spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 8

    64 Santri MBS Jaza’ul Ihsan Resmi Diwisuda, Kepala Pondok Sampaikan Pesan Penuh Makna

    0

    Jombang, kartanusa – Sebanyak 64 santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jaza’ul Ihsan resmi diwisuda dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di lingkungan pondok. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para santri setelah menempuh proses pendidikan yang penuh perjuangan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Ahad (07/06/2026).

    Dalam sambutannya, Kepala Pondok Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jaza’ul Ihsan, Ustadz An nu’man menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh wisudawan. Ia juga mengajak para santri untuk menjalani kisah hidup masing-masing dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

    “Setiap dari kalian memiliki jalan hidup yang berbeda. Jalani dengan penuh keikhlasan, tetap berpegang pada nilai-nilai yang telah diajarkan di pondok.” Ujarnya.

    Selain itu, Kepala Pondok juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MBS Jaza’ul Ihsan.

    Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang senantiasa dijaga oleh seluruh civitas pondok. Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para wali santri.

    “Kami menyadari dalam proses mendidik tentu tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon maaf apabila terdapat hilaf dan kesalahan selama mendampingi putra-putri Bapak/Ibu.” Ungkapnya dengan penuh kerendahan hati.

    Sebagai penutup, Kepala Pondok, Ustadz An nu’man secara simbolis menyerahkan kembali para santri kepada orang tua masing-masing. Penyerahan ini menjadi tanda bahwa para santri telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di pondok dan siap melanjutkan perjalanan hidup di tengah masyarakat.

    Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda, terutama saat para santri berpamitan dengan para asatidz dan teman seperjuangan. Wisuda ini diharapkan menjadi awal langkah bagi para lulusan untuk terus menebar kebaikan serta membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka di masa depan. (Furqon).

    BISA: Rumus Menjadi Generasi Hebat yang Disampaikan Ustadz Dikky di Purnawiyata Spempat Gadung Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Di tengah suasana penuh khidmat di Ballroom Hotel Luminor, Ahad pagi 7 Juni 2026, seluruh hadirin menyimak dengan seksama pesan yang disampaikan Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

    Bukan sekadar sambutan biasa, tetapi bekal kehidupan yang dirangkum dalam satu kata sederhana namun penuh makna: BISA; Berakhlak Mulia, Inovasi, Siap Menghadapi Tantangan, dan Amanah.

    Dalam sambutannya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya menyampaikan bahwa setiap siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya harus memiliki empat karakter utama yang akan menjadi kompas perjalanan hidupnya, yakni; BISA.

    Empat Karakter Utama; BISA

    Pertama, B adalah Berakhlak Mulia: Ilmu yang tinggi tidak akan bermakna tanpa akhlak yang luhur. Karena itu, persyarikatan Muhammadiyah senantiasa menempatkan pembentukan akhlakul karimah sebagai tujuan utama pendidikan.

    Akhlak itu diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah, salah satunya dengan menjaga shalat lima waktu. Tidak hanya ketika berada di sekolah, tetapi juga saat berada di rumah.

    “Kemandirian dalam menjalankan shalat menjadi pekerjaan rumah bersama antara siswa dan orang tua.” Tegasnya.

    Kedua, I adalah Inovasi: Dunia terus berubah. Generasi masa depan tidak cukup hanya menjadi pengikut, tetapi harus mampu melahirkan ide, karya, dan solusi.

    “SMPM 4 Gadung Surabaya harus didorong untuk mencetak siswa yang kreatif, berpikir maju, dan berani menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.” Ungkapnya.

    Ketiga, S adalah Siap Menghadapi Tantangan: Perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu mudah, akan ada ujian, kegagalan, dan rintangan yang menghadang. Namun generasi hebat adalah mereka yang tidak mudah menyerah.

    “Mereka siap bangkit, belajar dari setiap kesulitan, dan menjadikannya sebagai batu loncatan menuju keberhasilan yang lebih besar.” Katanya penuh semangat.

