spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 220

    Sepuluh Κarakter Orang Muhammadiyah Dibahas Dalam Kajian Pembinaan Guru-Karyawan AUM PCM Wonokromo

    0

    Surabaya, kartanusa – Pembinaan guru dan karyawan Amal Usaha Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo mengubah metode absensi kehadiran dengan cara selfi dan resume materi yang harus di upload pada barcode. Sabtu 18/05/2024

    Kegiatan yang mengangkat tema “Internalisasi Spirit Bermuhammadiyah Dalam Membentuk Pribadi Muhammadiyah” ini dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Wonokromo Surabaya tidak kurang dari 120 orang.

    Guru dan karyawan dari SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix), SD Muhammadiyah 7 Jagir, SD Muhammadiyah 24 Ketintang, SMP Muhammadiyah 4 Gadung, dan SMA Muhammadiyah 3 Gadung Surabaya. Turut hadir pula Ir Lukman Ketua PCM Wonokromo dan Dr. Arfan Fahmi SS MPd ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo.

    “Dalam kesempatan ini saya hanya berpesan bahwa kami dari Pimpinan PCM Wonokromo akan komitmen menjalankan amanat dari persyarikatan untuk selalu melakukan pembinaan terhadap guru dan karyawan kami. Untuk itu Majelis akan membuat kebijakan”. Tutur Ir Lukman dalam sambutan singkatnya.

    Gayung bersambut, setelah ketua PCM mengakhiri sambutannya, ketua Majelis Majelis Dikdasmen selaku penyelenggara acara menegaskan.

    “Para ustadz dan ustadzah sebelum memasuki ruang pembinaan wajib scan barcode yang telah disiapkan”. Tegasnya. Selanjutnya dia menjelaskan bahwa bukan hanya scan barcode, tetapi harus upload resume materi kajian pembinaan dan selfi di ruang kegiatan.

    Dalam kesempatan ini panitia menghadirkan Dr Syamsul Ma’arif SS MPd wakil ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur sebagai Narasumber.

    Sebelum ceramah dia berbisik kepada Munahar S.HI MPd selaku MC agar duduk para jamaah bisa lebih mendekat.

    “Dalam hitungan ketiga, semua harus bapak-ibu berdiri. Satu, dua, tiga! ”. Seru Munahar Kepala SD Musix Surabaya dengan hitungan cepat. Para jama’ah pun segera berdiri.

    Selanjutnya dia meminta mengikuti gerakan yang diucapkan. Kalau dia mengucapkan cek, cek, cek, maka jama’ah diminta bertepuk tangan tiga kali, jika dia mengucapkan bum, bum, bum, jama’ah diminta menghentakkan kaki tiga kali. Begitu diucapkan berulang-ulang dan diikuti jama’ah dengan kompak.

    “Terakhir, kalau saya ucapakan maju, maju, maju, maka bapak-ibu harus maju”. Sambungnya. Jama’ah pun mengikuti instruksinya tanpa ragu-ragu sampai beberapa langkah hingga dekat dengan podium.

    “Jangan lupa, jajan dan barang-barangnya juga dibawa !”. Serunya sambil tersenyum. Tau kalau jamaah baru saja dikerjai, mereka sambil mengambil kue konsumsi yang masih tertinggal di belakang.

    “Terima kasih Ustadz Munahar”. Ucap Dr Syamsul Ma’arif SS MPd setelah menerima mikrofon dari Munahar.

    Khusus jamaah, yang duduk di depan sudah saya siapkan door prize 15 juta rupiah bagi yang serius mendengarkan, dan mohon maaf yang di belakang tangan saya tidak sampai. disambut gembira para jama’ah.

    Memulai ceramahnya, dia menegaskan bahwa sebagai umat islam yang bekerja di amal usaha Muhammadiyah tidak melupakan pesan pendiri Persyarikatan ini, karena beliau berharap Muhammadiyah tetap eksis keberadaannya sepanjang masa. Kita tidak boleh melupakan pesan K.H. A. Dahlan.

    “Siapa yang bisa menyebutkan pesan K.H. Ahmad Dahlan?”. Tanyanya memulai door prizenya sambil menunjukkan ‘sak gebok’ (satu bendel) uang berwarna merah disambut antusias para jama’ah dengan mengangkat tangannya.

    “Luar biasa, banyak sekali yang mau uangnya” candanya disambut jama’ah. Dia menunjuk salah seorang jama’ah wanita.

