spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 7

    Pergantian Komandan Yonkes 2 Kostrad, Pangdivif Tekankan Peran Strategis dalam Misi Kemanusiaan

    0

    Malang, kartanusa – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2/Yudha Bhakti Husada/2 Kostrad dari Letkol Ckm dr. Ucok Harianto Gumarang Urat, Sp.Rad., R.I.(K) kepada Letkol Ckm Dr. David Marlynson Purba, M.Ked (Surg), Sp.B., M.Tr.Mil., di Malang. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Kostrad TNI Angkatan Darat pada Senin (08/06/2026).

    Dalam sambutannya, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pejabat lama dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan serta dukungan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarga besar Divif 2 Kostrad.

    “Kepada pejabat baru, kami berharap dapat melanjutkan dan meningkatkan berbagai capaian satuan melalui kepemimpinan yang inovatif, adaptif, dan profesional.” Ujarnya.

    Foto bersama usai serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2/Yudha Bhakti Husada/2 Kostrad

    Lebih lanjut, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menegaskan bahwa Yonkes 2 Kostrad memiliki peran yang semakin strategis, tidak hanya dalam mendukung operasi militer, tetapi juga pada berbagai misi kemanusiaan, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat, serta penanganan kondisi darurat di berbagai wilayah.

    “Yonkes 2 Kostrad harus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dan misi kemanusiaan. Karena itu, seluruh prajurit harus terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan, dan semangat pengabdian agar selalu siap memberikan pelayanan terbaik bagi prajurit maupun masyarakat.” Tegas Pangdivif.

    Sertijab ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi guna meningkatkan profesionalisme, kesiapan, dan kualitas pengabdian satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. (Humas/Gus).

    TNI Peduli: Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir Bantu Atasi Kesulitan Warga Kampung Fuog

    0
    Oplus_16908288

    Maybrat, kartanusa – Dispen Kormar TNI Angkatan Laut Maybrat, kehadiran prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut di wilayah perbatasan tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

    Hal tersebut ditunjukkan oleh prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir yang melaksanakan gotong royong bersama masyarakat Kampung Fuog, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Marinir TNI Angkatan Laut pada Senin (08/06/2026).

    Sebagai wujud kepedulian terhadap warga binaan di daerah penugasan, para prajurit membantu masyarakat memperbaiki jembatan yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca dan usia.

    Jembatan tersebut merupakan akses penting yang digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju kebun, sekolah, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

    Dengan membawa peralatan yang diperlukan, prajurit dan masyarakat bekerja bahu-membahu memperbaiki bagian jembatan yang rusak. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memulihkan fungsi sarana penghubung warga, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong antara prajurit Marinir dan masyarakat di wilayah perbatasan.

    Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir, Letkol Marinir Laili Nugroho, M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa prajurit yang bertugas di perbatasan harus mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Kehadiran prajurit Marinir di wilayah penugasan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.” Ujarnya.

    Menurutnya, melalui kebersamaan dan gotong royong, dirinya berharap dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan baik dengan masyarakat Papua.

    Sementara itu, masyarakat Kampung Fuog menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir dalam membantu mengatasi kesulitan yang mereka hadapi.

    Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi penguat semangat kebersamaan serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Humas/Gus).

    Datangi UM Jatim, Wamen Diktisaintek Ceritakan Pendekatan Humanis dan Bermakna kepada Mahasiswa

    0

    Madiun, kartanusa – Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., ke Universitas Muhamadiyah Jawa Timur (UM Jatim) memberikan banyak insight (wawasan) bagi civitas akademika kampus yang sebelumnya Bernama Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) tersebut.

    Pertemuan silaturahmi, konsolidasi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dengan tendik, dosen dan struktural UM Jatim dilaksanakan di Ruang Rapat 1 kampus 1, Sabtu, 6 Juni 2026.

    Salah satu insight yang disampaikan Prof. Fauzan adalah pelayanan humanis terhadap mahasiswa. Ia menekankan untuk hati-hati terkait pelayanan kepada mahasiswa.