    Keempat, A adalah Amanah: Kesuksesan sejati bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi tentang manfaat yang diberikan kepada orang lain.

    Ketika seseorang dipercaya, ia harus menjaga kepercayaan itu dengan penuh tanggung jawab. Sebab di luar sana banyak orang yang membutuhkan kontribusi, kepedulian, dan keteladanan dari generasi muda yang amanah.

    Inspirasi Perjuangan Sepanjang Masa

    Ustadz Dikky, panggilan akrabnya, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur mengingatkan sebuah pesan Al-Qur’an, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Surat Al-Insyira:

    فَاِ ذَا فَرَغْتَ فَا نْصَبْ

    Artinya :“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),” (QS. Al-Insyirah 94: 7).

    وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ

    Artinya :“dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.” (QS. Al-Insyirah 94: 8).

    Pesan ini, lanjut Ustadz Dikky, mengajarkan bahwa kesuksesan bukanlah titik akhir. Setelah satu target tercapai, masih ada target berikutnya yang harus diperjuangkan. Setelah satu prestasi diraih, masih ada pengabdian yang harus diberikan.

    “Generasi unggul adalah mereka yang terus bergerak maju tanpa kehilangan arah kepada Allah.” Tandasnya.

    Di penghujung sambutannya, Ustadz Dikky mencairkan suasana, yang semula serius mendadak mencair oleh pantun sederhana namun mengena: “Di Kertajaya beli duren, SMP Muhammadiyah 4 emang keren.”

    Pantun itu disambut senyum dan tepuk tangan hadirin. Namun, di balik kesederhanaannya tersimpan sebuah keyakinan besar: bahwa Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya bukan hanya tempat menuntut ilmu.

    Tetapi menegaskan bahwa Spempat Gadung Surabaya adalah tempat lahirnya generasi yang; BISA berakhlak mulia, BISA berinovasi, BISA menghadapi tantangan, dan BISA menjadi pribadi yang amanah serta bermanfaat bagi sesama.

    “Karena masa depan tidak dibangun oleh mereka yang sekadar pintar, tetapi oleh mereka yang BISA menjaga iman, ilmu, dan pengabdian dalam satu langkah kehidupan.” Pungkasnya. (Taufikhi).

    Resmikan Jembatan Peleng, Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Buka Akses dan Harapan Baru Warga Perbatasan

    0

    Bengkayang, kartanusa – TNI berkhidmat untuk rakyat, resmikan jembatan Paleng, setelah bertahun-tahun warga dan anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai menggunakan sampan, kini masyarakat Dusun Peleng, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dapat menikmati akses yang lebih aman melalui Jembatan Perintis yang resmi dioperasikan. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Kostrad TNI Angkatan Darat pada Jum’at (05/06/2026).

    Jembatan tersebut dibangun oleh Satgas Pamtas RI–Malaysia Kalimantan Barat Sektor Barat Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad bersama RAM Simpang, Koordinat Khatulistiwa, dan Vertical Rescue Indonesia sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

    Peresmian jembatan dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis, pemberian bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak, serta penanaman pohon yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

    Kegiatan ini turut dihadiri Pangeran Ratu Kesultanan Sambas, Dr. Raden Muhammad Tarhan, S.Pd., M.E., unsur Forkopimda Bengkayang, Forkopimcam Jagoi Babang, instansi lintas sektor, tokoh masyarakat, serta publik figur Bobon Santoso.

    Selanjutnya, prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad. Momen tersebut menjadi simbol hadirnya akses baru yang selama ini dinantikan warga.

    “Suasana haru terlihat saat anak-anak sekolah dan masyarakat untuk pertama kalinya melintasi jembatan yang menghubungkan wilayah yang sebelumnya terpisah oleh aliran sungai.” Ujar Humas Korps Kostrad.