    “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari kehidupan di Muhammadiyah !”. Jawab salah seorang jama’ah yang duduk di shof paling depan

    “Betul, monggo, uangnya diambil ibu!”. Sambil menyerahkan lembaran uang 100 ribu.

    “Makasih, ustadz!”. balasnya

    Selanjutnya Kyai yang mengaku dirinya mualaf di Muhammadiyah ini memberikan banyak materi kajian, satu diantaranya adalah 10 kriteria karakter orang Muhammadiyah.

    Karakter Orang Muhammadiyah

    Pertama, Beraqidah Murni; Sebagai orang Muhammadiyah harus berjiwa dan bersikap bertauhid hanya kepada Allah saja, jauh dari sikap takhayul, bid’ah dan khurafat (TBC).

    Kedua, Berpaham Islam yang Berkemajuan; Konsep yang menggambarkan pemahaman Islam yang mendorong kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental Islam.

    Ketiga, Ikhlas, Jujur dan Amanah. Warga Muhammadiyah harus menunaikan tugas yang diemban dengan baik. Karena warga Muhammadiyah harus menunjung tinggi sifat yang melekat pada diri Rasulullah.

    “Siapa yang masih ingat sifat-sifat Rasullullah ?”. Tanya pengusaha sukses ini sambil menunjukkan segenggam uang ditangan kirinya.

    “Sidiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah !”. Seru Nurmala SAg Guru Kelas III SD Musix Surabaya yang duduk di shof belakang.

    “Kenapa kok jawabnya kencang sekali ?”. Tanyanya

    “Ia ustadz, supaya tidak ‘disaut’ yang ada di depan, masa dari tadi yang dapat depan terus!”. balas Nurmala bersemangat, disambut ketawa jamaah yang lain

    “Oke, walaupun dibelakang gak papa, ambil uangnya” jawab laki-laki paro baya ini sambil menyerahkan uang 100 ribuan.

    Keempat, Cerdas Berilmu; Terus mengasah kecerdasan dan keilmuan untuk meningkatkan kualitas diri, guru Muhammadiyah harus mau mengembangkan ilmu dengan belajar kembali, baik yang formal maupun non formal.

    Dalam hal ini dia menawarkan beasiswa kuliah S-3 bagi yang bersedia, tetapi tidak ada yang angkat tangan.

    “Ustdz, kan rata-rata kami baru S-1, belum punya ijazah S-2. Bagaimana kalau S-2 saja?”. Celetuk salah seorang jama’ah yang ada di shof paling depan.

    “Saya hanya menawarkan bagi yang mau ambil S-3, bagi yang bersedia silahkan mendaftar kepada ustadz Munahar”. katanya

    Kelima, Moderat Bijaksana; Beragama dengan berakidah, beribadah, berakhlak dan bermuamalah.

    Keenam, Etos kerja tinggi, disiplin dan produktif.

    Ketujuh, Adil dan memuliakan manusia, menghormati sesama manusia.

    Kedelapan, Berjiwa Al-Ma’un; peduli pada dhuafa, anak yatim dan golongan yang termarjinalkan. Seperti yang dilakukan oleh KH A Dahlan.

    “Beliau tidak ‘omdo’ (omong doang)” Katanya. Selanjutnya dia menceritakan bahwa KH A Dahlan mengajarkan surat Al-Ma’un tidak akan dilanjutkan surat yang lain sebelum mengamalkan dengan menyantuni anak yatim.

    Kesembilan, Gemar beramal dan berusaha; menjaga martabat dengan peduli sesama.

    “Terakhir, yang kesepuluh adalah berorganisasi dan bekerjasama, bersama-sama membangun ummat.” jelasnya

    “Maaf Ustadz, waktu sudah habis !.” Bisik Munahar

    “Lho ini uangnya masih banyak, saya baru mengeluarkan sepuluh door prize.” sahutnya

    “Simpan saja ustadz, lain kali kita undang lagi.” Balas Munahar sambil tertawa.

    Acara segera ditutup, karena guru dan karyawan SD Musix segera menghadiri Khatmil Qur’an ke-2 metode Ummi di tempat lain. (Basirun).

