spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 18

    TNI AL Resmi Perkuat Armada Survei di Wilayah Laut dengan Kehadiran KRI Canopus-936

    0

    Surabaya, kartanusa – Dalam rangka perkuat garda terdepan pertahanan negara khususnya di laut, TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) terus memperkuat kemampuan survei, pemetaan, dan pengelolaan data kelautan nasional guna mendukung keamanan serta kedaulatan wilayah perairan Indonesia dengan hadirnya KRI Canopus-936. Dilansir dari laman resmi media sosial Korps Marinir TNI Angkatan Laut pada Senin (11/05/2026).

    Kedatangan KRI Canopus-936 disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Marsekal TNI (HOR) (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., Para Kepala Staf Angkatan termasuk Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta sejumlah pejabat tinggi TNI dan TNI AL di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Kapal sepanjang 105 meter ini memiliki kemampuan operasi hingga 60 hari pelayaran serta mampu melaksanakan survei dari perairan dangkal hingga kedalaman laut mencapai 11.000 meter, kemampuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia membangun kemandirian data laut sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai poros maritim dunia.” Ujar Humas Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

    Suasana Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melihat langsung KRI Canopus-936

    Lebih lanjut, Humas Korps Marinir menyampaikan bahwa kehadirannya diharapkan menjadi tulang punggung penyediaan data laut nasional yang akurat guna menjamin keselamatan pelayaran, mendukung eksplorasi sumber daya laut, serta memperkuat kedaulatan wilayah perairan Indonesia.

    Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pelayaran perdananya menuju Indonesia dengan sandi “Operasi Dhruva Samudra-26”, KRI Canopus-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Y. Wardhono menempuh jarak kurang lebih 12.798,5 Nautical Mile (Nm) dari galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman sejak 14 Maret 2026, dengan sejumlah persinggahan internasional sebelum akhirnya tiba di Jakarta.

    “Selain memastikan kesiapan operasional, pelayaran tersebut juga mengemban misi diplomasi TNI AL di berbagai negara sahabat.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Sekjen PP IPHI : Ketaatan Hukum dan Kedewasaan Berorganisasi sebagai Pilar Marwah IPHI

    0

    Jakarta, kartanusa – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) adalah organisasi para haji yang dibangun atas dasar ukhuwah, keteladanan moral, dan penghormatan terhadap nilai-nilai hukum serta etika organisasi. Hal ini disampaikan oleh Ir. H. Ahmad Bambang Irianto, Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia pada Senin (11/05/2026).

    “Karena itu, setiap dinamika yang terjadi di tubuh organisasi semestinya diselesaikan dalam koridor konstitusi organisasi dan hukum negara, bukan dengan mempertahankan konflik tanpa akhir.” Tegas H. Ir. Bambang Irianto Sekjen PP IPHI.

    Menurutnya, berbagai tulisan dan opini yang berkembang akhir-akhir ini di beberapa media sesungguhnya menunjukkan adanya kegelisahan sebagian pihak terhadap situasi internal IPHI.

    Namun demikian, Lanjut Sekjen PP IPHI, kegelisahan tersebut seyogianya diarahkan untuk memperkuat persaudaraan dan kepatuhan terhadap hukum, bukan justru terus memelihara polemik yang secara legal formal sebenarnya telah selesai.

    “Fakta hukum menunjukkan bahwa kepengurusan hasil Muktamar VII IPHI tanggal 12 Juni 2021 di Jakarta di bawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., sebagai Ketua Umum dan Ir. H. A. Bambang Irianto sebagai Sekretaris Jenderal telah memperoleh legitimasi hukum yang kuat dan berlapis.” Tandasnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai proses hukum telah dijalani, baik di PTUN, PTTUN, Mahkamah Agung, maupun melalui keputusan administrasi negara terkait pencabutan AHU kepengurusan versi Surabaya.

    Tidak hanya itu, lanjut Sekjen PP IPHI, bahwa kepengurusan hasil Muktamar Jakarta juga telah memperoleh pengakuan administratif dan organisatoris melalui penguasaan domisili organisasi, pengelolaan Gedung Persaudaraan Haji Indonesia di Jakarta, pendaftaran merek dan logo organisasi, serta pengesahan Hymne dan Mars IPHI.

    “Bahkan berbagai gugatan yang diajukan di Pengadilan Niaga maupun laporan pidana di Polda Metro Jaya pada akhirnya tidak berhasil membatalkan legitimasi tersebut.” Tandasnya.

