spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 199

    Program Reward Umroh dan Beasiswa Pendidikan bagi Guru Karyawan sebagai Apresiasi dari Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SDM 6 Gadung Surabaya 

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SD Muhammadiyah 6 (Musix) Gadung Surabaya beri reward ibadah umroh terhadap loyalitas dan dedikasi guru dan karyawan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadz Ir. Lukman dalam gelaran upacara memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia Republik Indonesia ke-79. Sabtu (17/8/2024).

    Reward tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sekolah terhadap guru dan karyawan yang sudah mengabdikan diri di SD Musix, minimal 25 tahun.

    “Tahun ini, sekolah sudah memberangkatkan angkatan ketiga. Seharusnya sudah angkatan keempat, namun waktu itu terkendala Covid-19 sehingga tidak diberangkatkan. Alhamdulillah, tahun ini dapat dilanjutkan dan ada dua orang yang akan menjalankan ibadah umroh di bulan September.” Tutur Ustadzah Luluk Humaida S.Pd., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo seusai melaksanakan upacara bendera Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya.

    Apresiasi angkatan keempat ini diberikan kepada Ustadzah Evi Firdaini, S.Sos., Kepala Tata Usaha dan Mochammad Ali, S.Ag., Guru kelas IV. Bagi mereka berdua, reward ini memiliki makna tersendiri bagi mereka.

    “Alhamdulillah, saya senang sekali. Program ini bangus sekali dan tentu mulia untuk mencari keberkahan agar sekolah kita selalu jaya dan tetap dalam lindungan Allah SWT.” Tutur Evi panggilan akrab Evi Firdaini.

    Selanjutnya Evi juga berharap program ini jangan berhenti sampai dirinya saja, tetapi program ini dijadikan program berkelanjutan, sehingga semua guru dan karyawan SD Musix akan merasakan jika sudah pada waktunya.

    “Semoga program ini tidak hanya menjadi program Kepala Sekolah, tetapi menjadi program sekolah, siapapun kepala sekolahnya akan tetap terlaksana.” Imbuhnya

    Sementara itu, Ustadz Muhammad Ali yang mendapat giliran bareng dengan Evi. Ketika namanya dipanggil untuk menerima sertifikat reward umrah di hadapan peserta upacara, dia tidak segera maju, dengan support teman-teman baru mau maju.

    “Saya sangat bahagia dengan penghargaan ini, tetapi saya akan lebih merasa bahagia jika saya bisa berangkat berangkat bersama istri saya.” Tuturnya sambil berkaca-kaca di matanya.

    Ali panggilan akrab Muhamamd Ali ini masih dalam suasana duka, karena Sri Lestari istri tercinta pada 2 Mei 2024 telah meninggalkannya untuk selama-lamanya.

    “Saya berterimakasih kepada pihak sekolah atas hadiah ini, dan mohon doanya agar kami berdua bisa menjalankan rukun umrah dan selamat diperjalanan hingga berkumpul kembali di SD Musix.” Punkas Ustadz Ali yang tahun depan memasuki masa pensiun ini. (Rizki Handayani).

    Tanamkan Nasionalisme dan Patriotisme, Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Gelar Upacara HUT RI ke 79 dan Drama Kolosal Bandung Lautan Api

    0

    Surabaya, kartanusa – Semarak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79 di Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya berlangsung sangat meria dan penuh kekhidmatan. Semua warga sekolah bisa merasakannya, baik siswa, guru dan juga orang tuanya.

    Keluarga besar Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya merayakannya dengan berbagai acara, mulai dari upacara, drama kolosal, dan lomba antar wali murid dan guru di Taman Jangkar Surabaya. Sabtu (17/8/2024).

    Kepala Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pagi itu merupakan rangkaian Semarak Kemerdekaan HUT ke-79 RI. Sebelumnya, sudah digelar sejak 14 Agustus sampai 16 Agustus 2024 lalu. Yakni digelar berbagai lomba untuk siswa. Diantaranya program wawasan kebangsaan, mading kemerdekaan dan lomba khas Agustusan.

