spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 221

    Muhammadiyah Sambikerep Gelar Capacity Building

    0

    Surabaya, kartanusa – Utamanya untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas individu dan organisasi. “Dan hendaklah ada diantara sebagian ummat untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran,” kata Ust. Catur Anang Hutoyo, Sekretaris PDM Muhammadiyah Surabaya.

    Ideologi Muhammadiyah tertuang dalam Mukadimah AD-ART, Pedoman Islami Warga Muhammadiyah, Risalah Islam Berkemajuan. Hal ini disampaikan pada acara Capacity building PCM Sambikerep pada Ahad (5/5) di Aula Panti At Taqwa Putri.

    Teknologi merupakan keniscayaan, Muhammadiyah harus mengikuti perkembangan itu. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan teknologi yang ada. Untuk berpromosi, kegiatan organisasi, maupun hal-hal yang lain. Kita bisa berdakwah dalam bermedia sosial. Muhammadiyah jangan sampai kalah dengan saudara-saudara yang lainnya.

    “Kekurangan kita adalah telah dalam memanfaatkan teknologi. Untuk menyebarkan ideologi Muhammadiyah perlu melalui media sosial,” tambah Ustadz Catur
    Karena Muhammadiyah merupakan persyarikatan gerakan Islam. Dakwah Islam Amar Ma’ruf Nahi Munkar, baik perorangan maupun masyarakat.

    Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah agama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Mulai dari Nabi Adam AS.
    Baldatun Thayyibatub Wa Rabbun Ghofur (Keputusan Tanwir Tahun 1969 di Ponorogo) (Anang Dony Irawan)

    Kolaborasi SMPM 4 Surabaya Dengan BSI, Salurkan Dana CSR Untuk Siswa Tidak Mampu

    0

    Surabaya, kartanusa – SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya kolaborasi dengan Bank Syari’ah Indonesia (BSI) Cabang Diponegoro. Program kolaborasi dalam bentuk penyaluran dana CSR kepada siswa yang kurang mampu, tahun 2024 ini mendapatkan Rp. 20.000.000,00. Hampir 40% siswa di SMPM 4 Gadung Surabaya adalah siswa kurang mampu dari keluarga yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

    Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Bapak Ir. lukman, Kepala Cabang BSI Diponegoro Surabaya Bapak Sahal. Jum’at, (3/5/2024).

    Kepala SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd menyampaikan “Kami bersyukur sekali kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya. Hari ini, Sekolah SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya mendapatkan dana bantuan pendidikan dari BSI Cabang Diponegoro sebesar 20jt untuk membantu pendidikan siswa siswi yang kurang mampu. Hampir 40% siswa kami adalah siswa kurang mampu dari keluarga yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga sekolah harus mampu mencari suntikan-suntikan dana guna membantu operasional sekolah”. Tuturnya.

    Lanjut Ustadzah Laili “Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Sahal Kepala Bank BSI Cabang Diponegoro Surabaya atas support yang diberikan, kepada Bapak Ir. Lukman Ketua PCM Wonokromo yang selalu memberikan support untuk pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya bagi SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus bisa dijaga, kalau bisa ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih banyak kami kemaslahatan umat”. Ujar Ustadzah Laili yang juga Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Wonokromo.

    Sementara itu Bapak Sahal Kepala Cabang BSI Diponegoro Surabaya menyampaikan “Kami mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya, sudah bekerja sama dengan Bank BSI dalam pengelolaan keuangan sekolah. Dana bantuan pendidikan tersebut diperoleh dari zakat pegawai-pegawai BSI se-Indonesia dan zakat yang dititipkan oleh nasabah, yang harus kami sampaikan kepada masyarakat dalam bentuk dana sosial”. Ujarnya. (Salman Al Farisi)

    Collaboration Conference on Law and Sharia di UM Surabaya

    0

     

    Surabaya, liputanmu – Dalam mengembangkan kegiatan kerjasama akademik dengan kampus luar negeri, Fakultas Hukum bersama Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya dan University Sains Islam Malaysia mengadakan kegiatan Internasional Collaboration Conference on Law and Sharia dengan tema “Fostering of Law, Sharia, and Society: Lesson from Indonesia & Malaysia” pada Kamis (2/5) bertempat di Auditorium lantai 13 Gedung At-Tauhid Tower.

