spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 218

    Serunya Ujian Praktik Bercerita di MIM 11 Kesamben Jombang

    0

    Jombang, kartanusa – Selasa, (4 Juni 2024) Siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 11 Pojokkulon menjalani ujian praktik bercerita. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyampaikan cerita secara lisan.

    Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 11 Kesamben Jombang Ustadzah Tuvi Budiana, S.Pd menyampaikan bahwa dalam ujian praktik bercerita ini, anak-anak diminta untuk menyampaikan cerita pendek dengan topik yang telah ditentukan sebelumnya.

    “Mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa yang jelas dan ekspresif, serta kemampuan dalam mengembangkan alur cerita yang menarik”. Ujarnya.

    Dia menjelaskan bahwa selama proses bercerita, anak-anak tampak antusias dan percaya diri dalam menyampaikan ceritanya. Mereka menggunakan intonasi, gestur, dan ekspresi wajah yang tepat untuk menghidupkan cerita yang mereka sampaikan.

    Kegiatan ujian praktik bercerita ini tidak hanya menguji kemampuan bahasa dan komunikasi para murid.

    “Kegiatan ini juga mendorong mereka untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kemampuan berpikir kritis”. Imbuhnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan keterampilan bercerita dan presentasi mereka, yang akan bermanfaat bagi perkembangan diri dan prestasi akademik mereka.

    “Secara keseluruhan, kegiatan ujian praktik bercerita di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 11 Pojokkulon, berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak”. Tandasnya.(Tuvi)

    Babinsa Pojokkulon Koramil 12 Kesamben, Ajarkan Kompas Kepada Siswa MIM 11 Jombang

    0

    Jombang, kartanusa – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 11 Pojokkulon Kesamben Jombang berusaha mewujudkan dirinya menjadi madrasah juara. Berbagai model pembelajaran dan program pada sekolah tersebut, mulai Tapak Suci, Hizbut Wathan, catur dan lain-lain terus dilakukan. Termasuk dalam hal ini adalah mendatangkan guru tamu, yang kali ini dengan Babinsa Pojokkulon Koramil 12 Kesamben tentang pengenalan kompas sejak dini. Rabu (5/6/2024).

    Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 11 Pojokkulon Kesamben, Jombang, Ustadzah Tuvi Budiana, S.Pd. menyampaikan bahwa pembelajaran kali ini kolaborasi dengan Babinsa Pojokkulon Koramil 12 Kesamben tentang pengenalan kompas sejak dini.

    “Pengenalan kompas sejak dini diajarkan langsung oleh Babinsa Pojokkulon kepada siswa MI Muhammadiyah 11 Pojokkulon. ” Tuturnya.

    Ilmu tentang kompas sengaja di kenalkan Babinsa Koptu Gaguk Mariono ke siswa Muhammadiyah 11 atas permintaan Guru MI Muhammadiyah 11 yang sekaligus pelatih Hizbul Wathan (HW). Pelatih Hizbul Wathan Ramanda Asrori merupakan pelatih Hizbut Wathan di MIM 11 Kesamben Jombang. Kepanduan HW kebanggaan dan merupakan ortom Muhammadiyah.

    “Hal ini merupakan bentuk sinergitas elemen masyarakat dengan Tiga Pilar Desa”. Imbuhnya.

    Sementara itu Babinsa Pojokkulon Koramil 12 Kesamben Koptu Gaguk Mariono menyampaikan bahwa pengetahuan tentang kompas sangat lekat dengan kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan dan Pramuka.Siswa MIM 11 Kesamben Jombang Fokus Mendengarkan

    “Kami selaku Babinsa berusaha mengenalkan pengetahuan kompas kepada anak-anak, agar di tingkat berikutnya, anak bisa lebih mengenal tentang kompas.” Ujarnya.(Tuvi)

    Tunas Atfal Menjadi Isu Utama Silaturrahim Kwarwil HW Jatim Dengan PD IGABA Lamongan

    0

    Lamongan, kartanusa – Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur silaturrahim ke Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kabupaten Lamongan bersama Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Lamongan di Pantai Klayar Lamongan. Ahad (2/6/2024)

    Hadir dalam acara tersebut, jajaran Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Jawa Timur, Ketua Fathurrahim Syuhadi dan wakil Ketua Yasir Wachid, Murni Novida Wardany, dan Yusman. Sementara itu dari jajaran IGABA Kabupaten Lamongan, Ketua IGABA Lamongan Ani Muftiroh dan Mar’atus Sholihah.

