spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 206

    Arizal Tomli Wafa Turut Isi Agenda Pelatihan MC dan Protokoler PUAN Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perempuan Amanat Nasional (PUAN) kota Surabaya menggelar pelatihan Master of Ceremonies (MC) dan Protokoler di Auditorium AR Fachrudin SD Muhammadiyah 11 Jalan Dupak Bangunsari No 35-41 Surabaya, Sabtu (27/7/24).

    Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta perempuan hebat kota Surabaya, serta pemateri Meriana Candra Kurniasari SPd MPd selaku Founder Probest School, MC Kedinasan, Public Speaker, Assesor, juga Dosen.

    Menariknya, kegiatan pelatihan Master of Ceremonies dan Protokoler juga diisi pemateri Public Speaking oleh anggota DPR RI terpilih 2024–2029 Dapil 1 (Surabaya–Sidoarjo) Arizal Tomli Wafa ST MM serta memberikan hadiah dua peserta yang bertanya atas nama Dewi Puspita dan Hasnanuha Sabrina.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya Mursiah MPd, juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah yang juga sebagai Ketua PUAN Surabaya beserta jajarannya.

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah Perempuan Amanat Nasional (DPD PUAN) Surabaya dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah menyatakan salah satu program dari DPD PUAN Surabaya untuk memperingati HUT ke-26 Partai Amanat Nasional (PAN) yakni menyelenggarakan pelatihan Master of Ceremonies dan Protokoler.

    “Selain itu, kegiatan tersebut juga dalam rangka untuk memberdayakan para perempuan supaya mempunyai skill agar kedepannya bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan juga organisasi yang diikutinya,” ungkapnya.

    Lanjut dokter Zuhro, sebenarnya pendaftar pelatihan Master of Ceremonies dan Protokoler sangat banyak, namun dibatasi hanya 100 peserta, jadi setelah sehari kuota terpenuhi, pendaftaran ditutup.

    “Kami memilih mengadakan pelatihan tersebut karena MC akan bisa menambah penghasilan dengan tidak mengenal waktu, jadi, karena di Surabaya banyak event dan organisasi, tentunya akan butuh orang-orang yang bisa membawakan suatu acara dengan baik,” terangnya.

    Dokter Zuhro berharap, kedepannya para perempuan tidak canggung untuk tampil di depan umum.

    “Jadi, para perempuan hebat di Surabaya dengan mengikuti pelatihan tersebut akan mempunyai skill yang bagus sehingga bisa membawakan acara dengan suasana yang segar,” tegasnya.

    Sementara itu, anggota DPR RI terpilih 2024–2029 Dapil 1 (Surabaya–Sidoarjo) Arizal Tomli Wafa ST MM sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan Master of Ceremonies (MC) dan Protokoler yang diselenggarakan oleh dokter Zuhro berserta Perempuan Amanat Surabaya sangat luar biasa, hanya dalam kurun waktu satu hari, target 100 peserta sudah terpenuhi.

    “Ini adalah bentuk kerja nyata dari Bu dokter Zuhro untuk mengedukasi literasi digital dan public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum,” ujarnya.

    Arizal Tomli Wafa sangat mengapresiasi pelatihan Master of Ceremonies (MC) dan Protokoler yang digagas dokter Zuhro dengan menghadirkan pemateri Meriana Candra Kurniasari SPd MPd selaku Founder Probest School, MC Kedinasan, Public Speaker, Assesor, juga Dosen.

    “Kita sangat membutuhkan sosok seperti Bu dokter Zuhro yang sering membuat kegiatan-kegiatan positif diantaranya pelatihan MC serta Protokoler seperti ini sehingga bisa membantu memberdayakan manusia terutama kaum perempuan dan ini sangat perlu untuk ditiru oleh teman-teman yang lain,” tuturnya.

    Arizal Tomli Wafa berharap, kegiatan positif seperti ini sering-sering diadakan, tidak hanya Bu dokter Zuhro saja, tetapi pihak-pihak yang lain.

