Sebagai alumni, saya bangga pernah menjalani kaderisasi dan pergumulan aktivitas di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Meski memulai IPM dari sekolah negeri (SMAN X Bandung), jejak Kemuhammadiyahan dengan jiwa mandiri justru bersemi dari sini.
IPM menjadi wahana pembentukan karakter dasar Muhammadiyah. Belajar berintegritas, berkomitmen, dan berkhidmat dalam nilai-nilai Kemuhammadiyahan yang puritan.
Setelah di Tingkat Pusat tahun 1983-1986, kami menyebarkan virus baru tertib belajar agar para kader IPM meraih sukses studi. Sebab kala itu tumbuh semacam “kebanggaan semu”, aktivis sejati ukurannya lama menempuh studi.
Dari IPM itulah virus kemajuan dan integritas diri tumbuh mekar sebagai tonggak penting dalam bermuhammadiyah di kemudian hari. Bermuhammadiyah yang Berkemajuan!
Yogyakarta, kartanusa – Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta memperoleh izin Penyelenggaraan Fakultas Kedokteran disampaikan langsung oleh Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek Republik Indonesia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. menyampaikan ucapan selamat atas diraihnya izin penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta pada Selasa tanggal 23 Juli 2024 di Hall Masjid Walidah Dahlan Unisa Yogyakarta, Sleman.
Perolehan ini patut disyukuri, Haedar juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung.
“Perolehan ini disampaikan langsung oleh Pak Dirjen Dikti, oleh karena itu ini adalah kebanggaan bagi semua.” Ungkap Haedar.
Ia menjelaskan bahwa perjuangan Unisa Yogyakarta begitu luar biasa, jatuh bangun dari awalnya Sekolah Tinggi sampai menjadi Universitas.
“Hingga kemudian pada tahun 2024 ini, mendapat perolehan akreditasi Institusi Unggul, dan disusul mendapatkan izin untuk menyelenggarakan Fakultas Kedokteran.” Imbuhnya.
Haedar Nashir berharap Unisa Yogyakarta harus bisa menjadi ‘pengasuh’ bagi Unisa lain yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Terbaru yang sedang diusahakan yakni berdirinya Unisa di Palembang.” Tandasnya. (Humas/Gus).
Surabaya, kartanusa – Kajian Al-Qur’an setelah magrib sampai menjelang isya Masjid Al-Qolam Jl. Tambak Dalam Baru II/ 25, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Asemrowo Surabaya. Membahas surat Al-Qodar pada hari Senin tanggal 22 Juli 2024. Rabu (24/72024).
Ustadz Ali Djunaidi, S.H.I. Mubaligh Muhammadiyah Bubutan menyampaikan bahwa kajian membahas tentang Surat Al-Qodar ini menerangkan tentang keutamaan dan tingginya kedudukan Al-Qur’an yang juga diturunkan pada malam yang sangat mulia, yang dinamakan lailatul qodar.
“Karena kedudukannya yang begitu agung dan mulia di sisi Allah, oleh karenanya malam itu penuh dengan keberkahan.” Ujarnya.
Artinya :”Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an.”
Ibnu Abbas dan yang lainnya berkata: “Allah telah menurunkan Al Qur’an dari Lauh Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah (di langit dunia) secara langsung (sekaligus), kemudian menurunkannya kepada Rasulullah secara berangsur-angsur sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi semasa hidupnya selama dua puluh tiga tahun.
“Penggunaan kata Innaa pada awal ayat surat Al-Qodar menunjukkan proses penurunan Al-Quran melibatkan beberapa pihak salah satunya adalah malaikat jibril. Berbeda dengan ketika ayat tersebut menjelaskan tentang tauhid menggunakan kata innani. Ini untuk mempertegas ke esaan Allah.” Imbuhnya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa bagi umat nabi Muhammad saw mendapatkan keutamaan balasan pahala sebagaimana di jelaskan dalam surat Al-Qodar selama 1000 bulan. Mendapatkan pahala berperang selama 60 tahun berturut-turut tidak pernah berhenti. Inilah istimewanya ketika kita mendapatkan lailatul qodar.
“Pada malam itu malaikat-malaikat akan turun ke bumi beserta malaikat jibril. Jumlah malaikat yang turun sebanyak jumlah kerikil di muka bumi ini. Malam itu penuh dengan keberkahan sampai terbit fajar.” Tandasnya. (Dzanur Roin)
Sidoarjo, kartanusa – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Sukodono mengadakan audiensi dengan Camat Sukodono beserta jajarannya di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sukodono, Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sukodono dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PCM IPM) Sukodono.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukodono Ahmad Fahmi Al Ghifari menyampaikan tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk memperkenalkan struktur kepengurusan terbaru dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sukodono. Selain itu, mereka juga menyampaikan beberapa isu besar yang akan menjadi fokus program kerja mereka selama satu periode ke depan. Selasa (23/7/2024).