    Jajaran Kwarda HW Lamongan, Sekretaris M Sande Ariawan, dan wakil ketua Mubarok, Ahsanul Arham, M Ghozi, Nur Hadi, dan Aminulloh F. Roziqi. Hadir juga Kader Hizbul Wathan Lamongan Alfain Jalaluddin Ramadlan yang juga Kontributor PWMU.CO Lamongan.

    Ani Muftiroh menyampaikan terima kasih dan syukur alhamdulillah karena semua bisa datang, mulai dari Kwarwil HW Jatim dan Kwarda HW Lamongan.

    “Sebetulnya saya berharap sudah lama duduk bareng seperti ini. Bersama Kwarda dan Kwarwil.” Ujarnya.

    Kemudian Ani-panggilan akrabnya- menceritakan sudah lima tahun yang lalu sudah membuat ala kadarnya di lembaganya yaitu HW PAUD atau HW Tunas Athfal. “Dulu saya izin ke Ramanda Fathurrahim Syuhadi, kemudian dipersilahkan mendirikan HW Tunas Athfal sebagai dobrakan.” Ujarnya.

    Alhamdulillah tunas athfal seiring berjalannya waktu setelah dilaunching. “Saya kemudian memberanikan diri untuk membuka diri, termasuk kepada Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Timur.” Katanya.

    Lebih lanjut, katanya, Alhamdulillah sekarang HW Tunas Athfal sudah maju dan berkembang bahkan tahun ini bisa mengadakan Jambore Tunas Athfal (Jamtufal) yang diikuti tingkat Kabupaten Lamongan.

    “IGABA Lamongan juga sudah banyak dimintai shering bersama dengan teman-teman IGABA lain. Karena HW Tunas Athfal ini sudah dinantikan oleh PD IGABA se Jawa Timur dan banyak beberapa daerah yang sudah berani bergerak, dan ada beberapa PD IGABA yang belum berani bergerak karena menunggu instruksi.” Tuturnya.

    Dia berharap segera ditindaklanjuti oleh Kwarwil HW Jatim dengan kegiatan yang resmi. Contohnya Pelatihan Jaya Melati 1, karena selama ini kami belum bisa mengendalikan di masing-masing cabang.

    “InsyaAllah IGABA di lembaga di Kabupaten Lamongan dengan hasil survey chat WA di grub semuanya balas gercep dengan semangat. Karena ketika diajak itu semuanya semangat untuk mengikuti kegiatan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Kwarwil HW Jatim Fathurrahim Syuhadi menyambut dengan senang hati apa yang disampaikan oleh Bunda Ani.

    “Apa yang disampaikan Bunda Ani kami sambut dengan senang hati dan akan kami dukung,” katanya.

    Dia mengucapkan terima kasih karena Kwarwil HW Jatim telah diundang untuk shering bersama dengan Hizbul Wathan Lamongan. “Kami datang ke sini bertujuan untuk menerima masukan yang nanti menjadi bahan untuk kami bawah di PW Aisyiyah Jatim, Majelis Dikdasmen PWM Jatim, dan PW IGABA Jatim,” ujarnya.

    Dia menuturkan, masukan ini nantinya akan menjadi opini kami bersama untuk dibawah ke Tanwir Hizbul Wathan.

    Fathurrahim Syuhadi mengapresiasi kepada Hizbul Wathan Lamongan. “Alhamdulillah Lamongan menjadi kiblatnya HW Tunas Athfal di Jawa Timur. Setelah kemarin mengadakan Jamtufal dan di abadikan di media, akhirnya semua tau dan menyambut positif.” Ujar Ramanda Rohim yang juga Wakil Ketua PDM Kabupaten Lamongan.

    Kemudian, dia menambahkan terkait pelatihan, “Dengan program unggulan Kwarwil HW Jatim akan membentuk 1000 pelatih. Kita akan mempercepat mekanisme pelatihan Jaya Melati 1, Jaya Melati 2 sehingga nanti akan ada banyak pelatih di Lamongan.” Imbuhnya. (Alfain).