    “Jadi, mohon ijin Bu dokter, untuk kedepannya supaya ditambah pesertanya, karena beliau adalah seorang influencer people sehingga kedepannya acara seperti ini bisa lebih lama dan meriah,” tandasnya. (Gus Boy)

    Serunya Resepsi Milad IPM ke 63 dan Penutupan Fortasi 2024 IPM Kota Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Sabtu pagi tanggal 27 Juli 2024 adalah ujung kegiatan Fortasi IPM Kota Surabaya. Resepsi Milad IPM ke 63 dan Penutupan Fortasi 2024 yang dihadiri oleh seluruh Sekolah SMP, SMA/SMK Muhammadiyah se-Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Suroboyo.

    Kegiatan yang berlangsung khidmat dari pagi hari hingga siang hari. Menariknya kali ini kegiatan PD IPM Kota Surabaya ada yang berbeda, seringkali IPM melakukan acaranya indoor, untuk kali ini PD IPM rela berbeda dengan menjadi pelajar sehat yang berjemur pagi-pagi.

    Agung Wahyu Nugroho selaku Ketua Umum PD IPM Kota Surabaya menyampaikan bahwa menjadi bagian dari Muhammadiyah terutama IPM adalah proses yang tidak mudah karena setiap proses tersebut banyak rintangan harus dihadapi oleh setiap kader.

    “Tetapi dengan rintangan yang panjang dan berat itu tidak memudarkan semangat juang para aktivis pelajar untuk membela dan menegakkan keadilan terhadap pelajar.” Ujarnya.

    Secara simbolis acara ini dengan konsep alam, melepaskan Burung Dara dan Burung Paking sebagai tanda kita semua menaruh harapan besar yang akan dibawa terbang oleh burung-burung tersebut. Semoga harapan semua Kader IPM dapat terbang tinggi sesuai apa yang di bawah terbang.

    “Momentum Penutupan Fortasi dan Resepsi Milad ini adalah ajang para Pelajar Muhammadiyah untuk saling mengenal para Pelajar Muhammadiyah se-Surabaya.” Imbuhnya.

    Ia lantas menjelaskan bahwa pada kegiatan ini juga adanya Talk Show dengan pembahasan keresahan para pelajar se-Indonesia. Dua Topik Indonesia Emas 2045 dan Kurikulum Merdeka. Dua Topik tersebut hangat dibicarakan pada platform.

    Moderator menyampaikan apakah pada pada tahun 2045 itu Indonesia Emas atau hanya sebuah mimpi saja, tapi apakah juga Kurikulum Merdeka itu membawa pelajar merdeka atau tertekan?.

    Suasana Penuntun Fortasi Tahun 2024 dan Resepsi Milad IPM ke 63

    Ustadz Muhammad Jemadi, MA., Wakil Ketua Pimpinan Daerah (PDM) Kota Surabaya sebagai pengajar menjawab narasi tersebut bahwa pada Tahun 2045 adalah umur Indonesia 1 abad, meskipun lebih tua Muhammadiyah.

    “Tetapi umur segitu Indonesia mempunyai mimpi menjadi Indonesia Emas, yang dimana semua bisa merdeka.” Tuturnya.

    Ustadz Jemadi juga menanggapi bahwa Kurikulum itu akan berganti-ganti tetapi itu tidak masalah, yang menjadi masalahnya adalah manusianya yang tidak dapat menyampaikan dengan baik. Ia sebagai pengajar selalu membebaskan para anak didiknya untuk belajar dari mana saya, karena dengan membebaskan mereka belajar itu dapat menimbulkan kreatif dan kesadaran penuh.

    “Karena mereka bisa lebih Merdeka jika mereka diberi akses dan kepercayaan.” Ujarnya.