“Ada tiga isu besar yang kami angkat, yaitu Sosial, Kesehatan, dan Sosial Enterpreneur. Kami berencana menyederhanakan isu-isu tersebut menjadi program kerja yang konkret dan berdampak positif bagi masyarakat di Kecamatan Sukodono.” Ujar Ahmad Fahmi Al Ghifari.
Lebih lanjut, Ahmad Fahmi berharap agar terjalin hubungan yang erat antara AMM Sukodono dengan Pemerintahan Kecamatan serta Forkopimka Kecamatan Sukodono. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan program-program yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas di wilayah tersebut.
“Kami berharap kedepannya dapat terjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintahan Kecamatan dan Forkopimka Kecamatan Sukodono. Dengan kerja sama ini, kami yakin dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di Kecamatan Sukodono.” Tambahnya.
Sementara itu, dalam audiensi tersebut, Moch. Solichin, Camat Sukodono menyambut baik inisiatif dan program kerja yang diusulkan oleh AMM Sukodono. Beliau berharap agar program-program tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tentu akan support. Tidak hanya dengan instrumen Muhammadiyah, tapi juga dengan ormas yg lain. Karena pemerintahan kecamatan ini, berupaya menjadi penengah dan pelayan bagi semua.” Tuturnya.
Tak hanya itu saja, Solichin juga berharap bahwa gerakan Muhammadiyah yang ada di Sukodono dapat diperluas dengan jangkauan gerak untuk kebermanfaatan bagi masyarakat Kecamatan Sukodono khususnya. (Dandy)
Malang, kartanusa – Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah telah berusia 61 tahun di tahun 2024 ini. Hal ini tentu menjadi pertanda kematangan organisasi dalam menapaki setiap perubahan yang ada.
Pimpinan Wilayah (Pimwil) II Tapak Suci Jawa Timur menggelar Milad di Auditorium Universitas Brawijaya Malang pada Sabtu-Ahad (20-21/07) lalu dengan dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, Pendekar, Kader, dan Siswa Tapak Suci. Milad kali ini disambut antusias oleh keluarga besar Tapak Suci Jawa Timur.
“Sangat luar biasa sambutan seluruh keluarga Tapak Suci Jawa Timur yang hadir disini untuk menyambut Milad ke 61 Tahun perguruan beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah.” Ungkap Wakil Rektor 2 Unibraw, Prof. Dr. M. Ali Safaat, dalam sambutannya di depan ratusan anggota Tapak Suci yang hadir.
Sementara itu, Prof. Sasmito Djati, Ketua Pimwil II Tapak Suci Jawa Timur yang sekaligus Wakil Ketua PWM Jawa Timur mengatakan bahwa kegiatan Milad 61 menunjukkan bahwa Tapak Suci itu besar.
“Tapak Suci patut berbangga diri, karena tidak ada anggotanya yang terlibat dalam berbuat onar di masyarakat. Walaupun seragamnya merah, namun hatinya putih. Itulah Tapak Suci,” Ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Tapak Suci menyebar tidak hanya di Indonesia saja, namun juga sampai keluar negeri. Termasuk prestasi atlit Tapak Suci juga tidak hanya di tingkat Nasional, namun juga Internasional. Menjadi kebanggan tersendiri atas capaian prestasi para atlit Tapak Suci tersebut.
“Keberadaan Tapak Suci ada di 34 Pimwil di Indonesia dan 24 Perwil di Luar Negeri. Untuk Jawa Timur Sendiri sudah hampir semua kabupaten/kota telah berdiri Pimda, tinggal 1 yang belum, yaitu di Kota Blitar. Sedangkan Perwil yang baru saja diresmikan pendiriannya adalah di negara Turki.” Jelas Pendekar Besar H. A. Fanan Hasanudin, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci yang hadir memberikan sambutan.
Para Pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Keberadaannya memang perlu diakui dengan adanya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di luar negeri melalui menyebarnya Tapak Suci. Makanya dalam Miladnya yang ke 61 tahun ini, Tapak Suci mengambil Tema “Melestarikan Tradisi, Menuju Prestasi Yang Mendunia”.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz Dr. dr. Sukadiono, MM. berpesan agar Tapak Suci tetap menjaga eksistensinya sebagai perguruan seni beladiri yang membawa kedamaian.