    “Nah di tanggal 17 Agustus ini, kami memperingatinya dengan upacara dengan memakai baju nasional dan adat se-Indonesia. Tujuannya untuk mengenalkan budaya kepada masyarakat luas. Sehingga anak-anak juga punya literasi terkait kebudayaan dan pejuang.” Tuturnya.

    Suasana Upacara HUT RI ke 79 Memakai Baju Adat, Menggambarkan Keberagaman

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini mengambil tema “Generasi Berkarakter untuk Indonesia Maju”. Perjuangan dari pahlawan ini, memiliki karakter yang kuat dalam mempertahankan Indonesia. Misalnya Jenderal Sudirman, meski dalam keadaan sakit, tetap gigih berjuang. Karakternya kuat, karakter inilah yang kita tanamkan ke siswa.

    “Kami ingin menguatkan karakter itu ke siswa dalam mengisi kemerdekaan ini. Dengan terus meningkatkan iman kepada Allah SWT, sebagai bentuk syukur. Kemudian dengan belajar, sehingga Indonesia menjadi negara yang disegani dan jadi nomor satu dunia. Tidak diremehkan.” Tegas Ustadzah Norma yang juga sebagai Wakil Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wonokromo.

    Selanjutnya, Ustadzah Norma mengatakan bahwa semarak kemeriahan juga berlanjut ketika drama kolosal yang diperankan siswa Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Setiap peringatan HUT RI, pihaknya selalu menyajikan drama kolosal yang dikemas menarik dan berkarakter.

    “Ini penting untuk menumbuhkan semangat jiwa nasionalisme seluruh keluarga besar Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Dari literasi itulah maka diyakini bisa menambah wawasan dan meningkatkan jiwa nasionalisme.” Tegasnya.

    Drama Kolosal Bandung Lautan Api Menggambar Semangat Perjuangan yang Tiada Henti Sampai Titik Darah Penghabisan

    Ia lantas menceritakan tentang drama yang disajikan mulai dari Detik-detik Proklamasi. Kemudian pagi itu mengangkat peristiwa Bandung Lautan Api sebagai upaya Mempertahankan Kemerdekaan. Ada 45 siswa yang berperan, yang diikuti dari kelas 1 sampai kelas 6 dan persiapannya yang cukup singkat hanya sepekan.

    Puncak keseruan kemudian dilanjutkan dengan lomba wali murid. Kontan saja wali murid yang mengikuti lomba balon berjalan dan tarik tambang sangat histeris antusias. Lomba wali murid dan guru ini tujuannya sebagai pemersatu dan menguatkan silaturrahim, sinergi dan kolaborasi antar wali murid dan guru.

    “Kalau biasanya hanya tegur sapa, mengantar anaknya, sekarang terlibat dalam tim untuk lomba.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Tim Angklung SD Musix Main Ayunan selagi Menunggu Tamu Pada Peletakan Batu Pertama Gen-Q Centre SDM 6 Surabaya 

    0

    Surabaya, kartanusa – Menunggu tamu kehormatan dari Pimpinan Wilayah Jawa Timur, Tim Angklung SD Musix bermain ayunan di fasilitas umum dekat lokasi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gen-Q Centre. Sabtu (17/08/2024).

    Gelak tawa para siswa SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya memenuhi fasum kawasan Jl. Ubi Surabaya. Pasalnya anak-anak ini merasa terlalu lama menunggu kehadiran tamunya. Begitu mereka melihat ada taman yang dilengkapi dengan ayunan dan jungkat-jungkit mereka langsung menyerbu setelah mendapat ijin dari gurunya.

    “Ustadzah, saya boleh nggak main di taman itu.” Pinta anak-anak yang sudah mulai bosan menunggu.

    “Boleh, tapi ingat jika tamunya sudah mau datang, segera berkumpul.” Kata Hidayatunni’mah Kaur Kesiswaan SD Musix.

    “Asyik! Ayo teman-teman kita dibolehkan main di taman.” Seru anak-anak sambil berlari menyerbu taman.

    Tamu yang ditunggu yang ditunggu rencananya akan datang pukul 09.00, tetapi sampai pukul 10.00 belum juga hadir, karena mereka harus melakukan acara ceremonial di Kantor PCM Wonokromo yang berlokasi di SD Musix Surabaya. Acara ceremonial dimulai setelah pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan HUT RI ke-79.