    Thoriq sebagai Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur pun ikut menanggapi bahwa sebelum menjadi Indonesia Emas kita perlu cemas. Dengan cemas kita dapat menimbulkan suatu keresahan demi mencapai sebuah perubahan untuk diri kita dan lingkungan sekitar.

    “Surabaya adalah episentrum Pelajar Jawa Timur, dengan berbagai kecemasannya, Surabaya dapat mewujudkan menjadi sebuah gerakan.” Ujarnya.

    Aliansi Suporter Muhammadiyah Surabaya. Ikut berpartisipasi aktif untuk memeriahkan kegiatan ini. Dengan bergabungnya Supporter Sekolah Muhammadiyah menambah relasi kelekatan terhadap sesama Suporter.

    Penghujung acara yang ditutup dengan menyanyikan lagu dua chant menjadikan eksistensi untuk menutup acara dengan menggembirakan. (Laras).

    Resmi, PP Muhammadiyah Menerima IUP yang Ditawarkan Pemerintah

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Persyarikatan Muhammadiyah memutuskan menerima tawaran izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah untuk organisasi masyarakat (ormas) keagamaan. Ini setelah digelarnya rapat konsolidasi nasional PP Muhammadiyah di Yogyakarta.

    “Setelah mencermati masukan, kajian, serta beberapa kali pembahasan, rapat pleno PP Muhammadiyah pada tanggal 13 Juli 2024 memutuskan menerima IUP yang ditawarkan oleh pemerintah.” Kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah menggelar konferensi pers hasil Konsolidasi Nasional di Convention Hall Masjid Siti Walidah, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Ahad (28/7/2024).

    Pertama, Muhammadiyah mempertimbangkan bahwa kekayaan alam merupakan anugerah Tuhan.

    Muhammadiyah menilai, manusia diberikan wewenang untuk mengelola dan memanfaatkan sebaik-baiknya kekayaan alam itu untuk kesejahteraan hidup material dan spiritual dengan tetap menjaga keseimbangan dan tidak menimbulkan kerusakan di muka bumi.

    “Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah tentang Pengelolaan Pertambangan dan Urgensi Transisi Energi Berkeadilan (9 Juli 2024) antara lain menyatakan bahwa ‘Pertambangan sebagai aktivitas mengekstraksi energi mineral dari perut bumi masuk dalam kategori muamalah atau perkara-perkara duniawi, yang hukum asalnya adalah boleh sampai ada dalil, keterangan, atau bukti yang menunjukkan bahwa ia dilarang atau haram’.” Jelas Mu’ti.

    Kedua, Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

    “Bahwa sesuai kewenangannya, pemerintah sebagai penyelenggara negara memberikan kesempatan kepada Muhammadiyah, antara lain karena jasa-jasanya bagi bangsa dan negara, untuk dapat mengelola tambang untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.” Ujarnya.

    Ketiga, keputusan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar 2015 mengamanatkan kepada PP Muhammadiyah untuk memperkuat dakwah dalam bidang ekonomi selain dakwah dalam bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, tabligh, dan bidang dakwah lainnya.

    Pada tahun 2017, kata dia, Muhammadiyah telah menerbitkan Pedoman Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) untuk memperluas dan meningkatkan dakwah Muhammadiyah di sektor industri, pariwisata, jasa, dan unit bisnis lainnya.

    Keempat, dalam mengelola tambang, Muhammadiyah berusaha semaksimal mungkin dan penuh tanggung jawab melibatkan kalangan profesional dari kalangan kader dan warga Persyarikatan, masyarakat di sekitar area tambang, sinergi dengan perguruan tinggi, serta penerapan teknologi yang meminimalkan kerusakan alam.” Terangnya.

    Dia mengatakan, Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang amanah, profesional, dan berpengalaman di bidang pertambangan serta sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah memiliki Program Studi Pertambangan sehingga usaha tambang dapat menjadi tempat praktik dan pengembangan entrepreneurship yang baik.

