spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 19

    Ketua PCM Wonokromo: Perkuat Growth Mindset dan Jaga Kepercayaan Masyarakat

    0

    Surabaya, kartanusa – Antusiasme peserta tampak sejak awal kegiatan Pembinaan Guru dan Karyawan Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya. Sabtu (09/05/2026).

    Kegiatan ini diikuti oleh tidak kurang dari 300 peserta yang terdiri atas pimpinan, guru, dan karyawan dari berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah serta Aisyiyah di wilayah Wonokromo.

    Acara yang digelar di Masjid Syuhada, Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung Wonokromo, Surabaya tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

    Agenda ini dihadiri oleh segenap jajaran Pimpinan dan Majelis PCM Wonokromo, serta guru dan karyawan dari SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Surabaya, SD Muhammadiyah 7 Jagir, SD Muhammadiyah 24 Ketintang, SMP Muhammadiyah 4 Gadung, dan SMA Muhammadiyah 3 Gadung. Turut hadir pula pimpinan ’Aisyiyah Cabang Wonokromo bersama guru dan karyawan TK ’Aisyiyah di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCA Wonokromo.

    Menjaga Tren Positif Lembaga Pendidikan

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Wonokromo Surabaya, Ustadz Ir. H. Lukman, menegaskan bahwa perkembangan lembaga pendidikan Muhammadiyah di wilayah Wonokromo menunjukkan tren yang sangat positif.

    “Kita harus bekerja dengan growth mindset karena lembaga-lembaga kita di wilayah Wonokromo mulai menjadi idola masyarakat. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) kita juga menunjukkan hasil yang membanggakan.” Ujarnya.

    Menurut Ustadz Lukman, capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengingatkan seluruh elemen pendidikan Muhammadiyah untuk tidak lengah dalam menjaga kualitas dan kepercayaan publik.

    “Mari kita jaga kepercayaan ini. Jangan sampai kepercayaan yang sudah dibangun dengan susah payah justru hilang karena kita lalai.” Tegasnya.

    Sinergi Menghadapi Tantangan Modern

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara unsur pimpinan dan tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Dengan kolaborasi yang kuat, Muhammadiyah diyakini mampu terus menjadi rujukan masyarakat dalam dunia pendidikan.

    Kegiatan pembinaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PCM Wonokromo dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, agenda rutin ini bertujuan memperkuat peran amal usaha pendidikan Muhammadiyah agar tetap unggul dan berkemajuan di tengah persaingan global yang semakin ketat. (Basirun/SD Musix).

    Teguhkan Komitmen Jaga Amanah Asetmu, MPW PDM Kota Surabaya Gelar Raker di MTC

    0

    Jombang, kartanusa – Dalam rangka meneguhkan komitmen menjaga amanah Aset Muhammadiyah (Asetmu), Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya gelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Muhammadiyah Training Center (MTC) Wonosalam, Kabupaten Jombang pada Sabtu-Ahad (09-10/05/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakil Ketua Bidang Wakaf, Ketua dan Sekretaris Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Surabaya yang berjumlah 70 peserta utusan 26 PCM dari total 32 PCM, 6 PCM diantaranya berhalangan hadir.

    Hadir juga jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya; Ketua Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., Wakil Ketua Bidang Wakaf Ustadz Drs. Zayyin Chudori, M.Ag., Ketua MPW PDM Kota Surabaya Ustadz M. Hasyim, S.Pd., M.Pd., CWC., dan jajarannya.

    Dalam sambutannya, Ustadz M. Hasyim, S.Pd., M.Pd., CWC., Ketua MPW PDM Kota Surabaya, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara Raker ini. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan biaya terjangkau, karena dilaksanakan di gedung milik sendiri, yakni aset PDM Kota Surabaya.

    “Mengapa kok murah, SWP kok hanya 100rb, karena ini dilaksanakan ditempat kita sendiri. MTC Wonosalam ini milik PDM Kota Surabaya, monggo bisa dimanfaatkan dengan baik, untuk kegiatan PCM masing-masing.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan permohonan maaf atas undangan yang mendadak, dalam dua pekan yang begitu antusias disambut baik oleh PCM se-Surabaya. Menurutnya, bahwa yang hadir ini adalah para penjaga aset Muhammadiyah.

    “Jenengan yang hadir inilah penjaga aset Muhammadiyah.” Tegasnya.