     

    Suasana haru terlihat saat anak-anak sekolah dan masyarakat melintasi jembatan Peleng

    Lebih lanjut, Humas Korps Kostrad mengungkapkan bahwa uji coba kendaraan roda dua yang melintas dengan aman semakin menegaskan kesiapan jembatan dalam mendukung aktivitas sehari-hari warga.

    Menurutnya, keberadaan Jembatan Peleng diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 1.000 jiwa. Selain mempermudah akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, jembatan ini juga memperlancar distribusi hasil pertanian sehingga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat perbatasan.

    “Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan juga diisi dengan penanaman 50 bibit pohon di sekitar area jembatan guna menjaga kelestarian alam serta mengurangi risiko erosi dan banjir.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Keren! Siswa Smamga Gadung Surabaya Diterima di University of British Columbia Kanada

    0

    ​Surabaya, kartanusa – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kota Surabaya di kancah internasional. Kali ini diukir oleh Keisya Alexandra Maryam, siswa Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya, dinyatakan resmi diterima di University of British Columbia (UBC) kampus Okanagan, British Columbia, Kanada. Ahad (07/06/2026).

    ​University of British Columbia merupakan salah satu universitas top dunia yang terkenal dengan standar akademiknya yang sangat ketat. Keberhasilan Keisya menembus seleksi global ini menjadi bukti nyata kualitas dan daya saing luar biasa yang dimiliki oleh pelajar tanah air.

    Dalam kesempatan tersebut, Keisya Alexandra Maryam, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas pencerahannya tersebut. Menurutnya, pencapaian ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, serta dukungan penuh dari lingkungan sekitar, terutama sekolah dan keluarga. Ia juga mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan emas ini.

    ​”Saya merasa sangat bersyukur dan hampir tidak percaya bisa diterima di University of British Columbia. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Terima kasih banyak untuk orang tua, guru-guru di Smamga, dan teman-teman yang selalu mendukung serta mendoakan saya.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa perjalanan di Kanada nanti pasti akan menantang, tapi dirinya siap membawa nama baik sekolah dan Indonesia, serta belajar segiat mungkin di sana.

    “Saya siap membawa nama baik sekolah dan Indonesia, serta belajar segiat mungkin di sana.” Tegasnya.

    ​Sementara itu, keberhasilan luar biasa ini disambut dengan rasa bangga dan haru oleh seluruh civitas akademika SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Salah satunya oleh Kepala Smamga Surabaya, Ustadzah Erlina Wulandari, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih oleh anak didiknya tersebut.

    ​”Keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 Surabaya sangat bangga dan terharu atas pencapaian luar biasa dari ananda Keisya Alexandra Maryam.” Ujarnya.

    Menurutnya, diterima di universitas kelas dunia seperti University of British Columbia bukanlah hal yang mudah. Ini membuktikan bahwa siswa Smamga Gadung Surabaya mampu bersaing di level internasional.

    “Selamat untuk Keisya, semoga kesuksesan ini menjadi awal dari perjalanan yang gemilang dan menjadi inspirasi serta motivasi bagi adik-adik kelasnya untuk berani bermimpi besar.” Pungkas Ustadzah Erlina Wulandari.

    ​Dengan prestasi ini, Sekolah Unggul dan Berkarakter Smamga Gadung Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam karakter Islam, tetapi juga berwawasan global dan mampu berkiprah di panggung internasional. (Nafi’).

    Sekretaris PCM Wonokromo Ingatkan Wisudawan Al-Qur’an tentang Pesan Rasulullah dan Kiyai Dahlan tentang Al-Qur’an 

    0

    Surabaya, kartanusa– Suasana penuh keberkahan dan rasa haru mewarnai Aula Mas Mansyur, Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang berlokasi di Jalan Kertomenanggal IV No. 1, Surabaya, Jawa Timur. 76 siswa Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengikuti Wisuda Al-Qur’an Bil Hifdzi & Bin Nadzor Tahun 2026. Sabtu (06/06/2026).