    Terakhir, Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 413/Pdt.G/2025/PN Bks tanggal 7 Mei 2026 kembali mempertegas keadaan hukum itu. Majelis Hakim menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard/NO).

    Menurutnya, putusan tersebut semakin menunjukkan bahwa secara hukum negara, konflik kepengurusan sesungguhnya telah memperoleh kepastian. Karena itu, apabila masih terdapat pihak-pihak yang terus mengklaim diri sebagai pengurus sah IPHI tanpa dasar legalitas yang diakui negara, maka hal tersebut patut menjadi renungan bersama.

    “Dalam negara hukum, putusan lembaga yudikatif wajib dihormati dan dilaksanakan oleh seluruh warga negara, terlebih oleh tokoh-tokoh organisasi keagamaan yang semestinya menjadi teladan dalam ketaatan hukum.” Tegasnya.

    Ia kemudian menegaskan bahwa organisasi tidak boleh terus dijadikan arena pertarungan pribadi yang berkepanjangan. Perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal biasa, tetapi ketika seluruh instrumen hukum telah berbicara, maka sikap kenegarawanan dan kedewasaan berorganisasi harus dikedepankan.

    Sekjen PP IPHI juga mengambil hikmah dari sejarah politik nasional menunjukkan bahwa ketika terjadi perbedaan arah dan dinamika kepemimpinan organisasi, banyak tokoh memilih membangun wadah baru secara konstitusional dan elegan.

    Dari berbagai dinamika tersebut, imbuhnya, kemudian lahir Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Partai Gerindra, Partai NasDem, maupun Partai Ummat.

    “Mereka tidak terus-menerus mempertentangkan legalitas organisasi yang telah diputus negara, melainkan memilih jalan baru dengan tetap menghormati hukum dan etika demokrasi.” Katanya.

    Ia pun mengingatkan bahwa IPHI sebagai organisasi para haji justru semestinya menjadi contoh terbaik dalam menjunjung akhlak organisasi, menghormati keputusan hukum, dan menjaga persaudaraan.

    “Jangan sampai energi organisasi habis hanya untuk mempertahankan konflik yang sesungguhnya sudah selesai secara legal.” Tandasnya.

    Kini saatnya, lanjut Sekjen PP IPHI, seluruh keluarga besar IPHI untuk meninggalkan pertarungan berkepanjangan menuju konsolidasi organisasi, penguatan program keumatan, dan pengabdian kepada umat serta bangsa.

    “Marwah IPHI akan terjaga bukan karena kerasnya konflik, melainkan karena kedewasaan para pemimpinnya dalam menghormati hukum dan menjaga persaudaraan.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Siswa Spemma Pucang Surabaya Borong 3 Medali di Kejuaraan Renang Antar Club se-Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Prestasi membanggakan terus ditorehkan oleh siswa Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya. Kali ini Federico Ignazio Alfarezi Majid kelas 7D, berhasil memborong 3 medali (Juara I dan II) pada kejuaraan bergengsi yang diselenggarakan oleh TGSA Fin Swimming bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam rilisnya Senin (11/05/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih oleh siswa Spemma Pucang Surabaya.

    Alhamdulillah, keluarga besar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi luar biasa yang diraih oleh murid kami dalam Kejuaraan Renang antar club se-Surabaya yang diselenggarakan oleh UNESA.” Ujarnya.

    Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa siswa Spemma tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dan bersinar di gelanggang olahraga. Tak lupa Ustadz Misbach juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, khususnya pembina atas kesabaran dalam mendidik anak-anak.

    “Terima kasih kepada Pembina/Pelatih yang telah mendidik dan membimbing serta Bapak/Ibu Guru dan Karyawan yang telah mensupport dan memberikan do’a hingga ananda dapat meraih yang terbaik.” Ungkapnya.

    “Selamat kepada ananda yang telah berhasil meraih juara. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk mencapai puncak-puncak kesuksesan berikutnya di masa depan.” Pungkasnya.

    Adapun rincian prestasi yang didapatkan adalah:

    1. Juara 1 Nomor 25M Gaya Dada Putra KU 14–15 Tahun.
    2. Juara 2 Nomor 25M Gaya Bebas Putra KU 14–15 Tahun.
    3. Juara 2 Nomor 25M Gaya Kupu-kupu Putra KU 14–15 Tahun. (Humas/Gus).