    “Apalagi menyangkut mahasiswa. Jangan sampai setelah masuk (kuliah), birokrasi (kampus) kaya Pemda, tidak humanis, tidak sama saat sedang mencari mahasiswa. Ini hati-hati.” Terang Rektor UMM dua periode tersebut.

    Prof. Fauzan juga mengingatkan, bahwa pelayanan humanis itu tidak sekedar melayani mahasiswa tetapi usaha supaya mahasiswa senang.

    Guru Besar bidang pendidikan tersebut menceritakan salah satu treatment yang dilakukannya saat menjadi Rektor UMM, terkait perhatian kepada mahasiswa.

    Diungkapkannya, ia mewajibkan kajur-kajur mengapresiasi setiap prestasi akademik dan non akademik bagi mahasiswa. Menurut Fauzan hal itu merupakan sesuatu yang penting sekali.

    “Bisa saja di buat surprise, umpama Laili namanya semester 4 IP tertinggi di angkatannya itu dan seluruh jurusan dia IP tertinggi kasih ucapan selamat jangan kita biarkan, itu momen. Kemudian saya minta kaprodi itu menulis surat disampaikan kepada orang tua ucapan terima kasih dan dorongan karena anaknya telah mencapai IP tertinggi. Itu kalau bapak ibu tahu, bisa di laminating. Dia akan cerita di rapat PKK, cerita di dasawisma, cerita di pengajian. Yang penting bagaimana caranya dikabarkan lebih banyak dan terus menerus. Itu penting.” Terang Prof. Fauzan.

    Prof. Fauzan menyampaikan, ada dua hal yang bisa dilakukan kalau kampus yang dikelola ingin terkenal, yaitu kita (pengelola kampus) datang atau mengundang.

    “Undang siapa, pengusaha paling hebat, undang disini, kasih waktu. Itu penting. Itu energi, jangan dianggap tidak penting.” Ujarnya.

    Prof. Fauzan mengajak pengelola UM Jatim untuk mengonsolidasikan, mengidentifikasi hal-hal kecil tersebut sebagai prasyarat memanusiakan manusia yang kita layani, jangan sampai ada layanan yang membuat mahasiswa cemas.

    “Dosen muda itu bahaya. Waktu saya dulu dosen muda banyak dihuni orang-orang yang belum selesai dengan dirinya sendiri, lebih menonjolkan diri mendapatkan pengakuan didepan mahasiswa daripada kita harus mengakui mahasiswa itu lebih hebat dari kita. Salaman dengan mahasiswa, harus benar-benar, di semua event kecil besar harus ada maknanya.” Pungkas Prof. Fauzan. (Humas/Joko).

    Presiden Prabowo Subianto Lantik Kepala BGN, dan Penasehat Presiden di Istana Negara Jakarta 

    0

    Jakarta, kartanusa – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, didampingi oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Senin, 8 Juni 2026.

    Pelantikan tersebut mencakup pengisian jabatan strategis di lingkungan Badan Gizi Nasional serta pengangkatan Penasihat Khusus Presiden. Berikut nama-nama pejabat yang resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatannya pada hari ini, yakni:

    • Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
    • Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
    • Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
    • Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

    Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

    Sementara itu, pengangkatan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

    Dalam prosesi tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik agar setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya.

    “Para pejabat yang telah dilantik agar setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, serta mengemban tugas jabatan dengan penuh tanggung jawab demi bangsa dan negara.” Tegas Presiden Prabowo Subianto.

    Acara pelantikan turut dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Humas/Gus).

    8 Duta Besar LBBP Serahkan Letter of Credentials kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta

    0

    Jakarta, kartanusa – 8 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat secara resmi menyerahkan surat kepercayaan (Letter of Credentials) kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Senin, 8 Juni 2026.

    Prosesi penyerahan surat kepercayaan tersebut menandai dimulainya secara resmi penugasan para duta besar sebagai perwakilan negara sahabat di Indonesia sekaligus menjadi bagian penting dalam penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara mitra.