    Kwarda HW Kota Malang Sukses Gelar Musyda Ke-5 Di Gedung Dakwah PDM Kota Malang

    0

    Malang, kartanusa – Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kota Malang melaksanakan Musyawarah Daerah (Musyda) ke-5 di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang. Musyda HW Kota Malang mengusung tema “Bentuk Generasi Perubahan Wujudkan Era Keemasan”. Sabtu (25/5/24).

    Pembukaan Musyawarah Daerah ke-5 Hizbul Wathan Kota Malang dihadiri oleh utusan ortom tingkat daerah; Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Hadir juga Kwarda HW Kota Batu, Kabupaten Malang dan Wakil Ketua Kwartil Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur Ramanda Yasir Wachid.

    Dalam Musyda HW ke-5 ada 22 calon formatur Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kota Malang periode 2023-2028 dan dalam proses pemilihan, 9 anggota formatur terpilih, yaitu :

    1. Indra Santoso 43 suara

    2. Bahrul Muftafaq Chamdani 41 suara

    3. Luciana Wardani 38 suara

    4. Fitria Rahmawatin Faidati 37 suara

    5. Farhan Alif 34

    6. Muchlis Anwari 36 suara

    7. Muhammad Zainul, S.Sos 31 suara

    8. Hikma Choirunnisa, S.IP 30 suara

    9. Maulana Drinindra Oka Nurdiansyah 30 suara

    Dalam musyawarah formatur, terpilihnya ketua baru Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kota Malang Ramanda Indra Santoso dan Sekretaris Bunda Hikma Choirunnisa. Pria yang biasa dipanggil Cak Bengkel ini menggantikan ketua sebelumnya, Ramanda Masrudi.

    Ramanda Indra dikenal sebagai sosok yang kreatif dan diharapkan dapat membawa HW Kota Malang lebih maju dan inovatif.

    Dalam sambutannya, Mujahidin SAg, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, berharap, Kwarda HW Kota Malang dapat menjadi ikon kemajuan Hizbul Wathan di seluruh Indonesia.

    “Mengingat sejarah kebangkitan Hizbul Wathan pada tahun 2005, Kota Malang mengirimkan kader terbaiknya ke Yogya untuk mendapatkan pelatihan tentang Hizbul Wathan setelah lama dibekukan. Menjadi lembaran baru untuk menata kembali Kwarda HW Kota Malang.” Tuturnya. (BMR)

    Santri Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada’ Meraih 4 Juara dalam MTQ ke-23 Kota Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Surabaya ke-23 telah dibuka hari selasa (21/5/2024) di halaman Balai Kota Surabaya. Pembukaan MTQ ke-23 dihadiri seluruh Kafilah peserta MTQ dari 31 Kecamatan se-Surabaya.

    Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, MT dengan tujuan untuk mencari bibit-bibit unggul Qori’ dan Qori’ah di Surabaya. Selain itu, akan dilombakan pada tingkat provinsi yang nantinya jika terpilih menjadi pemenang jangan sampai melupakan kota asalnya.

    Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada’ mengirimkan 5 santri terbaik dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 Kota Surabaya. Ananda Nakula, Sadewa, Riyan, Tania dan Lisa mengikuti lomba MTQ kategori tuna netra. Senin (27/5/24).

    Kepala Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada’ Ustadz Muhammad Barid, S.Ag menyampaikan “Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT, santri Madrasah Qori’Mu Masjid Syuhada’ berhasil meraih 4 juara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 Kota Surabaya. Ini adalah edisi pertama bagi kami dan anak-anak, hasilnya sangat memuaskan.” Ujarnya.

    Masih Ustadz Barid “Untuk santri putra; ananda Nakula juara 2 dan Sadewa harapan 1. Sedangkan santri putri; ananda Tania juara 2 dan Lisa Juara 3. Kami terus mengevaluasi pembelajaran dan memotivasi anak-anak untuk terus semangat belajar dan menikmati prosesnya. Khusus ananda Riyan terus semangat, jangan patas semangat, InsyaAllah akan mendapatkan juara pada kompetisi berikutnya.” Tutur Ustadz Barid yang juga wakil ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo. (gus)

    SMPM 4 Gadung Surabaya Raih 3 Juara di Islamic Competition 2024 se-Jawa Timur

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan Islamic Competition 2024 di Masjid Al-Ittihad Manukan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tandes Surabaya. Tiga siswa Sekolah Berbasis Pesantren SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya; ananda Erdi Hamam, Tasmiatus, dan Vanessa Angelica berhasil meraih juara pada Islamic Competition 2024. Sabtu (25/5/24).