    University Sains Islam Malaysia (USIM) dengan 40 orang turut hadir dalam kegiatan yang diadakan pagi sampai siang ini. Sebagai keynote speech adalah Assoc Prof Dr Nik Salida Suhaila Binti Nik Saleh (Dean Faculty of Law Syariah and Law University Sains Islam Malaysia). Sebagai moderator Lya Esti Pratiwi, SH, MH (Dosen FH UM Surabaya). Pembicara dalam konferensi internasional dari USIM adalah Assoc Prof Dr Izawati Wook dan Dr. Alizaman D Gamon Sedangkan dari UM Surabaya Satria Unggul Wicaksana Prakasa, SH, MH (Dekan FH UM Surabaya) dan Dr Ikhwanuddin, SHI, MHI (Kaprodi Hukum Keluarga Islam UM Surabaya).

    “Kehadiran rombongan dari USIM merupakan kehormatan bagi kami, khususnya Fakultas Hukum UMSurabaya dalam kegiatan konferensi ini,” kata Samsul Arifin, Ketua Panitia.

    Kedatangan rombongan USIM disambut ramah oleh tim dari FH maupun FAI UMSurabaya. Mereka sangat berkesan atas sambutan yang diberikan. Sejak menginjakkan kaki di bandara Internasional Juanda, rombongan diajak mengenal lingkungan Surabaya dan kulinernya sehari sebelum pelaksanaan konferensi internasional.

    “Kami diajak ke komplek Masjid Sunan Ampel oleh pak Hariri kemarin,” kesan Prof Nik Salida Suhaila saat sebagai keynote speech. Selain kegiatan konferensi internasional di Universitas Muhamadiyah Surabaya, rombongan USIM juga mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian di Surabaya sebelum melanjutkan kegiatannya ke Malang.

    Acara ini diikuti juga seluruh mahasiswa dari Fakultas Hukum dan Fakultas Agama Islam UMSurabaya. Termasuk Dekan Fakultas Hukum dari Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) pun turut hadir dalam mensukseskan acara konferensi internasional hari ini. Hal yang sangat luar biasa sambutannya dari konferensi. (Anang Dony Irawan)

    Ini Pesan KH Mahsun Djayadi Dalam Halalbihalal Fokal IMM se-FAI UMSurabaya

    0

    Ini Pesan KH Mahsun Djayadi Dalam Halalbihalal Fokal IMM se-FAI UMSurabaya

    Surabaya, liputanmu – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Qossam Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan acara Halalbihalal IMM bersama Fokal IMM se-Fakultas Agama Islam; Al-Qossam, FIAD dan Al-Faruq. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 01 Mei 2024 Gedung At-Tauhid Tower UMSurabaya lantai 13.

    Sejumlah Fokal IMM se-Fakultas Agama Islam UMSurabaya hadir, Dr Thoat Setiawan MHI (Ketua Fokal IMM FAI, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Surabaya), Dr KH Mahsun Djayadi MAg (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya 2015-2022, Ketua DPD PAN Kota Surabaya, Direktur Ma’had Umar Ibnu Al-Khattab), Arin Setiyowati SHI MA (Ketua Fokal IMM UMSurabaya). Rabu, (1/5/24).

    Diawali sambutan oleh Ketua IMM Al-Qossam, Ketua Fokal IMM FIAD, dan Ketua Fokal IMM UMSurabaya. Dilanjutkan tausyiah oleh Dr KH Mahsun Jayadi MAg dan sharing session Fokal IMM se-FAI UMSurabaya lintas generasi dan latar belakang. Kemudian ditutup dengan do’a oleh Ustadz Gandung Fajar Panjalu MA.

    Dr KH Mahsun Djayadi MAg selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya 2015-2022 dan alumni IMM FIAD UMSurabaya menyampaikan, “Saya ini alumni IMM FIAD, perjuangan mahasiswa pada waktu itu sangat luar biasa, termasuk ketika awal mendirikan IMM FIAD. Dulu sepeda (ontel) menjadi trand, dalam kegiatan IMM, mulai kegiatan perkuliahan, kajian dan menyebarkan proposal kegiatan”.