    Bunda PAUD Kecamatan Apresiasi Kegiatan Masa Transisi di SDM dubes

    0

    Surabaya, kartanusa – SD Muhammadiyah 12 Surabaya (SDM dubes) menjadi tuan rumah kegiatan Road Show masa transisi TK Ke SD. Bertempat di halaman SDM dubes kegiatan ini di hadiri bunda PAUD Kelurahan dan Kecamatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari selasa, (4/06/2024)

    Kegiatan ini di ikuti siswa TK ABA 11 sebanyak 23 siswa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan di sambut tampilan kreasi dari anak anak dubes seperti pantomim, dacil, aktrasi silat tapak suci dan nyanyi.

    Dalam sambutanya Ustadzah Lin Hidayati selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Surabaya mengatakan terima kasih atas kepercayaan dari kelurahan dan kecamatan yang telah menunjuk SDM dubes sebagai tuan rumah.

    “Ini sebagai langkah awal pengenalan lingkungan sekolah kepada anak-anak TK yang mau masuk SD.” Tuturnya.

    Ibu Aprilia Puspa Rosita, Spi selaku camat bubutan mengatakan “Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan anak TK yang mau masuk SD, agar tidak takut lagu. Mereka bisa senang dan bahagia.” Ujarnya

    “Biasanya anak-anak TK kalau masuk SD itu kan ada tes calistung, nach dimasa transisi ini tidak takut lagi karena sudah kenal. Selain itu biasanya juga ada anak yang nangis karena kurang kenal dengan kegiatan transisi ini anak akan kenal sehingga lebih senang, lebih dekat dan akan tambah bersemangat.” Tambahnya.

    Sedangkan Ibu Tiena Wahjuningsih Pribadi SH. M.Hum menambahkan bahwasannya masa transisi ini, ingin mengenalkan lingkungan sekolah yang menyenangkan, membahagiakan dan menggembirakan. “Ketika senang dan gembira belajar akan lebih mudah.” Ujarnya. (Roin)

    Promosi yang tepat dapat membantu meningkatkan Brand Awareness

    0
    oplus_0

    Strategi Promosi Praktis Meningkatkan Brand Awareness

    Oleh: Taufik Hidayanto A.Md
    (Wakil Ketua PCM Wonokromo)

     

    Promosi Sekolah
    Promosi tepat meningkatkan brand awareness

    Setelah mengetahui apa itu Brand Awareness dan mengapa begitu pentingnya formula itu terhadap perkembangan sekolah maka dalam tulisan ini akan dibahas bagaimana strategi praktis untuk meningkatkan Brand Awareness khususnya untuk AUM di Muhammadiyah.

    Menemukan pola-pola keunggulan sekolah kemudian dibantu strategi praktis dalam promosi dapat membantu meningkatkan brand awareness dan reputasi sekolah secara signifikan. Berikut adalah strategi praktis yang lebih mendalam dan konkrit untuk branding dan promosi sekolah:

    1. Penetapan Identitas Merek yang Konsisten
    • Pembuatan Brand Guidelines: Buat dokumen panduan merek yang mencakup penggunaan logo, warna, font, dan tone of voice. Brand guidelines ini harus diikuti dalam semua materi promosi untuk menjaga konsistensi.
    • Cerita Sekolah (School Story): Kembangkan narasi yang menceritakan sejarah, nilai-nilai, dan keunikan sekolah. Gunakan cerita ini dalam materi pemasaran dan komunikasi untuk membangun ikatan emosional dengan audiens.
    2. Optimalisasi Media Digital
    • SEO dan Konten Blog: Tingkatkan visibilitas website sekolah melalui Search Engine Optimization (SEO). Buat blog dengan konten yang relevan seperti tips pendidikan, kisah sukses alumni, dan panduan untuk orang tua.
    • Video Marketing: Produksi video yang menampilkan kegiatan sekolah, testimoni siswa, dan pencapaian akademis. Video ini bisa diunggah ke YouTube, Tik Tok, Snackvideo dan dibagikan di media sosial.
    • Virtual Tours: Adakan tur virtual sekolah untuk calon siswa dan orang tua yang tidak bisa datang langsung. Ini memberikan pengalaman langsung tentang fasilitas dan suasana sekolah.
    3. Keterlibatan dan Komunikasi dengan Komunitas
    • Program Ambassador: Libatkan siswa, orang tua, dan alumni sebagai duta sekolah. Mereka bisa berbagi pengalaman positif dan mengajak orang lain untuk mengenal sekolah.
    • Event dan Workshop: Selenggarakan event terbuka untuk umum seperti workshop pendidikan, seminar parenting, atau kegiatan sosial. Ini membantu membangun keterlibatan dan menunjukkan kepedulian sekolah terhadap komunitas.
    • Kolaborasi dengan Influencer Lokal: Gandeng influencer lokal atau figur publik yang memiliki nilai yang sejalan dengan sekolah untuk membantu mempromosikan sekolah.
    4. Promosi Melalui Pengalaman Nyata
    • Program Magang dan Kemitraan Industri: Buat program magang atau kerja sama dengan industri lokal untuk memberikan pengalaman praktis kepada siswa. Ini menunjukkan bahwa sekolah mempersiapkan siswa dengan baik untuk dunia kerja.
    • Kegiatan Ekstrakurikuler Unggulan: Promosikan kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang dimiliki sekolah. Misalnya, tim olahraga, klub debat, atau program seni yang berprestasi.
    5. Pemasaran Berbasis Data
    • Survey dan Feedback: Rutin mengumpulkan feedback dari siswa, orang tua, dan staf untuk memahami kebutuhan dan kepuasan mereka. Gunakan data ini untuk memperbaiki layanan dan program sekolah.
    • Analisis Kompetitor: Lakukan analisis terhadap kompetitor untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan mereka. Gunakan informasi ini untuk memperkuat posisi dan strategi branding sekolah.
    6. Penggunaan Media Tradisional dan Online
    • Press Release: Kirimkan press release ke media lokal tentang prestasi atau acara penting di sekolah. Liputan media dapat membantu menjangkau audiens yang lebih luas.
    • Iklan Cetak Offline,Online dan Radio: Jika anggaran memungkinkan, gunakan iklan online,iklan cetak di koran lokal, videotron atau iklan radio untuk menjangkau audiens yang mungkin tidak aktif di media digital.
    7. Pelibatan Orang Tua dalam Branding
    • Komite Orang Tua: Libatkan orang tua dalam komite yang berfokus pada promosi dan branding sekolah. Mereka bisa memberikan perspektif unik dan membantu menjangkau komunitas yang lebih luas.
    • Testimoni Orang Tua: Gunakan testimoni orang tua sebagai bagian dari materi promosi. Pengalaman positif mereka bisa menjadi alat yang kuat untuk menarik calon siswa dan orang tua.

    “Dengan menerapkan strategi-strategi praktis ini, sekolah dapat membangun brand awareness yang kuat, meningkatkan reputasi, dan menarik lebih banyak siswa serta dukungan dari komunitas. Implementasi yang konsisten dan terencana dari langkah-langkah ini akan membantu sekolah menjadi lebih dikenal dan dihargai”.

    Menerapkan strategi Building Brand Awareness di sekolah

    0

    Building Brand Awareness

    Oleh Taufik Hidayanto, A.Md
    (Wakil Ketua PCM Wonokromo)

    Brand awareness atau kesadaran merek adalah seberapa baik orang mengenal dan mengingat suatu merek. Dalam konteks sekolah, brand awareness berarti seberapa banyak orang tahu tentang sekolah tersebut, termasuk nama, logo, dan apa yang membuatnya istimewa dibandingkan sekolah lain.

    Contoh Sederhana:

    Bayangkan Anda mendengar tentang dua sekolah di kota Anda: Sekolah M dan Sekolah B. Jika Anda sering mendengar orang berbicara tentang Sekolah M, melihat iklannya di media sosial, atau mendengar kabar tentang prestasi siswanya, itu berarti Sekolah M memiliki brand awareness yang tinggi. Artinya, banyak orang mengenal dan mengingat Sekolah M.

    Sebaliknya, jika Anda jarang atau tidak pernah mendengar tentang Sekolah B, maka brand awareness Sekolah B rendah. Artinya, tidak banyak orang yang tahu atau mengingat tentang Sekolah B.

    Tujuan Meningkatkan Brand Awareness:
    • Menarik Siswa Baru: Ketika lebih banyak orang tahu tentang sekolah Anda, lebih banyak keluarga yang mungkin tertarik untuk mendaftarkan anak-anak mereka.
    • Membangun Reputasi: Semakin dikenal sekolah Anda, semakin besar kemungkinannya untuk dianggap sebagai pilihan yang baik dan berkualitas.
    • Meningkatkan Dukungan: Dengan brand awareness yang tinggi, sekolah Anda bisa lebih mudah mendapatkan dukungan dari komunitas, termasuk sponsor dan relasi dengan organisasi lain.