    Kepala SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya sehingga anak-anak bisa terus mengukir prestasi. Dia juga mengapresiasi anak-anak yang telah berjuang untuk meraih prestasi dan terus semangat untuk mengikuti kompetisi berikutnya.

    “Pada gelaran lomba ini (Islamic Competition 2024), ananda Tasmiatus berhasil meraih juara 3 kategori lomba kaligrafi. Ananda Erdi Hamam tidak mau ketinggalan, siswa kelas 8 ini menyabet juara 1 lomba tahfidz tingkat Jawa Timur. Sedangkan ananda Vanessa Angelica, siswa yang juga jawara Tapak Suci ini berhasil meraih juara 1 kategori lomba tartil. ” Ujarnya.

    Kompetisi yang diikuti siswa ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan siswa sekaligus peneguhan komitmen brand sekolah berbasis pesantren dan visi sekolah.

    “Kami berharap prestasi yang didapatkan semakin bertambah setiap tahunnya, sesuai dengan visi sekolah “Berprestasi dan Religius”. Pesan kami untuk anak-anak terus semangat belajar, nikmati prosesnya, sampai mendapatkan prestasi yang diinginkan”. Tutur Ustadzah Laili yang juga ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Wonokromo. (Boy)

    Perayaan Unjuk Kerja Karya (UKK) Kelas 6 Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Tuwai Pujian Pengawas dan Dikdasmen

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan Perayaaan Unjuk Kerja Karya (UKK) Kelas VI. Mengambil tema “Inovation and Creative For Powerful Future; Inovasi dan Kreatif Untuk Masa Depan Yang Kuat”. Sebanyak 67 siswa yang terbagi menjadi 9 kelompok dengan tema masing-masing. Sabtu (25/5/2024)

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo sekaligus penguji UKK, Pengawas Pendidikan Sekolah Dasar Wilayah Wonokromo dan Gayungan Bunda Dra. Budiarti, M.Pd

    Pengawas Dinas Pendidikan Kota Surabaya di Kecamatan Wonokromo, Dra Budiarti MPd, memberikan apresiasinya kepada para siswa dan para guru termasuk kepala sekolah yang cepat dan lincah, sebab hasil karya yang dihasilkan semakin baik dan berkualitas.

    “Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya mengalami percepatan yang luar biasa sejak kepala sekolah Ustadzah Norma, orangnya lincah dan cepat cara kerjanya. Saya melihat perkembangan jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya dalam hal UKK ini. Kini tidak hanya berkarya terkait makanan saja. Tetapi ada tehnologi digital atau bisa juga cerita rakyat dikembangkan dan ditampilkan. SD Muhammadiyah 24 ini luar biasa, buktinya bisa membuat karya short film dan Edumataru berupa game online. Memang para gurunya sangat luar biasa dan ini sesuai dengan hadist nabi yang mengatakan ‘Bimbinglah anak-anak mu sesuai dengan jamannya’, sehingga anak-anak bisa mengikuti perkembangan tehnologi digital, bahkan bisa bersaing,” ujarnya.

    Selanjutnya mengajak bersyukur kepada Allah SWT bisa hadir dan berdo’a untuk kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan UKK yang sedikit tegang.

    “Jangan sampai UKK ini menjadikan tegang anak-anak, meskipun memang sudah membawa ketegangan bagi anak-anak, ayah bunda jangan sampai menambah lagi ketegangan. Ayah bunda terus didampingi, tidak perlu dimarahi, berikan senyuman, supaya anak-anak semangat”. Tuturnya.

    Sementara itu Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Dr. Arfan Fahmi mengapresiasi kegiatan yang sudah dimulai sejak bulan Januari 2024 yang merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menyukseskan program pemerintah tentang kurikulum merdeka.

    “Mengakumulasikan HOST (Higher Order Thinking Skills), yang melatih kemampuan berpikir individu pada tingkat yang lebih tinggi, meliputi cara berpikir secara kritis, logis, metakognisi, dan kreatif. Ini persis seperti yang diajarkan di perguruan tinggi yang menerapkan merdeka belajar. ” Ujar Dr. Arfan Fahmi yang juga Dosen di ITS.

