Siswa: Secara rutin minta feedback dari orang tua dan siswa untuk mengetahui kekuatan dan area yang perlu diperbaiki.
    • Analisis Data: Gunakan data dan analitik untuk mengevaluasi efektivitas strategi branding dan membuat keputusan berbasis data.
    • Benchmarking: Lakukan benchmarking dengan sekolah lain untuk memahami posisi sekolah dan mencari peluang peningkatan.

    “Dengan menerapkan pola dan kreasi ini, sekolah dapat membangun brand awareness yang kuat dan mendapatkan reputasi positif di mata masyarakat. Ini akan membantu menarik lebih banyak siswa dan mendukung pencapaian tujuan jangka panjang sekolah.”

    Kajian Rutin Ahad Pagi PCM Wonokromo, Perkuat Syiar Dakwah Islam Berkemajuan

    0

    Surabaya, kartanusa – Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo melaksanakan program Kajian Rutin Ahad Pagi keliling di lingkungan Wonokromo. Kajian rutin ini dalam rangka menggembirakan dan memeriahkan syiar dakwah Islam Berkemajuan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo.

    Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Bapak Agus Suwandi menyampaikan bahwa kajian terbagi menjadi 2 bagian, yaitu Kajian Tauhid oleh Ustadz Drs. Najih Ichsan (Ahad pertama) dan Kajian Hadits Ustadz Prof. Dr. Zainuddin MZ, Lc. (Ahad ketiga) di Masjid Syuhada.

    “Sedangkan Kajian Ranting Keliling di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Se-Wonokromo secara bergantian dan tematik pada Ahad kedua dan keempat. Ini bagian dari penguatan keberadaan ranting Muhammadiyah, sekaligus bagian dari komitmen ranting dalam pendiriannya harus mempunyai amal usaha. Nah, kajian rutin ini adalah salah satu amal usaha ranting Muhammadiyah.” Ujarnya.

    Hari ini, Ahad tanggal 2 Juni 2024 dimulai pukul 07.00 WIB di Masjid Syuhada’ Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Wonokromo. Sebagai narasumber Ustadz Najih Ichsan dengan Kajian Tauhid.

    “Semoga kajian ini mampu memberikan semangat kepada kita semua untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.” Ujar Bapak Agus yang juga aktif di LPCRPM PDM Kota Surabaya.

    Sebagai informasi bahwa di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo terdapat 4 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM); Jagir, Jagir Mulyo, Darmo dan Wonokromo.

    6 Tenaga Pengajar UMMAD (UMJT) Raih Hibah DRTPM 2024

    0

    Madiun, kartanusa – Enam tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) berhasil lolos Program Hibah Dana Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (DRTPM) 2024 Ditjen Diktiristek KEMENDIKBUDRISTEK RI.

    Hasil tersebut diketahui setelah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek mengeluarkan pengumuman penerima pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kamis (30/5/2024).

    Enam tenaga pengajar tersebut adalah Awit Istiqfarin, S.I.Kom., M.Med.Kom., dan Fajar Istiqomah, S.Sos., M.Sos dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMMAD.

    Kemudian Muhammad Niam, S.Sos., M.Kessos., Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid, S.Sos.,M.A dan Nuril Endi Rahman, S.Sos., M.A., dari Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMMAD.

    Muhammad Qolbi Sobri, S.Si, M.Si dari Prodi Ilmu Aktuaria, Fakultas Ilmu Formal dan Ilmu Terapan (FIFIT) UMMAD.

    6 Judul Proposal 

    Enam judul proposal dosen UMMAD yang memperoleh hibah DRTPM 2024 tersebut adalah Potensi Pengembangan Wisata Budaya SenI Beladiri Pencak Silat sebagai Soft Power Pariwisata di Kota Madiun yang ditulis Awit Istighfarin, ini yang pertama.

    Kedua, Efektifitas Komunikasi Pemasaran Interaktif melalui Instagram Menggunakan Customer Respon Index (Studi pada Desa Wisata Mendak Kabupaten Madiun) dibuat Fajar Istiqomah.