    Meningkatkan brand awareness berarti melakukan berbagai aktivitas agar nama dan keunikan sekolah Anda dikenal luas oleh masyarakat.

    Salah satu strategi untuk membangun atmosfir manajemen sekolah yang handal,efektif dan berkemajuan maka diperlukan pemahaman tentang Building Brand Awareness dilingkungan sekolah. Untuk maksud itu maka PCM Wonokromo melalui Dikdasmen dan PNF Cabang Wonokromo mengadakan Workshop Optimalisasi Manajemen Sekolah yang diadakan di MTC Wonosalam Jombang

    building brand awareness
    Strategi penerapan building brand awareness

    Membangun manajemen sekolah yang handal dan aplikatif memerlukan pemahaman mendalam tentang karakteristik sekolah dan penerapan strategi building brand awareness yang efektif. Berikut ini adalah beberapa pola dan kreasi yang dapat diterapkan:

    1. Penentuan Identitas Merek Sekolah
    • Visi dan Misi yang Kuat: Tentukan visi dan misi yang jelas dan inspiratif. Visi dan misi ini harus menggambarkan nilai-nilai dan tujuan jangka panjang sekolah.
    • Nilai-nilai Sekolah: Identifikasi nilai-nilai inti yang ingin ditanamkan kepada siswa dan komunitas sekolah. Misalnya, integritas, inovasi, dan kepedulian.
    • Logo dan Slogan: Buat logo dan slogan yang unik dan mudah diingat. Logo dan slogan ini harus mencerminkan identitas sekolah dan menjadi simbol yang dikenali oleh masyarakat.
    2. Strategi Komunikasi dan Promosi
    • Website Sekolah yang Menarik: Miliki website sekolah yang profesional, informatif, dan mudah diakses. Website harus menampilkan informasi penting seperti kurikulum, prestasi siswa, fasilitas sekolah, dan berita terkini.
    • Media Sosial: Aktif di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, Whatsup, Twitter, dan LinkedIn. Gunakan media sosial untuk berbagi informasi, foto, video, dan cerita sukses siswa dan guru.
    • Newsletter dan Email Marketing: Kirimkan newsletter secara rutin kepada orang tua, alumni, dan komunitas sekolah untuk menginformasikan kegiatan, prestasi, dan pengumuman penting.
    • Press Release dan Liputan Media: Bangun hubungan baik dengan media lokal dan nasional untuk mendapatkan liputan tentang acara atau prestasi sekolah.
    3. Pengalaman Pengguna (User Experience)
    • Open House dan Tur Sekolah: Adakan open house atau tur sekolah secara berkala untuk calon siswa dan orang tua. Pastikan mereka mendapatkan pengalaman yang positif dan informatif.
    • Program Alumni: Buat program untuk menjaga hubungan baik dengan alumni. Libatkan mereka dalam kegiatan sekolah dan minta mereka berbagi pengalaman sukses setelah lulus.
    • Kegiatan Komunitas: Adakan kegiatan yang melibatkan komunitas sekitar seperti bazaar, workshop, atau seminar. Ini akan membantu membangun citra positif sekolah di mata masyarakat.
    4. Inovasi dalam Pembelajaran
    • Teknologi Pendidikan: Integrasikan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik.
    • Kurikulum Berbasis Proyek: Implementasikan kurikulum berbasis proyek yang memungkinkan siswa belajar melalui pengalaman nyata dan mengembangkan keterampilan praktis.
    • Kemitraan dengan Industri: Bangun kemitraan dengan perusahaan atau industri untuk memberikan siswa akses ke pengalaman kerja nyata dan program magang.
    5. Monitoring dan Evaluasi
    • Feedback dari Orang Tua dan Siswa: Secara rutin minta feedback dari orang tua dan siswa untuk mengetahui kekuatan dan area yang perlu diperbaiki.
    • Analisis Data: Gunakan data dan analitik untuk mengevaluasi efektivitas strategi branding dan membuat keputusan berbasis data.
    • Benchmarking: Lakukan benchmarking dengan sekolah lain untuk memahami posisi sekolah dan mencari peluang peningkatan.