    Pembelajaran bisa mengakses berbagai media sebagai sumber pembelajaran dengan HP, tetapi HP tidak bisa menggantikan peran Guru. Guru tetap penting, banyak hal yang tidak bisa dipengaruhi oleh HP, salah satunya adalah akhlak atau karakter.

    “Pembelajaran tatap muka adalah yang terbaik, online itu baik, tetapi emosional dan spiritual tidak bisa tersampaikan dengan baik. Apabila tidak siap secara emosional dan spiritual, maka tidak mendapat apa-apa”. Imbuhnya.

    Anak-anak mempunyai interaksi yang berbeda, budaya yang berbeda. Pegangan keimanan dan akhlak itu menjadi penting seperti pesan lukman dalam Al-Qur’an.

    “Pilihlah sekolah yang berkesinambungan, pilihlah sekolah yang orientasi akhirat dalam hal ini adalah muatan agama. Pilih akhirat, InsyaAllah dunia pun akan dapat dengan mudah. Memulai sesuatu itu mudah, tapi menjaga itu yang jauh lebih penting dan sulit.” Tandasnya. (Boy)

    PCM Wonokromo Apresiasi Kegiatan Pentaloka Administrasi dan Keuangan PDM Kota Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya melaksanakan kegiatan Penataran dan Lokakarya (Pentaloka) Digitalisasi Administrasi dan Keuangan dilaksanakan di Smamda Tower SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Diikuti sekitar 88 peserta dari unsur ketua, sekretaris, dan bendahara serta staf (sekretaris eksekutif) Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Surabaya.

    Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo mengapresiasi kegiatan kolaborasi Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi (MPID) dengan Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. 4 Utusan PCM Wonokromo; sekretaris Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I, bendahara Bapak Muriansa, A.Md., wakil ketua Ustadz Muhammad Barid, S.Ag, M.Pd dan staf bendahara Ibu Tazkiyatul Lailiyah Imron, S.M. Ahad (26/5/2024)

    Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I. menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan pemahaman tentang tertib administrasi dan keuangan dalam mengelola persyaratan Muhammadiyah.

    “Kegiatan ini harus diteruskan, kalau perlu ada rencana tindak lanjutnya, supaya materi yang didapatkan betul-betul terimplementasikan dengan baik. Jangan sampai hanya menjadi pengetahuan saja, tapi tidak dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari ketika mengelola organisasi. ” Ujarnya.

    Program tindak lanjut ini bisa dibuat dalam bentuk visitasi atau turba yang dibagi menjadi beberapa wilayah kerja sehingga hasilnya lebih maksimal. Termasuk kolaborasinya diperluas dengan majelis lainnya, dalam hal ini adalah Majelis Pendayagunaan Wakaf.

    “Ya, menjadi penting adalah rencana tindak lanjut dari acara tersebut, sebab kalau tidak dikawal maka hanya menjadi pengetahuan saja. Mari bersama belajar menjadi pimpinan persyarikatan yang lebih baik”. Ujar Ramanda Salman yang juga bendahara Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur.

    Dalam kesempatan tersebut bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo menjadi salah satu peserta terbaik dalam hal pemahaman administrasi keuangan. (BMR)

    Ini Pesan Ketua PDM Dalam Pentaloka Administrasi dan Keuangan PDM Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya melaksanakan kegiatan Penataran dan Lokakarya (Pentaloka) Digitalisasi Administrasi dan Keuangan dilaksanakan di Smamda Tower SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Diikuti sekitar 88 peserta dari unsur ketua, sekretaris, dan bendahara serta staf (sekretaris eksekutif) Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Surabaya.

    Kegiatan kolaborasi Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi (MPID) dengan Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Ahad (26/5/2024)

    Hadir dalam acara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya M. Ridlwan MPd, Sekretaris Catur Anang Hutoyo, Bendahara Musa Abdullah, Wakil Ketua Hamri Aljauhari, Ketua MPID PDM Kota Surabaya Andi Hariyadi, serta Ketua LPPK Anang Syaifudin.

    Bapak Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd Ketua PDM Kota Surabaya memotivasi para peserta untuk semangat berfastabiqul khairat dalam memajukan persyarikatan Muhammadiyah.

    “Kita bisa mencontoh PDM Lamongan dan Bojonegoro yang sudah berkembang dan tersistem dengan baik dalam pengelolaan aset persyarikatan. Pengelolaan aset yang tertib dalam administrasi diharapkan mampu diterapkan dengan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan serta dapat diterima oleh semua pihak. Tidak ada yang terbebani di kemudian hari, jejak pengelolaan persyarikatan berjalan dengan baik dan jelas untuk kepemimpinan periode berikutnya”. Ujarnya.