    Dengan mengusung tema; “Cinta Al-Qur’an, Cahaya Masa Depan”, yang merefleksikan visi besar sekolah dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dan penerang langkah hidup mereka.

    Hadir dan membuka secara resmi acara tersebut, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I. Hadir juga Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadzah Luluk Humaida, S.Pd., M.Pd., Ketua Takmir Masjid Al-Mufidah, Ustadz Tohari dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonokromo, Ustadz Nur Hamid.

    Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an Yayasan Nurul Falah Surabaya, Drs. KH. Ali Muafa, M.Ag., yang didampingi oleh Ustadz Chudori Koordinator TPQ di SDM 24 Surabaya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Sekretaris PCM Wonokromo, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara tersebut. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas supportnya sehingga Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, khususnya acara kali ini.

    Ia juga menyampaikan apresiasi atas gelaran Wisuda Al-Qur’an yang sudah berjalan selama ini sebagai komitmen Sekolah Karakter dalam membina karakter mulia siswa yang sesuai dengan brand dan visi serta misi Sekolah.

    “Terimakasih atas supportnya semua pihak atas terselenggaranya Wisuda Al-Qur’an Bil Hifdzi dan Bin Nadzor. Kegiatan ini sebagai momentum Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya untuk terus berkomitmen dalam membina karakter mulia siswa yang sesuai dengan brand dan visi serta misi Sekolah.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, Ustadz Salman, panggilan akrabnya menyampaikan apresiasi juga kepada anak-anak yang mengikuti Wisuda Al-Qur’an kali ini, dimana mereka adalah anak-anak istimewa yang diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an dengan menghafalkannya.

    “Kalian adalah anak-anak istimewa yang diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an, yang akan memberikan cahaya kebaikan, kebahagiaan, dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat, baik bagi dirinya, keluarga dan orang yang terlibat didalamnya.” Ungkap Ustadz Salman yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya ini.

    Ustadz Salman kemudian mengingatkan anak-anak dengan merujuk Hadits Nabi Muhammad SAW, yakni:

    خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وعَلَّمَهُ

    Artinya :“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori).

    Menurutnya, melalui hadits Nabi Muhammad SAW tersebut menggambarkan bahwa dua hal penting, yakni: Pertama, Mempelajari Al-Qur’an; mulai dari membaca, menghafal, dan memahaminya maknanya.

    Dalam hal ini, Ustadz Salman menegaskan bahwa anak-anak sudah sangat luar biasa, karena mampu membaca dengan baik dan benar, bahkan anak-anak sudah mampu menghafal Al-Qur’an dengan sangat luar biasa.

    “Jangan berhenti, teruslah membaca dan menghafal Al-Qur’an untuk menyinari hidup kita, sehingga jalan kesuksesan kita semakin mudah.” Tandasnya.

    Kedua, Mengamalkan Al-Qur’an; mengamalkan isi dari Al-Qur’an menjadi penting, sebab Al-Qur’an adalah kalan Allah SWT dan merupakan pedoman hidup bagi manusia, khususnya umat Islam.

    Hal ini senada dengan hadits Nabi Muhammad SAW lainnya, yakni:

    بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

    Artinya :“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari)

    “Hadits tersebut difahami untuk menyampaikan segala sesuatu dari Nabi Muhammad SAW, yang sudah diamalkan dalam kehidupan kita, sehingga menjadi ilmu yang penuh keteladanan. Jangan sampai kita pandai menyampaikan, tahu ilmunya, tetapi tidak mengamalkannya.” Terangnya.

    Karena hal itu, lanjut Ustadz Salman, adalah keteladanan Rasulullah SAW yang juga telah dilaksanakan oleh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan dalam mempelajari Al-Quran, memahami isinya dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Lahirnya banyak Amal Usaha Muhammadiyah yang kita rasakan saat ini adalah bagian dari memahami makna Al-Qur’an dan diimplementasikan dalam kehidupan. Melalui Surat Al-Ma’un yang sering disebut Teologi Al-Ma’un menjadi inspirasi KH. Ahmad Dahlan dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah untuk kemaslahatan umat.” Tegasnya.