    “Dengan menerapkan pola dan kreasi ini, sekolah dapat membangun brand awareness yang kuat dan mendapatkan reputasi positif di mata masyarakat. Ini akan membantu menarik lebih banyak siswa dan mendukung pencapaian tujuan jangka panjang sekolah.”

    Kajian Rutin Ahad Pagi PCM Wonokromo, Perkuat Syiar Dakwah Islam Berkemajuan

    0

    Surabaya, kartanusa – Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo melaksanakan program Kajian Rutin Ahad Pagi keliling di lingkungan Wonokromo. Kajian rutin ini dalam rangka menggembirakan dan memeriahkan syiar dakwah Islam Berkemajuan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo.

    Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Bapak Agus Suwandi menyampaikan bahwa kajian terbagi menjadi 2 bagian, yaitu Kajian Tauhid oleh Ustadz Drs. Najih Ichsan (Ahad pertama) dan Kajian Hadits Ustadz Prof. Dr. Zainuddin MZ, Lc. (Ahad ketiga) di Masjid Syuhada.

    “Sedangkan Kajian Ranting Keliling di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Se-Wonokromo secara bergantian dan tematik pada Ahad kedua dan keempat. Ini bagian dari penguatan keberadaan ranting Muhammadiyah, sekaligus bagian dari komitmen ranting dalam pendiriannya harus mempunyai amal usaha. Nah, kajian rutin ini adalah salah satu amal usaha ranting Muhammadiyah.” Ujarnya.

    Hari ini, Ahad tanggal 2 Juni 2024 dimulai pukul 07.00 WIB di Masjid Syuhada’ Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Wonokromo. Sebagai narasumber Ustadz Najih Ichsan dengan Kajian Tauhid.

    “Semoga kajian ini mampu memberikan semangat kepada kita semua untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.” Ujar Bapak Agus yang juga aktif di LPCRPM PDM Kota Surabaya.

    Sebagai informasi bahwa di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo terdapat 4 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM); Jagir, Jagir Mulyo, Darmo dan Wonokromo.

    6 Tenaga Pengajar UMMAD (UMJT) Raih Hibah DRTPM 2024

    0

    Madiun, kartanusa – Enam tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) berhasil lolos Program Hibah Dana Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (DRTPM) 2024 Ditjen Diktiristek KEMENDIKBUDRISTEK RI.

    Hasil tersebut diketahui setelah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek mengeluarkan pengumuman penerima pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kamis (30/5/2024).

    Enam tenaga pengajar tersebut adalah Awit Istiqfarin, S.I.Kom., M.Med.Kom., dan Fajar Istiqomah, S.Sos., M.Sos dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMMAD.

    Kemudian Muhammad Niam, S.Sos., M.Kessos., Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid, S.Sos.,M.A dan Nuril Endi Rahman, S.Sos., M.A., dari Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMMAD.

    Muhammad Qolbi Sobri, S.Si, M.Si dari Prodi Ilmu Aktuaria, Fakultas Ilmu Formal dan Ilmu Terapan (FIFIT) UMMAD.

    6 Judul Proposal 

    Enam judul proposal dosen UMMAD yang memperoleh hibah DRTPM 2024 tersebut adalah Potensi Pengembangan Wisata Budaya SenI Beladiri Pencak Silat sebagai Soft Power Pariwisata di Kota Madiun yang ditulis Awit Istighfarin, ini yang pertama.

    Kedua, Efektifitas Komunikasi Pemasaran Interaktif melalui Instagram Menggunakan Customer Respon Index (Studi pada Desa Wisata Mendak Kabupaten Madiun) dibuat Fajar Istiqomah.

    Ketiga, Upaya Muhammadiyah Menggali Potensi Pemulung TPST Piyungan Bantul melalui Pemberdayaan Masyarakat ditulis Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid.

    Keempat, Analisis Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Perkotaan di Kota Madiun dengan Pendekatan Authentisation dan Inteligenization oleh Muhammad Ni’am.

    Kelima, Kajian Risiko Pengajuan Klaim Asuransi BPJS Kesehatan Kota Madiun Berbasis Logistik Bayesian dan Algoritma C4.5 oleh Muhammad Qolbi Sobri.