    Ustadz Hasyim juga mengingatkan tentang formulir isian yang diberikan pada lembaran surat undangan dan meminta untuk dipersentasikan terutama data aset Muhammadiyah di masing-masing PCM.

    Di akhir sambutannya, Ustadz Hasyim atas nama MWP PDM Kota Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas penyelenggaraan acara ini, dimana dilaksanakan dengan biaya terjangkau dan ini bagian dari efesiensi/penghematan, yang merupakan himbauan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya Raker MPW PDM Kota Surabaya. Ia kemudian menceritakan tentang sejarah singkat tentang MTC PDM Kota Surabaya.

    “MTC ini dimulai sejak Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Zayin Chudori dan dilanjutkan Ustadz Mahsun Jayadi dan pada periode PDM sekarang. Pengecoran dan penyelesaian beberapa bagian penting telah kami lakukan sejak ditunjuk sebagai penanggungjawab MTC oleh Ustadz Mahsun Jayadi.” Ungkapnya.

    “Nah, pada periode ini, kami memberikan tanggungjawab kepada Ustadz Zayin untuk mengawal dan menyelesaikan pada tahap berikutnya, mulai Masjid, MCK dan Aula atas, berikutnya adalah pendopo di lahan bawah.” Imbuhnya.

    Ustadz Ridlwan juga menegaskan bahwa PDM Kota Surabaya berkomitmen bagi warga Muhammadiyah Kota Surabaya untuk menggunakan MTC ini dengan biaya yang terjangkau.

    “Semurah-murahnya, Ini 100rb sudah makan 3 kali, makanan ala Wonosalam, yang InsyaAllah rasanya enak.” Katanya.

    Ia kemudian menjelaskan bahwa permasalahan wakaf tersebut sudah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran 92  dan Al-Baqarah 267, dimana harta yang diamalkan adalah harta yang sesungguhnya.

    PDM Kota Surabaya pada periode, ini mendapatkan banyak amanah yang luar biasa, diantaranya:

    Pertama, Masjid Al-Gharib, posisi strategis, prosesnya telah diserahkan kepada Wakil Ketua Bidang Wakaf dan MWP PDM Kota Surabaya.

    Kedua, Di Blitar mendapat amanah wakaf berupa rumah dan tanah dengan luas 3000 m, suasana sejuk rencana yang segera dioptimalkan kemanfaatannya.

    Ketiga, Di Surabaya mendapatkan wakaf dari keluarga Ustadzah Norma, Masjid Syuhada Ngagel, di depan Transmart Ngagel.

    “Jangan sampai aset diambil oleh pihak lainnya, sebagai Nadzir harus sungguh-sungguh, karena Nadzir hisabnya paling berat.” Tandasnya.

    Ustadz Ridlwan PDM diberi mandat oleh PP,  dan PDM yang memberikan amanah kepada PCM untuk melaksanakan amanah tersebut. Nantinya Nadzir yang sudah dibentuk, akan diberi pelatihan oleh MPW PDM Kota Surabaya.

    Di akhir sambutannya, Ustadz Ridlwan juga menghimbau kepada PCM untuk mengemban amanah dengan baik, dan untuk menerima penyerahan aset sesuai dengan peruntukannya, baik wakaf, hibah maupun jual beli, sehingga asetnya bisa dimanfaatkan dengan optimal.

    Sedangkan terkait dana yang menjadi problem akan didiskusikan bersama PDM Kota Surabaya, dan jadikan kegiatan ini sebagai media silaturrahim dan kolaborasi sehingga amanah wakaf ini bisa dijalankan dengan baik.

    “Akhirnya dengan ini dengan bacaan bismillahirrahmanirrahim Raker Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Kota Surabaya dengan resmi dibuka.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Kirab Budaya Ramaikan Milad Ke-21 SD Muwri

    0

    Gresik, kartanusa – Dalam rangka memperingati Milad ke-21 SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik, Panitia Milad menggelar Kirab Budaya yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sabtu (09/05/2026).

    Dengan mengusung tema; “Rise Together”, kegiatan tersebut menjadi simbol kebangkitan bersama seluruh keluarga besar SD Muwri dalam membangun pendidikan yang unggul, berkarakter, dan peduli lingkungan.

    Sejak pagi hari 06.00 Wib, halaman sekolah tampak semarak dengan berbagai warna pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Para siswa tampil percaya diri mengenakan busana tradisional khas Jawa, Bali, Madura, Kalimantan dan pakaian adat lainya.