“Tapak Suci sebagai perguruan seni beladiri Putera Muhammadiyah haruslah tetap menjaga khittah para pendirinya, yaitu menjaga kemurnian ajaran Islam.” Tuturnya.
Ia mengatakan bahwa Milad yang dihadiri sekitar 300 orang keluarga besar Tapak Suci Jawa Timur dimana salah satunya dari Pimda 04 Jember hadir dengan membawa rombongan 1 bus besar demi bisa turut serta menyemarakkan milad ini.
Diakhir acara peringatan Milad ke 61 tahun ditampilkan atraksi jurus perguruan yang diperagakan oleh Siswa, Kader, dan Pendekar Tapak Suci. Mulai jurus Merpati karya Pendekar Besar Ismail Navianto dari Malang, jurus Harimau karya Pendekar Besar Chusnan David dari Surabaya, dan Jurus Lembu karya Pendekar Besar Buchori Achmad dari Jember. (Anang Dony Irawan)
Surabaya, kartanusa – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dr. Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah memberikan materi seputar kesehatan kepada Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bubutan Surabaya. Mengambil tema “Kenapa kita harus hidup sehat?”. Ahad (21/7/2024).
Mengawali materinya, dr. Zuhro menyampaikan tentang “Pentingnya Hidup Sehat”; Kebersihan adalah sebagian dari iman.
“Lingkungan yang bersih membawa rasa nyaman dan sehat bagi kita. Bisa terhindar dari berbagai bau, berbagai jenis penyakit dan terhindar dari bencana alam (banjir) dan lain sebagainya.” Ujarnya.
Ia lantas menjelaskan bahwa beberapa pola hidup bersih dan sehat yang harus dilakukan, diantaranya:
Pertama, Makan makanan yang bergizi dan teratur. Makanan yang bergizi dan teratur, makanan bergizi memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral.
“Sedangkan waktu terbaik untuk makan, sarapan pukul 7-8 pagi tidak lebih dari pukul 9 pagi.” Terangnya.
Kemudian ia mengingatkan tentang pentingnya sarapan. Makanan yang paling penting pada hari itu, memberikan otak dan tenaga tubuh yang perlu berfungsi sebelum memulai tugas harian.
“Untuk manfaat makan bergizi dan teratur yakni, membantu otak bekerja dengan optimal, meningkatkan konsentrasi, tidak mudah mengantuk dan memberi energi untuk beraktivitas.” Imbuhnya.
Kedua, Istirahat yang cukup. Istirahat (berhenti sebentar) yang cukup harus memenuhi syarat kuantitas dan kualitas yang baik.
“Untuk kualitas tidur malam yang baik dilakukan selama 8 jam setiap harinya” Ujarnya.
Suasana Foto Bersama Setelah Kajian Pentingnya Menjaga Kesehatan
Ia mengatakan tidur yang berkualitas, tidak sering terbangun saat tidur, dapat tidur dengan mudah, 30 menit setelah berbaring, bangun di pagi hari dengan segar.
“Manfaat istirahat yang cukup adalah tubuh menjadi lebih sehat, meningkatkan kekebalan tubuh, tidak mudah terserang penyakit, membantu pertumbuhan badan, dan mempertajam ingatan.” Imbuhnya.
Ketiga, Rajin olahraga dan tidak merokok. Diantara manfaat olahraga yakni menguatkan jantung dan paru-paru, menguatkan otot -otot dan tulang, mengurangi resiko penyakit, mencegah kegemukan (obesitas).
Keempat, Rajin minum air putih. Beberapa manfaat rajin minum air putih adalah memelihara fungsi ginjal, menghindari dehidrasi, memperlancar pencernaan.
Kelima, Rajin bersih diri dan lingkungan. Memotong kuku, mencuci tangan sebelum menyentuh makanan, mandi bersih serta teratur, dan lain sebagainya.
“Terakhir, yang keenam, mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.” Tandasnya. (Humas/Gus).
Surabaya, kartanusa – SMP Muhammadiyah 11 (Muven) Surabaya gelar Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) Tahun Pelajaran 2024-2025. Fortasi SMP Muven di hari terakhir, Jumat 19 Juli 2024 terasa berbeda, dimana para siswa baru berkumpul di halaman untuk “Deklarasi Setop Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah”. Senin (22/7/2024).
Fortasi diawali dengan materi keislaman oleh Ustadz Arief Himawan M.Pd., Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya, baksos, pentas seni, dan demo ekskul. Kemudian para siswa baru, IPM, dan guru-karyawan mendeklarasikan setop kekerasan terhadap anak di sekolah.