    Ketiga, Upaya Muhammadiyah Menggali Potensi Pemulung TPST Piyungan Bantul melalui Pemberdayaan Masyarakat ditulis Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid.

    Keempat, Analisis Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Perkotaan di Kota Madiun dengan Pendekatan Authentisation dan Inteligenization oleh Muhammad Ni’am.

    Kelima, Kajian Risiko Pengajuan Klaim Asuransi BPJS Kesehatan Kota Madiun Berbasis Logistik Bayesian dan Algoritma C4.5 oleh Muhammad Qolbi Sobri.

    Dan keenam, Nuril Endi Rahman mengenai Kajian Modal Sosial dan Kewiralembagaan dalam Program Inovasi Hutan Sosial oleh PT Paiton Energy Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur oleh Nuril Endi Rahman.

    Muhammad Ni’am menyampaikan keberhasilan meraih hibah DRTPM Tahun 2024 menjadi langkah awal mengimplementasikan Tridharma perguruan tinggi khususnya dalam penelitian.

    Dan menghasilkan karya akademik yang bermanfaat serta menambah khazanah keilmuan berbasis bukti khususnya Ilmu Kesejahteraan Sosial,’ ujar Kaprodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kessos) UMMAD tersebut.

    Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Madiun (LPPM UMMAD), Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D menyampaikan dosen-dosen UMMAD (UMJT) telah menunjukkan prestasi dengan memperoleh hibah DRTPM 2024 sebanyak 6 judul.

    “Prestasi ini tidak lepas dari proses pendampingan intensif LPPM UMMAD. Sebelumnya juga para dosen telah dilatih dengan riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema internal,” terang Sarjito.

    Sarjito menyampaikan dengan perolehan hibah DRTPM sebanyak 6 judul, menempatkan UMMAD dalam 3 besar perguruan tinggi terbaik di Madiun Raya (UMMAD, UMPO dan UNIPMA.

    “Dua diantaranya merupakan PTMA. Perolehan prestasi ini diyakini akan meningkatkan reputasi UMMAD secara Nasional maupun Internasional,” kata Sarjito.

    Sarjito menambahkan dengan prestasi riset ini semoga semangat dosen untuk riset dan PkM menjadi bertambah, juga meningkatkan atmosfir akademik atmosfir dan percepatan jabatan fungsional dosen. (Farin)

    Hotel Kapal dan Sengkaling Menjadi Destinasi Outbound Kelas VI Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya

    0

    Malang, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan kegiatan outbound kelas VI di Kota Malang. Diikuti 67 siswa menikmati destinasi wisata di hotel kapal dan sengkaling, aset Muhammadiyah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

    Outbound kali ini sekaligus sebagai ajang perpisahan kelas VI setelah mengikuti rangkaian ujian yang dijalani sejak akhir bulan Februari hingga Mei 2024. Hingga akhirnya diwisuda aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur pada tanggal 15 Juni 2024.

    Ustadzah Zuli Asiatul Umroh, S.Pd wali kelas VI Cerdas Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan Outbound kelas VI tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pertama kalinya anak-anak menggunakan moda transportasi kereta api dari stasiun Wonokromo Surabaya menuju stasiun lama Kota Malang.

    “Pemakaian moda transportasi kereta api ini bertujuan melatih kedisiplinan anak-anak untuk memanage waktu.” Ujarnya.

    Di Kegiatan ini juga ada acara Makrab (malam keakraban) dengan diberikan game-game yang seru selain itu ada pemutaran kaleidoskop.

    “Kenangan-kenangan kebersamaan mereka mulai dari kelas 1 – 6, agar anak-anak mendapatkan momen berkesan sebelum mereka akan berpisah.” Imbuh Ustadzah Zuli yang juga Kaur Kepegawaian SDM 24 Surabaya.