    Dosen Kebidanan UMMAD (UMJT) Ikuti Workshop Kompetensi Esensial untuk Praktik Kebidanan dari Konfederasi Bidan Internasional 

    0

    Yogyakarta, kartanusa – Dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) sekarang menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengikuti Workshop Adaptasi Kurikulum OBE Berbasis Kompetensi Utama untuk Praktik Kebidanan dari Konfederasi Bidan Internasional (Essential Competencies for Midwifery Practice ICM). Dalam rilisnya Senin (11/05/2026).

    Dosen tersebut adalah Nisa Ardhianingtyas, M.Kes., yang juga sebagai Kaprodi Kebidanan D3 UMMAD. Nisa Ardhianingtyas menjadi bagian dari 39 peserta workshop dari Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan yang berasal dari universitas, politeknik, poltekkes, ITKES maupun STIKES yang dimiliki oleh Muhammadiyah dan Aisiyah (PTMA) di tanah air.

    Penyelenggara workshop ini adalah Majelis Pendidikan Tinggi (Dikti) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bekerja sama dengan United Nation Population Fund (UNFPA), Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AIPKEMA).

    Serta mendapat dukungan sari Global Affairs Canada melalui Project IMPACT (Canada Indonesia Partnership for Advancing Midwifery Competency based Midwifery Education).

    Nisa Ardhianingtyas menyampaikan, workshop yang digelar 3 hari mulai Rabu-Jumat, 6-8 Mei 2026 di Yogyakarta ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan kebidanan serta penyesuaian kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang selaras dengan Kompetensi Utama untuk Praktik Kebidanan dari Konfederasi Bidan Internasional 2025.

    “Konfederasi Bidan Internasional telah merilis Essential Competencies forMidwifery Practice 2025 yang menjadi acuan global dalam pendidikan dan praktik kebidanan.” Ujar Nisa, Rabu, 6 Mei 2026.

    Lebih lanjut, Nisa Ardhianingtyas, ada lima kompetensi berstandar internasional yang ditekankan dalam Kompetensi Utama bagi Praktik Kebidanan ini, yakni:

    Pertama, Cross-Functional Competencies for Midwifery Practice atau Kompetensi Lintas Fungsi untuk Praktik Kebidanan.

    Kedua, Sexual and Reproductive Health and Rights (Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi).

    Ketiga, Antenatal Care (Asuhan Kehamilan).

    Keempat, Care During Labour and Birth (Persalinan).

    Kelima, Ongoing Care of Women and Newborns atau Perawatan Berkelanjutan bagi Wanita dan Bayi Baru Lahir.

    Workshop ini, lanjut Nisa, diselenggarakan untuk membantu PTMA dalam mengadaptasi kurikulum pendidikan kebidanan agar selaras dengan Kompetensi Utama dari Praktisi Kebidanan Konfederasi Bidan Internasioanl 2025 yang telah diadaptasi ke dalam Kerangka Nasional Kurikulum Pendidikan Kebidanan oleh Kolegium Kebidanan dan Kementerian Kesehatan.

    “Standar ini menjadi rujukan penting dalam memastikan lulusan kebidanan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan global dan perkembangan sistem kesehatan.” Jelas Nisa.

    workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber mulai dari Kementerian Kesehatan RI, Maternal Health and Midwifeey Programmer Analyst UNFPA, Ketua Kolegium Kebidanan Indonesia serta Tim Penyusun Panduan Kurikulum Pendidikan Tinggi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Dikti Kemendiktisaintek RI serta Guru Besar Bidang Keilmuan Kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

    Metode workshop dilakukan dengan ceramah berupa penyampaian materi narasumber, lalu diskus menyusun kurikulum serta presentasi dan refleksi berupa penyampaian hasil kelompok untuk mendapatkan masukan.

    Menurut Nisa, tantangan lulusan kebidanan saat ini adalah mampu bersaing secara global. Dalam workshop ini dipaparkan langkah untuk menjawab tantangan tersebut yaitu dengan mengadaptasi kurikulum OBE berbasis Kompetensi Esensi dari Konfederasi Bidan Internasional Internasional (ICM).

    Kompetensi ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan layanan kebidanan di seluruh dunia dan karenanya dapat digunakan oleh beberapa pemangku kepentingan dan dengan berbagai cara.

    “Kebidanan UMMAD (UMJT) masuk dalam anggota AIPKEMA, dimana didalam kurikulumnya diperkuat dengan AIK, harapan kami lulusan tidak hanya kompeten dan mampu bersaing secara global tetapi juga berkarakter.” Pungkasnya. (Humas/Joko).