    Di akhir sesi, Ustadz juga menyampaikan bahwa momen ini nostalgia dirinya dengan keluarga besar Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, sebelum berpindah tugas di Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya.

    “Akhirnya, dengan bacaan basmalah bersama-sama, Bismillahirrahmanirrahim, acara ini dengan resmi dibuka.” Pungkasnya (Humas/Gus).

    ‎Satgas Yonif 743/PSY Jalankan Program Free Medical Care di Kampung Yalinggua, Distrik Muara 

    0

    Puncak Jaya, kartanusa – Kehadiran prajurit TNI dari Satgas Yonif 743/PSY menjadi sumber harapan bagi masyarakat pedalaman Papua. Melalui kegiatan Free Medical Care, personel TNI memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga Kampung Yalinggua, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya. Dilansir dari laman resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI pada Jumat (06/06/2026).

    Melalui program tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan hingga edukasi kesehatan, khususnya di daerah pedalaman.

    Dalam kesempatan tersebut, ‎Danpos Kulirik, Sertu Imanuel Jangku, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Satgas Yonif 743 terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya di daerah pedalaman.

    “Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Satgas Yonif 743 terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.” Ujarnya.

    Program pelayanan kesehatan yang diberikan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satunya Gembala Kampung Yalinggua, Yulianus Enumbi, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas Yonif 743/PSY.

    Menurutnya, program ini sangat membantu dalam menjaga kesehatan masyarakat, yang selama ini harus berjalan jauh ketika sakit. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada kepada TNI Pos 743 yang telah melaksanakan program tersebut.

    ‎”Tong senang sekali karena anak-Anak TNI datang periksa kesehatan tong. Selama ini kalau ada yang sakit kadang harus jalan jauh. Hari ini tong bisa periksa dan dapat obat langsung di kampung. Terima kasih banyak untuk anak-anak Pos 743 sudah bantu kami selama ini, Tuhan berkati.” Ungkapnya. (Humas/Gus).

    Jelang Grand Opening MIBS Manarul Ilmi, Panitia Gelar Rakor Bersama Kapolsek Kepohbaru

    0

    ‎Bojonegoro, kartanusa – Panitia Grand Opening Muhammadiyah Islamic Boarding School (MIBS) Manarul Ilmi Kepohbaru menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kepohbaru pada Jum’at, 05 Juni 2026 guna memantapkan persiapan pelaksanaan kegiatan grand opening yang akan segera diselenggarakan.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan komitmen untuk menyukseskan acara yang menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Kecamatan Kepohbaru.

    ‎Rapat koordinasi dipimpin oleh IPTU Supriyanto selaku Kapolsek Kepohbaru yang hadir secara langsung untuk memberikan arahan dan masukan terkait aspek keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan kegiatan.

    Dalam arahannya, IPTU Supriyanto menekankan pentingnya sinergi antara panitia dan aparat keamanan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    ‎“Koordinasi yang baik merupakan kunci keberhasilan sebuah kegiatan. Kami dari Polsek Kepohbaru siap mendukung dan membantu pengamanan sehingga seluruh tamu undangan dapat mengikuti acara dengan nyaman dan tertib.” Ujar IPTU Supriyanto dalam kesempatan tersebut.

    ‎Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut perwakilan panitia, di antaranya Ustadzah Endang Ratnasari, S.P., selaku Sekretaris Pelaksana Grand Opening MIBS Manarul Ilmi Kepohbaru.