    “Ketika outbound juga seru sekali, dimana anak-anak dilatih untuk bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tantangan. Mereka juga dilatih untuk menyatu dengan alam mengagumi kebesaran Allah SWT.” Tandasnya.(gus)

    Siswa SD Musix Turut Mendapat Tausiyah Qurban di Masjid Agung Kauman Yogyakarta

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) , guru dan wali murid Surabaya Farewell Tour Yogyakarta dapat bonus ngaji tutorial qurban di Masjid Agung Kauman Yogyakarta. Sabtu (1/6/2024).

    Pukul 22.00 para siswa-siswi kelas VI SD Musix beserta guru dan wali murid bertolak menuju Yogyakarta. Perjalanan menuju Kota Gudeg ini menggunakan dua armada Bus Wisata dengan biro perjalanan wisata Berkah Anugerah Sukses (BAS).

    Selama perjalanan para peserta tampak sangat bergembira. Tampak hampir tidak ada yang mau tidur. Mereka menghabiskan waktu dengan berkaraoke hingga kota tujuan.

    Durasi waktu yang dibutuhkan sekitar 5 jam sudah termasuk istirahat dua kali di rest Caruban 636 dan yang ke dua di rest area Sragen 519. Tepat pukul 03.00 tombangan SD Musix sudah sampai di kawasan Malioboro.

    “Teman-teman, alhamdulillah kita sudah sampai di Yogyakarta. Setelah ini kita akan menuju Masjid Agung Kauman Untuk bersih diri dan sholat subuh”. Kata Nugi Rizky Tour Leader BAS. Selanjutnya dia meminta peserta untuk menawarkan perlengkapan mandi dan baju ganti.

    Suasana Masjid tampak sepi, hanya ada beberapa orang dimungkinkan pengurus atau marbot masjid. Mereka tampak sibuk menggelar tikar di bagian beranda masjid

    Para peserta tour antri di kamar mandi untuk bersih diri dan ganti pakaian. Selanjutnya mereka menunaikan sholat Subuh.

    Selesai sholat subuh, rombongan SD Musix tidak buru-buru meninggalkan masjid, tetapi mengikuti kajian subuh terlebih dahulu.

    “Para jama’ah sangat beruntung, terutama para panitia Qurban.” Kata MC membuka acara.

    Selanjutnya dia menyampaikan bahwa materi kajian yang akan disampaikan adalah “Pelaksanaan Qurban Menurut Syariah dan Kesejahteraan Hewan”.

    Drh H Agung Budiyanto MPhD sebagai Nara sumber utama. Mengawali ceramahnya. Dia menceritakan pengalamannya, diantaranya ketika di Belanda.

    “Bapak-ibu, ternyata orang Belanda itu tidak semuanya pinter. Lha wong saya ngomong “Sampean kabeh iki kok pekok, to? Dia lho jawad; Yes, I am pekok” Celotehnya disambut gerr jama’ah yang memenuhi beranda Masjid Gede.

    Tapi _katanya_ anak-anak kecil di sana sudah pinter berbahasa Belanda. Disambut lebih gerrr jama’ah.

    Selanjutnya dosen Pasca Sarjana Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini menjelaskan syarat hewan yang dikorbankan.

    “Ada lima syarat hewan yang syah untuk qurban” Jelasnya

    Lima sarat itu diantaranya adalah

    Pertama, Pemilihan hewan qurban yang sehat. Kriteria hewan sehat antara lain :

    1. Gerak lincah, nafsu makan normal cara bernafas normal suhu badan 39-40 derajat, tinja dan urin normal.

    2. Mata jernih tidak ada kotoran

    4.Tidak pincang/lincah

    Pincang yang dimaksud _katanya_ bawaan sejak lahir, tetapi kalau pincangnya karena terjatuh syah.

    5. Responsif terhadap lingkungan

    6. Bulu halus tidak kusam.

    “Para jama’ah jangan khawatir jika hati sapi itu ada cacingnya. Itu bukan karena penyakit, tetapi karena kadar air tempat tinggal tinggi, yang penting kulitnya halus tidak kusam.” Tuturnya

    Kedua, Proses pemeriksaan ante mortem (sebelum penyembelihan yang benar).P roses restrain (penalian) dan penyembelihan yang baik dan benar.