    “Saya teringat betul, bagaimana dinamika organisasi dan perkuliahan kala itu, nilai perjuangan dalam mencari ilmu menjadi pelajaran tersendiri yang harus terus diteladani bagi para kader. Selanjutnya dalam acara halalbihalal kali ini, halalbihalal itu sendiri adalah sebuah rangkaian budaya yang ada nilai keagamaannya, kalau jaman nabi tidak ada,” tuturnya.

    Masih KH Mahsun, dalam halalbihalal, ada 2 momentum yang bisa kita fahami bersama, yaitu :

    Pertama, Momentum Silaturrahim; menyambung kekerabatan, menyambung kekeluargaan dalam ini adalah alumni dan kader IMM se-FAI Universitas Muhammadiyah Surabaya. Memontem ini harus kita jaga bersama dalam rangka menguatkan ukhuwah Islamiyah.

    Kedua, Selain Memonten Silaturrahim Menyambung Kekeluargaan, Juga Silaturrahim Afkar; sinergi pemikiran, sambung rasa pemikiran yang merupakan salah satu identas asli IMM, yaitu intelektualitas.

    “Bedanya dengan Pemuda Muhammadiyah, karena lebih banyak berkecimpung di Pemuda Muhammadiyah, dimana Pemuda Muhammadiyah lebih kuat, lebih kental nuasa politiknya, sedangkan IMM lebih kental kepada intelektualnya. Saya masih ingat betul, dulu Pak Wahyudi dan teman-teman kala itu menyampaikan; setiap bicara harus bisa dalil, kalau tidak punya dalil tidak sah,” ujarnya.

    Nah, dalam hal Silaturrahim Afkar, maka ada 3 hal yang harus menjadi kebiasaan baik kader dan alumni IMM, yaitu :

    Pertama, Fikroh Diniyah (Pemikiran Keagamaan); Kajian rutin harus dilakukan, sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan dan penguatan akhlak. Bisa kajian hadits, bulughul maram, riyadus sholihin, dll. Termasuk kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT), harus bisa memahami isinya, apalagi kita bagian dari pimpinan dan warga Persyarikatan Muhammadiyah.

    Kedua, Fikroh Intima’iyah (Pemikiran Sosial Kemasyarakatan); Kepedulian terhadap sesama, Kita harus update dengan perkembangan masyarakat, mencarikan solusi terhadap masalah keumatan. Ini bagian dari nilai-nilai yang ada dalam IMM, yaitu humanitas yang merupakan ruh dakwah Muhammadiyah yang sangat kental dengan filantropinya.

    Ketiga, Fikroh Siyasah (Politik Kebangsaan); Politik dalam arti teori politik dan politik praktis. Pemikiran politik kebangsaan harus didasarkan pada politik nilai, hal ini menjadi jalan yang dipilih oleh Persyaratan Muhammadiyah.

    “Saya dan ustadz Dikky belum dikabulkan oleh Allah SWT. Dalam hal do’a, apa yang menjadi keinginan saya selalu dikabulkan, tapi khusus dalam  hal politik kali ini, Allah SWT belum mengabulkan. Dalam hal do’a, ada 3 hal yang difahami; do’a langsung dikabulkan, ditunda, dan dikabulkan dalam bentuk yang lain,” tegasnya. (Salman)

    Hangat Penuh Keakraban di Silaturrahim Syawalan 1445 Ortom Kota Surabaya

    0

    Hangat Penuh Keakraban di Silaturrahim Syawalan 1445 Ortom Kota Surabaya

    Surabaya, liputanmu – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surabaya melaksanakan acara Silaturrahim Syawalan Idul Fitri 1445 H dengan menggandeng Ortom Tingkat Daerah; Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, dan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.

    Kegiatan dilaksanakan di Aula Pusat Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, jalan Wuni No 9 dengan dihadiri ratusan kader Muhammadiyah. Selasa, (30/4/24).