    Kelima, dalam mengelola tambang, Muhammadiyah akan bekerja sama dengan mitra yang berpengalaman mengelola tambang, memiliki komitmen dan integritas yang tinggi, dan keberpihakan kepada masyarakat dan Persyarikatan melalui perjanjian kerja sama yang saling menguntungkan.” Imbuhnya.

    Keenam, pengelolaan tambang oleh Muhammadiyah dilakukan dalam batas waktu tertentu dengan tetap mendukung dan mengembangkan sumber-sumber energi yang terbarukan serta budaya hidup bersih dan ramah lingkungan.

    Dalam pengelolaan tambang, Muhammadiyah berusaha mengembangkan model yang berorientasi pada kesejahteraan dan keadilan sosial, pemberdayaan masyarakat, membangun ekosistem yang ramah lingkungan, riset dan laboratorium pendidikan, serta pembinaan jamaah dan dakwah jamaah.

    Pengembangan tambang oleh Muhammadiyah diusahakan dapat menjadi model usaha not for profit di mana keuntungan usaha dimanfaatkan untuk mendukung dakwah dan Amal Usaha Muhammadiyah serta masyarakat luas.

    Kedelapan, menunjuk tim pengelola tambang Muhammadiyah yang terdiri atas Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.AP. (Ketua), Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. (Sekretaris), dengan anggota Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum., Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., dan Dr. Arif Budimanta.

    Kesembilan, tim memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang akan ditetapkan kemudian dalam Surat Keputusan PP Muhammadiyah.” Tegas Mu’ti. (Humas/Gus).

    Inspirasi Kehidupan : Semangat Menjemput Kemudahan Meraih Bahagia

    0

    Inspirasi Kehidupan : Semangat Menjemput Kemudahan Meraih Bahagia

    Oleh Ustadz Muhammad Barid, M.Pd.I.

    (Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

    Bismillah Alhamdulillah, bersyukur atas karunia-Nya diantaranya adalah karunia berupa potensi diri untuk meningkatkan kualitas hidup menuju kemudahan meraih kebahagiaan dunia akhirat.

    Bekal potensi diri Allah SWT siapkan bagi setiap insan, agar setiap langkah menuju kemudahan dalam kehidupan dunia sampai akhirat. Kesulitan-kesulitan adalah cobaan untuk menguatkan diri agar menjadi insan yang kuat agar bisa menjemput kemudahan itu. Yang pasti Allah SWT siapkan jalan keluarnya menuju kemudahan. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Insyirah ayat 5-6 :

    فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ

    Artinya :“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.”

    Tugas kita adalah menggali potensi diri, untuk bisa menyelesaikan kesulitan menuju kemudahan meraih bahagia. Allah SWT melarang hambanya berputus asa untuk meraih rahmatnya QS. Az-Zumar ayat 53 Allah SWT berfirman :

    ۞ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

    Artinya :“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

    Didalam QS. Yusuf ayat 87 Allah swt berfirman :

    وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ

    Artinya :“Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.”

    Salah satu dari Rahmat Allah SWT adalah kemudahan untuk meraih bahagia hidup dunia akhirat. Bahagia bersama Iman dan Islam, semoga Allah SWT menjaganya untuk kita semuanya sampai kita menghadap Allah SWT.

    Potensi diri untuk menjemput kemudahan meraih bahagia itu adalah sebagaimana QS Al-Anfal ayat 2 – 4 :

    اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ

    الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۗ

    اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ حَقًّاۗ لَهُمْ دَرَجٰتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌۚ

    Artinya :“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal, (Yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan yang menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka akan memperoleh derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.”

    Matangkan Pendirian KBIHU, PDM Kabupaten Lumajang Audiensi ke LPHU PWM Jawa Timur

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang audiensi ke Lembaga Pembinaan Haji dan Umroh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LPHU-PWM) Jawa Timur Jl. Kertomenanggal IV/1 Kota Surabaya.