    “Jika sapi disembelih 5 menit belum mati, berarti ada kesalahan pada proses penyembelihan.” Tandasnya

    Ketiga, Dari dalam lobang hidung tidak ada cairan tidal normal.

    Keempat, Pemeriksaan post mortem/pasca penyembelihan yang baik dan benar.

    Kelima, Pendistribusian dan penanganan daging yang baik dan benar.

    Disamping hewan sehat, Kepala Lektor UGM ini menyampaikan ciri-ciri hewan tidak cacat, antara lain tidak pincang, tidak buta, telinga tidak rusak.

    Untuk menguatkan ceramahnya, dia menyitir hadis nabi dari Jabir ra, beliau berkata, Rasulullah bersabda:

    “Janganlah kalian menyembelih hewan qurban, kecuali yang telah musinnah, terkecuali kalian sukar memperolehnya, maka sembelihlah domba yang jadza’ah.”(HR. Muslim no. 1963)

    Paling akhir dia mengingatkan penyakit yang perlu diwaspadai pada ternak kurban antara lain Anthrax, Lumphy, Skin Diseases/LSD/Lato Lato, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Basirun)

    Optimalisasi Manajemen Sekolah, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Gelar Workshop di MTC Wonosalam Jombang

    0
    Oplus_0

    Jombang, kartanusa – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo melaksanakan Workshop Manajemen Sekolah Muhammadiyah se-Wonokromo. Dengan mengambil tema “Optimalisasi Manajemen Pengelolaan Sekolah” dengan harapan adanya peningkatan kualitas manajemen sekolah yang unggul.

    Kegiatan dilaksanakan di Muhammadiyah Training Center (MTC) Wonosalam Kabupaten Jombang. Gedung tempat training yang berbentuk kapal, aset milik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya. Sabtu-Ahad (1-2/5/2024).

    Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Ustadz Muhammad Barid, SAg, MPd yang membidangi pendidikan. Dalam sambutannya dia mengajak seluruh peserta tim menajemen sekolah untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan keberkahan yang diberikan serta berdo’a supaya muridnya bertambah.

    “Keberkahan semoga selalu diberikan oleh Allah SWT, sehingga semua sekolah yang berada di PCM Wonokromo mendapatkan kepercayaan publik sehingga muridnya bertambah.” Tuturnya.

    Perlu diketahui Sekolah Muhammadiyah di lingkungan PCM Wonokromo adalah Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SDM 6 (Musix), Sekolah Inovatif SDM 7, Sekolah Karakter SDM 24, Sekolah Berbasis Pesantren SMPM 4, dan SMAM 3 (smamga).

    Dia juga mengulas tentang makna optimalisasi dalam tema, sejatinya adalah anjuran agama yang terdapat dalam Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas.

    “Peningkatan kualitas pribadi, sejatinya semua manusia selalu ingin memilih yang berkualitas, dalam memilih tempat tinggal, pekerjaan termasuk pendidikan juga memilih yang berkualitas.” Ujarnya.

    Sebuah keniscayaan dalam meningkatkan kualitas diri, mengoptimalkan SDM diri sesuai dengan anjuran Allah SWT dalam surat At-Tin.

    “Jagalah dan tingkatkan kualitas diri, karena itu adalah amanah dari Allah SWT”. Imbuhnya.

    Memahami pentingnya manajemen diri sehingga Allah SWT menjelaskannya dalam Al-Qur’an surat Al-Hasyr ayat 18 tentang pentingnya manajemen diri dalam rangka optimalisasi masa depan lebih baik, baik untuk diri sendiri, keluarga, agama, masyarakat, bangsa dan negara, khususnya bagi amal usaha dan persyarikatan Muhammadiyah.

    “Kita adalah hamba terbaik, maka tugas kita mengukir yang terbaik dalam hidup kita yang terbaik khususnya bagi persyarikatan Muhammadiyah yang menjadi warisan baik untuk generasi atau kader berikutnya”. Tandasnya.