    Keberagaman pakaian adat tersebut menjadi wujud nyata semangat persatuan dalam bingkai kebhinekaan yang terus ditanamkan SD Muwri kepada peserta didik.

    Tidak hanya itu, beberapa siswa juga tampil unik sebagai maskot lingkungan dengan mengenakan kostum hasil kreasi daur ulang dari bahan bekas seperti plastik, kardus, koran, dan botol minuman. Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen SD Muwri sebagai sekolah adiwiyata yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

    Kirab budaya mengambil rute mengelilingi lingkungan Desa Wringinanom di sekitar SD Muwri. Sejak pagi, halaman sekolah telah dipenuhi siswa, guru dan karyawan, Ikatan Wali Murid (Ikwam), pengurus alumni, serta wali murid yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Suasana semakin semarak dengan beragam pakaian adat yang dikenakan para peserta kirab.

    Tidak hanya menampilkan budaya Nusantara, kirab budaya juga menghadirkan pesan kepedulian terhadap lingkungan. Tampak beberapa siswa menjadi maskot sekolah adiwiyata dengan mengenakan kostum hasil kreasi daur ulang dari bahan bekas seperti kardus, plastik, koran, dan botol minuman. Kostum unik dan kreatif tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan kirab di sepanjang jalan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala SD Muwri, Ustadz Kholiq Idris menyampaikan rasa syukur atas perjalanan sekolah yang kini memasuki usia ke-21 tahun. Ia juga mengatakan bahwa tema “Rise Together” mengandung makna penting tentang kebersamaan seluruh elemen sekolah untuk terus maju menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

    Menurutnya, keberhasilan dan prestasi yang telah ditorehkan SD Muwri merupakan kerjasama semua pihak, pengurus, guru karyawan, siswa, wali siswa dan semua pihak yang ikut berkontribusi memajukan SD Muwri

    “Milad ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sekolah, tetapi menjadi momentum untuk bangkit bersama, mempererat ukhuwah, serta menanamkan karakter cinta budaya dan peduli lingkungan kepada anak-anak.” Ujarnya.

    Setelah sambutan Kepala Sekolah, kirab budaya secara resmi diberangkatkan. Dengan penuh semangat, para peserta berjalan mengelilingi lingkungan desa sambil membawa atribut dan berbagai kreasi budaya. Suara musik pengiring, yel-yel siswa, serta senyum ceria peserta menambah kemeriahan suasana pagi itu.

    Masyarakat sekitar terlihat antusias menyambut rombongan kirab budaya. Banyak warga berdiri di depan rumah untuk menyaksikan penampilan para siswa. Tidak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam karena kagum dengan kreativitas dan semangat peserta kirab.

    Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah parade kostum daur ulang. Dengan percaya diri, siswa-siswa yang menjadi maskot lingkungan berjalan sambil membawa pesan tentang pentingnya menjaga bumi dan mengurangi sampah plastik. Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen SD Muwri sebagai sekolah adiwiyata yang aktif mengajak siswa mencintai lingkungan sejak usia dini.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Milad, Ustadzah Ema Rachmawati menyampaikan bahwa kirab budaya merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Milad ke-21 SD Muwri. Selain menjadi ajang silaturahmi seluruh keluarga besar sekolah, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan nilai budaya, kreativitas, dan semangat gotong royong kepada siswa.

    “Kami ingin anak-anak belajar mencintai budaya bangsa sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri tampil di tengah masyarakat. Kehadiran wali murid, alumni, dan seluruh keluarga besar sekolah menjadi bukti bahwa SD Muwri tumbuh dengan kebersamaan.” Ujarnya.

    Kegiatan kirab budaya berlangsung dengan tertib dan lancar hingga rombongan kembali ke sekolah. Keceriaan dan kebersamaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung.

    Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, alumni, dan masyarakat sekitar.

    Kegiatan Milad ini juga dimeriahkan dengan berbagai performance dari siswa kelas 3 dan wali murid serta perwakilan Ustadz/Ustadzah, diantaranya; Paduan Suara, Tari, Senam Kreasi, Parade Nusantara, drama musical dan penampilan lainya. Bazar makanan dan minuman yang dipersiapkan oleh Ikatan Wali Murid (Ikwam) menambah suasana meriah peringatan Milad.

    Melalui peringatan Milad ke-21 bertema; “Rise Together”, SD Muwri berharap dapat terus berkembang menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta konsisten menanamkan nilai budaya dan kepedulian lingkungan kepada generasi penerus bangsa. (Rahmat Syayid Syuhur).