    Kabar IKN : Catatan Presiden Republik Indonesia

    0

    Catatan Presiden Republik Indonesia 

    Bapak Prabowo Subianto

    Pagi hari ini, Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 waktu setempat, Presiden Prabowo Subianto mendarat di Pulau Miangas, salah satu pulau terluar dan terletak di paling utara Indonesia.

    Letaknya pun jauh lebih dekat ke wilayah Filipina dibandingkan ke Manado, sekitar 24 jam menggunakan kapal layar dari pelabuhan Manado. Pulau dengan luas sekitar 3,5 km persegi ini memiliki 823 jiwa penduduk terdiri dari 232 kepala keluarga serta 143 anak sekolah.

    Pulau Miangas, salah satu pulau terluar dan terletak di paling utara Indonesia

    Presiden Prabowo selanjutnya akan menemui seluruh warga pulau sekaligus mengecek puskesmas, air bersih, sekolah, jaringan komunikasi serta fasilitas umum yang digunakan warga setempat.

    Presiden Prabowo juga membawa enam menteri dari Jakarta serta beberapa pejabat terkait lainnya untuk menyapa dan membangun pulau tersebut.

    Pulau Miangas, pulau paling luar Indonesia, “beranda terdepan Nusantara” yang warganya sangat ramah, cinta tanah air, serta menjunjung toleransi dan persaudaraan. Catatan Seskab.

    Kabar Berita Nusantara (kartanusa)

    Membanggakan! Tim Putra-Putri Floorball Mudipat Raih Juara I pada Ajang Walikota Cup 2026

    0

    Surabaya, kartanusa – Terus berprestasi dan membanggakan, Tim Floorball putra dan putri Sekolah Teladan Nasional SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya berhasil memborong gelar juara 1 pada ajang Walikota Cup 2026. Kejuaraan bergengsi ini digelar pada 8-10 Mei 2026 di GOR Pancasila Surabaya dan diikuti total 50 tim dari berbagai sekolah se-Jawa Timur.

    Tim putra dan putri Mudipat tampil dominan sejak babak penyisihan hingga final. Dukungan penuh diberikan oleh Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Ustadz Edy Susanto, yang hadir langsung memberikan semangat kepada para atlet.

    “Alhamdulillah barokallah, selamat dan sukses atas prestasi tim Floorball Mudipat Putra & Putri telah meraih Juara I pada Piala Walikota Surabaya 2026 di Gelora Pancasila.” Tutur Ustadz Edy di group Whatsapp Ketua dan Sekretaris Majelis Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

    Senada, dalam kesempatan yang sama, Coach Romli, pelatih tim Floorball Mudipat, yang juga Wakil Ketua Lembaga Pembinaan Olahraga (LPO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas prestasi yang didapatkan oleh anak didiknya.

    Alhamdulillah, ini hasil dari kerja keras anak-anak dan latihan rutin yang konsisten. Semoga jadi motivasi untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.” Ujar Coach Romli, pelatih tim Floorball Mudipat, yang juga anggota Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Surabaya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kemenangan ganda ini semakin mengukuhkan SD Muhammadiyah 4 Surabaya sebagai salah satu sekolah dengan pembinaan olahraga terbaik di Kota Surabaya.

    Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menginspirasi siswa lain untuk aktif di bidang olahraga sekaligus menjaga akademik. (Humas/Rom).

    Gandeng ExxonMobil Cepu Limited, PDPM Bojonegoro Kampanyekan Internet Sehat Bagi Anak

    0

    Bojonegoro, kartanusa – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bojonegoro menangkap keresahan para orang tua terkait perilaku digital anak-anak di tengah kepungan konten negatif. Dalam rilisnya Ahad (10/05/2026).

    Merespons kondisi tersebut, gerakan literasi digital yang berfokus pada kampanye internet sehat resmi diluncurkan untuk membentengi lebih dari 600 siswa dari 20 SMA/SMK/MA di seluruh Kabupaten Bojonegoro.

    Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara PDPM Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, serta para kepala sekolah dan guru yang memiliki kekhawatiran serupa terhadap masa depan karakter digital pelajar.

    Manajer Program PDPM Bojonegoro, M. Sholikhul Anwarudin, mengungkapkan bahwa banyak orang tua merasa cemas karena anak-anak memiliki akses teknologi yang luas namun minim pendampingan etika.

    “Kami tidak ingin siswa hanya mahir teknologi tapi kehilangan jati diri.” Ujar guru yang akrab disapa Aan ini.