    Terakhir sebelum dibuka secara resmi, dia berpesan tentang ciri khusus Sekolah Muhammadiyah adalah adanya Ismuba; Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab. Kunci utama untuk menuju berkemajuan dan keunggulan adalah memperkuat tentang pemahaman Ismuba dalam pendidikan di Sekolah Muhammadiyah.

    Sementara itu, Bapak Suradi, SE selaku Ketua Bidang Pembinaan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo mengingatkan tentang pentingnya bersinergi dalam mencapai tujuan masing-masing lembaga.

    “Semua lembaga pendidikan yang berada di lingkungan PCM Wonokromo harus bisa bersinergi dalam mencapai tujuan masing-masing, yaitu menjadi sekolah yang unggul. Jangan lagi berjalan sendiri-sendiri, tapi berjalan bersama, saling menguatkan, saling mendukung.” Ujarnya.

    Dalam workshop kali ini, ada 3 materi yang diberikan, yaitu :

    Pertama, Manajemen Branding Sekolah Masing-masing; Building Brand Awareness.

    Kedua, Manajemen Pelaporan Keuangan; Praktek Aplikasi Akuntansi Excel.

    Ketiga, Strategi Praktis Branding dan Promosi Sekolah; Practical Strategis For Branding and Promoting Schools. (BMR)

    Asyiknya Farewell Tour Yogyakarta SD Musix

    0

    Surabaya, kartanusa – Berkaraoke bersama mengiringi perjalanan Farewell Tour Yogyakarta kelas VI SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya. Jum’at, 31/05/2024

    “Adik-adik, kakak mau perkenalkan kru armada kita, ya!”. Kata Nugi dengan ramah. Selanjutnya dia memperkenalkan satu persatu dari lima kru BAS.

    “Nah, kakak ganteng yang membawa kamera ini yang bertanggungjawab dokumentasi selama acara di Jogja, panggil saja kak Didit”. Lanjutnya.

    “Kak, minta diputarkan lagu-lagu, dong !”. Rengek anak-anak.

    “Iya, sabar dulu. Sebelum nyanyi kita kenalan dulu, biar asyik perjalanan kita”. Sambut Nugi.

    Selanjutnya Nugi mencoba berinteraksi dengan penumpang bus yang didominasi anak perempuan dan emak-emak yang ikut serta mendampingi. Sambil berjalan dia mencoba menyapa anak-anak.

    Setelah melewati beberapa deret penumpang, dia mendekati salah satu siswi.
    “Nah, kamu cantik. Boleh saya berkenalan, ya ?”. Sapanya.

    “Boleh-boleh..! Jawab Nayla Alayda Zahra Manopo (Nayla)
    ” Siapa namamu?” Tanya Nugi sambil menyerahkan mikrofon.
    “Panggil saja Nayla” Jawab gadis keturunan Manado ini.

    Coba sekarang ‘pinta Nugi’ ceritakan seseorang yang sangat kamu kenang selama kamu menjadi siswa di SD Musix. Boleh guru, boleh juga teman

    Sejenak Nayla berfikir, Nugi pun memancing-mancing ingatannya.
    “Ustadz Basir guru yang paling aku kenang”. Katanya sambil malu-malu disambut sorak teman-temannya.

    Kemudian tour teader yang sudah beberapa kali mendampingi kegiatan keluarga besar SD Musix ini meminta Nayla untuk menceritakan kenangan terhadap guru favoritnya itu.

    Dengan malu-malu dia mulai bercerita.
    “Yang membuat saya terkenang ustadz Basir (panggilan akrab Basirun) orangnya itu menjengkelkan, killer, tapi juga lucu.

    Menjengkelkan ‘katanya’ kalau memberikan tugas banyak banget. Apalagi pelajaran Bahasa Indonesia itu bagi saya sangat sulit.