    Spemma Gelar Khotmul Qur’an dan Imtihan di SMAMDA Tower, Apresiasi Siswa Penghafal 7 Juz

    0

    Surabaya, kartanusa – Sebanyak 247 siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mengikuti kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan ke-4 yang diselenggarakan di SMAMDA Tower, Sabtu (9/5/2026). Acara yang bekerja sama dengan Ummi Foundation ini menjadi momentum penting dalam menguji sekaligus mengapresiasi capaian literasi Al-Qur’an para siswa.

    Uji Publik dan Penghargaan

    ​Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Misbach Noehruddin, S.Si., M.M., menjelaskan bahwa rangkaian acara dimulai dengan prosesi Khotmul Qur’an, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Imtihan atau uji publik. Dalam sesi ini, para siswa diuji kemampuannya dalam berbagai kategori metode Ummi, meliputi:
    -​Tartil
    -​Turjuman
    -​Tahfidz (Juz 1-5, 7, 8, serta Juz 26-30)
    -​Kaidah Bahasa Qur’an (KBQ)

    ​Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan penghargaan kepada para siswa per kategori juz. Bahkan, terdapat tiga siswa penghafal Al-Qur’an (tahfidz) sebanyak 7 juz yang mendapatkan beasiswa khusus dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

    Membentuk Generasi Qurani yang Cerdas

    ​Tahun ini, Spemma mengusung tema “Growing with The Qur’an, Becoming Better”. Misbach menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan upaya membentuk karakter siswa yang tumbuh beriringan dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

    ​”Harapannya, anak-anak dalam kesehariannya bisa tumbuh bersama Al-Qur’an. Bukan sekadar tumbuh secara fisik, tetapi tumbuh secara emosional, intelektual, dan spiritual,” ujar Misbach.

    Menuju Pribadi Berakhlak Mulia

    ​Melalui integrasi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, pihak sekolah menargetkan lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kemandirian dan akhlakul karimah.

    ​”Kami ingin mereka menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, menjadi generasi Qurani yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus akhlak yang mulia,” pungkasnya.

    ​Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran guru, pengurus Ummi Foundation, serta para orang tua siswa yang antusias menyaksikan putra-putri mereka melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

    Membanggakan! Siswa Spemma Pucang Surabaya Raih Juara II di Kejuaran Wushu Piala Walikota Surabaya

    0

    Surabaya, kartanusa – Membanggakan, dua siswa Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, yakni Salwa Azzahra Adeleo (9C) & Kirania Usma Iskandar Putri (8D) Juara II Duilian Mix Beregu PI (F) pada Kejuaran Wushu Piala Walikota Surabaya. Kejuaraan bergengsi tersebut dilaksanakan oleh Pengkot Wushu Kota Surabaya yang berlangsung mulai 1 hingga 3 Mei 2026.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih siswa Spemma Pucang Surabaya. Ia juga mengapresiasi atas prestasi yang diraih pada kejuaraan bergengsi tersebut.

    “Spemma melesat! Alhamdulillah, keluarga besar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi luar biasa yang diraih oleh murid kami dalam Kejuaraan Wushu Piala Walikota Surabaya.” Ujar Ustadz Misbach, panggilan akrab Kepala Spemma Pucang Surabaya.

    Menurutnya, meraih juara bukanlah hal yang mudah; ini adalah buah dari disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa Spemma tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dan bersinar di gelanggang olahraga.

    “Teruslah berkarya dan jadilah inspirasi bagi teman-teman lainnya.” Tandasnya.

    Lebih lanjut, Ustadz Misbach juga menyampaikan terima kasih telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kota. Ia juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tetap rendah hati dan giat dalam berlatih.

    “Perjalanan baru saja dimulai, tetap rendah hati dan terus berlatih lebih keras lagi, Spemma Juara.” Ungkapnya penuh semangat.

    Kemenangan ini, lanjut Ustadz Misbach, adalah manifestasi dari karakter tangguh yang kita tanamkan di sekolah. Wushu mengajarkan keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan jiwa. Selamat kepada ananda yang telah berhasil meraih juara.