Mengawali sambutannya, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 11 (Muven) Surabaya Ustadz Lanang Santoso, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan itu sebagai komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.
“Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran para siswa agar menjaga lingkungan sekolah supaya damai.” Ujarnya.
Ia lantas berdiri di antara siswa, untuk memimpin deklarasi yang diikuti seluruh siswa dengan kompak. Begitu juga penandatanganan banner oleh seluruh warga SMP Muhammadiyah 11 Surabaya berjalan dengan tertib.
“Setelah deklarasi bersama, dilanjutkan pembubuhan tanda tangan di banner. Penandatanganan diawali dari Kepala Sekolah, guru-karyawan, pengurus IPM, dan siswa baru.” Tandasnya. (Humas/Fikri).
Surabaya, kartanusa – SD Muhammadiyah 8 Surabaya gelar “Roadshow Kebaikan” dengan agenda Parenting. Kegiatan ini kolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Hadir sebagai pemateri Drg. Hanum Salsabiela Rais, MBA., putri Bapak Reformasi Prof. Dr. H. M. Amien Rais, MA., Ph.D. Hanum sebagai penulis buku, politisi, dan juga brand ambassador dari Lazismu.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua PDM Surabaya Drs. H. Marjuki, MA., Ketua Lazismu Surabaya H. Faisal Haqqi, SE. beserta jajaran, dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mulyorejo Drs. Najib Sulhan, MA., beserta jajaran.
Hadir pula jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah Mulyorejo beserta jajaran, kepala sekolah, guru, karyawan, wali murid SD Muhammadiyah 8 Surabaya.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo Ustadz Drs. Najib Sulhan, MA. menyampaikan rasa syukurnya bisa menghadiri undangan “Roadshow Kebaikan” dengan agenda Parenting yang berjalan lancar dan sukses.
“Lazismu PDM Kota Surabaya bersama SD Muhammadiyah 8, menghadirkan nara sumber Drg. Hanum Salsabiela Rais, MBA., seorang penulis produktif.” Ujarnya.
Beberapa karyanya juga telah difilmkan, antara lain: 99 Cahaya di Langit Eropa, Bulan Terbelah di Langit Eropa, Berjalan di Atas Cahaya, Faith and the City, dan Sangkakala di Langit Andalusia.
“Dalam materinya, lebih menekankan pada peran orang tua. Sesungguhnya anak itu sebagai hiasan juga sebagai ujian.” Tuturnya.
Lazismu PDM Surabaya Tasharufkan Kursi Roda
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa orang tua harus menjaga dengan sebaik-baiknya. Seorang ayah memang tidak selalu hadir membersamai anak setiap saat. Tetapi seorang ayah harus selalu hadir di monen- momen yang memang dibutuhkan.
“Ayah menjadi penguat bagi anak. Saat kelahirannya, saat anak berbahagia, saat anak terpuruk, gagal, maka ayah harus hadir sebagai penguat.” Imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Lazismu PDM Kota Surabaya menyerahkan kursi roda untuk Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sutorejo yang diterima langsung oleh Ketua PRM Sutorejo.
“Lazismu juga menyerahkan kursi untuk jamah sholat di masjid yang tidak bisa sholat dengan berdiri. Kursi ini diterima langsung oleh Ketua Takmir Masjid Baiturrohim.” Tandasnya. (Humas/Najib).
Surabaya, kartanusa – Gelaran Futsal Match Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD-IPM) Kota Surabaya di Lapangan Smamda Surabaya, berlangsung dengan keseruan yang diikuti oleh tujuh SMA/SMK Muhammadiyah se-Surabaya. Acara ini berlangsung dengan antusias membara dari seluruh pemain, siswa perwakilan tiap sekolah, dan supporternya.
Dimulai dari pembukaan oleh Bapak Muhammad Jemadi, MA. Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya yang membidangi Pendidikan dan Pembinaan Ortom, Bapak Astajab, S.Pd., MM. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi pembuka pintu gerbang tali silaturrahim antar seluruh siswa dan supporter SMA/SMK Muhammadiyah Surabaya.
Mengawali sambutannya, IPMawan Agung Wahyu Nugroho selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Surabaya menyampaikan bahwa event ini adalah langkah awal untuk para pelajar memulai tali silaturrahim dan menjadikan para pelajar mempunyai wadah aspirasi untuk para pelajar Muhammadiyah se-Surabaya. Tidak hanya itu, Agung juga menyinggung mengenai aliansi supporter Muhammadiyah se-Surabaya.
“Adanya ruang bagi pelajar yang mencintai supporter. PD IPM Surabaya dapat mewujudkan bahwa IPM sepenuhnya untuk pelajar Surabaya.’’ Ujarnya.