    Dukungan penuh disampaikan oleh Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Unsa Hudiana. Menurutnya, sekolah dan guru kini memikul tanggung jawab besar untuk menjawab kegelisahan para orang tua tersebut dengan membekali siswa batasan hukum dan moral di ruang siber.

    Upaya kolektif ini didukung sepenuhnya oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Perwakilan EMCL, Malik Ukay Subqy, menegaskan bahwa literasi digital bukan sekadar kecakapan teknis, melainkan investasi pada keselamatan karakter generasi masa depan.

    “Kami sangat peduli terhadap gerakan literasi ini. Literasi digital adalah benteng utama agar kemajuan teknologi tidak justru merusak tatanan sosial dan etika generasi muda kita.” Ujar pria yang akrab dipanggil Malik ini.

    Menurutnya, dukungan industri hulu migas dalam program ini merupakan wujud sinergi bersama pemerintah dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital di Bojonegoro berjalan ke arah yang positif.

    Hingga September mendatang, rangkaian pelatihan intensif akan diberikan kepada para pelajar, yang berpuncak pada Kompetisi Literasi Digital. Ajang ini dirancang untuk mengubah energi siswa dari sekadar konsumen konten menjadi kreator kampanye internet sehat dan agen penangkal hoaks.

    Keterlibatan EMCL bersama SKK Migas dalam program PPM ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi Pemerintah dan Masyarakat Bojonegoro dalam mewujudkan lingkungan digital yang lebih aman dan produktif. (Fais Bah).

    Membanggakan! Siswa SD Musix Borong 3 Emas 1 Perak di Kejuaraan Finswimming Jatim

    0

    Surabaya, kartanusa – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya di kancah provinsi.

    Kali ini adalah Andreano Zhafir Denanto, siswa kelas 2 ICP, berhasil menyabet empat medali sekaligus dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming yang diselenggarakan oleh POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Jawa Timur di Kolam Renang Veteran, Lumajang.

    Kompetisi tersebut berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Ahad (08-10 Mei 2026) tersebut, Andreano sukses mengamankan tiga medali emas dan satu medali perak pada kategori Kelompok Umur (KU) F. Prestasi ini diraih setelah bersaing ketat dengan 654 atlet dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

    Finswimming merupakan cabang olahraga selam yang menitikberatkan pada kecepatan atlet dalam menempuh jarak tertentu menggunakan sirip. Kecepatan atlet finswimming bisa mencapai 50% lebih cepat dibandingkan perenang biasa. Di Jawa Timur, cabang ini di bawah naungan POSSI dan menjadi salah satu lumbung prestasi bagi atlet-atlet muda berbakat seperti Andreano.

    Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Demi memberikan hasil maksimal, Andreano menjalani pola latihan yang sangat disiplin, khususnya menjelang perlombaan. Ia sudah mulai berlatih sejak subuh hingga pukul 09.30 WIB sebelum kembali ke sekolah untuk mengikuti pelajaran, dan melanjutkan sesi latihan sore pada pukul 17.00 WIB sepulang dari sekolah.

    Saat ditemui usai pengalungan medali, Andreano tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia mengaku puas namun tetap memiliki ambisi untuk terus berkembang.

    “Saya merasa sangat senang bisa menang. Semoga ke depannya prestasi saya bisa lebih baik lagi dan terus membanggakan.” Ujar Andreano dengan penuh semangat.

    Kepala SD Musix, Ustadz Munahar, M.Pd.,  dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa ini. Pihak sekolah menilai bahwa kegigihan Andreano dalam membagi waktu antara hobi dan akademik adalah contoh nyata karakter siswa SD Musix yang tangguh.

    Pria asal Bojonegoro yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini menyatakan bahwa sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan penuh bagi setiap siswa yang ingin mengeksplorasi bakat mereka, baik di bidang akademik maupun olahraga.

    “Kami sangat bangga dengan pencapaian ananda Andreano. Melawan ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur tentu bukan hal mudah. Ini adalah buah dari kerja keras dan disiplin latihan yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya di SD Musix untuk berani bermimpi dan bekerja keras meraihnya.” Tuturnya penuh semangat.

    Prestasi ini kian mengukuhkan posisi SD Muhammadiyah 6 Surabaya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam kurikulum internasional (ICP), tetapi juga menjadi kawah candradimuka bagi atlet-atlet muda berbakat di Jawa Timur.