    “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk mencapai puncak-puncak kesuksesan berikutnya di masa depan.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Kabar IKN : Catatan Presiden Republik Indonesia

    0

    Catatan Presiden Republik Indonesia 

    Bapak Prabowo Subianto

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu krusial ketahanan energi dalam pidatonya pada KTT Khusus BIMP-EAGA yang merupakan bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Kamis, 7 Mei 2026.

    Di tengah meningkatnya tekanan global dan dinamika geopolitik dunia, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan energi bukan lagi sekadar agenda jangka panjang, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera direspons bersama oleh negara-negara di kawasan.

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu krusial ketahanan energi dalam pidatonya pada KTT Khusus BIMP-EAGA yang merupakan bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina

    Beberapa langkah konkret yang didorong Presiden Prabowo antara lain:

    1. Optimalisasi Potensi Energi Terbarukan: Pengembangan tenaga air di Borneo, perluasan proyek energi surya di Palawan, hingga pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir menjadi potensi besar yang harus dimaksimalkan bersama.
    2. Akselerasi Energi Surya Indonesia: Indonesia terus mempercepat pengembangan energi surya dengan target ambisius mencapai 100 GW sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih.
    3. Penguatan Konektivitas dan Jaringan Listrik: Peningkatan kapasitas Trans Borneo Power Grid dinilai penting untuk memperkuat distribusi energi yang lebih efisien di kawasan.
    4. Kolaborasi dan Dukungan Pembiayaan: Transisi energi membutuhkan dukungan pendanaan, mobilisasi keahlian teknis, serta kemitraan yang erat dengan para mitra pembangunan regional.

    Selain ketahanan energi, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar fundamental dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.

    Dari Cebu, Presiden Prabowo menyampaikan pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas masyarakat di tengah dunia yang terus berubah. BPMI Setpres.

    Kabar Berita Nusantara (kartanusa)

    SMA Muhammadiyah 3 Surabaya Buka Kelas Internasional, Gandeng Karabuk University Turki

    0

    Surabaya, kartanusa — Langkah besar menuju pendidikan berstandar global dilakukan Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya dengan menjalin kerja sama internasional bersama Karabuk University. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan program kelas internasional sekaligus membuka peluang pendidikan luar negeri bagi siswa-siswi Muhammadiyah di Surabaya.

    Agenda kerja sama digelar di SMA Muhammadiyah 4 (SMAMIV) Surabaya pada 8 Mei 2016 dan dihadiri kepala SMA dan SMK Muhammadiyah se-Surabaya, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kemlaten.

    Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., dan Vice Rector Karabuk University, Prof. Ismail, yang memaparkan langsung peluang akademik dan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Turki.

    Pertemuan tersebut membahas berbagai program strategis, mulai dari penguatan hubungan antar lembaga pendidikan, pembukaan akses kelas internasional, hingga penawaran beasiswa bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Turki.

    Selain itu, Karabuk University juga memperkenalkan berbagai fasilitas kampus, program unggulan, serta sistem pendidikan yang telah banyak diminati mahasiswa internasional.

    Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas wawasan generasi muda Indonesia.

    “Kerja sama ini sangat baik karena bukan hanya mempererat hubungan Indonesia dan Turki, tetapi juga membuka peluang besar bagi siswa-siswi Indonesia untuk merasakan pendidikan internasional. Harapannya, mereka dapat kembali ke Indonesia dengan membawa inovasi dan pengalaman baru yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.” Ujarnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Prof. Ismail mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 200 mahasiswa Indonesia telah menempuh pendidikan di Karabuk University. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah, termasuk dari kalangan siswa Muhammadiyah Surabaya.

    “Kami berharap ke depan akan lebih banyak pelajar Indonesia, khususnya dari sekolah Muhammadiyah, yang melanjutkan pendidikan di Karabuk University dan menjadi bagian dari komunitas akademik internasional.” Ujarnya.

    Kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa Sekolah Muhammadiyah di Surabaya terus bergerak menuju pendidikan berdaya saing global. Melalui program kelas internasional, siswa tidak hanya dipersiapkan unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman dan jejaring internasional untuk menghadapi tantangan dunia masa depan. (Weni).

    Putusan PN Bekasi Kuatkan Legalitas Kepemimpinan Ketum Erman Suparno, PP IPHI Hasil Muktamar VII Jakarta

    0

    Bekasi, kartanusa – Putusan Pengadilan Negeri Bekasi dalam perkara perdata Nomor 413/Pdt.G/2025/PN Bks pada Kamis, 7 Mei 2026, meneguhkan legalitas Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Ir. H. Ahmad Bambang Irianto, yang terpilih dalam Muktamar VII IPHI di Jakarta.