    “Dengan demikian, estafet kepemimpinan dari periode ke periode dapat dikembangkan sesuai kemampuan dan perkembangan zaman,” imbuhnya.

    Mengakhiri sambutannya, wakil rektor I Universitas Muhammadiyah Surabaya itu berpesan bahwa Muhammadiyah Surabaya harus bangkit dengan sinergi yang kuat antara pimpinan daerah dan cabang se-Surabaya.

    “Hidupkan dakwah rutin dengan kajian atau pelatihan singkat yang istiqamah untuk kebermanfaatan sesama sehingga bisa mencerahkan umat pada umumnya,” ujarnya.

    “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Pentaloka resmi dibuka. Selamat berkarya sukses persyarikatan Muhammadiyah Kota Surabaya,” imbuhnya. (Muri)

    Serunya Perayaan Unjuk Kerja Karya (UKK) Kelas VI Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan Perayaaan Unjuk Kerja Karya (UKK) Kelas VI. Mengambil tema “Inovation and Creative For Powerful Future; Inovasi dan Kreatif Untuk Masa Depan Yang Kuat”. Sebanyak 67 siswa yang terbagi menjadi 9 kelompok dengan tema masing-masing. Sabtu (25/5/2024)

    Adapun sembilan hasil karya siswa, yaitu:

    1. Poster Edukatif adalah poster yang didesign dengan visualisasi menarik untuk menyampaikan beberapa pesan moral.
    2. Menumbuhkan Habit Bijak Mengelola Sampah sejak dini adalah memilih dan memilah sampah secara bijak demi kelestarian lingkungan.
    3. Cerita Karakter Bergambar bertujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa.
    4. Pengharum Ruangan dari Biji Kopi adalah upaya menumbuhkan kreativitas dalam membuat parfum alami yang bernilai ekonomis.
    5. Edumataru berupa game hyperlink untuk membantu memudahkan belajar siswa kelas VI dalam belajar matematika khususnya materi keliling luas bangun datar dan volume bangun ruang.
    6. Short Movie berjudul ‘Maaf Yang Terlambat’ adalah film pendek yang mengispirasi bagi kehidupan.
    7. Manfaat minum minuman dari cincau hijau untuk kesehatan dari bahan alami.
    8. Mosquito Killer adalah alat pembunuh nyamuk dengan teknologi sederhana, mudah dan bermanfaat.
    9. Pewarna Makanan Alami dalam rangka menjaga kelestarian dan kesehatan diri dan lingkungan.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo sekaligus penguji UKK, Pengawas Pendidikan Sekolah Dasar Wilayah Wonokromo dan Gayungan Bunda Dra. Budiarti, M.Pd.

    Sementara itu, Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. Kepala Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menyampaikan dalam sambutannya “Kami ucapkan terimakasih kepada ayah bunda atas supportnya terhadap anak-anak hebat. Kepada ustadz/ustadzah, terutama yang menjadi pendamping, ini yang paling “degdegan”, apakah anak-anak yang didampingi bisa maksimal ketika presentasi hasil karyanya.

    Selanjutnya kami bersyukur kepada Allah SWT kegiatan pagi hari ini, pada Perayaan Unjuk Kerja Karya (UKK) bisa berjalan dengan lancar dan sukses”. Ujarnya.

    Program UKK ini untuk siswa kelas VI sebagai satu tugas akhirnya membuat karya yang dimulai sejak Bulan Januari lalu dengan mengumpulkan permasalahan-permasalahan yang ada di sekitarnya dan membuat solusinya dengan membuat karya.

    Masih Ustadzah Norma, ia mengatakan bahwa dengan mencari solusi dari permasalahan yang ada dengan membuat karya, dan tahun ini menghasilkan sembilan karya.

    “Diantaranya, ada tema tentang literasi, teknologi digital dan hidup berkelanjutan. Dan yang membuat kami kaget dan membanggakan anak-anak membuat film pendek atau short film tentang dampak buruk game online dan solusinya,” Ujar Ustadzah Norma yang juga aktif sebagai wakil ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Wonokromo.

    Ustadzah Norma juga menjelaskan, hasil UKK akan dishare pada warga sekolah sehingga diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk adik-adik kelasnya agar bisa menghasilkan karya lebih baik.