    Hadir dalam acara Ustadz Muhamad Jemadi MA Wakil Ketua, dan Ustadz Drs Anang Catur Hutoyo Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, dan pemateri utama Dr Aribowo MSi Dosen dan Pakar Ilmu Politik UNAIR Surabaya dengan tema “Gagasan Anak Muda Tanggapi Pilwali”.

    Ustadz Muhamad Jemadi MA Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya yang membidangi pembinaan Ortom menyampaikan, ”Pemuda Muhammadiyah harus menjadi garda terdepan dalam hal kebangsaan dan moderasi keberagaman, serta mengedepankan etika politik yang santun dalam menghadapi Pilkada Tahun 2024″.

    “Politik nilai menjadi pilihan yang tepat, dimana memahami tentang perbedaan pilihan sebagai sunnatullah, yang harus dijaga dengan saling menghormati dan menghargai pilihan masing-masing. Perbedaan itu biasa, karena ini adalah muamalah duniawiyah, yang paling penting justru menjaga ukhuwah Islamiyah,” tuturnya.

    Sedangkan menurut Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya Cak Alfianur Rizal MPd menyampaikan, “silaturrahim Syawalan AMM ini, selain sebagai ajang memperkuat tali silaturahim pasca Idul Fitri 1445 H.

    “Juga sebagai muqaddimah dalam pandangan awal politik yang lebih solid, dengan merapatkan barisan agar tidak terpecah belah,” ujarnya.

    Sementara, Dr Aribowo MSi Dosen dan Pakar Ilmu Politik UNAIR Surabaya yang menjadi pemateri wawasan ilmu politik mengatakan, “Dimana pemilu legislatif kita memakai sistem proposional semi distrik, yaitu mengacu pada golongan dengan memperhatikan perseorangan. Sedangkan pilkada memakai sistem distrik, yaitu dengan memperhatikan personal individu”.

    “Nah, AMM harus bisa obyektif dalam bersikap, serta mengedepankan kemaslahatan generasi penerus Muhammadiyah ke depannya. Lebih smart lagi kalau mengambil keputusan tentang pilihan, untuk memperhatikan input dan masukan dari lembaga survey yang hasil elektabilitasnya valid dan diakui,” tegasnya. (Salman)

    LSF RI Kerjasama UM Surabaya Gelar Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri

    0

    LSF RI Kerjasama UM Surabaya Gelar Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri

    Surabaya, liputanmu – Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) menggelar Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri di Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya di Ballroom A lantai 5 Hotel Movenpick Surabaya, Selasa (30/4/24).

    Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri bertajuk ‘Memilah dan Memilih Tontonan’ diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari mahasiswa, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Himpunan Guru PAUD Surabaya, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, konten kreator, Komunitas Film, wartawan, serta alumni mahasiswa UM Surabaya.

    Hadir Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Sumber Daya Manusia, Kemahasiswaan dan Alumni UM Surabaya Dr Ma’aruf Sya’ban ST SE MAk, serta Sekretaris Komisi II Lembaga Sensor Film Republik Indonesia, Saptari Novia Stri SH, dengan menghadirkan narasumber Dewan Pengawas LPP TVRI Hardly Stefano Fanelon Pariela SE MKP, Sekretaris Komisi I LSF Republik Indonesia Mukayat Al Amin MSosio, serta Dekan Fakultas Agama Islam UM Surabaya Dr Thoat Setiawan MHI.

    Menurut Sekretaris Komisi III LSF, Saptari Novia Stri SH, sosialisasi ini merupakan program LSF yang merupakan Gerakan Nasional Sensor Mandiri yang sudah dicanangkan tahun 2020/2021 diharapkan program ini terus berlanjut.

    Dalam program ini juga ditandatangani MoU antara LSF dan UMS, bahkan tidak hanya dengan UMS saja tetapi juga ada universitas lain yang juga ditandatangani MoU hingga Sosialisasi Sensor Mandiri.

    ‘’Jadi LSF ini merupakan lembaga independen yang tugasnya melakukan penelitian dan penilaian terhadap film dan iklan film yang akan diedarkan dan dipertunjukkan kepada khalayak umum, maka setiap film yang mengandung kaidah senematografi ini wajib disensorkan di LSF untuk mendapatkan surat tanda lulus sensor film. Kami pun juga bekerja sama dengan lembaga penyiaran dalam melaksanakan tugas sensor film,’’ jelas Saptari.