    Dan keenam, Nuril Endi Rahman mengenai Kajian Modal Sosial dan Kewiralembagaan dalam Program Inovasi Hutan Sosial oleh PT Paiton Energy Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur oleh Nuril Endi Rahman.

    Muhammad Ni’am menyampaikan keberhasilan meraih hibah DRTPM Tahun 2024 menjadi langkah awal mengimplementasikan Tridharma perguruan tinggi khususnya dalam penelitian.

    Dan menghasilkan karya akademik yang bermanfaat serta menambah khazanah keilmuan berbasis bukti khususnya Ilmu Kesejahteraan Sosial,’ ujar Kaprodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kessos) UMMAD tersebut.

    Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Madiun (LPPM UMMAD), Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D menyampaikan dosen-dosen UMMAD (UMJT) telah menunjukkan prestasi dengan memperoleh hibah DRTPM 2024 sebanyak 6 judul.

    “Prestasi ini tidak lepas dari proses pendampingan intensif LPPM UMMAD. Sebelumnya juga para dosen telah dilatih dengan riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema internal,” terang Sarjito.

    Sarjito menyampaikan dengan perolehan hibah DRTPM sebanyak 6 judul, menempatkan UMMAD dalam 3 besar perguruan tinggi terbaik di Madiun Raya (UMMAD, UMPO dan UNIPMA.

    “Dua diantaranya merupakan PTMA. Perolehan prestasi ini diyakini akan meningkatkan reputasi UMMAD secara Nasional maupun Internasional,” kata Sarjito.

    Sarjito menambahkan dengan prestasi riset ini semoga semangat dosen untuk riset dan PkM menjadi bertambah, juga meningkatkan atmosfir akademik atmosfir dan percepatan jabatan fungsional dosen. (Farin)

    Hotel Kapal dan Sengkaling Menjadi Destinasi Outbound Kelas VI Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya

    0

    Malang, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan kegiatan outbound kelas VI di Kota Malang. Diikuti 67 siswa menikmati destinasi wisata di hotel kapal dan sengkaling, aset Muhammadiyah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

    Outbound kali ini sekaligus sebagai ajang perpisahan kelas VI setelah mengikuti rangkaian ujian yang dijalani sejak akhir bulan Februari hingga Mei 2024. Hingga akhirnya diwisuda aula KH. Mas Mansur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur pada tanggal 15 Juni 2024.

    Ustadzah Zuli Asiatul Umroh, S.Pd wali kelas VI Cerdas Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan Outbound kelas VI tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pertama kalinya anak-anak menggunakan moda transportasi kereta api dari stasiun Wonokromo Surabaya menuju stasiun lama Kota Malang.

    “Pemakaian moda transportasi kereta api ini bertujuan melatih kedisiplinan anak-anak untuk memanage waktu.” Ujarnya.

    Di Kegiatan ini juga ada acara Makrab (malam keakraban) dengan diberikan game-game yang seru selain itu ada pemutaran kaleidoskop.

    “Kenangan-kenangan kebersamaan mereka mulai dari kelas 1 – 6, agar anak-anak mendapatkan momen berkesan sebelum mereka akan berpisah.” Imbuh Ustadzah Zuli yang juga Kaur Kepegawaian SDM 24 Surabaya.

    “Ketika outbound juga seru sekali, dimana anak-anak dilatih untuk bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tantangan. Mereka juga dilatih untuk menyatu dengan alam mengagumi kebesaran Allah SWT.” Tandasnya.(gus)

    Siswa SD Musix Turut Mendapat Tausiyah Qurban di Masjid Agung Kauman Yogyakarta

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) , guru dan wali murid Surabaya Farewell Tour Yogyakarta dapat bonus ngaji tutorial qurban di Masjid Agung Kauman Yogyakarta. Sabtu (1/6/2024).

    Pukul 22.00 para siswa-siswi kelas VI SD Musix beserta guru dan wali murid bertolak menuju Yogyakarta. Perjalanan menuju Kota Gudeg ini menggunakan dua armada Bus Wisata dengan biro perjalanan wisata Berkah Anugerah Sukses (BAS).

    Selama perjalanan para peserta tampak sangat bergembira. Tampak hampir tidak ada yang mau tidur. Mereka menghabiskan waktu dengan berkaraoke hingga kota tujuan.