    “Pernah juga ketika saya ketiduran setelah lomba egrang say di foto dan di shere di WAG kelas, malukan”. Kenangnya.

    “Kalau kenangan yang killer itu apa?”. Pancing Nugi.

    Nayla menceritakan jika ada muridnya yang terlambat mengerjakan tugas dihukum untuk mengerjakan hari itu juga harus selesai.

    “Pokoknya gak boleh ditawar lagi”. Kenangnya sambil dibenarkan teman-teman.

    Lucunya itu ‘lanjut Nayla’, ketika anak-anak mulai jenuh belajar, dia mengalihkan perhatian dengan cerita-cerita yang membuat teman-teman menjadi terhibur.

    Setelah berkisah tentang gurunya Nayla menuju Basirun yang duduk di deretan paling depan untuk memberikan karangan bunga yang telah disiapkan BAS untuk meminta maaf dan berterimakasih atas bimbingannya selama ini.

    Setelah sesi kenalan, Nugi menuruti permintaan request anak-anak untuk berkaraoke.

    Beberapa lagu request dipenuhi Didit sekalu operator, diantaranya Perfect karya Ed Sheeran, Love Story yang dilantunkan oleh Taylor Swift, kemudian Sesuatu di Jogja karya Adhitia Sofyan, dan Laskar Pelangi yang dilantunkan oleh Niji, dan masih banyak lagu yang dinyanyikan mengiringi perjalanannya.

    Tanpa terasa, separo perjalanan telah dilalui. Untuk menjaga stamina awak bus, dua kali Istirahat. Pertama di rest area Caruban 636 dan yang ke dua di rest area Sragen 519.

    Setelah meninggalkan rest area 639 beberapa menit perjalanan memasuki Kota Yogyakarta. Tujuan pertama adalah Masjid Agung Kauman untuk bersih diri dan sholat Subuh. Di Masjid inilah dimulainya kegiatan Farewell Tour SD Musix. (Basirun)

    Silaturrahim TK Nurul Falah Ke Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Disambut Tampilan Tapak Suci

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menerima silaturrahim dari TK Nurul Falah Ketintang Surabaya. Peserta yang hadir berjumlah 20 siswa dan 3 pendamping disambut dengan berbagai tampilan, mulai dengan parade tilawah, penampilan seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah, nasyid, dan story telling. Acara dilaksanakan di halaman kampus 1 Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Selasa (28/5/2024).

    Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan sambutan pembuka dari Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd Kepala Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Mengawali sambutan dengan menanyakan kabar dan mengajak selalu bersyukur kepada Allah SWT. Tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan silaturrahimnya kepada Ustadz/Ustadzah, dan anak-anak hebat dari TK Nurul Falah Surabaya.

    “Selamat datang di Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Hari ini anak-anak akan belajar bersama dengan kakak-kakak kelas 1, supaya bisa merasakan bagaimana menjadi kelas 1 SD di sekolah ini. Mengenal lebih jauh lingkungan dan pembelajaran yang ada di Sekolah Karakter. Selamat dan semangat belajar serta bersenang-senang.” Ujarnya.

    Penanggungjawab acara silaturrahim Ustadzah Irmatun Nadhifah, S.Pd menyampaikan “Alhamdulillah lancar, anak-anak senang belajar bersama membuat transportasi pakai clay, anak-anak bisa membuat dan dibawa pulang.” Ujarnya

    Di akhir acara anak-anak diminta bercerita di depan teman-temannya. Ada 4 anak yang berani maju dengan penuh percaya diri, senang dan seru dalam menyampaikan cerita pengalamannya.

    “Nah, 4 anak yang tadi berani tampil, kami beri reward pin pelopor percaya diri”. Imbuh Ustadzah Dhifah yang juga Wakil Kepala Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    Sementara itu Ibu Maria, Ustadzah TK Nurul Falah menitipkan salam untuk semua tim Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    “Acara silaturrahim hari ini sangat berkesan, kami dan anak-anak disambut dengan baik, mendapatkan pengalaman bahkan dapat bingkisan.” Tuturnya.(Boy)