    Maka, tegas Saptari, LSF berharap program ini terus disosialisasikan sehingga tidak berhenti pada sosialisasi ini saja, tetapi diharapkan peserta sosialisasi yang hadir juga dapat menyampaikan kepada keluarganya, terutama adik – adiknya, untuk dapat memilah dan memilih tontonan sesuai dengan klasifikasi usia, sebab LSF mempunyai empat jenis penggolongan usia yakni untuk Semua Umur (SU), 13 ke atas (13+), 17 ke atas (17+) dan 21 ke atas (21+), dan dalam bekerja pun LSF tidak lepas dengan Peraturan Perundang – undangan, yakni UU Nomor 33 tahun 2009, PP 18, Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bahkan tidak terlepas juga dengan UU lainnya, seperti UU Pornografi, UU Narkotika, serta UU yang menyangkut Harkat dan Martabat Manusia.

    ‘’Maka, ketika film itu akan diedarkan dan dipertunjukan pada masyarakat, harus memiliki Surat Tanda Lulus Sensor (STLS). Itulah adalah bukti film itu sudah bisa dipertunjukkan kepada masyarakat, sehingga ketika diputar di bioskop dan tiba–tiba ada protes dari masyarakat maka pihak LSF bisa menjadi mediasi, tetapi bila tidak ada STLS maka LSF tidak bisa apa–apa,’’ tegasnya.

    Sementara, Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Sumber Daya Manusia, Kemahasiswaan dan Alumni UM Surabaya Dr Ma’aruf Sya’ban ST SE MAk menambahkan, sensor terhadap film perlu ditingkatkan dalam hal tentang kebijakan agar dalam sensor film itu tidak hanya pada perfilman bioskop saja, tetapi juga pada tayangan–tayangan yang saat ini serba online, mulai tayangan berbayar maupun non berbayar, seperti adanya Netflix, Apple TV dan platform–platform lainnya, yang tentunya Lembaga Sensor mempunyai bergaining dari sisi membatasi tayangan yang sesuai dengan budaya dan nilai – nilai, misalnya isu–isu tentang SARA.

    ‘’Maka dengan adanya LSF ini tayangan–tayangan itu bisa dilakukan filterisasi dengan sosialisasi budaya. Maka ini awal kita bisa memilih dan memilah secara cerdas tayangan yang sesuai dengan Budaya Indonesia,’’ tandasnya (yuda)

    Anggota DPRD Surabaya Dokter Zuhro Gelar Halalbihalal

    0

    Anggota DPRD Surabaya Dokter Zuhro Gelar Halalbihalal

    Surabaya, liputanmu – Guna mempererat silaturrahim, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah menggelar agenda halalbihalal yang dilaksanakan di rumah aspirasi dokter Zuhro Morokrembangan jalan Tambak Asri nomor 189-C Surabaya.

    Selaku tuan rumah, Dr Izza Anshory ST MT menyampaikan banyak terima kasih kepada para sesepuh, tokoh masyarakat, ketua RW Morokrembangan, Dupak Bangunsari, Dupak Bandarejo, ketua RT serta para warga yang telah menghadiri undangan.

    “Menurut Prof Dr Quraisy Shihab, halalbihalal artinya mencairkan yang beku, menghangatkan suasana yang dingin, dan menguraikan sesuatu yang rumit,” tuturnya.

    Izza Anshory menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan para warga masyarakat yang telah berjuang bersama-sama untuk membantu meraih kursi DPRD kota Surabaya yang In syaa Allah akan dilantik sekitar bulan Oktober 2024.

    “Sekali lagi, kami mohon maaf bilamana Bu dokter Zuhro selama mengabdi ada yang kurang, karena manusia adalah tempat salah, kesempurnaan hanya milik Allah SWT, di bulan Syawal ini mari kita saling memanfaatkan,” ungkapnya.