Motivasi Pelatih, Atur Strategi Menghadapi Lawan
Babak penyisihan berlangsung dengan seru dan suportif dengan berlangsung 7 match dimulai dari pukul 15.00 hingga pukul 19.30 WIB yang mengisahkan bahwa keseruan sabtu malam ahad dengan indah. Pertandingan diakhiri, mempertemukan SMA Muhammadiyah 3 dan SMA Muhammadiyah 7 Surabaya yang berlangsung semangat dan menggembirakan. Kemudian acara ditutup secara khidmat oleh para supporter dengan menyanyikan anthem setiap sekolahnya masing-masing.
“Saya sangat berterima kasih kepada PD IPM, yang berhasil mengadakan event futsal match ini. Setahu saya PD IPM ini adalah event pertama yang membawa kita semua bertemu bersama-sama pelajar se-Surabaya. Tidak hanya pertandingan saja melainkan bersua dan silaturrahim pada momentum ini. Saya harapkan IPM akan selalu memberi akses dan wadah untuk Pelajar Muhammadiyah se- Surabaya.” Ujar salah satu siswa.
Kegiatan yang tidak hanya mendatangkan siswa dan guru saja, melainkan match ini berhasil membawa para alumni setiap sekolah untuk datang menonton sekolah kebanggaannya masing-masing.
“Saya menyesal kenapa saya harus lulus dulu karena sebelumnya IPM belum mengadakan event seperti ini. Sekarang waktu saya lulus, IPM berhasil memberi akses kepada pelajar se-Surabaya, terima kasih PD IPM Kota Surabaya.” Ujar salah satu alumni dari SMA Muhammadiyah Surabaya.
“Semoga IPM selalu dapat menjadi wadah apresiasi kreatif dan prestasi para pelajar Muhammadiyah se-Surabaya.” Tandasnya. (Humas/Laras).
Surabaya, kartanusa – Setelah orientasi siswa baru bertajuk Fortasi usai, Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya gelar orientasi orang tua. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan berbagai program sekolah, wali kelas, dan tata tertib siswa. Sabtu (20/7/2024).
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan Kepala SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya, Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd. Ia mengatakan bahwa kegiatan orientasi orang tua sangat penting untuk membangun hubungan baik antara sekolah dan orang tua.
“Tak kenal maka tak sayang, izinkan kami mengenalkan beberapa prestasi, keunggulan, dan ciri khas sekolah.” Ujarnya.
Ia menjelaskan tentang di sekolah Spempat ini, ada beberapa guru yang lolos guru penggerak, program Pembatik. Selain itu, siswa juga menorehkan berbagai prestasi tingkat kota, propinsi, dan nasional.
“Dalam dua tahun terakhir, capaian rapor pendidikan sekolah berbasis pesantren ini menunjukkan tren baik. Semua indikator keberhasilan terlampaui dengan baik. Alhamdulillah, kita mendapatkan Predikat Sekolah Dengan Kemajuan Terbaik dari Kementerian Pendidikan dan Ristek Republik Indonesia. Tentunya ini berkat kerja keras semuanya.” Pungkasnya.
Setelah sambutan dari kepala sekolah, kegiatan ini dilanjut dengan pengarahan beberapa kegiatan sekolah beserta pembagian wali kelas dari Ustadz Zaenal Maftukhin, S.Si Wakil Kepala Sekolah Kurikulum.
“Untuk kelas 7A nanti dengan Ustaz Faisal, kelas 7B dengan Ustaz Adenin, dan kelas 7C didampingi Ustazah Ari.” Tuturnya.
Selanjutnya, ia menerangkan beberapa program sekolah di antaranya Kegiatan Tengah Semester, Ujian Tertib Ibadah, sampai dengan Ujian Akhir Semester.
“Semua program sekolah ada di slide ini, silahkan bisa dipotret untuk dipelajari lebih lanjut.” Imbuhnya.
Sementara itu, Ustadz Taufiqur Rohman, Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan menanyakan motivasi orang tua mendaftarkan anaknya di Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya.
Pertanyaan itu disambut oleh wali murid dari Dewa. Menurutnya, ia berharap anaknya di SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya, agar semakin mantap dalam hal keagamaan dan ibadahnya.
“Ekstrakurikuler di sekolah ini ada dua macam, Bapak-Ibu. Ada Ekstrakurikuler wajib dan sunnah. Yang wajib Tapak Suci dan yang sunnah ada 16 pilihan. Monggo dikomunikasikan dengan putra-putrinya.” Pungkasnya. (Humas/Taufiq).