    Dalam perkara tersebut, Majelis Hakim memutuskan untuk mengabulkan eksepsi para tergugat dan menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard (NO). Dalam amar putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi menyatakan:

    Pertama, Mengabulkan eksepsi Tergugat I, II, III dan Turut Tergugat III;

    Kedua, Menyatakan provisi para penggugat tidak dapat diterima;

    Ketiga, Menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima;

    Keempat, Menghukum para penggugat membayar biaya perkara sebesar Rp1.038.500. Para penggugat diwakili kantor hukum Hamdan Zoelfa and Partner.

    Putusan tersebut semakin memperkuat posisi kepengurusan PP IPHI di bawah kepemimpinan Ketum Dr. H. Erman Suparno. Keputusan tersebut juga disambut penuh antusias oleh Pengurus IPHI, baik dari pusat hingga daerah, dimana hasil putusan tersebut telah menjawab dinamika hukum yang selama ini berlangsung, dan kini telah memperoleh kepastian dari jalur peradilan.

    Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal PP IPHI, Ir. H. Ahmad Bambang Irianto menyampaikan apresiasi terhadap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi yang dianggap telah memutus perkara secara objektif, profesional, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Putusan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menjaga marwah IPHI sebagai wadah pemersatu umat.” Tegas Sekjen PP IPHI.

    Lebih lanjut, Sekjen PP IPHI mengatakan bahwa di kalangan internal organisasi, keputusan ini juga dipandang sebagai sinyal kuat bahwa kepemimpinan Ketum Dr. H. Erman Suparno memiliki legitimasi yang jelas dengan dukungan yang solid.

    “Banyak pihak berharap seluruh elemen organisasi dapat kembali fokus pada program pembinaan jamaah haji dan penguatan peran sosial kemasyarakatan IPHI di berbagai daerah.” Tandasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Ketum PP IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas Putusan Pengadilan Negara Bekasi memperkuat legalitas posisi kepengurusan PP IPHI hasil Muktamar VII di Jakarta.

    “Ini melengkapi kemenangan dari putusan sebelumnya; PTUN, ⁠PT TUN, ⁠MA dan surat MA yang memerintahkan agar Kemenkumham Mencabut AHU Ormas sebelah.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ⁠pencabutan AHU oleh Kemenkumham No 911 dan ⁠Putusan Pengadilan Negari Bekasi yang menggugat pelaksanaan Muktamar VII di Jakarta semakin memperkuat posisi kepengurusan PP IPHI hasil Muktamar VII Jakarta.

    ⁠”Putusan PN Bekasi yang menggugat pelaksanaan Muktamar VII di Jakarta, seolah-olah tidak sah, tidak quorum atau apapun, dengan demikian dipastikan mereka tidak akan menemukan novum baru bila mau PK di MA.” Tegas Ketum Erman Suparno.

    Ia kemudian mengajak kepada seluruh Pengurus dan Anggota IPHI, dari pusat hingga daerah untuk tetap dalam satu barisan, menyongsong Muktamar VIII yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat

    “Kita segera laksanakan Muktamar VIII secepatnya yang akan dihadiri oleh 38 PW IPHI seluruh Indonesia dan PD IPHI tentunya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Sesama Peraih Penghargaan Nasional, Masjid Ar-Royyan dan PRM Wage Perkuat Kolaborasi Dakwah Digital

    0

    Sidoarjo, kartanusa – Semangat kolaborasi dan penguatan dakwah digital terus digaungkan oleh generasi muda Muhammadiyah. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan silaturahmi yang dilakukan oleh para marbot muda Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wage, Taman, Sidoarjo, pada Rabu malam (06/05/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ilham, Pondok Wage Indah 1 tersebut menjadi ajang bertukar gagasan sekaligus mempererat sinergi antar aktivis masjid dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital. Sebanyak tujuh marbot muda Masjid Ar-Royyan berangkat selepas salat Isya berjamaah menuju lokasi pertemuan yang telah disepakati.

    Silaturahmi ini merupakan program yang digagas oleh marbot Masjid Ar-Royyan dan direncanakan akan menjadi agenda rutin ke depan. Fokus utama diskusi adalah membahas perkembangan masjid, penguatan sumber daya manusia muda, strategi pengelolaan konten kemasjidan, hingga pengembangan digital fundraising sebagai solusi penguatan dakwah modern.