    Hadir pada kegiatan tersebut, LPHU-PWM Jawa Timur; Ketua Ustadz Dr. Sam’un, M.Ag., Wakil Ketua Ustadz Drs. Imam Subari, Wakil Sekretaris Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., dan Ustadz Mufti Asy-Syidiqi, S.H.I.

    Sedangkan rombongan dari PDM Kabupaten Lumajang; Zainal Abidin, S.Pd., (Sekretaris), Drs. Yusuf Wibisono (Wakil Ketua Bidang Tarjih, Haji, dan Umrah), Drs. Djatto, MM., (Wakil Ketua Bidang Tabligh dan Dakwah Komunitas) yang juga Ketua KBIHU, Drs. Yosie Sudarso, MM. (Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup), Sholechan Putut dan Hartono Anggota LPHU.

    Mengawali sambutannya, Ustadz Dr. Sam’un, M.Ag., Ketua LPHU-PWM Jatim menyampaikan bahwa rasa syukur kepada Allah SWT atas segala kerunia-Nya, sehingga silaturrahim ini berjalan dengan baik. Ia pun menyampaikan permohonan maaf, Pimpinan Harian LPHU-PWM Jatim, yang mestinya hadir semua, tetapi mendekati hari silaturrahim, ada tugas masing-masing.

    “Sebenarnya setelah agenda ini, akan dilanjutkan Rapat Periodik LPHU, membahas tentang evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445 H/2024 M. Tetapi karena karena tidak lengkap personilnya, maka ditunda.” Ujarnya.

    Ia mengatakan kepada rombongan PDM Kabupaten Lumajang untuk menyampaikan segala hal yang dirasa perlu dalam silaturrahim kali ini, sehingga dapat segera melakukan langkah teknis. Ia pun tak lupa menyampaikan bahwa akan segera melaksanakan Diklat Sertifikasi Pembimbing Haji.

    “Diklat ini, bekerjasama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.” Imbuhnya.

    Foto Bersama Setelah Audiensi PDM Kabupaten Lumajang

    Sementara itu, sambutan Ustadz Drs. Yusuf Wibisono Wakil Ketua PDM Kabupaten Lumajang menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutannya yang luar biasa pada silaturrahim kali ini. Ia juga mengatakan tentang dua agenda yang akan disampaikan.

    “Pertama, Kami ingin menimbah ilmu terutama tentang LPHU, dan KBIHU. Kami ini terlambat, dimana KBIHU sudah berdiri lebih dulu, kemudian baru membentuk LPHU.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa PDM Lumajang terlambat, tapi sudah terbentuk KBIHU An-Nur yang kerjasama dengan TCU ‘Aisyiyah Malang. Sudah berjalan selama 2 tahun, tinggal mengurus perizinan pendirian KBIHU.

    “Yang kedua, kami ingin curhat tentang perizinan pendirian KBIHU. Apa saja yang harus kami siapkan, kalau perlu kami akan mengundang untuk hadir di PDM Lumajang, sehingga proses ini bisa berjalan lebih cepat.” Tandasnya.

    Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang perizinan oleh Ustadz Drs. Imam Subari, yang mempunyai pengalaman untuk mengurus, baik izin pendirian baru maupun perpanjangan. (Humas/Gus).

    Inspirasi Kehidupan : Tambang Menambang

    0

    Tambang Menambang

    Oleh Ustadz Munahar, S.H.I., M.Pd.

    (Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya) 

    Sumber Daya Alam di Indonesia, entah dalam waktu dekat atau kedepannya hampir pasti akan ditambang.

    Terkait pro kontra Muhammadiyah menerima atau menolak tawaran, maka pertanyaan sederhananya :

    Bagaimana jika Muhammadiyah menolak, lalu tambang tersebut ditambang oleh para penambang oligarki. Dikelola secara profesional. Kira-kira siapa yang menikmati?