    Satu jam dari rencana semula, rombangan tamu hadir dengan berjalan kaki dari Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung. Melihat rombongan sudah tampak dari kejauhan, mereka diingatkan agar segera berkumpul dan mengatur diri di pintu gerbang masuk lokasi peresmian

    “Ayo, anak-anak. Ambil alat kalian masing-masing dan segera berdiri di tempatnya masing-masing.” Seru Ike Zane pelatih mereka. Dengan cekatan mereka segera menata diri ditempatnya masing-masing.

    Riuh rendah alunan lagu nada dari alat musik tradisional dari bambu yang dimainkan oleh 22 siswa-siswa SD Musix itu menggetarkan area peresmian. Para tamu pun tampak menikmatinya. Kehadiran para tamu agung ini dalam rangka meresmikan dimulainya pembangunan Gedung Gen-Q Centre yang berada kawasan Jl. Ubi Surabaya.

    Mereka membawakan dua lagu. Satu lagu berjudul Bambu Runcing yang dinyanyikan ketika para tamu memasuki pintu gerbang. Sambil berjalan para tamu itu bertepuk tangan memberi semangat para pemain. dan Merah Putih yang pernah dipopulerkan Gombloh oleh seniman Arek Surabaya.

    Setelah para tamu duduk di kursi yang telah disiapkan oleh panitia, tim angklung mengikuti di belakang rombongan kemudian melantunkan lagu yang ke-2 berjudul Bambu Runcing.

    Rombongan yang datang itu dipimpin oleh Dr. Sholihin Fanani Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang Bidang Tabligh, diikuti oleh Muhammad Jemadi, MA., Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Bidang Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal, Pengembangan Olahraga dan Pembinaan Ortom, Dikky Syadqomullah, M. HES., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Ketua dan Anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo beserta Majelis dan barisan paling akhir adalah para guru dan karyawan SD Musix. Tidak mau ketinggalan para wali murid yang bergabung dalam Komite Sekolah turut meramaikan acara ini.

    “Pembangunan Gen-Q Centre ini dibagun sebagai pusat pendidikan anak yang juga merupakan bagian dari Visi Misi sekolah yakni Qur’anic and International insight.” Jelas Munahar, S.H.I., M.Pd., dalam sambutannya.

    Kepala Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SDM 6 Gadung Surabaya Menyampaikan Sambutan

    Selanjutnya dia juga menjelaskan bahwa International Insigh dibuktikan dengan Internasional Class yang di kenal dengan kelas ICP, sedangkan Qur’anic-nya dibuktikan dengan pembelajaran Al-Qur’an dan Tahfidznya yang semakin meningkat bahkan sudah mulai ada kelas turjumam.

    “Para siswa sudah masuk tahap menterjemahkan perkata, selanjutnya akan dilanjutkan dengan nahwu shorofnya.” Imbuhnya.

    Setelah sambutan dilanjutkan berdoa yang dipimpin oleh Ustadz Dikky Syadqomullah, M.HES., dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gen-Q Centre. Setelah mengenakan rompi Dr. Sholihin Fanani, Ketua PDM, PCM, dan tokoh masyarakat yang hadir membubuhkan batu bata dan semen pada tempat yang disediakan. (Basirun).

    Peletakan Batu Pertama Gedung Gen-Q Centre SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Ini Makna Filosofis Gen-Q Centre 

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya melaksanakan upacara bendera hari kemerdekaan Republik Indonesia dan dilanjutkan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gen-Q Centre di Jl. Ubi no 1 Surabaya, 17 Agustus 2024.

    Peletakan Batu Pertama Gen-Q Centre dihadiri oleh Ustadz Dr. Sholihin Fanani Wakil Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz Muhammad Jemadi, MA., Wakil Ketua PDM Kota Surabaya yang membidangi Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal, Pengembangan Olahraga dan Pembinaan Ortom, Ustadz Dikky Syadqomullah, M.HES., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Ketua dan Anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo, Komite SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, ketua RW dan RT setempat, guru karyawan SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya serta guru karyawan SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya.