    Hadir dalam kesempatan tersebut tiga perwakilan PRM Wage, yakni Nanda Dwi Febrianto Putra, Nur Kholid, dan Fajar Wahyudi, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan persyarikatan dan kemasyarakatan.

    PRM Wage sendiri dikenal sebagai ranting berprestasi yang berhasil meraih penghargaan tertinggi Best of The Best pada ajang nasional CRM Award VI 2025 di Banjarmasin. Sementara Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran juga aktif menjadi pilot project Dakwah Digital PDM Sidoarjo dan dikenal konsisten menghadirkan inovasi dakwah berbasis media digital.

    Selain itu, PRM Wage juga dinilai berhasil memanfaatkan media sosial dengan menghadirkan berbagai konten segar dan kreatif yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Masjid Ar-Royyan merasa perlu belajar dan membangun kolaborasi bersama PRM Wage.

    Diskusi malam itu berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Berbagai ide dan program mulai dirancang untuk menjadi langkah nyata kolaborasi dakwah digital yang dapat membantu masjid-masjid lain agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media sosial.

    Suasana semakin akrab dengan suguhan Kopi Komando, produk dari KOKAM Waled B, yang menemani jalannya diskusi hingga larut malam.

    Dalam kesempatan tersebut, Nanda Dwi Febrianto Putra atau yang akrab disapa Ebi terlihat antusias menyampaikan berbagai harapan dan rencana pengembangan PRM Wage ke depan.

    “PRM Wage siap melakukan berbagai peningkatan dan pembaruan selama memberikan manfaat bagi umat dan persyarikatan Muhammadiyah.” Tegasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bayu Firdaus selaku perwakilan Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh PRM Wage. Bayu yang juga pengurus Forum Dai Digital Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan pentingnya kolaborasi antar masjid dalam berdakwah.

    “Pentingnya kolaborasi antar masjid dalam menghadirkan dakwah yang relevan di era media sosial saat ini.” Ujarnya.

    Menurutnya, tantangan dakwah ke depan semakin kompleks seiring derasnya arus informasi digital yang dipenuhi berbagai konten kurang bermanfaat dan tidak bertanggung jawab. Karena itu, masjid harus hadir sebagai pusat peradaban yang mampu memberikan alternatif konten positif, edukatif, dan bernilai manfaat.

    “Masjid tidak bisa lagi hanya bertahan dengan cara-cara konvensional. Era digital menuntut masjid untuk aktif hadir di ruang media sosial dengan membawa narasi kebaikan dan dakwah yang mencerahkan.” Ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kemampuan digital menjadi kebutuhan penting yang harus dimiliki masjid-masjid saat ini. Melalui kolaborasi dan semangat berbagi pengalaman, diharapkan lahir solusi dan inovasi yang dapat membantu masjid lebih siap menghadapi perkembangan zaman.

    Kegiatan silaturahmi tersebut berakhir pada pukul 23.00 WIB dengan semangat baru untuk melanjutkan berbagai program kolaboratif di masa mendatang.

    Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, media sosial kini menjadi ruang strategis dalam membangun pengaruh dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Masjid sebagai pusat pembinaan umat dituntut untuk mampu beradaptasi dan hadir secara aktif di tengah masyarakat digital.

    Pemanfaatan media sosial secara positif bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan penting dalam mendukung program-program masjid agar lebih dikenal, lebih dekat dengan generasi muda, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

    Dengan kolaborasi dan inovasi yang terus dibangun, masjid diharapkan mampu menjadi pusat peradaban yang tidak hanya hidup di dunia nyata, tetapi juga memberi cahaya di ruang digital. (Darwis).

    Kabar IKN : Catatan Presiden Republik Indonesia

    0

    Catatan Presiden Republik Indonesia 

    Bapak Prabowo Subianto

    Presiden Prabowo Subianto tiba di kota Cebu, Filipina, pada Kamis siang, 7 Mei 2026, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN.

    Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional.

    Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini.

    Presiden Prabowo Subianto tiba di kota Cebu, Filipina, pada Kamis siang, 7 Mei 2026, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN menggunakan mobil kebanggaan Maung

    Maung telah dikembangkan sejak Bapak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai lebih dari 3.200 unit, dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri.

    Presiden Prabowo pun telah menggunakan Maung, sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024 lalu.

    Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi

    Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia. Catatan Seskab.

    Kabar Berita Nusantara (kartanusa)