    ”Memang kami melatih anak-anak agar bisa berkolaborasi dan berpikir kritis sehingga mereka siap menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan di jamannya,” tandasnya.

    Musyda Ke 3 Kwarda HW Kabupaten Malang di Gelar di Gedung DPRD Kabupaten Malang

    0

    Malang, kartanusa – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Kabupaten Malang menggelar Musyawarah Daerah Hizbul Wathan (Musyda HW) ke-3. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Paripurna Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang dengan mengusung Tema “Meneguhkan Jati Diri Kepanduan. Membangun Kader Berkemajuan”. Kamis, (23/5/24).

    Acara pembukaan Musyda HW ke-3 tersebut dihadiri tidak kurang dari 200 peserta, baik dari tamu undangan maupun utusan dari beberapa Qobilah. Hadir juga sebagai tamu undangan dari unsur Pemerintahan Kabupaten Malang adalah Imam Hidayat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, selaku perwakilan dari Bupati Malang. Kuncoro Ketua Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Malang, serta Ahmad Arif, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Malang.

    Sementara dari unsur persyarikatan, hadir diantaranya; Ramanda Nugroho Ketua Kwartir Pusat (Kwarpus) Hizbul Wathan, Ramanda Fathurrahim Syuhadi selaku Ketua Kwarwil Jatim, Ramanda Yasir Wachid selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pondok HW, dan Bunda Murni Novida Wardany selaku Wakil Ketua Bidang HW PAUD Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur. Turut hadir juga undangan dari Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kota Malang dan Kota Batu. Selain itu, Musyda HW ke-3 Kwarda Malang juga dihadiri oleh Ramanda Abu Bakar selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang beserta semua jajaran Organisasi Otonom tingkat daerah Kabupaten Malang.

    Acara pembukaan Musyda HW ke-3 dimeriahkan oleh penampilan seni tari dari Pandu HW dan Atraksi Formasi Semaphore dari SMK Muhammadiyah 2 Pagak Kabupaten Malang. Atraksi yang dilakukan oleh 13 Siswa-siswi tersebut menampilkan Favor Semaphore dan Dance Semaphore.
    Selanjutnya, tidak ketinggalan, atraksi dari Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Unit Latihan Cabang Kepanjen, turut serta memeriahkan pembukaan Musyda HW ke-3 tersebut.

    Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kabupaten Malang, Ramanda Imam Mushlih, S.Pd., menyampaikan bahwa perlu perjuangan dan dedikasi yang tinggi untuk menjaga syiar persyarikatan, dalam hal ini meneruskan kaderisasi dalam Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. “Untuk bisa meneruskan cita-cita pendiri persyarikatan harus memiliki “4 R”. Yaitu Kober, Seger, Pinter, dan Sliwar-sliwer. Kober berarti selalu ada waktu untuk mengurus persyarikatan. Seger artinya harus dalam kondisi segar dan produktif. Pinter berarti memiliki kompetensi kepemimpinan. Yang terakhir sliwar-sliwer, yaitu rajin silaturrahim.” Tuturnya.

    Pembukaan Musyda HW ke-3 dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kwartir Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi. Ketua Kwarwil HW Jawa Timur tersebut menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk Kwarda HW Kabupaten Malang yang sudah bisa menyelenggarakan Musyda HW ke-3 di Gedung DPRD Kabupaten Malang.

    “Orang Malang sudah menginspirasi HW di seluruh Indonesia. Malang Raya memiliki kontribusi besar terhadap bangkitnya Kepanduan Hizbul Wathan melalui sosok figur Fatkhur Rahman HM. Tokoh pendiri dan tokoh kunci kebangkitan HW di Indonesia bersama Amien Rais.” Ujarnya.

    Pada akhir sambutannya, orang nomor satu di HW Jawa Timur tersebut menekankan perlunya HW Kabupaten Malang untuk bersinergi dengan seluruh jajaran di pemerintahan Kabupaten Malang. Musyda adalah forum tertinggi tingkat Kabupaten harus melahirkan program kerja dan kepemimpinan kredibel dan amanah.