    Lalu, bagaimana jika Muhammadiyah menerima tawaran tambang tersebut, dikelola secara profesional dengan melibatkan para ahli di Muhammadiyah dengan tetap memperhatikan dan menjaga lingkungan. Lalu hasil dari tambang sepenuhnya digunakan untuk dakwah, kemaslahatan, dan kesejahteraan ummat?

    Menarik bukan?

    Yang saya tahu, tradisi di Muhammadiyah itu telah dipikirkan manfaat dan mudharatnya sebelum kebijakan itu diputuskan, terlebih menyangkut hajat orang banyak termasuk tambang.

    Rapat Koordinasi Spempat, Matangkan Peletakan Batu Pertama MTC Pada 17 Agustus 2024

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya selangkah lagi akan merealisasikan Gedung Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC).

    Dua minggu yang lalu dibahas dalam rapat periodik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo untuk membentuk panitia peletakan batu pertama. Kamis tanggal 25 Juli 2024 rapat koordinasi bersama panitia peletakan batu bersama, PCM Wonokromo dan RT, RW Gadung Kelurahan Jagir Wonokromo di Resto Jos Gandos.

    Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo rasa syukur kepada Allah SWT atas segala kenikmatan dan kemudahan yang diberikan, sehingga langkah awal untuk peletakan batu pertama Gedung Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) Spempat Gadung Wonokromo berjalan lancar sesuai dengan jadwalnya.

    “Niat baik harus disegerakan, tahapan terus dilakukan sampai pembangunan selesai. Sesuai rencana pembangunan 1 tahun, dan peletakan batu pertama tanggal 17 Agustus 2024, momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 79.” Itulah pesan Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo.

    Menyambung pesan Salman Alfarisi, Ustadz Ir. Luqman, Ketua PCM Wonokromo juga antusias menghadiri silaturrahim ini. Menurutnya, kegiatan ini selain sebagai kegiatan ramah tamah juga, momen untuk meminta izin kepada warga sekitar terkait pembangunan Muhammadiyah Tahfidz Center.

    “Harapannya pembangunan ini tidak hanya berguna bagi SMP Muhammadiyah 4 Surabaya saja tapi juga menebar manfaat bagi warga sekitar.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa Gedung Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) akan dibangun dua lantai. Untuk tahap awal akan dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama.

    “InsyaAllah akan dilaksanakan tanggal 17 Agustus 2024. Agar yang mendoakan kesuksesannya juga banyak. Mohon dukungan dari Bapak-Ibu semuanya.” Imbuhnya.

    Sesi Foto Bersama Setelah Rapat Koordinasi

    Sementara itu Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya, menyampaikan bahwa sekolah akan mendirikan Muhammadiyah Tahfidz Center. Harapannya ketika sudah berdiri, keberadaan bangunan ini juga sebagai tempat belajar Al-Qur’an warga sekitar.

    “Tentunya akan sangat bermanfaat jika warga sekitar juga turut memanfaatkan bangunan ini untuk mengamanahkan putra-putrinya belajar di Muhammadiyah Tahfidz Center.” Tuturnya.

    Irul, Ketua RW 8 Gadung, menyambut baik niat SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya beserta PCM Wonokromo. Menurutnya ketika ada sinergi antara masyarakat sekitar dan Sekolah Muhammadiyah, akan semakin menguatkan kolaborasi masyarakat dan lembaga pendidikan.

    “Selama ini kami mendukung adanya lembaga pendidikan di tengah-tengah pemukiman kami. Kami merasa bersyukur selama ini dengan adanya Lembaga Pendidikan Muhammadiyah dapat memberikan dampak positif untuk warga sekitar.” Tandasnya. (Humas/Taufiq).

    Ketua Umum PP Muhammadiyah : Hijrah ke Kalender Global Tunggal

    0

    Hijrah ke Kalender Global Tunggal

    Oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

    Saatnya umat Islam sedunia hijrah ke Kalender Islam Global Tunggal sebagai bayar utang peradaban. Sungguh malu Dunia Muslim dalam menentukan hari, tanggal, dan tahun baru Hijriyah masih berbeda antar negara maupun di satu negara. Apalagi menentukannya dengan cara dadakan yang mengandung ketidakpastian.