    Adapun 8 duta besar negara sahabat yang diterima oleh Presiden Prabowo antara lain:

    1. Sumadhurika Sashikala Premawardhane, Duta Besar Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka;
    2. Christopher Baltazar Montero, Duta Besar Republik Filipina;
    3. Yoon Soongu, Duta Besar Republik Korea;
    4. Petr Kopřiva, Duta Besar Republik Ceko;
    5. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, Duta Besar Negara Palestina;
    6. Dimitrios Michalopoulos, Duta Besar Republik Yunani;
    7. Salam Al Achkar, Duta Besar Republik Lebanon; dan
    8. Menissa Rambally, Duta Besar Saint Lucia.
    Suasana Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menerima 8 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat secara resmi menyerahkan surat kepercayaan (Letter of Credentials) di Istana Kepresidenan Jakarta 

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kembali prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, dimana Indonesia terus menjalin hubungan persahabatan dan kerjasama dengan seluruh negara sahabat.

    “Indonesia terus menjalin hubungan persahabatan dan kerja sama dengan seluruh negara sahabat berdasarkan prinsip saling menghormati, kesetaraan, dan kepentingan bersama.” Tegas Presiden Prabowo Subianto.

    Penerimaan surat kepercayaan ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat dan membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

    Turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut antara lain; Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmantha Christiawan Nasir, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Humas/Gus).

    Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Pendidikan dan Karakter sebagai Kunci Kesejahteraan Rakyat

    0

    Bali, kartanusa – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Ahad (07/06/2026).

    Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat diwujudkan sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang berdaya.

    “Program Sekolah Rakyat diwujudkan sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang berdaya, agar dapat menjalani kehidupan yang layak dan sejahtera melalui pendidikan yang berkualitas.” Ujar Presiden Prabowo Subianto.

    Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa pendidikan dan kedisiplinan merupakan kunci untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Ia pun mengingatkan bahwa setiap anak merupakan harapan bagi keluarganya.

    “Setiap anak merupakan harapan bagi keluarga yang telah bekerja keras demi masa depan mereka.” Tandasnya.

    Suasana Presiden Prabowo Subianto melihat tampilan anak-anak menyambut kehadirannya di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali

    Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai.

    “Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga dan mengelola kekayaan negara secara bertanggung jawab agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.” Ungkapnya.

    Presiden Prabowo Subianto juga mengaku gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang dinilai membuka harapan baru bagi masyarakat kurang mampu. Namun, Kepala Negara mengakui bahwa kebutuhan terhadap akses pendidikan berkualitas masih sangat besar sehingga pembangunan Sekolah Rakyat perlu dipercepat dan diperluas ke berbagai daerah.

    “Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    TNI-Polri dan Warga Bersatu Bangkitkan Harapan Pasca Kebakaran YAPIS Ash-Shiddiq

    0
    Oplus_16908288

    Papua Tengah, kartanusa – Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut Papua Tengah, wujud nyata sinergitas dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8 bersama Kodim 1703/Deiyai, Polres Deiyai, Satgas Kewilayahan Yonif 711/Raksatama.

    Mereka bersama masyarakat setempat telah melaksanakan pengamanan dan pembersihan kompleks YAPIS (Yayasan Pesantren Islam) yang meliputi; SD, SMP, dan Pesantren Ash-Shiddiq Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, yang sebelumnya menjadi korban pembakaran oleh orang tidak dikenal. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Marinir TNI Angkatan Laut pada Sabtu (06/06/2026)

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat aparat keamanan bersama masyarakat untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan pendidikan dan tempat ibadah agar dapat kembali digunakan oleh para siswa, santri, serta tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.

    Dengan semangat gotong royong, personel TNI-Polri dan masyarakat bahu membahu membersihkan puing-puing sisa kebakaran, mengevakuasi material yang terdampak, serta melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

    Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa duka yang dirasakan masyarakat Waghete merupakan duka bersama yang harus dihadapi dengan persatuan dan kepedulian.

    Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8 Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

    “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa TNI-Polri selalu hadir bersama rakyat. Kami berharap proses pemulihan fasilitas pendidikan dan pesantren ini dapat berjalan dengan cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman.” Ujarnya.

    Sementara itu, tokoh masyarakat dan pengurus YAPIS Ash-Shiddiq Waghete menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG. (Humas/Gus).