    Dalam kesempatan tersebut Ustadzah Endang, panggilan akrabnya, menyampaikan berbagai perkembangan persiapan acara, mulai dari susunan kegiatan, daftar tamu undangan, kesiapan lokasi, hingga kebutuhan teknis yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

    ‎Selain membahas pengamanan acara, lanjut Ustadzah Endang, mengatakan bahwa rapat juga menyoroti pengaturan arus lalu lintas, lokasi parkir kendaraan, pengelolaan tamu VIP, serta langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

    “Berbagai masukan yang diberikan oleh pihak kepolisian menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan bagi panitia agar acara dapat terlaksana sesuai rencana.” Ujarnya.

    ‎Grand Opening MIBS Manarul Ilmi Kepohbaru sendiri merupakan momentum bersejarah sebagai langkah awal pengembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren modern yang mengintegrasikan pendidikan keislaman, akademik, dan teknologi informasi.

    Kehadiran MIBS diharapkan mampu menjadi pilihan pendidikan unggulan bagi masyarakat serta melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

    ‎Melalui rapat koordinasi ini, panitia semakin optimis bahwa Grand Opening MIBS Manarul Ilmi Kepohbaru akan berlangsung sukses. Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Polsek Kepohbaru, menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan kegiatan yang aman, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Endang Ratnasari).

    Mensesneg Hadiri Rakor Bahas Perkembangan Kondisi Ekonomi di Gedung Nusantara III

    0

    Jakarta, kartanusa – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Republik Indonesia (RI) Prasetyo Hadi menghadiri Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi di Gedung Nusantara III, Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Sabtu (06/06/2026).

    Pertemuan strategis bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ini menjadi sinyal kuat eratnya koordinasi moneter dan fiskal dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

    Dalam kesempatan tersebut, Mensesneg RI, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa meskipun indikator makro menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat, pemerintah tetap berkomitmen mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi riil.

    “Akselerasi program akan difokuskan pada bidang-bidang strategis, yaitu pangan, energi, perikanan, serta keberlanjutan industrialisasi dan hilirisasi.” Ujarnya.

    Menurutnya, melalui sinergi dan kebijakan yang saling mendukung, pemerintah optimis dapat menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

    “Melalui sinergi dan kebijakan yang saling mendukung, pemerintah optimis dapat menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan memperkuat nilai tukar rupiah sesuai dengan yang diharapkan.” Pungkasnya.

    Kondisi ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan fundamental yang kuat dengan pertumbuhan mencapai 5,61% yoy, tertinggi pasca COVID-19, sekaligus mematahkan narasi kekhawatiran krisis.

    Namun, saat ini kita tahu bahwa terdapat tantangan nyata di tingkat masyarakat akibat inflasi, depresiasi mata uang, dan kenaikan harga yang memaksa kalangan menengah menerapkan mode bertahan. (Humas/Gus).

    Dosen UMMAD Presentasikan Riset Budaya pada The 76th ICA Annual Conference 2026

    0

    Madiun, kartanusa – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Awit Istighfarin, S.I.Kom., M.Med.Kom., turut berpartisipasi dalam The 76th ICA Annual Conference 2026 Regional Hub Surakarta yang diselenggarakan pada 5 Juni 2026 di Surakarta, Indonesia.

    Konferensi internasional ini mengusung tema; “Communication & Inequalities in Context”, dan menjadi ajang pertemuan akademisi komunikasi dari berbagai negara.

    Dalam forum akademik tersebut, Awit Istighfarin mempresentasikan penelitian berjudul; “Pencak Silat as Cultural Communication: Constructing Madiun’s Identity as The City of Warriors.” Penelitian ini membahas bagaimana Pencak Silat tidak hanya dipahami sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang membangun identitas sosial dan citra Kota Madiun sebagai “Kota Pendekar.”

    “Penelitian tersebut menyoroti peran komunitas perguruan silat, ritual budaya, serta komunikasi formal pemerintah dalam membentuk identitas lokal yang kuat dan berkelanjutan.” Ujar Awit Istighfarin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur ini.

    Lebih lanjut, dalam kajian tersebut juga memperlihatkan bagaimana budaya lokal Indonesia dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan ilmu komunikasi berbasis konteks lokal.