    Padahal di luar sana Kalender Masehi telah lama menjadi rujukan pasti umat manusia dunia. Sungguh perlu ijtihad dan penafsiran baru atas hadis Nabi soal penentuan bulan baru agar tidak terjebak pada status-quo pemahaman keagamaan yang normatif dan jumud. Bukankah peredaran benda-benda langit itu berada dalam hukum sunatullah yang pasti dan tidak spekulasi.

    Mari berhijrah meninggalkan ketidakpastian menuju kepastian dalam penentuan hari, bulan, dan tahun hijriyah. Sebagai bukti umat Islam tinggi kualitas keilmuan dan kemajuan peradabannya.

    Bukankah Allah memerintahkan umat Islam untuk iqra, berpikir, dan menggunakan ilmu pengetahuan agar umat beriman meraih derajat tertinggi. Allah pun menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesukaran dalam beragama (QS Al-Baqarah: 185).

    Pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah : KPU Jalankan Tugas dengan Luber Jurdil dan Bermartabat

    0

    KPU Jalankan Tugas dengan Luber Jurdil dan Bermartabat

    Oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

    Hari ini Senin (22/7/2024) menerima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DIY beserta jajaran untuk melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

    Saya menghimbau agar KPU beserta perangkatnya dari tingkat pusat hingga daerah untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan sesuai asas luber jurdil yang bermartabat.

    Tugas ini merupakan amanat, bukan hanya amanat dari rakyat tapi juga amanat Tuhan dalam fungsi untuk menjalankan demokrasi yang merupakan bagian dari tugas kebangsaan.

    Jalankan amanat yang diberikan dengan transparan, good governance, terbuka, dan akurat. Jika tugas yang dijalankan sudah sesuai, maka kepercayaan masyarakat akan tinggi.

    Kepada kontestan Pilkada yang nantinya terdaftar secara resmi sebagai calon pimpinan daerah agar sungguh-sungguh dan diniatkan untuk mengabdi dan mengurus daerah dengan sebaik-baiknya, bukan untuk mencari kekuasaan atau jabatan semata.

    Jika hanya untuk mencari kekuasaan dan keuntungan materi, di balik kekuasaan itu harus diluruskan niatnya. Karena nanti jika tidak tercapai niatnya, dapat memberi peluang dalam menyalahgunakan kekuasaan.

    Mari kita sama-sama menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Kita harus belajar berdemokrasi dengan bertanggung jawab, sehingga diharapkan untuk tidak golput.

    Warga bangsa harus semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam memilih, agar bangsa ini dapat naik tingkat menjadi bangsa yang maju.

    Ini Pesan Motivasi Polisi Pada MPLS SD Muhammadiyah 6 (MUSIX) Gadung Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Satu dari seluruh agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya bercerita tentang cita-cita. Untuk memantapkan cita-cita para siswa baru ini panitia menghadirkan Polisi. Rabu (24/07/2024).

    Agenda MPLS SD Musix Tahun Ajaran 2024-2025 cukup padat. Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Hai ini berdasarkan instruksi Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Anak-anak yang baru mengenal lingkungan sekolah dasar ini harus dimantapkan budaya di sekolah yang baru.

    Peserta MPLS pada hari ke delapan datang dengan berbagai kostum. Mereka mengenakan kostum sesuai dengan cita-cita mereka

    “Waduh, gagah banget. Kamu ini sedang memakai seragam apa.” Tanya Basirun.

    “Saya memakai seragam Pilot.” Jawab Muhammad Irfan Arsyad Maulana kelas 1-B.

    “Mengapa kamu pingin jadi Pilot.” Tanya guru kels 6-A (Al-Maajid) itu.

    “Karena menjadi Pilot itu gagah.” Jawabnya singkat.