    Acara pembukaan Musyda HW ke-3 Kabupaten Malang diakhiri dengan Tausiyah Kebangsaan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Ramanda Abu Bakar, sekaligus membuka acara Musyda HW ke-3.
    HW Kabupaten Lamongan sebagai salah satu putera Muhammadiyah terlibat aktif dalam membesarkan persyarikatan.
    HW disiapkan untuk mendidik dan mengkader anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa. HW telah membuktikan secara konkrit dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui perjuangan tokoh dan pendiri bangsa.Menjadi kader HW harus siap menjaga dan merawat bangsa Indonesia menjadi bangsa baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

    Masih Ramanda Abu Bakar “Musyda hendaknya dilaksanakan secara keadaban bebas dari kepentingan pribadi.Karena itu indahkan ketentuan organisasi. Musyda harus menghasilkan program dan kepemimpinan yang berkualitas.” pungkasnya.(Mu’ad Roziqin)

    LDK PPM Monitoring dan Sharing Program bersama LDK PDM Gresik

    0

    Gresik, kartanusa – Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan kunjungan ke LDK PDM Gresik, Ahad (19/05/2024).

    Ketua LDK PDM Gresik Juanto beserta jajarannya menyambut dengan hangat kedatangan tujuh pengurus LDK PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Raya Permata 7 GBA Kembangan Gresik.

    Dalam sambutannya dia menyampaikan, kami sampaikan terima kasih kepada bapak-bapak dari LDK PP Muhammadiyah yang berkenan hadir.

    Selamat datang di PDM Gresik Jawa Timur. “ Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, semoga silaturahmi ini menambah semangat kami dalam berdakwah lewat LDK.”

    Dia mengatakan terkait dengan agenda LDK PP Muhammadiyah, kami sudah menyiapkan segala yang diperlukan dengan berkoordinasi dengan bapak Pimpinan PDM Gresik.

    Ketua LDK PP Muhammadiyah Mochammad Arifin MAg mengatakan, kunjungan ini dalam rangkah monitoring dan sharing Program yang ada di LDK

    Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik yang membidangi LDK Ainul Muttaqin MPd dalam sambutannya menyambut baik maksud kedatangan LDK PP Muhammadiyah. Kami juga bersyukur LDK PP bisa hadir melakukan monitoring program LDK PDM Gresik.

    “Sejak berubah dari dakwah khusus ke dakwah komunitas, maka tentunya ada sesuatu yang berubah dalam obyekvdakwah.

    Untuk itu kami berharap mendapatkan bimbingan terkait dakwah komunitas ini” harapnya

    Ainul menyampaikan di Gresik terdapat banyak komunitas yang bisa dibina. Di antaranya komunitas anak punk.

    “Mudah-mudahan sepulang dari sini, kita punya orientasi dan gambaran dakwah yang benar dari LDK PPM.

    Dari kehadiran bapak ibu mudah-mudahan memberikan penguatan,” ucapnya.

    Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin SAg MAg menyatakan, “LDK PP saat ini perkembangannya luar biasa. Di antaranya karena faktor sungkan. Dan sungkan itu penting. Ketua (LDK PP) diimpor dari Jawa Timur, kalau nggak banter itu sungkan,” candanya.

    Dalam kesempatan itu, Arifin memperkenalkan beberapa anggota LDK PP Muhammadiyah yang turut hadir dalam kegiatan sharing dan monitoring tersebut.

    Dia lantas memaparkan sejarah lahirnya dakwah komunitas di Muhammadiyah melalui video profil LDK.

    “Jadi sebenarnya dakwah komunitas telah ada sejak awal berdirinya Muhammadiyah,” ucapnya.

    Arifin melihat Gresik memiliki sasaran dakwah di semua komunitas. Di komunitas atas, menengah dan bawah. Namun demikian, dia meminta agar LDK PDM Gresik fokus pada satu komunitas dulu.

    “Gresik ini kalau belum bisa dakwah di dunia ‘remang-remang’ ya di dunia yang ‘terang-terang’ ajalah,” kelakarnya.

    “Fokus itu penting. Jadi kita mohon ke LDK Gresik fokus ke satu saja. Misalnya komunitas gowes,” ucapnya.

    Dari kegiatan sharing dan monitoring ini diharapkan LDK PDM Gresik bisa lebih meningkatkan dan merealisasikan programnya dalam mengembangkan dakwah komunitas di Gresik dengan berkolaborasi bersama komunitas lain dalam rangka menyampaikan pesan dan nilai dakwah Muhammadiyah di masyarakat setiap lapisan. (Rahmat Syayid Syuhur)