    Acara ini diawali dengan sambutan istimewa dari para pemain angklung SD Musix dengan lagu Merah Putih. Anak-anak antusias dalam memainkan angklungnya dalam menyambut para tamu istimewa dengan senyuman manis dan gerakan yang lincah.

    Dalam sambutannya Kepala sekolah SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Ustadz Munahar M.Pd., menjelaskan bahwa Pembangunan Gen-Q Centre ini dibangun sebagai pusat pendidikan anak yang juga merupakan bagian dari Visi Misi sekolah yakni Qur’anic and International Insigh.

    International Insigh dibuktikan dengan Internasional Class yang di kenal dengan kelas ICP.” Jelas Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur ini.

    Sedangkan Qur’anic, dibuktikan dengan pembelajaran Al-Qur’an dan Tahfidznya yang semakin meningkat bahkan sudah mulai ada kelas turjumam dalam 2 tahun ini.

    Jajaran Pimpinan PCM, PDM dan PWM Setelah Peletakan Batu Pertama Secara Bersama Gedung Gen-Q Centre

    Selanjutnya dia menjelaskan bahwa gedung ini rencananya dibangun dengan 6 lantai, yang menandakan SD Muhammadiyah 6 Surabaya, selain itu juga merupakan rukun iman yang berjumlah 6.

    “Dengan harapan sahabat Gen-Q (sebutan siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya) bisa mengaplikasikan isi dari rukun iman tersebut.” Imbuh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya.

    Para Pimpinan Muhammadiyah dengan semangat memakai rompi dan sarung tangan dengan mengambil serok untuk mengaduk pasir dan semen serta menata batu bata sebagai simbol dari pembangunan Gen-Q Centre.

    Acara berlangsung dengan hikmah dan penuh kegembiraan dan ditutup dengan Doa yang dipandu Ustadz Dikky Syadqomullah, M.HES., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya. (Anisa Herawati).

    Scooters Mania Smamga Surabaya, Curi Perhatian Penonton di DBL, Buat Koreo 3D Menyentuh dan Penuh Cinta Terhadap Palestina

    0

    Surabaya, kartanusa – Ajang bergengsi kompetisi antar SMA, DBL pada hari Kamis, 15 Agustus 2024 mempertemukan basket putra SMAN 17 Surabaya dengan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya di DBL Arena Surabaya.

    Pada laga malam hari tersebut, Scooters Mania (sebutan tim suporter SMA Muhammadiyah 3 Surabaya) berhasil mencuri perhatian penonton di tribun DBL Arena. Sebab, Scooters Mania menampilkan koreo 3D yang menyentuh hati dan memberikan pesan penuh cinta.

    Koreo 3D yang mewakili kemanusiaan adalah segalanya itu bergambarkan peristiwa di Palestina. Andika Mohan dan Muhammad Kaisar Izzat selaku capo dari Scooters Mania membagikan cerita perihal pemilihan koreo 3D tersebut.

    “Kami ingin mengangkat isu sosial di Palestina dan mewakili bahwa SMA Muhammadiyah 3 Surabaya peduli atas tragedi saudara kita di Palestina yang sampai saat ini berjuang mempertahankan tanah kelahirannya dari Zionis.” Terang Kaisar dengan bangga.

    Korea 3D Karya Scooters Mania Smamga Surabaya Untuk Saudara Muslim di Palestina

    Koreo 3D yang membutuhkan waktu pengerjaan hingga tiga minggu lamanya hingga sempat menginap di sekolah ini menjadi kejutan pula bagi 400 orang tim suporter Scooters Mania.

    Pada kesempatan yang sama, Andika mengungkapkan rasa salutnya atas antusias seluruh tim suporter Scooters Mania yang turut hadir dan meramaikan pertandingan malam hari tersebut.

    “Jujur saya bangga atas kerja sama dari teman-teman kelas X, XI, XII. Apalagi hari ini dominan dari kelas XII yang mau menyempatkan waktunya untuk hadir di DBL Arena.” Ucap capo kelas XII tersebut.

    Sementara itu, Waka Humas Smamga Surabaya Nafi’uddin, S.H.I., yang juga turut hadir melihat semangat dan kreativitas anak didiknya ikut bangga dan terharu melihat koreo anak didiknya itu.