    Regional hub Indonesia pada ICA 2026 mengangkat tema; “Beyond Importing Theory: Advancing Communication Knowledge From Indonesia.” Tema ini mendorong lahirnya perspektif dan teori komunikasi yang berakar pada pengalaman sosial dan budaya Indonesia, bukan hanya mengadopsi teori dari Barat.” Ungkapnya.

    Keikutsertaan Awit Istighfarin dalam konferensi internasional ini menjadi bentuk komitmen Universitas Muhammadiyah Madiun (sekarang Universitas Muhammadiyah Jawa Timur) dalam mendukung pengembangan riset dan publikasi internasional dosen, sekaligus memperkuat kontribusi akademik Indonesia dalam diskursus ilmu komunikasi global.

    Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi International Communication Association Indonesia bersama Program Doktor Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sebelas Maret dan sejumlah perguruan tinggi nasional lainnya. (Humas/Joko).

    BRI Sidoarjo Kucurkan KUR Rp 617 Miliar untuk Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

    0

    Surabaya, kartanusa – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Kantor Cabang (Branch Office) Sidoarjo, Jawa Timur, terus memperkuat perannya dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Hingga Mei 2026, BRI BO Sidoarjo mencatat telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 617 miliar yang dialokasikan kepada 21.249 debitur.

    ​Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendorong pemerataan ekonomi daerah.

    Sektor Produksi Jadi Penopang Utama

    ​Pembiayaan KUR di Sidoarjo sejauh ini didominasi oleh sektor-sektor produktif. Sektor ini dinilai menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat yang bergerak dinamis.

    ​Branch Manager BRI BO Sidoarjo, Sudono, menjelaskan bahwa mayoritas penyaluran modal tersebut terserap oleh sektor produksi, yang mencakup bidang perdagangan, industri pengolahan, serta industri jasa lainnya.

    ​”Sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi yang tercatat sebesar Rp 392 miliar, atau sekitar 63 persen dari total penyaluran hingga Mei 2026,” ujar Sudono.

    ​Sudono menambahkan, wilayah Sidoarjo memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, terutama pada sektor perdagangan dan industri pengolahan. Melalui dukungan pembiayaan yang memadai, para pelaku usaha diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk:

    -​Meningkatkan kapasitas produksi dan skala usaha.
    -​Membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.
    -​Memperkuat daya saing ekonomi daerah di tingkat regional maupun nasional.

    Selaras dengan Agenda Astacita Pemerintah

    ​Penyaluran KUR ini juga menjadi wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya yang tertuang dalam Astacita. Fokusnya adalah memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan dari tingkat daerah.

    ​“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Sidoarjo melalui penyaluran pendanaan usaha,” kata Sudono.

    Mengawal UMKM “Naik Kelas” Lewat Digitalisasi

    ​BRI menyadari bahwa tantangan UMKM saat ini tidak hanya berkutat pada masalah permodalan. Oleh karena itu, BRI BO Sidoarjo menerapkan strategi pendampingan yang komprehensif guna memastikan usaha para debitur dapat tumbuh secara berkelanjutan.

    ​Dukungan yang diberikan tidak sebatas menyalurkan dana, tetapi juga mencakup:

    1. ​Edukasi Finansial: Membantu debitur mengelola keuangan usaha secara bertanggung jawab.
    2. ​Pelatihan Usaha: Memberikan pembekalan teknis dan manajemen agar bisnis lebih kokoh.
    3. ​Pemberdayaan Digital: Mendorong pelaku usaha untuk melek digital (digital literacy).

    ​Melalui literasi digital, BRI aktif mengarahkan para pelaku UMKM di Sidoarjo untuk memanfaatkan platform penjualan daring (online). Langkah ini dinilai krusial agar jangkauan pasar mereka semakin luas dan mampu beradaptasi dengan lanskap bisnis modern.

    ​”Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM. Kami terus mengedukasi pelaku usaha untuk memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas,” pungkas Sudono. (Armand/yupan)