    Lain dengan gadis kecil berbusana warna putih, dilengkapi dengan blazer warna merah muda, berkerudung warna hitam. Dengan senyumnya yang khas dia jawab pertanyaan dengan lemah lembut.

    “Mengapa kamu kok memakai baju ini?” Tanya Basir

    “Saya memakai baju biasa, karena saya pingin jadi guru.” Jelas Azhalea Numa Reinaldi akrab dipanggil Numa. Selanjutnya dia juga menyebutkan bahwa dirinya pingin jadi guru SD.

    Ada juga seorang siswi yang mengenakan pakaian serba hijau tua layaknya dokter yang siap membedah pasiennya. Di kepalanya dilengkapi dengan penutup kepala. Tergantung di lehernya stetoskop sungguhan. Tidak hanya itu, di dadanya tercantum nama dada permanen tertuliskan nama lengkapnya dr. Hana Syafira.

    “dr. Hana Syafira. Lho ini baju mama, ta dek?” Tanya guru sekaligus penulis berita itu.

    “Bukan ustadz, ini baju saya sediri.” Jawabnya malu-malu. Mamaku-lanjutnya- menjadi dokter, jadi saya pingin jadi dokter seperti mamaku.

    Masih banyak lagi kostum yang dikenakan para siswa pada hari itu diantaranya ada yang mengenakan topi pemadam kebakaran, kostum Polisi, seragam Angkatan Darat maupun Angkatan Laut, tidak ketinggalan berseragam Pilot.

    “Anak-anak, hari ini kita akan kedatangan tamu, dengan berseragam lengkap.” Seru Ninik Nurfaridah Ketua Panitia.

    “Mana tamunya, Ustadzah.” Tanya anak-anak penasaran.

    “Belau akan hadir di ruangan, asalkan anak-anak bisa tertib dan tenang. Bisa..!” Pesan Ninik panggilan akrab Ninik Nurfaridah.

    “Bisa…!” Teriak para siswa hampir bersamaan.

    “Mari kita panggil besama-sama! Ajak Ninik.

    Aiptu Herry Kustono berinteraksi dengan 80 peserta MPLS SD Musix Surabaya

    “Pak Polisi… Pak Polisi…. Pak Polisi…. !” Teriak anak-anak berbarengan.

    Tidak lama kemudian, seorang anggota polisi berseragam lengkap memasuki ruangan. Dengan mengucapkan salam, dipersilahkan ke depan sekumpulan bocah yang yang telah memiliki berbagai macam cita-cita itu.

    “Anak-anak, siapa yang mau jadi Polisi.” Tanya Aiptu Herry Kustono Polisi tamu.

    Anak-anak menjawab secara beramai-ramai terutama anak-anak, berseragam coklat mirip Polisi. Kemudian Herry panggilan Aiptu Herry Kustono, bercerita banyak tenang pentingnya berdisiplin berlalu lintas. Disiplin berlalu lintas bukan hanya di jalan raya, tetapi dimanapun di situ banyak orang harus disiplin.

    “Jika kita melanggar aturan, baik masyarakat maupun pemerintah bisa menimbulkan tindak pidana.” Ungkap Polisi yang sudah bertugas di Polsek Wonokromo selama 15 tahun 14 bulan itu.

    “Pak Polisi, saya pingin jadi Polisi bagaimana caranya?” Tanya Salmafiyah Kinara Mecca kelas I-A yang duduk di deretan depan. Polisi yang berdomisili wilayah Wage Sidoarjo ini menjelaskan bahwa jika ingin menjadi Polisi harus rajin belajar, tekun beribadah, dan selalu taat kepada orang tua dan guru.

    “Bukan hanya ingin menjadi Polisi, tetapi cita-cita apapun harus rajin belajar, tekun beribadah, dan selalu taat kepada orang tua dan guru.” Jelasnya mengakhiri kunjungannya. (Basirun).