    “Saya melihat aksi supporter Scooter Mania hari ini begitu bersemangat dan membuat terharu karena mereka di dalam event basket ini, masih peduli dan memikirkan saudara sesama muslimnya yang ada di Palestina. Ini adalah bagian rasa yang tumbuh secara natural pada diri anak-anak, tetap semangat, selalu berprestasi, berkarya dan tidak lupa menjaga ibadah dan belajarnya.” Ujarnya.

    Pada pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2024 East Java-North, Scooters Mania hari itu berkat koreonya yang luar biasa berhasil menjadi Supporter of the day mengalahkan beberapa supporter sekolah lain yang bertanding di hari tersebut. (Dyan Febriawan).

    Pro Kontra Soal Hijab, Paskibra Spempat Tetap Tunaikan Tugas Upacara HUT RI ke 79 di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Tujuh belas personel Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya sukses tunaikan tugas di Halaman Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung. Mereka terdiri dari 13 putri dan 4 putra yang penuh dengan semangat dan khidmat melaksanakan tugas. Sabtu (17/8/2024).

    Vanessa Angelica, salah satu personel Paskibra, mengungkapkan kelegaannya. Ia bersyukur akhirnya tuntas menunaikan tugas sebagai Pengibar Bendera.

    “Tentunya berhari-hari kami latihan, terbayarkan sudah kerja kerasnya hari ini. Teman-teman kompak saling dukung.” Ujar Vanessa yang juga alumni Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya.

    Menurutnya, persiapan untuk mengemban tugas ini tidak singkat. Ia menuturkan bahwa tiap hari ia dan teman-temannya bekerja keras latihan selama dua pekan.

    Syaiful Siregar, Pelatih Paskib SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, mengatakan merasa bangga dengan keberhasilan anak buahnya. Ia mengapresiasi berbagai usaha dan upaya kelompok Paskib dalam menyukseskan kegiatan upacara ini.

    “Yang sulit itu ketika menyelaraskan barisan untuk mengibarkan bendera. Harus ada keselarasan dan kekompakan di antara personel barisan.” Katanya.

    Mengenai masalah kostum paskibra, Syaiful mengaku bukan masalah jika paskibra tetap memakai hijab dalam bertugas. Menurutnya syariat yang ada di dalam Islam tidak seharusnya menghalangi siswa dalam bertugas menjadi pasukan pengibar bendera.

    “Semua bisa disiasati dan disesuaikan. Yang penting dapat membuat siswa nyaman saat bertugas.” Tambahnya.

    Foto Bersama Dengan Baju Lengkap Menggunakan Jilbab

    Ustadzah Handa Sonia, Staf Kesiswaan Spempat Gadung Surabaya, memberi apresiasi kepada siswa yang telah bekerja keras dalam menyukseskan Upacara HUT ke-79 RI ini. Menurutnya dari 17 anak yang bertugas, semuanya rutin berlatih selama dua pekan sebelum acara dimulai.

    “Ketika ditetapkan sebagai petugas upacara, Mas Syaiful langsung gerak cepat. Beliau langsung mengumpulkan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler paskibra untuk bertugas.” Terangnya.

    Ia lantas mengatakan bahwa memang ada halangan dalam persiapan, terutama dalam hal seragam siswa. Ia berkolaborasi dengan beberapa guru untuk menyiapkan segala atribut dan kelengkapannya.

    “Kemarin yang sulit itu memadankan jilbab dengan kopyahnya untuk perempuan. Kopyah yang digunakan bukan untuk bapak-bapak. Alhamdulillah dengan bantuan teman-teman guru, halangan kelengkapan seragam itu bisa teratasi.” Tandasnya. (Humas/Taufiq).

    Wujudkan Semangat dan Jiwa Nasionalisme, PCM Mulyorejo Upacara Memperingati HUT RI ke 79 

    0

    Surabaya, kartanusa – Muhammadiyah lahir sebelum Indonesia merdeka, bahkan para tokoh Muhammadiyah banyak yang turut berjuang merebut kemerdekaan. Untuk itulah Muhammadiyah dengan beragam kegiatan dilakukan untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan sekuat jiwa dan raga. Baik melalui pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, dan apapun yang bisa menjadikan Indonesia semakin jaya.

    Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 79 ini, tepatnya 17 Agustus 2024, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo mengadakan upacara bendera. Kegiatan yang diselenggarakan di Kampus Sejuta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surabaya yang diikuti sekitar 1000 peserta. Terdiri dari guru dan murid SDM 8, SDM 18, SMPM 10, SMAM 7, juga guru TK-Paud yang ada di Cabang Mulyorejo. Sabtu (17/8/2024).

    Hadir pula perwakilan dari Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Cabang Mulyorejo. Tidak ketinggalan ortom Hizbul Wathon, Pemuda, Nasyiatul ‘Aisyiyah, IPM, juga Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Selain itu juga ada regu khusus dari Universitas Muhammadiyah yang sedang melaksanakan KKN di Cabang Mulyorejo. Ada pula undangan untuk para sesepuh Muhammadiyah Mulyorejo yang hadir pada upacara dan duduk di tamu kehormatan.

    Sebagai inspektur upacara, Wakil Ketua PCM Koordinator Bidang Dikdasmen. Untuk mengawali sambutannya, Bapak Muji Basuki, S.Pd. menunjukkan rasa bangga dan bahagianya sebagai warga dan Pimpinan Muhammadiyah. Sesungguhnya sebelum kemerdekaan, Indonesia sudah mempelopori berdirinya sekolah modern. Bahkan hingga kini, jumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah, melebihi jumlah Perguruan Tinggi yang didirikan oleh pemerintah.

    “Meskipun perkembangan Pendidikan Muhammadiyah mengalami kemajuan pesat. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri, Muhammadiyah tidak boleh asyik di zona nyaman.” Tuturnya.

    Menurutnya, dalam pengelolaan pendidikan masih banyak yang belum memperhatikan regulasi atau aturan yang ada di Persyarikatan Muhammadiyah.

    “Muhammadiyah jangan hanya dikelola secara budaya, seperti sebelum-sebelumnya. Tetapi dalam mengelola Muhammadiyah, semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus patuh pada regulasi. Mengikuti aturan yang ada di dalam Anggaran Dasar Muhammadiyah.” Tambahnya.

    Suasana Upacara Pengibaran Bendahara PCM Mulyorejo di Halaman Kampung Sejuta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surabaya Sebanyak 1000 Peserta

    Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa panitia mengemas perayaan HUT RI ini cukup rapi. Petugas Upacara diserahkan kepada SMA Muhammadiyah 7. Untuk Paduan Suara diberikan kepada SD Muhammadiyah 8. Adapun untuk petugas upacara lainnya diberikan kepada para guru, baik SDM 18 maupun SMPM 10. Panitia juga menyiapkan 1 unit ambulan dari Lazismu Kota Surabaya sebagai antisipasi bagi yang kesehatannya terganggu.

    “Alhamdulillah hingga upacara berakhir, semua peserta upacara diberikan kesehatan yang prima.” Katanya.

    Setelah upacara selesai, dilakukan ramah tamah di SMA Muhammadiyah 7 (komplek perguruan Muhammadiyah Cabang Mulyorejo), lokasinya ada di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya.

    “Alhamdulillah, 400 porsi yang disiapkan, habis untuk para undangan. Semoga memberikan keberkahan untuk yang menyiapkan dan menikmati.” Terangnya.

    Selanjutnya para guru mengadakan berbagai lomba dalam memeriahkan HUT RI ke 79. Kegiatan dibagi di dua lokasi. Selain di lantai tiga, lapangan untuk murid SMA Muhammadiyah 7 juga ada di lantai 1, lapangan untuk SMP Muhammadiyah 10.

    “Beginilah cara Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mulyorejo yang diprakarsai Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Mulyorejo dalam memperingati Hari Kemerdekaan. Dirgahayu Republik Indonesia ke 79. Jayalah Muhammadiyah, Jayalah Negeri Tercinta, Indonesia.” Pungkasnya. (Najib).