    Sementara, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah juga memohon maaf kepada seluruh warga masyarakat bilamana selama mendampingi ada kesalahan.

    “Saya hanya memberikan 3-A, dimana A pertama adalah syukur Alhamdulillah atas semua kenikmatan dan berkah dari Allah SWT,” ujarnya.

    A yang kedua, sambung dokter Zuhro yakni, apresiasi kepada seluruh warga masyarakat khususnya dapil I yang telah berjuang dan rela memilih tanpa pamrih.

    “Sedangkan A yang ketiga yakni, asa atau harapan, mudah-mudahan kemenangan dan persahabatan kita akan terbina di dunia dan di akhirat,” tuturnya. (yud)

    “Setiap manusia pasti ada kesalahan, oleh sebab itu sekali lagi, di bulan Syawal ini kami mohon maaf lahir dan batin,” tandasnya.

    Muhammadiyah Sambikerep Surabaya Gelar Halalbihalal dan Capacity Building

    0

    Muhammadiyah Sambikerep Surabaya Gelar Halalbihalal dan Capacity Building

    Surabaya, liputanmu – Sebagai agenda kegiatan yang rutin dilaksanakan di bulan Syawal adalah adanya silaturrahim atau halalbihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambikerep. Tahun 2024 kali ini acara tersebut diadakan di Aula Panti At Taqwa Putri pada Ahad, 26 Syawal 1445 H bertepatan dengan 05 Mei 2024 M.

    “Sinergi Bersama Mewujudkan Kemajuan Ummat menjadi tema kegiatan kali ini yang diambil karena kalau menginginkan terwujudnya kemajuan ummat diperlukan adanya sinergi bersama,” jelas M Syafi’i, Ketua PCM Sambikerep.

    Kegiatan ini langsung dikomando dari Majelis Tabligh. “Awal agendanya PCM Sambikerep hanya mengadakan halalbihalal kemudian ketua PCM punya ide memaksimalkan kegiatan dengan Sinkronisasi agenda PDM Surabaya (Ideopolitor), upgrade pengurus PCM, PRM dan Majelis karena sebagian besar orang baru. Sehingga konsep acara ditambah dengan Capacity Building dengan mengundang pemateri dari PDM Kota Surabaya,” imbuh Mujib Ridwan, Ketua Majelis Tabligh sekaligus Ketua Panitia.

    Sinergi bersama dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut dari Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, Panti At Taqwa Putri, dan Panti Putra At Taqwa. (Anang Dony Irawan)

    Tim UMMAD Raih Pendanaan PKM Tahun 2024 dari Ditjen Dikti Ristek

    0

    Madiun, liputanmu – Untuk pertama kalinya, Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2024.

    Penyelenggara PKM tahun 2024 adalah Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kemendikbud Ristek RI.

    Pengumunan perihal Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2024 dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kemendikbud Ristek RI pada Jumat, 19 April 2024.
    Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2024 sendiri dilaksanakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kemendikbud Ristek RI.

    Pendanaan PKM Tahun 2024 diperoleh tim PKM UMMAD usai proposal tim PKM UMMAD yang berjudul Menelusuri Praktik Perceraian dan Dampaknya; Mengupas Isu dari Kabupaten Ponorogo berhasil lolos penilaian dari Ditbelmawa Ditjen Dikti Ristek Kemendikbud Ristek RI.

    Proposal tim PKM UMMAD tersebut berhasil menjadi salah satu proposal yang lolos pendanaan untuk PKM Bidang Riset Sosial Humaniora (PKM RSH) Tahun 2024.

    Proposal mengenai problematika perceraian di Kabupaten Ponorogo tersebut disusun oleh tim PKM UMMAD yang terdiri dari 3 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing.

    Mereka adalah Halimah sebagai ketua, serta Afnan Habri Ramadhani serta Kiki Andriani yang merupakan anggota. Sementara dosen pembimbingnya adalah Malik Ibrahim, M.Sos.

    Halimah dan Kiki Andriani saat ini merupakan mahasiswa semester 2 dan 8 Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMMAD. Sedang Afnan Hari Ramadhani adalah mahasiswa semester 2 Prodi Ilmu Aktuaria FIFIT UMMAD.