    Adapun rincian prestasi yang diraih oleh Andreano adalah:

    1. Juara 1 (Emas) 4×50 m Estafet Surface Mix KU F.
    2. Juara 1 (Emas) 4×50 m Estafet Surface KU F Putra.
    3. Juara 1 (Emas) 4×50 m Estafet Bifin Mix KU F.
    4. Juara 2 (Perak) 4×50 m Estafet Bifin KU F Putra. (Hidayatun Ni’mah).

    Kabar IKN : Catatan Wakil Presiden Republik Indonesia

    0

    Catatan Wakil Presiden Republik Indonesia 

    Bapak Gibran Rakabuming Raka

    Usai menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung dengan meninjau pelatihan vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Jumat (08/05/2026).

    SMKN 4 Bandar Lampung merupakan salah satu sekolah vokasi unggulan di Provinsi Lampung yang memiliki program Kelas Migran Vokasi. Program ini dapat diikuti siswa lintas jurusan, seperti farmasi, keperawatan, hingga desain komunikasi visual, dengan pembelajaran intensif bahasa Jepang sebagai bekal untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya Jepang.

    Pada kesempatan tersebut, Wapres mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan program vokasi yang membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkiprah di tingkat internasional.

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung dengan meninjau pelatihan vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung

    Dalam dialog bersama siswa dan pihak sekolah, disampaikan bahwa saat ini sekolah masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar bahasa Jepang. Selain itu, layanan uji kompetensi bahasa Jepang juga belum tersedia di Provinsi Lampung sehingga siswa harus mengikuti ujian di luar daerah.

    Menanggapi hal tersebut, Wapres memastikan pemerintah akan berupaya mencarikan solusi untuk mendukung pengembangan program tersebut dan membantu para siswa meraih cita-cita mereka.

    Mengakhiri kunjungannya, Wapres memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga reputasi baik generasi muda Indonesia di luar negeri. BPMI Setwapres.

    Kabar Berita Nusantara (kartanusa)

    UMMAD Bertransformasi Menjadi UMJT, Langkah Bersama Muhammadiyah untuk Pendidikan Tinggi Berkualitas

    0

    Madiun, kartanusa – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Teknologi Republik Indonesia secara resmi merilis keputusan tentang perubahan nama Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT). Dalam rilisnya Senin (11/05/2026).

    Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomer 480/B/0/2026 yang dikeluarkan pada 4 Mei 2026. Berisi tentang Izin Perubahan Nama Universitas Muhammadiyah Madiun Menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Persyarikatan Muhammadiyah.

    Di dalam Keputusan tersebut juga dinyatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Jawa Timur mengelola 13 program studi, yaitu; Administrasi Kesehatan Program Sarjana, Biokewirausahaan Ilmu Aktuaria, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, Ilmu Lingkungan, Prodi Informatika, Kebidanan (Diploma 3), Psikologi, Sistem informasi, Manajemen, Hukum dan PGSD.

    Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMMAD, Prof.Dr. Sofyan Anif., menyampaikan, dengan turunnya ijin pergantian nama Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menjadi bagian penting dalam revitalisasi dan transformasi UMMAD yang terus berjalan.

    Menurutnya, UMMAD dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan transformasi dalam tataran mikro maupun makro terus dilaksanakan. Dalam bentuk mikro, penataan dilakukan terhadap sarana penunjang pembelajaran yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

    Prof. Sofyan Anif juga menegaskan bahwa UMMAD berhasil melakukan penambahan beberapa program studi baru melalui hibah penyatuan sehingga revitalisasi prodi yang semula 6 sekarang menjadi 13.

    “UMMAD yang sekarang telah menjadi UMJT telah menunjukan komitmen tinggi sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang berkemajuan. Berbagai perbaikan baik secara fisik, maupun sistem terus dilakukan.” Terang Guru Besar Bidang Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

    Perubahan nama Universitas Muhammadiyah Madiun menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur ini diawali Mei 2024, saat UMMAD menerima Hibah Akselerasi Program Penggabungan/Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (APPP-PTS) dari Ditjen Diktiristek Kemendikbud Ristek Republik Indonesia.

    Hibah ini bertujuan untuk mempercepat proses untuk mempercepat proses penyatuan UMMAD dengan Politeknik Seni Yogyakarta menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT). Langkah transformasi ini mendapat dukungan sepenuhnya dari segenap jajaran di Muhammadiyah dari berbagai tingkatkan. (PJ)