    Durasi waktu yang dibutuhkan sekitar 5 jam sudah termasuk istirahat dua kali di rest Caruban 636 dan yang ke dua di rest area Sragen 519. Tepat pukul 03.00 tombangan SD Musix sudah sampai di kawasan Malioboro.

    “Teman-teman, alhamdulillah kita sudah sampai di Yogyakarta. Setelah ini kita akan menuju Masjid Agung Kauman Untuk bersih diri dan sholat subuh”. Kata Nugi Rizky Tour Leader BAS. Selanjutnya dia meminta peserta untuk menawarkan perlengkapan mandi dan baju ganti.

    Suasana Masjid tampak sepi, hanya ada beberapa orang dimungkinkan pengurus atau marbot masjid. Mereka tampak sibuk menggelar tikar di bagian beranda masjid

    Para peserta tour antri di kamar mandi untuk bersih diri dan ganti pakaian. Selanjutnya mereka menunaikan sholat Subuh.

    Selesai sholat subuh, rombongan SD Musix tidak buru-buru meninggalkan masjid, tetapi mengikuti kajian subuh terlebih dahulu.

    “Para jama’ah sangat beruntung, terutama para panitia Qurban.” Kata MC membuka acara.

    Selanjutnya dia menyampaikan bahwa materi kajian yang akan disampaikan adalah “Pelaksanaan Qurban Menurut Syariah dan Kesejahteraan Hewan”.

    Drh H Agung Budiyanto MPhD sebagai Nara sumber utama. Mengawali ceramahnya. Dia menceritakan pengalamannya, diantaranya ketika di Belanda.

    “Bapak-ibu, ternyata orang Belanda itu tidak semuanya pinter. Lha wong saya ngomong “Sampean kabeh iki kok pekok, to? Dia lho jawad; Yes, I am pekok” Celotehnya disambut gerr jama’ah yang memenuhi beranda Masjid Gede.

    Tapi _katanya_ anak-anak kecil di sana sudah pinter berbahasa Belanda. Disambut lebih gerrr jama’ah.

    Selanjutnya dosen Pasca Sarjana Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini menjelaskan syarat hewan yang dikorbankan.

    “Ada lima syarat hewan yang syah untuk qurban” Jelasnya

    Lima sarat itu diantaranya adalah

    Pertama, Pemilihan hewan qurban yang sehat. Kriteria hewan sehat antara lain :

    1. Gerak lincah, nafsu makan normal cara bernafas normal suhu badan 39-40 derajat, tinja dan urin normal.

    2. Mata jernih tidak ada kotoran

    4.Tidak pincang/lincah

    Pincang yang dimaksud _katanya_ bawaan sejak lahir, tetapi kalau pincangnya karena terjatuh syah.

    5. Responsif terhadap lingkungan

    6. Bulu halus tidak kusam.

    “Para jama’ah jangan khawatir jika hati sapi itu ada cacingnya. Itu bukan karena penyakit, tetapi karena kadar air tempat tinggal tinggi, yang penting kulitnya halus tidak kusam.” Tuturnya

    Kedua, Proses pemeriksaan ante mortem (sebelum penyembelihan yang benar).P roses restrain (penalian) dan penyembelihan yang baik dan benar.

    “Jika sapi disembelih 5 menit belum mati, berarti ada kesalahan pada proses penyembelihan.” Tandasnya

    Ketiga, Dari dalam lobang hidung tidak ada cairan tidal normal.

    Keempat, Pemeriksaan post mortem/pasca penyembelihan yang baik dan benar.

    Kelima, Pendistribusian dan penanganan daging yang baik dan benar.

    Disamping hewan sehat, Kepala Lektor UGM ini menyampaikan ciri-ciri hewan tidak cacat, antara lain tidak pincang, tidak buta, telinga tidak rusak.

    Untuk menguatkan ceramahnya, dia menyitir hadis nabi dari Jabir ra, beliau berkata, Rasulullah bersabda:

    “Janganlah kalian menyembelih hewan qurban, kecuali yang telah musinnah, terkecuali kalian sukar memperolehnya, maka sembelihlah domba yang jadza’ah.”(HR. Muslim no. 1963)

    Paling akhir dia mengingatkan penyakit yang perlu diwaspadai pada ternak kurban antara lain Anthrax, Lumphy, Skin Diseases/LSD/Lato Lato, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Basirun)