    64 Santri MBS Jaza’ul Ihsan Resmi Diwisuda, Kepala Pondok Sampaikan Pesan Penuh Makna

    0

    Jombang, kartanusa – Sebanyak 64 santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jaza’ul Ihsan resmi diwisuda dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di lingkungan pondok. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para santri setelah menempuh proses pendidikan yang penuh perjuangan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Ahad (07/06/2026).

    Dalam sambutannya, Kepala Pondok Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jaza’ul Ihsan, Ustadz An nu’man menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh wisudawan. Ia juga mengajak para santri untuk menjalani kisah hidup masing-masing dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

    “Setiap dari kalian memiliki jalan hidup yang berbeda. Jalani dengan penuh keikhlasan, tetap berpegang pada nilai-nilai yang telah diajarkan di pondok.” Ujarnya.

    Selain itu, Kepala Pondok juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MBS Jaza’ul Ihsan.

    Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang senantiasa dijaga oleh seluruh civitas pondok. Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para wali santri.

    “Kami menyadari dalam proses mendidik tentu tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon maaf apabila terdapat hilaf dan kesalahan selama mendampingi putra-putri Bapak/Ibu.” Ungkapnya dengan penuh kerendahan hati.

    Sebagai penutup, Kepala Pondok, Ustadz An nu’man secara simbolis menyerahkan kembali para santri kepada orang tua masing-masing. Penyerahan ini menjadi tanda bahwa para santri telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di pondok dan siap melanjutkan perjalanan hidup di tengah masyarakat.

    Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda, terutama saat para santri berpamitan dengan para asatidz dan teman seperjuangan. Wisuda ini diharapkan menjadi awal langkah bagi para lulusan untuk terus menebar kebaikan serta membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka di masa depan. (Furqon).

    BISA: Rumus Menjadi Generasi Hebat yang Disampaikan Ustadz Dikky di Purnawiyata Spempat Gadung Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Di tengah suasana penuh khidmat di Ballroom Hotel Luminor, Ahad pagi 7 Juni 2026, seluruh hadirin menyimak dengan seksama pesan yang disampaikan Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

    Bukan sekadar sambutan biasa, tetapi bekal kehidupan yang dirangkum dalam satu kata sederhana namun penuh makna: BISA; Berakhlak Mulia, Inovasi, Siap Menghadapi Tantangan, dan Amanah.

    Dalam sambutannya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya menyampaikan bahwa setiap siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya harus memiliki empat karakter utama yang akan menjadi kompas perjalanan hidupnya, yakni; BISA.

    Empat Karakter Utama; BISA

    Pertama, B adalah Berakhlak Mulia: Ilmu yang tinggi tidak akan bermakna tanpa akhlak yang luhur. Karena itu, persyarikatan Muhammadiyah senantiasa menempatkan pembentukan akhlakul karimah sebagai tujuan utama pendidikan.

    Akhlak itu diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah, salah satunya dengan menjaga shalat lima waktu. Tidak hanya ketika berada di sekolah, tetapi juga saat berada di rumah.

    “Kemandirian dalam menjalankan shalat menjadi pekerjaan rumah bersama antara siswa dan orang tua.” Tegasnya.

    Kedua, I adalah Inovasi: Dunia terus berubah. Generasi masa depan tidak cukup hanya menjadi pengikut, tetapi harus mampu melahirkan ide, karya, dan solusi.

    “SMPM 4 Gadung Surabaya harus didorong untuk mencetak siswa yang kreatif, berpikir maju, dan berani menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.” Ungkapnya.

    Ketiga, S adalah Siap Menghadapi Tantangan: Perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu mudah, akan ada ujian, kegagalan, dan rintangan yang menghadang. Namun generasi hebat adalah mereka yang tidak mudah menyerah.

    “Mereka siap bangkit, belajar dari setiap kesulitan, dan menjadikannya sebagai batu loncatan menuju keberhasilan yang lebih besar.” Katanya penuh semangat.

    Keempat, A adalah Amanah: Kesuksesan sejati bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi tentang manfaat yang diberikan kepada orang lain.

    Ketika seseorang dipercaya, ia harus menjaga kepercayaan itu dengan penuh tanggung jawab. Sebab di luar sana banyak orang yang membutuhkan kontribusi, kepedulian, dan keteladanan dari generasi muda yang amanah.