    Kiki Andriani mengaku tidak menyangka akhirnya proposal PKM yang ia buat bersama Halimah dan Afnan dengan bimbingan Malik Ibrahim, M.Sos yang dosen Prodi Ilkom UMMAD tersebut bisa memperoleh pendanaan dari Ditjen Dikti Ristek Kemendikbud Ristek RI.

    “Sebenarnya kita tidak menyangka proposal yang kami susun bisa mendapat pendanaan dari Ditjen Dikti Ristek. Kita buat proposalnya juga hampir mendekati deadline pengiriman,” kata Kiki Andriani, Senin, 29 April 2024.

    Dosen pembimbing tim PKM UMMAD, Malik Ibrahim, M.Sos menerangkan pembuatan proposal PKM yang dilakukan mahasiswa Prodi Ilkom dan ilmu Aktuaria tersebut dilakukan tidak sampai satu pekan.

    “Proses bimbingan dilakukan mulai dari judul, latar belakang, literasi, data, urgensi, novelty sampai jadi proposal masih dibimbing oleh dosen,” terang Malik Ibrahim.

    Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UMMAD, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D. menjelaskan, keberhasilan tim PKM UMMAD mendapatkan pendanaan PKM Tahun 2024 dari Ditjen Dikti Ristek tersebut merupakan prestasi yang membanggakan yang diperoleh melalui kerja keras dan bersama-sama oleh tim penyusun proposal.

    “Ini adalah momentum besar perubahan di bidang kemahasiswaan UMMAD. Kegiatan kemahasiswaan di UMMAD selain menfasilitasi minat bakat mahasiswa, juga diarahkan untuk berani berkompetisi di ajang nasional dan internasional,” ujar Ihwan Susila. (red)

    Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Meraih 2 Juara Dalam Lomba ACIPRAJA XIII PMI Tingkat Jawa Timur

    0

    Surabaya, liputanmu – Tim Palang Merah Remaja (PMR) Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya berhasil Meraih 2 Gelar Juara; Juara 3 Madya & Juara 2 Cerdas Cermat Lomba ACIPRAJA XXIII PMI Tingkat Jawa Timur. Komitmen Sekolah Karakter untuk mewujudkan Visi Sekolah; Menjadi Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi. Keunggulan dari segi manajemen dan Kurikulum Sekolah, Penguatan Karakter Warga Sekolah dan Selalu Berprestasi, baik akademik maupun non-akademik, baik siswanya maupun gurunya. Sabtu, (27/4/2024).

    Kepala Urusan Kesiswaan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Ustadz Rizqy Samsul Abidin, S.Or menyampaikan “Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas karunia yang luar biasa. Sekolah Karakter selalu mendapatkan prestasi, kali ini dari Tim Palang Merah Remaja (PMR) Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Kami berhasil Meraih 2 Gelar Juara sekaligus, yaitu Juara 3 Madya & Juara 2 Cerdas Cermat Lomba ACIPRAJA XXIII PMI Tingkat Jawa Timur. Komitmen Sekolah Karakter untuk mewujudkan Visi Sekolah; Menjadi Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi”. Tuturnya.

    Masih Ustadz Rizqy “Keunggulan yang dimaksud dalam Visi Sekolah adalah dari segi manajemen dan Kurikulum Sekolah, Penguatan Karakter Warga Sekolah dan Selalu Berprestasi, baik akademik maupun non-akademik, baik siswanya maupun gurunya. Dalam minggu, salah satu Ustadzah Zuli Asiatul Umroh, S.Pd mengikuti Olimpiade Matematika Nasional (KNMR-19 Tahun 2024) dan masuk ke babak final pada hari Ahad, tanggal 28 April 2024 di Ecovention Hall Ancol. Meskipun belum juara, tapi ini adalah perjuangan dan proses yang harus terus dilalui. Untuk Ustadzah Zuli terus semangat mengikuti lomba berikutnya, untuk anak-anak yang mendapat juara, terus semangat belajar dan berlatih, raih prestasi di lomba berikutnya”. Tegas Ustadz Rizqy yang juga aktif di LPO PDM Kota Surabaya. (Salman Al Farisi)