    SD Muhammadiyah 1 Mentoro Juara 1 Gerak Jalan SD/MI se-Sumobito pada Semarak HUT RI ke 79

    0

    Jombang, kartanusa – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79, Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Mentoro Sumobito turut memeriahkan Lomba Gerak Jalan SD/MI Se-Sumobito Kabupaten Jombang. Lomba yang diikuti 120 regu dan dihadiri sekitar 97 regu tersebut tampak dengan siap memeriahkan gerak jalan Tingkat Kecamatan Sumobito dengan persiapan yang luar biasa, tak terkecuali SD Muhammadiyah 1 Mentoro.

    Kepala SD Muhammadiyah 1 Mentoro Sumobito Kabupaten Jombang, Ustadzah Azizah Ratnasari, S.H., menyampaikan bahwa para peserta menampilkan kreasi yel-yel yang kreatif dan penuh semangat.

    “Walaupun berangkat dengan atribut yang sederhana, siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Mentoro tampak percaya diri dan semangat untuk mengikuti gerak jalan SD/MI Se-Kecamatan Sumobito dengan jarak tempuh kurang lebih 4,9 km tersebut.” Ujarnya.

    Ia mengatakan bahwa partisipasi kami dalam acara gerak jalan ini, sebenarnya tidak berorientasi untuk menjadi pemenang. Ia dan guru-guru hanya ingin anak-anak turut meramaikan event satu tahun sekali ini dengan hati yang bahagia.

    “Walaupun diawal kami dapati beberapa hal yang membuat kami kurang nyaman dari sisi pengelolaan dan kepanitiaan acara gerak jalan mengenai nomor urut. Kami bahkan tidak mendapat nomor urut hingga H-2 pelaksanaan acara gerak jalan.” Ungkapnya.

    Foto Bersama Tim Gerak Jalan SD Muhammadiyah 1 Mentoro Sumobito Jombang

    Ia menyampaikan rasa syukurnya dengan sisa nomor urut 87 dan 88, kami melenggang maju tanpa juknis dan hanya berbekal semangat siswi-siswi dan guru yang membara. Jarak tempuh sekitar 5 km kami susuri dengan tanpa berhenti, beberapa guru turun membersamai anak-anak berjalan hingga garis finish yang berhasil kami tempuh dengan waktu 1 jam tepat.

    “Kami bahkan tidak menyangka saat mendapatkan pengumuman Juara 1 gerak jalan regu putra. Saat saya tanya penilaian kemenangan kami ternyata, barisan yang rapi, ketepatan waktu, yel-yel yang simple namun bermakna, dan kepercayaan diri regu.” Imbuhnya.

    Lebih lanjut, Azizah menyampaikan terimakasih pada seluruh guru yang telah ikhlas melatih anak-anak dan wali murid yang telah mengizinkan putra-putrinya turut serta dalam acara gerak jalan Se-Kecamatan Sumobito dengan total kurang lebih 97 regu.

    Ia mengatakan, bahwa kemenangan ini tak lepas dari anak-anak SD Muhammadiyah 1 yang luar biasa kuat dan percaya diri. Pakaian dan atribut yang sederhana tak membuat semangat mereka pudar, jarak tempuh yang cukup jauh untuk jenjang SD/MI sempat membuat Azizah khawatir dan memutuskan untuk turut berjalan kaki bersama anak-anak dengan ditemani beberapa guru lainya.

    “Dan benar, semangat siswa dan guru tersebut yang membuat SD Muhammadiyah 1 Mentoro Sumobito tersebut berhasil mengantongi Juara 1.” Pungkasnya. (Azizah).

    Siswa Smamga Surabaya Terpilih Sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih Tingkat Kota Surabaya HUT RI ke 79

    0

    Surabaya, kartanusa – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 79 ini cukup menggembirakan bagi SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Surabaya, karena salah satu siswanya terseleksi pada kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Tingkat Kota Surabaya.

    M.Iqbal Vahrul Amrillah Murid SMA Muhammadiyah 3 juga alumni SD Muhammadiyah 24 Surabaya merupakan salah satu siswa yang terpilih sebagai petugas upacara pengibaran Bendera Merah Putih Tingkat Kota Surabaya pada Perayaan Kemerdekaan RI Ke 79.