    Inspirasi Perjuangan Sepanjang Masa

    Ustadz Dikky, panggilan akrabnya, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur mengingatkan sebuah pesan Al-Qur’an, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Surat Al-Insyira:

    فَاِ ذَا فَرَغْتَ فَا نْصَبْ

    Artinya :“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),” (QS. Al-Insyirah 94: 7).

    وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ

    Artinya :“dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.” (QS. Al-Insyirah 94: 8).

    Pesan ini, lanjut Ustadz Dikky, mengajarkan bahwa kesuksesan bukanlah titik akhir. Setelah satu target tercapai, masih ada target berikutnya yang harus diperjuangkan. Setelah satu prestasi diraih, masih ada pengabdian yang harus diberikan.

    “Generasi unggul adalah mereka yang terus bergerak maju tanpa kehilangan arah kepada Allah.” Tandasnya.

    Di penghujung sambutannya, Ustadz Dikky mencairkan suasana, yang semula serius mendadak mencair oleh pantun sederhana namun mengena: “Di Kertajaya beli duren, SMP Muhammadiyah 4 emang keren.”

    Pantun itu disambut senyum dan tepuk tangan hadirin. Namun, di balik kesederhanaannya tersimpan sebuah keyakinan besar: bahwa Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya bukan hanya tempat menuntut ilmu.

    Tetapi menegaskan bahwa Spempat Gadung Surabaya adalah tempat lahirnya generasi yang; BISA berakhlak mulia, BISA berinovasi, BISA menghadapi tantangan, dan BISA menjadi pribadi yang amanah serta bermanfaat bagi sesama.

    “Karena masa depan tidak dibangun oleh mereka yang sekadar pintar, tetapi oleh mereka yang BISA menjaga iman, ilmu, dan pengabdian dalam satu langkah kehidupan.” Pungkasnya. (Taufikhi).

    Resmikan Jembatan Peleng, Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Buka Akses dan Harapan Baru Warga Perbatasan

    0

    Bengkayang, kartanusa – TNI berkhidmat untuk rakyat, resmikan jembatan Paleng, setelah bertahun-tahun warga dan anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai menggunakan sampan, kini masyarakat Dusun Peleng, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dapat menikmati akses yang lebih aman melalui Jembatan Perintis yang resmi dioperasikan. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Kostrad TNI Angkatan Darat pada Jum’at (05/06/2026).

    Jembatan tersebut dibangun oleh Satgas Pamtas RI–Malaysia Kalimantan Barat Sektor Barat Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad bersama RAM Simpang, Koordinat Khatulistiwa, dan Vertical Rescue Indonesia sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

    Peresmian jembatan dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis, pemberian bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak, serta penanaman pohon yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

    Kegiatan ini turut dihadiri Pangeran Ratu Kesultanan Sambas, Dr. Raden Muhammad Tarhan, S.Pd., M.E., unsur Forkopimda Bengkayang, Forkopimcam Jagoi Babang, instansi lintas sektor, tokoh masyarakat, serta publik figur Bobon Santoso.

    Selanjutnya, prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad. Momen tersebut menjadi simbol hadirnya akses baru yang selama ini dinantikan warga.

    “Suasana haru terlihat saat anak-anak sekolah dan masyarakat untuk pertama kalinya melintasi jembatan yang menghubungkan wilayah yang sebelumnya terpisah oleh aliran sungai.” Ujar Humas Korps Kostrad.

     

    Suasana haru terlihat saat anak-anak sekolah dan masyarakat melintasi jembatan Peleng

    Lebih lanjut, Humas Korps Kostrad mengungkapkan bahwa uji coba kendaraan roda dua yang melintas dengan aman semakin menegaskan kesiapan jembatan dalam mendukung aktivitas sehari-hari warga.

    Menurutnya, keberadaan Jembatan Peleng diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 1.000 jiwa. Selain mempermudah akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, jembatan ini juga memperlancar distribusi hasil pertanian sehingga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat perbatasan.

    “Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan juga diisi dengan penanaman 50 bibit pohon di sekitar area jembatan guna menjaga kelestarian alam serta mengurangi risiko erosi dan banjir.” Pungkasnya. (Humas/Gus).