    M. Iqbal Bahrul Amrillah, mengatakan rasa syukurnya dan terharu sekali akhirnya terpilih dalam Upacara Pengibaran Bendara Merah Putih di Kota Pahlawan mewakili sekolah yang ia banggakan Smamga Surabaya.

    “Saya merasakan perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita. Terima kasih kepada teman-teman dan bapak-ibu guru yang telah mensupport hingga saya bisa terpilih.” Ungkapnya.

    Sementara itu, Waka Kesiswaan Smamga Surabaya, Ustadz Sumaryanto, M.Pd., mengatakan bahwa merasa bangga dan terimakasih atas semangatnya yang luar biasa.

    “Akhirnya bisa masuk dalam seleksi dan terpilih menjadi bagian dari Pengibaran Bendahara dalam momen istimewa ini.” Katanya.

    Foto Bersama M. Iqbal dan Ustadz Sumaryanto Setelah Selesai Bertugas

    Lebih lanjut, Sumaryanto mengatakan bahwa ananda M.Iqbal saat ini yang masih duduk dibangku kelas XI yang mempunyai hobi Futsal dan Bela Diri.

    “Dia sering menjuarai turnamen futsal bersama timnya, dan juga memperoleh medali dalam bidang Bela Diri. Dari basic inilah keseharian Iqbal menjadi disiplin, rajin berlatih, menjaga stamina tubuh agar tetap selalu bugar dan bercita-cita sebagai prajurit TNI/Polri.” Imbuhnya.

    Ia menjelaskan bahwa dengan dibukanya seleksi Paskibraka Kota Surabaya melalui ekstrakurikuler Paskibraka (Baramga) M.Iqbal Vahrul Amrillah mengikuti test tersebut. Dari seleksi yang diadakan oleh pelatih ekstrakurikuler hasil ada tiga nama yang lolos untuk mengikuti seleksi Paskibraka Kota Surabaya diantaranya M.Iqbal lolos sampai pengibaran dan dua temannya belum diberi kesempatan.

    “Akhirnya Iqbal berangkat untuk karantina selama 14 hari/dua pekan, bersama temannya dari sekolah lain di Surabaya. Dan pada tanggal 16 Agustus 2024 dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera di Gedung Grahadi pada tanggal 17 Agustus 2024.” Pungkasnya. (Nafi’/Sumaryanto).

    PCM Wonokromo Audiensi Ke Bu Reni Anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi PKS

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo audiensi ke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya  Ustadzah Reni Astuti, S.SI.,M.PSDM Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Ruang Kerja Dewan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya Jl. Yos Sudarso No 18-22 Embong Kaliasin Genteng Kota Surabaya. Kamis (15/8/2024).

    Hadir dalam acara tersebut, Ustadz Ir. Lukman Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo, Sekretaris Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadz Dr. Arfan Fahmi, M.Pd., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadzah Luluk Humaida, S.Pd., dan Kepala Sekolah Qur’anic and Internasional Insigh SDM 6 Gadung Surabaya Ustadz Munahar, M.Pd.

    Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ir. Lukman Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo menyampaikan bahwa audiensi ini dalam rangka menyambung silaturrahim, sekaligus menyampaikan undangan pelantikan batu pertama Gedung Gen-Q Center SDM 6 dan Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) SMPM 4. Ia juga mengucapkan selamat atas terpilihnya menjadi DPR RI Terpilih Tahun 2024-2029, semoga bisa menjalankan amanah lebih baik.

    “Tepat hari Sabtu, 17 Agustus 2024, kami akan memulai pembangunan gedung Gen-Q Center SDM 6 dan Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) SMPM 4 dengan Peletakan Batu Pertama. Kegiatan ini kita lakukan setelah upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya.” Ujarnya.

    Lukman menyampaikan bahwa sejumlah tokoh Muhammadiyah diundang, mulai Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Jajaran Anggota Pimpinan Cabang dan Majelisnya, guru-karyawan Amal Usaha Muhammadiyah se-Wonokromo, serta pejabat pemerintahan; RT, RW, Lurah, dan Camat.

    “Saya, berharap bisa menghadiri acara tersebut, dan bisa membantu kita dalam hal link pendanaan, dan membantu komunikasi dengan semua pihak terkait perijinan pembangunan gedung.” Pungkasnya. (Humas/Gus).